Jakarta - 2045.
Jakarta Adalah sebuah Ibu Kota yang dipusatkan sebagai Kota Adminstrasi dan Ibu Kota Baru berada Di Kalimantan Utara. akan tetapi Semenjak Ibu Kota dipindahkan lini bisnis di Jakarta perlahan menyusut karena banyaknya investor bisnis yang memindahkan Kantor mereka menuju Ibu kota baru dan Membuat banyaknya PHK Termasuk Firdaus.
Perkenalkan. Dia adalah firdaus. seorang Pria berumur 28 Tahun dan lahir pada 3 Desember 1993 dan menjadi kepala keluarga setelah ayahnya Meninggal Dunia. Firdaus Seorang yatim yang harus menghidupi Ibu & ke 2 adiknya.
-sebuah Kantor
"baiklah. Pak Firdaus. kami akan pertimbangkan Lamaran Anda. Mohon bersabar dan kami akan menghubungi anda" kata pria itu dengan tag jabatannya Adalah HRD.
Firdaus yang mendengar itu pun sudah memahami perkataan tersebut dan hanya bisa tersenyum
"Baik Pak. Terimakasih" kata Firdaus bangkit dari tempat duduknya dan tersenyum.
sekeluarnya Firdaus terlihat banyak Orang mengantri seperti dirinya yang akan melamar Perusahaan tersebut.
"Kak Firdaus. Bagaimana Hasilnya?" kata Seorang perempuan
Firdaus hanya menghelus rambut perempuan tersebut
"Julia. Adikku. Maaf. Kaka Gagal mendapatkan pekerjaan tersebut" dengan pahit Firdaus mengatakan hal yg sebenarnya
Julia. Adalah Adik Perempuan Firdaus yang berumur 20 tahun. lahir pada 25 Januari 2001 dan Julia adalah seorang siswi SMA disalah satu sekolah Favorit se Jakarta. Julia mendapatkan beasiswa oleh pemerintah untuk sepenuhnya Lulus karena itu semua berkat kejeniusan dan Kepintaran Julia Miliki.
Julia yang mendengar hal tersebut memang tidak terkejut dengan hal tersebut karena bagi mereka berdua itu adalah makanan sehari-hari mereka dalam melamar sebuah pekerjaan
"Kak. Apakah aku keluar saja dari sekolah dan membantu Kaka?" Usul Julia.
Mendengar hal tersebut Firdaus Hanya bisa duduk dan menatap langit
"Julia. kamu tahu rahasia dibalik nya ilmu pengetahuan?" kata Firdaus menatap langit biru yang bersinar sempurna
"Tidak" kata Julia sambil ikut duduk bersama kakanya tersebut
"jika seorang prajurit Bisa berperang dengan keberaniannya dalam mengayunkan pedang nya maka kaum pelajar Adalah Membaca & menghafalkan dan mempelajari setiap Musuh-musuh mereka. Apalah arti Seorang prajurit jika tidak dibekali ilmu pengetahuan? itu sama saja seperti pedang kosong" kata Firdaus
"Prajurit melindungi orang-orang yang berilmu karena mereka memang tidak dapat berperang tanpa adanya strategi perang yang cukup. Perang bukanlah suatu hal yang selalu tentang skill berpedang tapi bagaimana Adanya strategi bersamanya Dan itulah ilmu yang harus kamu aplikasikan dunia ini. Julia. Kita memang tidak perperang dengan musuh. tapi kita perperang melawan kemiskinan yang menjerat kita. Pergunakan Ilmu sebaik mungkin agar kelak kita paham bahwa Ilmu akan membantu kita suatu saat" kata firdaus
Julia yang mendengar Kakanya tersebut sontak langsung membuatnya menundukkan kepalanya.
"Tapi Kak. Ibu Membutuhkan Obat yang harus segera cepat dibeli. Kaka sudah menjual Handphone milik kaka untuk membeli obat ibu. Apalagi yang kaka harus jual untuk obat ibu?" kata Julia
Firdaus yang mendengar Dari Julia tentang penyakit ibunya yg tidak kunjung sembuh membuatnya harus tetap tabah dan terus tersenyum
"kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Bagaimanapun. kamu tetap harus fokus dengan sekolahmu" kata Firdaus sambil menghelus² rambut adiknya tersebut
Julia hanya bisa tersenyum kepada kakaknya dan Setelah itu firdaus bersma adiknya untuk pulang Dengan menaiki sebuah motor yang terlihat keluaran tahun 2023
CREK
Seorang Pria dengan Wajah yang kesal memfoto Firdaus & Julia yang sedang Naik Motor bersama
"Dasar Wanita ******. beraninya selingkuh denganku!!!" Kata pria ?? itu.
Sementara itu Firdaus dan Julia telah sampai dirumah
"Bu. Kami Pulang" kata Firdaus mewakili Julia
Seorang perempuan berumur 67 Tahun itu dengan tersenyum melihat kedua anaknya telah pulang
"Selama--t(hoiugh - batuk) selamat datang kembali" kata Ibu Firdaus
selepas menyambut anaknya. Ibu Firdaus Menyuruhnya Anaknya untuk segera mencuci tangan dan kaki mereka dan Ibu Firdaus melanjutkan masaknya
"Ibu. Ibu seharusnya istirahat saja. Biarkan Firdaus yang memasakkan Buat ibu" kata Firdaus
Ibu Firdaus mendengar itu terkekeh diselingin dengan batuk-batuk
"Fird--houggh- firdaus. Ibu sud--Houugh- sudah tidak apa-apa. Ibu -- Houggh- Tidak suka tidur terus" ungkap Ibu yang melanjutkan Masaknnya didapur.
Firdaus melihat ibunya yang tetap melakukan pekerjaan Rumah hanya bisa mengutuk dirinya yang sebagai anak laki-laki tidak dapat membahagiakan orang tuanya tersebut
"maafkan Firdaus bu. Firdaus berjanji Akan membuat Kluarga kita bahagia" kata Firdaus Menundukkan wajahnya didepan ibunya
Ibu firdaus hanya tersenyum bahagia mendengar Permintaan Maaf dari anaknya.
"Tidak--Houuggh- ada Ibu man--Houggh- manapun yang tidak memaafkan -- Hougggh Anaknya. Ibu se--houggh- selalu memaafkan mu--houggh sebelum kamu meminta pun" ungkap ibu firdaus sambil mengangkat Wajahnya
Firdaus melihat wajah ibunya yang sudah berumur 67 Tahun tersebut. walaupun sudah agak tua umurnya tapi wajahnya begitu cantik dan segar diwajahnya.
ini visualnya)
"yaudah lupakan permasalah--houuggh- diluar. ayo makan. ibu-houggh-sudah Buatkan kalian ikan Goreng dan Sambal terasi" kata Ibu firdaus dengan tersenyum
Ikan Lele besar itu cukup untuk 1 orang dan dirumah
Firdaus yang melihat itu dengan sigap memotek Ikan itu menjadi 3 bagian. dan tentu Adik & ibunya lah yang memiliki Daging terbanyak daripadanya dan itu bisa dihitung dengan angka sekitar 3 biji daging yg dipertelilin oleh Firdaus
"Fir--houggh- Firdaus. Makanlah ikan ini dengan banyak. Ibu--Hough- yakin kamu membutuhkan lebi--Houggh-Lebih banyak untuk bekerja di kantor. bukan?" kata Ibu Firdaus
Julia yang mendengar itu hanya bisa menatap ibunya dengan wajah bersalah karena mereka berdua telah membohongi Ibu mereka tentang pekerjaan Firdaus.
sedangkan Firdaus hanya Bisa menatap dengan wajah yang sedih tapi sakit untuk mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada bekerjaan saat ini dan sulit memberitahukan kenyataanya kepada ibu mereka.
"Tidak perlu Bu. Ibu Lah yang harus makan banyak. Biar Ibu sehat kembali dan soal Firdaus. Firdaus bisa selalu makan di kantor. kebetulan Kantor menyediakan makanan enak. Nanti Firdaus bawakan makanan itu buat Ibu ya" kata Firdaus Dengan wajah tersenyum
'Ya Dewa. Maafkan Firdaus yang Telah membohongi Ibu. tapi Firdaus sendiri sulit mengungkapkan hal yang menyakitkan ini' monolog firdaus sambil memandang wajah ibunya
"K--houggh-kenapa kamu menatap wajah ibu--houggh- apa ada yang salah?" Tanya Ibu firdaus yang sadar dirinya ditatap wajah anak laki-lakinya
"Tidak. Wajah ibu selalu cantik dan itu membuat aku semangat bekerja besok" kata firdaus segera menutupi wajahnya dengan senyumman khasnya
Ibu Firdaus hanya terkekeh kecil mendengar Gombalan Anaknya tersebut..
"Kamu anak--houggh- nakal. ibu--houggh- sendiri kamu gombalin. -houggh- kamu lanjut makan da-houuggh- daripada menggombalin Ibu mu yang udah tua ini" kata Ibu sambil tertawa dengan batuk-batuknya
Julia Hanya tertawa saja mendengar hal tersebut
"permisi" suara lembut khas pria tersebut memanggil tuan rumah
"Seperti--houggh- nya ada Tamu. --Houggh- Firdaus coba kamu lihat -Houggh- siapa tamu yang berkunjung" titah Ibu Firdaus
Firdaus yang mendengar itu langsung melakukan titah ibunya
Firdaus menuju pintu masuk dan membukkan pintunya
Kreeekk
sesosok pria Tua yang menopang Perempuan tersebut
"Dik Firdaus. Tadi Bapak Lihat melihat Bella Yang tidur di trotar dan hampir saja dibawa lari oleh segorombolan laki-laki tapi untungnya Bapak Bisa menyelamatkannya
Firdaus yang mendengar itu sontak sebagai Kaka laki-laki tertua dirumah ini hanya bisa menghelus dada dan menahan malu karena adiknya tersebut menyusahkan tetanggannya
"Aduh pak Azam. Maafkan Adik perempuan saya ini merepotkan Anda. sekali lagi saya mohon maaf merepotkan bapak" kata firdaus
Azam dia adalah pria tua yang menolong adiknya. walaupun sudah berumur seperti ibunya tetapi sifat saling menolongnya membuat Warga disekitar sana menaruh hormat kepada Pak azam tersebut
"Tidak Perlu khawatir. Nak Firdaus. Baiklah. Ini Bapak serahkan bella ke kamu ya. Bapak juga harus pergi karena dipanggil Pak RT buat jadwal pos kampling. oh ya Kamu juga dipanggil Oleh pak rt untuk iikutan" kata Pak Azam itu menyerahkan tubuh bella kepada kakanya dan pak azam menjelaskan tentang Kampling..
Dengan menahan malu dan sabar. Firdaus Menopang Adik kecil perempuan tersebut
"Baik Pak. saya usahakan untuk datang ke pak RT" kata Firdaus dengan tersenyum
"baiklah kalau begitu. bapak pamit duluan. dan salamkan kepada ibu mu" kata Pak Azam dengan tersenyum lalu berjalan pergi.
seperginya pak azam dan situasi sudah aman barulah Firdaus masuk kembali kerumahnya
"Firdaus--houggh- siapa Tamu yang datang?" Tanya Ibu yang menemui firdaus di pintu masuk
"Pak Azam. beliau menemukan Bella di trotoar jalan dan untungnya pak azam menolong bella dari gerombolan laki-laki yang ingin memperkosanya" ungkap Firdaus
Ibu Firdaus yang mendengar itu hanya bisa bersedih mengenai anak terakhirnya tersebut
"Yasudah kamu makan saja --houggh- biar Julia Yang membawa Bella ke kamar" kata Ibu Firdaus
Julia mendengar itu kesal dengan Bella yang selalu mabuk-mabukan dan susah di nasehatinya
"Ibu. Aku lebih milih punya Kaka Firdaus daripada Dia bu" kata Julia dengan jujur dan enggan membantu Bella
Ibu Firdaus mendengar itu sedikit sedih atas Ucapan Julia kepada Bella
"Julia -houugggh- kamu tidak boleh begitu. --houuggh- bagaimanapun dia adikmu. Bantu Bella ya ke kamarnya" kata Ibu Firdaus dengan nada memohon
Julia yang mendengar itu sungguh tidak tega mendengar Ibunya Memohon kepada dirinya
"Baiklah Bu. Julia akan lakukan" kata Julia
Julia pun mendekat dan meminta tubuh sang adiknya itu dipindahkan kepadanya.
Ke esokkan harinya
Matahari menjulang Tinggi Dilangit dan Di jam 4:15. dan terdapat ibu firdaus yang sudah Menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya tersebut.
firdaus & Julia terbangun setelah bunyi alarm mereka berbunyi lalu bersiap sarapan bersama dan berangkat kerja/sekolah.
2 jam kemudian
Bella terbangun dengan kepala pusing dan membukkan matanya agar melihat dimana ia berada dan matanya menyadari bahwa dirinya berada rumah yang ia tinggali
"Ibuuuu!!" Teriak Bella dalam Kamarnya
Ibu Firdaus yang sedang memberes-bereskan Rumahnya itu terkejut mendengar Panggilan bella dengan teriakan
"Ada Apa--houggh- Bella. manggil ibu teriak-houggh- teriak begitu" kata Ibu Firdaus berusaha untuk tidak kesal kepada anak terakhirnya tersebut
"Bu. buatkan Bella Nasi Goreng dan Susu" Perintah Bella pada ibunya
Ibu Firdaus hanya bisa menghelus dada
"Bella. kalau susu habis. bagaimana ibu buatkan -Houggh- teh manis hangat?" kata Ibu Firdaus dengan ramah
"Aku mintanya susu ya susu. Aku tidak mau teh. itu kampungan bu. apa nantinya jika teman-teman ku melihat aku minum teh?" kata bella dengan tegas pada pendiriannya
"Ibu Belum ada uang. Bella. ibu mohon ya. teh manis hangat --houggh- Cocok dengan nasi goreng" kata Ibu Firdaus
"Ngakkk Bu! Bu tuli tidak sih. Aku mintanya susu bukan Teh!" hardik bella
Ibu Firdaus yang mendengar hardikan Bella hanya terdiam
"Yaudah bella gak usah sarapan. Biarkan Bella kelaparan" ancam Bella
"Kamu --houggh- Tidak boleh begitu. Bella. Kamu harus sarapan. ibu usahakan nanti untuk bikinin susu buat kamu" kata ibu firdaus
"Nah gitu dong. yaudah sana. Bella mau mandi" kata Bella mengusir Ibunya dari kamar
Ibu Firdaus hanya bisa menghelus-helus dada nya dan bersbaar menghadapi anak terakhirnya itu
'apakah aku terlalu memanjakannya?' monolog Ibu Firdaus
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
KING LIVERPOOL
sa jadi Firdaus langsung kasih sogok pake sekop baru kubur belakang rumah. angker ka apa ka kas tinggal kalo de jadi setan sa bunuh lagi biar mati dua kali.
2022-11-11
0
Yamti Suwadi
mohon diperhatikan lagi penghitungan umur dan tahun lahirnya
2022-10-17
1
Qean
disitu tahun 2045 sedangkan julia umur 20 tapi lahir 2001
2022-09-15
1