Imutnya Pangeran Firdaus

Firdaus sudah terbiasa akan tradisi dan tata sopan ala Kerajaan. tapi pada awalnya dirinya tidak pernah dalam hidupnya disembah atau orang lain berlutut kepadanya ketika mereka berhadapan dengannya

Pada contohnya di umur sekitar 8 Tahun dirinya waktu itu menuju perpustakan Kerajaan yang dimana Itu Terpisah oleh Kamar Firdaus.

Flashback ON - Umur 8 Tahun

Firdaus Sangat lah imut di umur 8 Tahun banyak pelayan yang mengatakan tentang Firdaus adalah Pangeran Yang Tampan tercipta oleh para Dewa

"Hormat saya. Yang Mulia Firdaus. hendak kemanakah anda?" Tanya prajurit dengan menundukkan kepala ketika melihat Firdaus berjalan didepannya

"Halo Paman. Aku ingin Ke Perpustakaan. Apa yang paman lakukan disini? dan Apa yang paman lakukan dengan tongkat itu?" Tanya Firdaus dengan Polos kepada Prajurit itu

Kepolosan Firdaus mengundang senyum Prajurit didepannya tersebut

"Yang Mulia Firdaus. Tongkat Ini adalah Senjata untuk membela Raja & Rakyat. dan Tongkat ini bisa anda kuasai ketika anda sudah menjadi Dewasa" Kata Prajurit itu dengan sopan dan menjelaskan secara Hati-Hati.

"Oh Begitukah Paman? Maukah Paman Mengajarkan saya untuk suatu hari nanti?" Tanya Firdaus

"Baik Yang Mulia Firdaus. Saya akan mengajarkan Baginda Firdaus pada suatu saat nanti" Kata Prajurit itu dengan senyuman Tulus

"Yang Mulia. Apakah Anda ingin lanjut untuk ke perpustakaan?" Tanya wanita lembut tersebut

Firdaus melupakan Sesosok wanita yang selalu mengikutinya kemana-kemana. Dalam Informasinya Wanita itu adalah salah satu dayang Milik Ratu yang telah melahirkan. Dan Firdaus juga mendapatkan informasi tentang Kematian Ratu bukan dari kelahirannya tetapi dari obat racun yang telah disusupi oleh seseorang.

"Oh Tentu. Baiklah paman. Aku tinggal dahulu. ada sesuatu diperpustakaan yang perlu aku baca" Kata Firdaus dengan senyum dan pamit

Prajurit melihat Senyuman Firdaus yang tampak seperti Malaikat yang diberi kasih sayang Tuhan tapi entah kenapa Senyuman Dari Firdaus yang ia lihat adalah berbeda

"Silahkan. Yang Mulia Firdaus. semoga Para Dewa memberi anda kekuataan akan ilmu yang sangat kaya" Kata Prajurit.

Firdaus mengangguk.

Firdaus menuju Ke tempat Perpustakaan dan selama itu setiap dirinya bertemu pelayan. mereka selalu bersujud di lantai dan ketika firdaus pergi dari mereka barulah mereka kembali menjalankan aktivitasnya

"Mengapa Semua orang bersujud ketika aku berjalan? Begitu Juga Ayahanda mendapatkan hal yang sama? Bukannya aku sama seperti mereka? Bibi Wilda?" Tanya Aku Dengan Polos.

Wilda. Adalah Nama mantan dayang Ratu atau ibunya firdaus dunia ini.

Dan Biasanya Firdaus memanggil Dayang wilda adalah sebutan Bibi. Bagi Firdaus mungkin itu adalah Kata yang sopan dari dirinya yang sebagai bocah ingusan

"Yang Mulia Firdaus. Anda Adalah sesosok Yang Spesial dann juga Memiliki keistemewaan sejak anda di lahirkan" Kata Wilda dengan senyuman

Firdaus tahu apa yang dimaksud dengan Spesial itu. Pada umumnnya jawabanya adalah diri nya yang sekarang memiliki darah Biru dan Seorang Bangsawan alias Anak Raja Di sebuah Kerajaan. Tapi Keistimewaan? Firdaus sangat tidak mengerti

"Aku tidak tahu arti kedua kata tersebut. wilda. Apa yang kamu maksud?" Tanya Firdaus dengan Lugu

"Suatu hari Nanti Yang Mulia Firdaus Akan paham" kata Wilda Dengan senyuman cantiknya.

sampailah dipintu Perpustakaan yang dimana dijaga ketat oleh 4 pengawal yang dimana 2 di berada depan pintu dan 2 lainnya di teras.

Ke 4 prajurit itu melihat Firdaus yang hendak menuju kearah perpus dan ke 4 empat pun menunduk

"Hormat Kami Kepada Yang Mulia Firdaus. Apa yang membawa anda untuk mengunjungi perpustakaan kerajaan?" Kata salah satu Prajurit tersebut

Wilda yang mendengar itu langsung menampakkan wajah gusarnya dan berdiri disamping firdaus

"Lancang sekali kamu untuk menanyakan hal tersebut dengan Yang Mulia Firdaus" Kata Wilda dengan amarahnya

Firdaus belum bisa menghentikan Wilda secara orang dewasa karena dirinya harus dituntut untuk menjadi bocah kecil yang polos akan haus keinginan tahuan

"Bibi Wilda. Kenapa Marah Kepada Paman itu? bukankah Dia hanya menanyakan saja?" Tanya aku polos

Wilda yang melihat kepolosan Anak yang ia selalu iikuti itu ingin sekali dirinya berteriak

"Baiklah Yang Mulia Firdaus" Kata Wilda Dengan senyuman Lembut

"Paman. Maafkan Bibi Wilda. aku hanya ingin membaca Buku. Apakah Boleh?" Tanya Aku Dengan polos

Prajurit yang mendengar pertanyaan itu langsung melongo dan menatap satu sama lain. Memangnya Ada yang melarang calon putra Mahkota? pasti hanya prajurit gila saja yang melakukannya

"Tentu Boleh. Yang Mulia Firdaus. Kami sangat beruntung dapat melihat anda membaca Buku" kata Prajurit dari kiri.

"Kalian Berdua. Bukkan Pintu perpustakaan untuk Yang Mulia Firdaus" Kata Prajurit sebelah kanan itu memberi titah

Prajurit yang berada Didepan pun langsung Membukkkan Pintu Perpustakaan setelah diberi perintah oleh prajurit di teras depan.

"Terimakasih Paman" kata Firdaus Tersenyum

Firdaus pun masuk ke Perpustakaan keraajan dan Tersontak melihat keindahan & kemewahaan Perpustakaan ini Miliki

anggap aja ini Visualnya)

Banyaknya Ratusan Buku-buku Yang telah Firdaus belum lihat sebelumnya

"Selamat Datang Di perpustakaan. Yang Mulia Firdaus" kata Perempuan dengan bersujud di lantai

Firdaus melihat perempuan itu dan mengkirakan umur dari wanita ini adalah sekitar 19-21 Tahun

"Bibi Wilda. Siapa Dia?" Tanya Firdaus dengan Polos

Wilda tersenyum dan menyuruh Perempuan itu sendirilah yang memperkenalkan diri

"Maaf atas ketidaksopanan saya. Yang Mulia. Perkenalkan Nama Hamba Adalah Kirana. bertemu dengan Yang Mulia Firdaus Adalah sebuah berkat dari Dewa untuk saya" kata Kirana

Firdaus mengerti mengapa setiap Para Pelayan Memiliki satu nama saja. Karena Memang Tradisi Kerajaan selalu mengkekang Rakyat untuk tidak memiliki nama panjang karena itu semua adalah hak kaum bangsawan/raja atau orang-orang berkelas.

"Salam Kenal untuk mu. Kak kirana. aku Adalah Firdaus Aklesh Zalvia Astroth" Kata Firdaus dengan sopan.

"Mohon Yang Mulia Firdaus. Anda dapat memanggil saya Dengan Hanya Nama saja. Hamba tidak pantas mendapatkan Panggilan seperti itu" Kata Kirana dengan Hati-hati

"Kenapa? Bukankah Aku memanggil kakak Kirana seperti itu karena memang Kakak Kirana Adalah Wanita Cantik seperti Bibi Wildan ini" Kata firdaus sambil menunjuk wajah Bibi Wildan dengan polos

"Bukankah benar begitu? Bibi Wildan?" Tanya Firdaus dengan sopan dan senyum

"Benar Apa yang dikatakan Yang Mulia Firdaus. kirana adalah perempuan tercantik di istana Kerajaan. Yang Mulia Firdaus sangat lah cerdas dalam melihat seseorang" Puji Wilda

Wilda berkata demikian memang itu kenyataan. Kirana adalah perempuan yang cantik dan membuat bangsawan manapun ingin melamarnya dan hingga lupa akan gelar mereka tetapi Istana Melindungi Kirana dari Bangsawan yang kotor karena itu juga perintah Ratu saat masih hidup.

"Terimkasih atas Pujian Anda. Yang Mulia Firdaus" Kata Kirana

"Baiklah. Kaka Kirana & Bibi wilda. Aku harus membaca buku. dapatkah kalian menunggu disini saja?. Aku tidak mau diganggu saat membaca" Permintaan Firdaus dengan wajah polos dan imut.

"Baik Yang Mulia" keduanya membungkuk.

Tidak ada yang dapat menolak kelucuan Anak Kecil seperti Firdaus.

...----------------...

...BYE...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Kaisar Naga

Kaisar Naga

bung, aku mau nanges

2022-08-20

0

lihat semua
Episodes
1 Perhatian | sebelum membaca |
2 Firdaus
3 A.I
4 Kingdom of Astroth Zalvia
5 Imutnya Pangeran Firdaus
6 sejarah Astroth Zalvia?
7 Pelayan.
8 Ibu Kota
9 Bocah Kecil
10 Tantang
11 Edwars & stramos
12 Kelemahan Kerajaan Zalvia
13 Kota Avik
14 Ayam panggang
15 Rakyat
16 Kisah Hidup Sebas
17 Adin & Fira
18 lokasi
19 Rindu
20 perkenalan senjata baru
21 Zalvia 98
22 Kapal Perang
23 kapal perang (2)
24 Meningkatkan SDM
25 Para Ahli
26 Kepercayaan. Sumber Daya. Militer
27 seorang Raja Tidak meninggalkan Rakyat nya!
28 bangsa asing
29 Rencana
30 Eye
31 Perempuan
32 Joy & Hernya
33 Ratu
34 Kapten Hendrik
35 Marah
36 peti emas
37 Jesi Si Perempuan Gila
38 Dipermalukan
39 Shuzen
40 Raja Ku
41 Bangsawan
42 Kudeta
43 Loyal King
44 Ginu
45 Tidak Update [ Pengumuman ]
46 Big Plan
47 Skenario
48 ZAL
49 Barat
50 Romawi
51 Kesadaran
52 Java
53 patriotisme
54 diberkati
55 Timur
56 Pahlawan
57 Tamparan
58 Tarumannegara
59 Kisah Zalvia
60 Kecerdasaan
61 APBN Zalvia
62 Nasi Goreng
63 KPZ
64 Bangsawan Adalah Suci
65 Pejuang
66 Kemauan & Tekad
67 Emas
68 Pendidikan
69 Keluarga Ellard
70 Wilayah Atas
71 Perdebatan
72 Rico & Dico
73 Kehormatan Bangsa Zalvia
74 Permen
75 Baste
76 Kembali lah
77 Kapal
78 Peti Emas
79 Biru
80 Diplomatik
81 Perwakilan
82 Rapat Adipati - 1
83 Utusan Kesultanan Banten
84 Siapa?
85 K42
86 Penasaran
87 Kunjungan Delegasi
88 Kerjasama?
89 7 People
90 pengintaian
91 Aku Bersumpah!
92 1 tahun!
93 Kuda
94 Aku Seorang Raja
95 Mereka Bukan Musuh!
96 Kerja Sama?
97 Tak Mudah dikalahkan
98 Alat Itu
99 Selatan
100 Memperkuat Pasukan
101 ZFS
102 ZST
103 Runtuhnya negeri Siam (1)
104 Informasi Penting
105 Jalan Pintas
106 Tim Penelusuran
107 kebenaran Informasi
108 Rencana yang banyak celah
109 All Unit
110 Perempuan Berani Dari Zalvia!
111 Bangsawan Tua
112 Fondasi
113 Rakyat
114 PDRZ
115 Harta
116 Memulai Diplomatik
117 Uji Coba
118 Merepotkan
119 Pamer
120 Derajat
121 Perbatasan Dunia
122 Tekonologi
123 Jendela
124 KPBM
125 500 Golden
126 Tovlar
127 Pertahanan Terakhir
128 Lique Objeco
129 Maha Karya Lukisan
130 Masa Depan itu anugerah!
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Perhatian | sebelum membaca |
2
Firdaus
3
A.I
4
Kingdom of Astroth Zalvia
5
Imutnya Pangeran Firdaus
6
sejarah Astroth Zalvia?
7
Pelayan.
8
Ibu Kota
9
Bocah Kecil
10
Tantang
11
Edwars & stramos
12
Kelemahan Kerajaan Zalvia
13
Kota Avik
14
Ayam panggang
15
Rakyat
16
Kisah Hidup Sebas
17
Adin & Fira
18
lokasi
19
Rindu
20
perkenalan senjata baru
21
Zalvia 98
22
Kapal Perang
23
kapal perang (2)
24
Meningkatkan SDM
25
Para Ahli
26
Kepercayaan. Sumber Daya. Militer
27
seorang Raja Tidak meninggalkan Rakyat nya!
28
bangsa asing
29
Rencana
30
Eye
31
Perempuan
32
Joy & Hernya
33
Ratu
34
Kapten Hendrik
35
Marah
36
peti emas
37
Jesi Si Perempuan Gila
38
Dipermalukan
39
Shuzen
40
Raja Ku
41
Bangsawan
42
Kudeta
43
Loyal King
44
Ginu
45
Tidak Update [ Pengumuman ]
46
Big Plan
47
Skenario
48
ZAL
49
Barat
50
Romawi
51
Kesadaran
52
Java
53
patriotisme
54
diberkati
55
Timur
56
Pahlawan
57
Tamparan
58
Tarumannegara
59
Kisah Zalvia
60
Kecerdasaan
61
APBN Zalvia
62
Nasi Goreng
63
KPZ
64
Bangsawan Adalah Suci
65
Pejuang
66
Kemauan & Tekad
67
Emas
68
Pendidikan
69
Keluarga Ellard
70
Wilayah Atas
71
Perdebatan
72
Rico & Dico
73
Kehormatan Bangsa Zalvia
74
Permen
75
Baste
76
Kembali lah
77
Kapal
78
Peti Emas
79
Biru
80
Diplomatik
81
Perwakilan
82
Rapat Adipati - 1
83
Utusan Kesultanan Banten
84
Siapa?
85
K42
86
Penasaran
87
Kunjungan Delegasi
88
Kerjasama?
89
7 People
90
pengintaian
91
Aku Bersumpah!
92
1 tahun!
93
Kuda
94
Aku Seorang Raja
95
Mereka Bukan Musuh!
96
Kerja Sama?
97
Tak Mudah dikalahkan
98
Alat Itu
99
Selatan
100
Memperkuat Pasukan
101
ZFS
102
ZST
103
Runtuhnya negeri Siam (1)
104
Informasi Penting
105
Jalan Pintas
106
Tim Penelusuran
107
kebenaran Informasi
108
Rencana yang banyak celah
109
All Unit
110
Perempuan Berani Dari Zalvia!
111
Bangsawan Tua
112
Fondasi
113
Rakyat
114
PDRZ
115
Harta
116
Memulai Diplomatik
117
Uji Coba
118
Merepotkan
119
Pamer
120
Derajat
121
Perbatasan Dunia
122
Tekonologi
123
Jendela
124
KPBM
125
500 Golden
126
Tovlar
127
Pertahanan Terakhir
128
Lique Objeco
129
Maha Karya Lukisan
130
Masa Depan itu anugerah!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!