Tessa berlarian saat sampai di kantor polisi, tempat Keenan ditahan sekarang. Ternyata sesuai dugaan Tessa, bosnya tidak sendirian.
"Hai Tessa!" sapa Bastian dan Luke bersamaan.
Tessa menyilangkan kedua tangannya di dada sambil mengeratkan gigi gerahamnya.
"Jangan laporkan pada daddy, okay. Dan cepat jadi penjamin kami supaya kami cepat keluar dari sini," ucap Keenan dengan wajah memelas.
Ternyata Keenan, Bastian dan Luke semalam pergi ke club kemudian mabuk di sana. Saat mereka ingin pulang, mereka justru kencing sembarangan di tempat umum.
Polisi yang patroli memergoki ketiganya dan memasukkan mereka ke sel yang ada di kantor polisi sampai ada penjamin yang membebaskan mereka.
"Sepertinya aku sudah tahu tujuan hidupku apa, aku ingin cepat berhenti menjadi sekretaris bos sialan itu!" pekik Tessa dalam hatinya.
"Aku ingin jadi FREE WOMAN!!!"
Tessa sudah bertekad penuh, dia harus cepat menemukan cinta sejati Keenan.
Mau tidak mau, Tessa menjadi penjamin Keenan dan teman-temannya. Setelah membayar denda akhirnya ketiganya bebas.
"Akhirnya, kita menghirup udara kebebasan!"
"Aduh, aku lapar sekali!"
Dan ketiganya menatap Tessa dengan senyum lebar sampai gigi kelinci mereka terlihat.
"Aku akan benar-benar menulis surat rekomendasi untuk mengirim kalian ke neraka!" kesal Tessa.
_
_
_
_
Setelah membawa ketiga lelaki begundal ke restoran cepat saji, Tessa akhirnya mengantar Keenan pulang ke mansion. Kali ini dia tidak akan singgah.
"Mulai sekarang belajarlah hadapi semua masalahmu sendiri, Bos!" tegas Tessa sambil meminta Keenan turun dari mobilnya.
"Kau harus memberi alasan pada orang tuaku!" pinta Keenan.
Tessa memicingkan matanya pada Keenan. "Cari saja alasan sendiri, bukankah kau pembohong ulung?"
"Dan jangan lupa baca email dariku, Bos. Kau harus melakukan kencan buta untuk menemukan cinta sejati, aku sudah mencari kandidatnya!"
Setelah berkata seperti itu, Tessa segera pergi meninggalkan Keenan.
"Tessa..." panggil Keenan tapi gadis itu sudah terlanjur pergi.
Mobil Tessa semakin menjauhi mansion, Keenan hanya bisa menghela nafasnya. Dari pada dia berhadapan dengan orang tuanya, Keenan lebih memilih memanjat tembok dan naik ke balkon kamarnya.
"Sial, aku seperti pencuri sekarang! Seharusnya aku memang harus tinggal sendiri," gerutu Keenan.
Saat dia sampai kamar, lelaki itu bergegas mandi. Dia berendam di bath up sambil memikirkan perkataan Tessa.
"Kencan buta?" gumam Keenan. "Tidak buruk!"
Kemudian Keenan melihat ke arah pedang panjangnya.
"Kau sudah lama tidak beroperasi, ya? Apa sekarang kita harus membuka pabrik sabun?"
Keenan mengambil sabun dan mulai berfantasi nakal.
Tapi saat dia memejamkan mata justru bayangan Tessa yang ada di kepalanya.
"What? Apa-apaan? Apa aku sudah gila?" Keenan jadi tidak bersemangat lagi membuka pabrik sabun.
Dia lebih memilih mempercepat mandinya, setelah selesai barulah dia mengambil laptop dan membuka email dari Tessa.
Ada beberapa profil kandidat calon cinta sejatinya tapi entah kenapa Keenan tidak tertarik sama sekali.
"Sepertinya ide kencan buta itu adalah ide buruk!" gumam Keenan.
Dengan cepat lelaki itu menghubungi Tessa tapi nomor ponsel gadis itu tidak aktif.
"Wah, kau sengaja, ya? Apa kau berkencan dengan Kevin lagi?" kesal Keenan.
Karena nomor ponsel Tessa tidak aktif, Keenan memutuskan untuk meninggalkan pesan suara.
"Ehem! Aku Keenan Ocean Hoult memutuskan menolak kencan buta yang ditawarkan! Kita harus mencari opsi lain mencari cinta sejati!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
harmawati fathindy
astogeeee 🤣🤣🤣🤣
2023-04-26
4
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
wkwkwkwkwk expedisi mau x Nerima paket yg modelan ber3 itu Tessa,,
2023-04-05
2
Juan Sastra
bagus,,pergilah tessa..biarkan keenan menyadari perasaannya..
2023-03-24
0