Bastian dan Luke yang diam-diam mengikuti Tessa tidak bisa lagi menahan tawa mereka. Keduanya tertawa sambil memegangi perut mereka.
Kebetulan pintu masih terbuka yang mana membuat mereka jadi leluasa untuk menguping.
"Ck! Dua berandalan itu!" Keenan melepas pelukannya dari Tessa kemudian mendatangi kedua temannya yang berada di dekat pintu.
Keduanya tertawa sampai terbatuk-batuk.
"Aduh! Perutku sakit, Bass," keluh Luke yang masih memegangi perutnya.
"Berarti telinga kita masih berfungsi dengan baik dan mendengar semuanya, 'kan?" tanya Bastian memastikan.
"Ya, kau benar! Aku mendengar kalau Keenan..." Luke tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena mulutnya dibekap oleh Keenan.
"Jaga bicaramu, Dude!" geram Keenan yang menahan malunya.
Bastian berusaha menolong Luke dan terjadi pergulatan antara ketiga lelaki tanggung di sana.
"Hah!? Kapan kau dewasa kalau kau masih saja begitu, Bos!" Tessa menepuk jidatnya sendiri.
Lebih baik Tessa membawa Keenan pulang ke mansion keluarga bosnya.
"Ayo Bos! Kita pulang saja!" ajak Tessa.
Keenan menghentikan aksinya, dia membenahi bajunya. Dia mengacungkan jari telunjuknya pada Bastian dan Luke.
"Awas kalian! Urusan kita belum selesai!" ancam Keenan.
Keenan berjalan mundur kemudian membalik badan dan mengejar Tessa.
"Berikan kunci mobilmu, Bos!" pinta Tessa saat sampai di parkiran club. "Aku yang akan menyetir!"
"Kebetulan aku juga lelah!" Keenan melempar kunci mobilnya pada Tessa.
Tessa tersenyum smirk, dia akan memberi pelajaran pada bosnya itu. Tessa mengambil kaca mata hitam dari dalam tasnya dan memakainya.
Suara mesin mobil sudah berbunyi, Tessa meminta Keenan memakai seatbelt dengan kuat.
"Let's play!" Tessa mulai menginjak pedal gas dan menjalankan mobil keluar dari club.
Awalnya Tessa santai tapi saat melihat jalanan lurus, Tessa menambah kecepatan mobil. Gadis itu berusaha menyalip setiap mobil di depannya.
"Tessa!? Apa kau sudah gila!?" teriak Keenan ketakutan, apalagi saat Tessa menyalip mobil rasanya jantung Keenan mau lepas.
"Ya, aku gila karena bekerja dengan bos sepertimu!" Tessa semakin menambah kecepatan mobil. Dia tidak peduli yang terpenting dia mendapat pelampiasan.
Sampai akhirnya mobil memasuki mansion keluarga Keenan, Tessa mengerem mendadak yang mana membuat kepala Keenan membentur dashboard mobil.
"Argh!" Keenan memegangi kepalanya.
"Kita impas!" ucap Tessa tanpa rasa bersalah. Dia melepas seatbelt dan segera keluar dari mobil.
Tak lama Keenan juga turun, dia memicingkan mata melihat Tessa.
"Sebaiknya kau cari alasan yang tepat supaya aku tidak dimarahi oleh mommy dan daddy," ucap Keenan kemudian.
"Aku selalu terkena getah atas apa yang kau lakukan Bos!" Tessa menggelengkan kepalanya dan berlalu masuk ke mansion.
Ternyata di dalam Silver -- ibu Keenan dan para pelayan tengah sibuk mengemasi barang.
"Nyonya, apa bos Keenan akan diusir?" tanya Tessa.
Silver menatap Tessa kemudian beralih pada Keenan yang baru masuk.
"Bagus kau, Kee! Tidak pulang dan tidak memberi kabar!" ucap Silver marah.
"Bos Keenan menginap di apartemen saya karena menyelesaikan penyusunan proyek baru, Nyonya!" Tessa berusaha membela Keenan.
"Oh iya? Anak begundal itu sepertinya memintamu berbohong!" Silver tidak akan mudah percaya.
Keenan memutar bola matanya malas. "Mom, jangan memperlakukanku seperti anak kecil begini. Seharusnya aku sudah tinggal sendiri!"
"Tinggal sendiri? Memangnya kau bisa?" sindir Silver.
"Tentu saja, aku bisa membuktikannya!" ucap Keenan percaya diri.
Mendengar itu, Tessa jadi menelan ludahnya. Kalau Keenan tinggal sendiri itu artinya pekerjaannya akan bertambah berkali lipat.
"Sebaiknya kau tinggal di mansion saja, Bos. Orang yang tidak bisa membeli pakaian dalam sendiri artinya tidak bisa mengurus dirinya sendiri," ucap Tessa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Umiati Ati
sgt suka dgn cerita lucu...
lucu tapi bermutu ...
semangat tor
2024-07-02
2
Nana Niez
krn cerita mu seru dan lucu,, q kasih bunga Thor🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌼🌼🌼🌼🌻🌻
2024-05-07
1
Juan Sastra
ke balik harusny tessa jadi boss..atau tessa berhenti saja.
2023-03-24
1