Setelah menyelesaikan urusan wanita kencan bosnya, Tessa menyusul Keenan ke ruangan rapat.
Tapi saat dia sampai justru Tessa mendapati Keenan yang berdiri di depan pintu.
"Apa kau dari tadi hanya berdiri di sini, Bos?" tegur Tessa.
Keenan menatap ke arah Tessa kemudian menjatuhkan wajahnya di bahu sekretarisnya itu. "Jika kali ini gagal lagi, aku pasti tidak punya wajah lagi di perusahaan ini!"
"Jangan jadikan waktu lemburku sia-sia, Bos. Kita sudah berlatih keras untuk rapat ini. Ide yang kita susun untuk proyek baru juga tersusun detail dan rapi jadi tidak ada alasan untuk mundur!" Tessa mencoba menegakkan kepala Keenan.
Kemudian Tessa memperbaiki rambut bosnya, dia juga mengambil parfum dari kantong blazer yang dia pakai. Tessa menyemprotkan parfum itu ke jas Keenan.
"Buktikan kemampuanmu, Bos!" Tessa memberi semangat.
Keenan tersenyum melihat Tessa yang selalu percaya akan kemampuannya.
Akhirnya Keenan masuk ke ruangan rapat di mana semua jajaran direksi sudah menunggunya. Kali ini Grey -- sang daddy memberi kesempatan Keenan untuk memimpin rapat.
Walaupun Keenan sudah gagal dalam proyek beberapa kali, Grey selalu memberi kesempatan pada putranya itu.
"Baiklah, kita mulai rapat karena pemimpin rapat hari ini sudah datang!" ucap Grey mempersilahkan Keenan memulai presentasinya.
Keenan mengatur nafasnya kemudian berdiri dan mulai mempresentasikan proyek yang sudah dia susun bersama Tessa beberapa hari ini sampai mereka harus lembur setiap hari.
Semua peserta rapat menyimak presentasi Keenan, beberapa kali pemuda itu mengelap peluhnya. Di usianya yang masih terbilang muda, dia sudah mempunyai tanggung jawab besar. Grey memang langsung menarik Keenan ke perusahaan.
Saat masih bangku kuliah, Keenan juga sudah bekerja di perusahaan dengan jabatan rendah hingga bisa sampai di titik ini.
Itu semua Grey lakukan supaya putranya tidak bermain-main dan membuang waktu karena dia tahu betapa playboy-nya Keenan saat masa sekolah.
Walau sampai sekarang dia belum bisa mengontrol Keenan yang sering berganti pasangan kencan. Grey berharap Keenan cepat sadar dan memikirkan masa depannya.
"Cukup menarik. Bagaimana dengan yang lain?" komentar Grey dan menanyakan hasil presentasi Keenan pada peserta rapat lain.
Semua mengangguk setuju karena ide pemasaran Keenan kali ini terbilang brilliant.
"Terima kasih, saya akan mempersiapkan proyek kali ini dengan sebaik mungkin. Tidak ada kegagalan lagi dan kita semua akan untung besar!" ucap Keenan percaya diri sekali.
Tessa yang duduk di pojokan memberi acungan jempol pada bosnya. Akhirnya Keenan kembali percaya diri seperti biasanya.
"Aku tahu, kau pasti bisa, Bos," ucap Tessa saat rapat selesai.
"Ini semua berkat kau juga, kau selalu membantuku selama 3 tahun ini," sahut Keenan yang merasa jika Tessa ikut andil dalam semua hal pada dirinya setelah memasuki dunia kerja.
"Bukankah itu sudah tugasku? Sebagai imbalan, kau harus mentraktirku minum!"
"Mari kita bersenang-senang malam ini!"
Keenan mengajak Tessa ke bar langganannya dan memesan minum untuk merayakan kerja keras mereka.
"Bersulang untuk proyek baru kita!" ucap Keenan.
Tessa bersulang dan segera menegak minumannya.
"Tolong untuk malam ini kurangi mata keranjangmu itu, Bos. Aku lelah karena lembur beberapa hari ini dan aku tidak mau direpotkan oleh urusan pribadimu!" ketus Tessa saat melihat Keenan yang mengincar mangsa baru.
"Lagi pula, apa kau tidak lelah? Kau selalu tidur dengan wanita yang berbeda, bagaimana kau bisa melakukannya tanpa cinta? Apa senikmat itu?" cecar Tessa.
Keenan langsung mengerutkan dahinya. "Iya juga ya, aku belum pernah melakukannya dengan orang yang aku cintai. Bagaimana rasanya, ya?"
"Bukan itu poinnya, Bos!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Nana Niez
Keenan somplak,,
2024-05-07
4
◡̈
oh jadi daddy nya keenan grey, aku baru baca 1 ato 2 episode thor, mau tau cerita ini berasal dari judul yang mana🤔💁♀️
2024-01-03
1
◡̈
ish manja"🙄
2024-01-03
0