Pagi ini Nisa tengah bersiap-siap.Rencananya Nisa mulai masuk kerja.Bude Wati mengantar Nisa untuk diperkenalkan dengan para pegawai yang lain.
Suasana kantor administrasi dan pabrik garmen menyambung jadi satu.Kantornya sendiri ada dua lantai.Sementara pabrik garmen berbentuk memanjang dengan pembatas kantin di sebelah tengah.
Nisa mengikuti bude Wati naik ke lantai dua.
Sebagai seorang CEO,bude sangat disegani di kantornya.Dia juga ramah dan baik pada semua karyawannya.
"Elli,,,tolong ke ruangan saya".
"Baik Bu,,".
"Ada apa Bu,,ada yang bisa saya bantu???".
"Elli,tolong hubungi bagian HRD minta mereka untuk mengatur posisi di bagian staf administrasi untuk keponakan saya,Nisa".
"Baik Bu,,,mari mbak,,,silahkan ikut saya".
"Ya,,,,mari mbak".
Nisa diantar sekretaris bude Wati untuk mengurus formalitas di bagian HRD.
Setelahnya,Nisa diantar berkeliling dan diperkenalkan sebagai karyawan baru di kantor bude Wati.
Mbak Elli juga menunjukkan ruang kerja Nisa.
Ruangan yang berisi enam meja dan kursi berhadap-hadapan. Ada lima meja yang sudah terisi dan Nisa menempati sisanya.
Satu kursi di pojokan menghadap jendela.Dari atas jelas terlihat pemandangan jalan raya didepan kantor.
Saat Nisa hendak duduk di kursi,alangkah terkejutnya dia karena ada sosok wanita yang tertunduk dengan sebelah muka hancur.
Nisa masih tetap berdiri karena sosok hantu tersebut tidak mau bangun dari kursi yang didudukinya.
"Maaf mbak Elli, boleh saya minta kursi yang baru,,saya rasa kursi ini sudah kotor".
"Oh...iya,,kursi ini memang sudah lama tidak dipakai".
"Kalau begitu nanti biar saya suruh OB untuk membersihkan kursi ini mbak".
"Kalau boleh saya minta kursi baru saja,kursi ini tolong ditaruh di dekat jendela".
"Baik mbak Nisa,,,,".
"Saya minta maaf atas ketidaknyamanan mbak, untuk sementara hanya ini yang bisa kami persiapkan".
"Tidak apa-apa mbak,,,jangan terlalu sungkan,saya juga hanya karyawan sama seperti kalian".
Setelahnya Nisa diperkenalkan dengan rekan kerjanya didalam ruangan tersebut.Ada Reni,Doni,Dito,Mia dan Rudi.
Nisa langsung akrab dan bisa membaur dengan teman-teman kerjanya.Mereka semua ramah dan suka bercanda.Terutama Dito yang bicaranya ceplas-ceplos.
"Heran aku Nis,,,kau seperti tahu saja kalau kursi ini memang terlarang untuk disentuh".
"Hanya kau satu-satunya orang yang diterima di meja kerja itu".
"Ini masa percobaan mu Nis,,,berapa hari kau kuat bekerja di meja ini".
"Memangnya kenapa dengan meja ini?".
"Kau tidak tahu saja Nis,ini meja terkutuk".
"Dewi,,pemilik meja ini,karyawan disini dulunya,dia seolah tak rela ada yang menempati posisinya".
"Memangnya Dewi kemana???resign atau naik jabatan????".
"Dewi itu.......".
"Dito,,,,,hentikan jangan bergosip yang tidak-tidak,,,nanti Nisa jadi nggak betah".potong Mia.
Setelah dapat teguran dari Mia,Dito lantas duduk dan tidak meneruskan ucapannya.
Dari jauh kulihat Mia membisikkan sesuatu kepada Dito.
"Jangan bikin gara-gara deh,,,,,ingatkan dia keponakan boss???".
"Iya,,,,,,aku tahu".
Aku duduk dikursi baru yang dibawakan OB.
Aku mencuri pandang dengan sosok yang ada di sampingku.Kenapa dia diam saja??.
Kalau dia seperti yang diceritakan oleh Dito,harusnya dia sudah menggangguku karena merebut meja kerjanya.
Dia masih saja terdiam dan menunduk ke bawah.Seperti ada beban berat yang dihadapinya.
Aku meneruskan aktivitasku.selama hantu ini tidak mengganggu,aku pun akan diam saja.
Hanya misteri ini harus segera kupecahkan,ada apa dengannya,itu yang membuatku penasaran.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 272 Episodes
Comments
@ ubaydah_*😄
nah,ada lagi yg baru
2023-06-03
0
Evi Chairiani
seri Thor,aku suka
2022-09-03
0
sun 💥
wess enak ya Nisa punya Tante yang jadi ceo tamat SMA langsung kerja di kantor bagian administrasi lagi😁
2022-08-05
0