Bapak,Ibu dan Nisa akhirnya sampai di rumah bude Wati.Rumah bude yang besar dan mewah membuat Nisa takjub.Wajarlah bude merasa kesepian,rumah sebesar ini hanya ditinggalinya sendiri sejak suaminya meninggal.
Walaupun ada pelayan dan sopir yang menginap di rumahnya,tetap saja rasanya tidaklah sama.Bude tetap butuh teman ngobrol yang tidak sungkan ketika bercerita kepadanya.
Pelayan mengantar Nisa,bapak dan ibu ke kamar untuk beristirahat.Bapak menarik tangan Nisa untuk masuk ke kamar mereka.
"Katakan Nisa,,kenapa kau bisa tahu kalau perempuan berbaju merah itu akan meninggal??".
"Aku tidak tahu pak,,,hanya,di stasiun tadi, hanya perempuan itu yang diikuti sosok hitam berjubah,,,,,yang lain tidak".
"Ketika aku memandangnya,aku melihat gambaran kejadian persis yang dialami perempuan itu".
"Bahkan arwahnya saat ini masih mengikuti Nisa pak".
Nisa menyampaikan peristiwa seperti itu dengan raut muka datar tanpa ekspresi.Dia bahkan tidak takut sama sekali walaupun mengaku sudah diikuti arwah perempuan yang meninggal dalam kecelakaan itu.
"Ibu jadi heran pak,,,,,,kita jauh-jauh meninggalkan kampung halaman dengan harapan supaya hidup tentram,tidak ada gangguan,,,tapi nyatanya ......".
"Sudah Bu,,,,ini memang sudah jadi kelebihan Nisa, kita tak bisa menghilangkan itu darinya kan?".
"Nisa,soal ini cukup kita bertiga saja yang tahu,takutnya ada orang yang akan memanfaatkan kelebihan mu".
"iya pak".
"Sekarang beristirahatlah,,,,kau sudah mulai pandai menguasai dirimu".
"Bapak yakin ke depannya nanti kau akan semakin terbiasa dengan hal-hal seperti ini.
"Lalu....soal arwah itu bagaimana pak?.
"Tanya namanya,lalu doakan dia agar tenang di alam sana,bapak yakin setelah itu dia tidak akan lagi mengganggumu".
"Nisa ke kamar dulu pak".
"Hmmmm.....".
"Berarti Nisa punya kemampuan supranatural seperti bapak ya?".
"Ssttt.......jangan keras-keras Bu, nanti Nisa dengar".
"Selama ini bapak sudah berusaha menutupi dari Nisa".
"Hal semacam ini memang bisa diwariskan turun-temurun,dan Nisa,,,,anak itu memang sudah berbeda dari lahirnya".
"Untunglah dia punya "penjaga" yang baik, dan Nisa dapat mengendalikannya,kalau tidak,nyawa Nisa bisa terancam".
"Semoga disini nanti,Nisa bisa mengalihkan penglihatannya itu ya pak?, paling tidak dia harus bekerja supaya tidak aneh-aneh".
"Aku setuju Bu".
Setelah beristirahat,sore harinya mereka berbincang-bincang dengan bude Wati.Rencananya bude Wati akan memasukkan Nisa ke kantornya.
Perusahaan garmen milik bude Wati cukup besar.Dengan bantuan bude Wati Nisa akan dijadikan staf administrasi.Pekerjaan yang tidak sulit dan cocok dengan pendidikan Nisa.
"Kau tenang saja,,,bude akan mengantarmu begitu kau siap mulai bekerja".
"Nanti kau akan dibimbing oleh senior di sana,jangan khawatir bude yakin kau akan cepat belajar,karena setahu bude kau kan anak yang pintar".
"Ahhh........bude bisa saja,,,,".
"Kalau boleh aku mau mulai besok pagi saja bude,,,kebanyakan duduk dirumah jadi bosan".
"Kau yakin????".
"Iya bude,,,,,,bukannya lebih cepat lebih baik".
"Bude suka dengan semangatmu ini,,,anak muda memang harus sepertimu".
"Itu baru namanya keponakan bude.....".
Ketiganya melanjutkan obrolan sampai larut malam.Nisa sendiri sudah masuk kamar dari tadi.Dia memang masih punya tugas dengan arwah yang mengikutinya dari kemarin.
Nisa mengajaknya berkomunikasi dan menanyakan keinginannya yang belum terpenuhi sehingga masih bergentayangan.
Arwah itu bernama Tanti,dia tinggal di Depok,
Tanti ingin melihat wajah anak bungsunya untuk terakhir kali dan menyampaikan permintaan maafnya.
Ibunya tidak bisa memenuhi janjinya untuk pulang tepat waktu,karena keburu ditabrak truk.Dan menurut arwah itu,pasti anaknya sampai saat ini masih menunggu kedatangannya.
Nisa ragu karena dia pendatang baru di kota ini,belum tahu jalan,tapi Nisa berjanji akan mengusahakannya.
Setelahnya Nisa mendoakan supaya arwah tersebut tenang dialam sana dan tidak bergentayangan lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 272 Episodes
Comments
@ ubaydah_*😄
klw korban punya identitas,keluarga juga bakal dikasih tau oleh pihak rumah sakit atw pihak berwajib.
2023-06-03
0
@ ubaydah_*😄
lah,pengen liat anaknya...ya liat aj sendiri kok malah ikut si Nisa hmm
2023-06-03
0
Kardi Kardi
hmmmm. semoga tenang di sana. aminnn
2022-07-20
0