Sudah beberapa hari ini Nisa selalu pulang bareng Dion. Bapak lega,,setidaknya Nisa ada yang menjaga di jalan.Lagipula Bu mimin orangnya juga baik,jadi putranya pasti baik juga.
Terbukti Dion selalu mengantar Nisa sampai rumah.Walaupun bapak merasa aneh,karena bapak sekalipun belum pernah melihat wajah Dion.
Anak itu selalu menolak kalau diajak mampir ke rumah.Mungkin memang terlalu sibuk atau mungkin segan terhadap kami berdua.
Sore ini kami kedatangan tamu.Pria itu mencari Nisa.Aku baru pertama kali bertemu dengannya.Tapi seperti ada sesuatu yang janggal dengan anak ini.
"Permisi pak,,,saya ingin menjemput Nisa".
"Mari,silahkan masuk,,,Nisa ada di dalam".
Rupanya Nisa sudah janjian untuk pergi dengan pemuda ini,,,tapi siapa anak ini???.
Bapak bahkan baru sekali melihatnya di kampung ini.
"Pak,,,,Nisa pergi sama Dion sebentar ya???".
"Nisa mau cari buku ke kota pak".
"Nak Dion ini teman baru Nisa dari kota ya??.
"Lah....bapak ini gimana to,,,,dia kan Dion anaknya Bu Mimin".
"bapak pangling ya???".
"Dion???,,,, anak Bu Mimin?????, tapi seingat bapak dulu,kamu pendek dan berkulit hitam".
"Dion kan tinggal di kota pak,,,jadi sekarang kulitnya putih,,,,,iya kan Dion????".
Dion mengangguk mendengar pertanyaan dari Nisa.
Dalam hati bapak merasa janggal,karena seingatnya wajah anak Bu Mimin tidak seperti itu.Bapak hafal betul wajahnya karena sudah bertetangga puluhan tahun.
Apa mungkin orang bisa berganti wajah.Tapi bapak menepis pikiran buruk tersebut.Dia lantas mengizinkan mereka berdua pergi dengan pesan untuk tidak pulang larut malam.
"Bu,,,,,,,,,,,ibu juga hafal kan wajah anak Bu Mimin,,sepertinya bukan pemuda itu?".
"Iya pak,,Ibu juga baru melihat wajah anak itu".
"Bapak jadi curiga Bu,,,tapi sepertinya dia anak baik,sering mengantar Nisa pulang".
"Iya juga pak,,,,mungkin memang di kota anak Bu Mimin ke salon terus pak,jadi wajahnya berubah tampan".
Bapak kemudian segera bersiap-siap.Malam ini ada rapat RT, Agenda rutin setiap satu bulan sekali.
"Bapak berangkat ya Bu,,,,baik-baik kalau di rumah sendirian,,mungkin Nisa sebentar lagi pulang".
"Iya pak,,,,jangan pulang malam-malam".
"Beres Bu,,,,,".
Di rumah pak RT sudah banyak bapak-bapak yang datang.Maklum, warga kampung sini masih guyup rukun.Rapat RT semacam ini dijadikan ajang untuk silaturahmi antar warga juga ngobrol-ngobrol santai.
Bapak segera bergabung dengan warga yang lain.Kebetulan bapak melihat suami Bu Mimin.Bapak pun lantas menghampiri beliau dan duduk di sebelahnya.
"Gimana kabarnya pak????,lama nggak jumpa,sibuk kerja ya pak??".
"Oh........iya pak,,saya dan istri baru pulang dari Jakarta".
"Kok tumben pak,,,ada perlu apa?".
"Itu,,,,,,,,si Dion lamaran pak,,,dapat gadis di Jakarta,,,,jadi saya dan ibunya kemarin baru kesana untuk mengurus acara itu".
"Lamaran????????Lo,,,,bukannya Dion itu ada disini??".
"Maksud bapak????".
"Iya,,,,,,,,tadi sore Dion itu menjemput Nisa,katanya mereka berdua mau cari buku di kota".
"Wah ......tidak mungkin itu pak,,,,saya saja baru kembali tadi pagi dari Jakarta,dan Dion masih disana karena sudah mulai masuk kerja pak".
"Bapak nggak bercanda kan???,la trus yang pergi sama Nisa itu siapa??.".
"Saya serius pak,,,istri saya ada dirumah,bapak bisa tanya kalau tidak percaya".
"Apa perlu saya telpon Dion biar dia bicara sama bapak???".
"Nggak perlu pak,,,,,sepertinya saya harus segera pergi mencari Nisa,,,,permisi pak".
Bapak yang sudah panik segera berpamitan kepada pak RT.Kecurigaan bapak terbukti.Tapi siapa pemuda itu,kenapa dia menyamar jadi anak Bu Mimin????????".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 272 Episodes
Comments
@ ubaydah_*😄
kamu ketahuan awokwok
2023-06-03
0
Pipit Sopiah
tuhkan genderewo
2022-08-06
0
Kardi Kardi
dionnnn. dionnn
2022-07-20
0