Bab 10 Bersandiwara
Melihat lelaki itu Lina pun menjadi caper "Eh Cakra, kalau Riska tidak mau biar aku saja yang ikut ke ruangan VIP"
Kemudian Lina menatap Eriska dan berkata "heh Riska ayo kita ikut cakra ke ruangan VIP, ingat ruangan VIP di sini sangat mewah dan megah dan kalau bisa memasuki ruangan VIP di sini kita seperti ada di surga bisa karokean, makan dan minum sepuasnya "
Eriska pun menatap tajam kearah Lina "kamu aja gih sendiri yang ikut dengan Cakra aku tidak minta"
Cakra pun menjadi geram dengan penolakan dari Eriska, karena sudah sangat lama Cakra mengincar Eriska di kampus.
Dan setiap kali Cakra menyatakan cinta dia selalu di tolak oleh Eriska dan sekarang dia menolak Cakra dengan alasan sedang bersama pacarnya.
Untuk membuat Cakra cemburu Eriska pun merangkul tangan jagat "maaf cakra, aku sudah punya pacar, dan cari saja wanita lain, jangan ganggu aku"
Cakra menyeringai dia tidak percaya bahwa lelaki di sampingnya itu adalah pacarnya.
"Hahaha....apa yang kamu bilang dia pacar mu, sudahlah jangan bersandiwara, aku tahu dia hanya OB di Club malam ini, aku tahu dari pakaian yang dia pakai jadi sudahlah jangan bersandiwara lagi" ucap Cakar sambil bertolak pinggang.
Kemudian Cakra melihat ke arah Jagat "Hey Boy, apa benar kamu pacar Riska, jawab saja jujur kalau tidak aku akan memecat mu dari pekerjaan OB ini dan tidak akan memberikan gaji terakhir mu" ancam Cakar.
Jagat tersenyum dan berkata "Maaf Bos aku bukan OB di sini dan biar pun aku di pecat dari pekerjaan ku aku tidak perduli. Memang benar dia pacar ku kami sudah jadian baru 2 bulan terakhir ini "
Mendengar perkataan dari jagat Cakra pun menjadi emosi "kurang ajar kamu, merebut pacar ku awas kamu apa kamu mau aku hajar"
Cakra pun mengancam jagat akan menghajar jagat, tetapi jagat tetap tenang dan tersenyum.
Jagat pun merangkul pundak dari Eriska "sayang apa benar dia pacar mu, dan apa benar aku merebut mu darinya"
Perlakuan jagat terhadap Eriska membuat Cakra menjadi cemburu dan dia pun menjadi tambah emosi, tetapi Eriska berbicara kepada jagat yang membuat Cakra kehilangan muka
"Sayang, aku waktu jadian dengan mu belum memiliki kekasih, dia sudah lama mengejar ku dan sering menyatakan cinta, tetapi setiap kali dia menyatakan cinta selalu aku tolak. Jujur aku suka padamu karena kesederhanaan mu, bukan seperti anak yang sombong dan memamerkan harta dan kekuasaan orang tuanya "ucap Eriska sambil bersandar di bahu jagat.
Mereka berdua memang kompak kalau sedang bersandiwara, walaupun baru bertemu hari ini tetapi mereka seperti pemeran film yang sudah profesional.
Eriska dan jagat seperti benar benar sedang berpacaran dan saling beradu kasih di hadapan jagat.
"Maaf Bos, kalau bisa jangan menggangu hubungan kami berdua, kami berdua sedang lagi sayang sayang nya, jangan menjadi duri di antara kita.
Aku tau anda orang kaya dan berkuasa juga berpendidikan tinggi, pasti anda tahu cara menempatkan diri, anda mengganggu orang yang lagi berpacaran, jangan sampai anda di cap sebagai lelaki yang tidak laku.
Sehingga mau merebut pacar orang dan memaksa wanita untuk mencintai anda, ingat bos cinta itu tidak bisa di paksakan meskipun dengan uang" ucap jagat sambil menasehati.
Cakra tidak terima di nasehati karena dia merasa dia orang yang paling berkuasa apalagi club' malam ini daerah kekuasaan nya.
Dan dia pun menjadi manager di Club malam ini menggantikan Alex dan Alex hanya di jadikan wakilnya saja.
Brak....
Cakra pun memukul meja yang ada di hadapannya "kurang ajar kamu Boy, kamu tidak tahu siapa aku sehingga kamu berani berkata begitu.
Aku adalah Cakar Wibisono pemilik Club malam ini dan ayah ku Bagas Wibisono direktur umum hotel ini jadi kalau kamu menyinggung ku aku tidak segan membuat mu tidak bisa pulang dengan selamat di tempat ku ini"
Jagat pun menyeringai "ach masa Bos kamu pemilik Club malam ini aku tidak percaya"
Jagat malah terus memprovokasi Cakra dan dia pun bersiap sangat tenang tetapi disana Lina sangat gelisah.
Tetapi Eriska sangat santai dengan kejadian ini, karena Eriska yakni kalau dengan begini Cakra tidak akan mengejar ngejar dirinya lagi.
Perdebatan antara Cakra dan jagat pun seketika menjadi tontonan dan ada penonton yang berbicara kepada temannya "Itu kan Cakra anak dari pak Bagas direktur umum Hotel ini, siapa yang berani menyinggungnya di wilayahnya sendiri dia sangat berani"
"Hus pelankan suara mu, kayaknya dia orang dari luar kota ini, jadi tidak tahu siapa Cakra itu sebenarnya" ucap penonton lainnya.
"Sudah diam kita tonton saja dan siapkan Smartphone kita, ayo kita rekam siapa tahu ini menarik dan dapat kita sebar ke web kita" ucap penonton.
Mereka pun merogoh saku celana mereka dan menyalakan mode video dan di arahkan ke Cakra dan jagat.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 601 Episodes
Comments
Nor Johari
mantap
2023-09-25
1
Hiu Kali
mulai menarik ini lanange jagat... yooklah thor jangan di rem upnya.. gaasss langsung 20 bab...
2022-07-04
2