Bab 5 Pemilik Dari Hotel Ini
Di belakang Resepsionis Mira senyum senyum sendiri membayangkan bahwa nanti di ruang rapat dan tahu bahwa pemuda yang di usir oleh Bu raya adalah pemilik hotel ini.
Bagai mana tingkah Bu raya, apakah dia bisa sesombo sebelumnya atau tertunda malu dan minta maaf sambil berlutut.
Mira membayangkan ekspresi wajah Bu Raya dia pun ketawa ketawa sendiri seperti orang gila.
Di ruang rapat semua kepala divisi sudah berkumpul di sana ada sekitar 25 orang yang bertanggung jawab di setiap divisi.
Mereka sedang berdiskusi karena tiba-tiba mereka di panggil oleh pak Bagas secara mendadak bahkan di sore hari yang bentar lagi jam pulang mereka.
Pak Bagas dan jagat masuk kedalam ruang rapat tersebut dan semua orang seketika berdiri dengan menyambut pak Bagas.
"Selamat sore pak ..." Semua orang berbicara secara bersamaan.
Pak Bagas pun mengangguk " selamat sore semuanya maaf karena membuat kalian harus kumpulan di ruangan ini dan silahkan kalian untuk duduk kembali"
Semua orang pun duduk di kursinya masing-masing, di sana Raya menjadi heran karena orang yang tadi dia usir ada di samping pak Bagas.
"Sial siapa orang ini kenapa dia bersama pak Bagas dan kenapa kami di kumpulkan di ruang rapat secara mendadak" gumam Raya.
Pak Bagas dan jagat tidak duduk mereka berdiri di depan semua kepala divisi, pak Bagas pun memperkenalkan kepada semua siapa jagat sebenarnya.
"Maaf karena ini mendadak dan saya tidak akan lama karena hanya akan memperkenalkan orang yang ada di samping saya ini.
Perkenalkan nama dia adalah Arya Sandi Sandjaya Cucu dari Badar Sandjaya, dia adalah pemilik dari hotel ini" ucap pak Bagas yang memperkenalkan.
Kemudian Jagat berbicara " Terima kasih kepada pak Bagas karena sudah setia bekerja dengan kakek selama lebih dari 30 tahun"
Jagat menatap orang orang yang ada di sana kemudian jagat berbicara kembali "dan saya juga berterima kasih kepada kalian semua karena sudah menjadi bagian dari hotel ini dan bekerja dengan sangat baik.
Pernah dengar cerita dari kakek Badar bahwa dulu hotel ini di beri nama Hotel Sandjaya, tetapi setelah kelahiran saya hotel ini di rubah namanya sesuai dengan nama saya yaitu Arssad yang singkat dari Arya Sandi Sandjaya" ucap jagat menerangkan.
Setelah jagat berbicara dengan panjang lebar dia dan pak Bagas pun duduk di kursi yang terlah tersedia di depan mereka.
Melihat ekspresi wajah dari Raya dia terus menunduk wajahnya ada perasaan menyesal karena perbuatannya yang telah berani mengusir pemilik dari hotel ini.
Dan bukan hanya itu saja dia juga menghina karena datang kesini Hanya untuk meminta sumbangan dan menunjuk dengan suara lantang.
Sekarang dia sangat menyesalinya dan di dalam hati dia berbicara "Mati aku, ternyata dia pemilik hotel ini bisa bisa aku di pecat dan kehilangan pekerjaan"
Semua kepala divisi memperkenalkan diri kepada jagat supaya jagat tahu nama dari masing masing kepala divisi yang berada di sini.
Pertama wanita cantik yang seksi memperkenalkan diri "Perkenalkan nama saya Farra saya kepala divisi Humas"
Kemudian seorang lelaki berusia 35 tahun nan dengan pakaian eksentrik "perkenalkan nama saya Alex Candra saya manager Club' Malam di Hotel ini.
Kemudian laki laki yang bermuka seram memperkenalkan diri "nama saya hadyan orang memangil saya Hadi dan saya disini kepala keamanan hotel.
Satu persatu dari 24 orang itu memperkenalkan dirinya dan yang terakhir yaitu Raya dia berbicara sambil gemetaran seperti sedang menahan ingin buang air besar.
"Perkenalkan...na...nama saya Ra...raya saya kepala Ship bagian Resepsionis" Raya sambil menunduk kepalanya.
Jagat sudah mengenal dan mengingat nama setiap kepala divisi di hotel ini dan pak Bagas pun membubarkan semua orang kecuali Raya.
"Ya kalau begitu silahkan kalian meninggalkan tempat ini karena hanya itu saja yang mau saya sampaikan, kecuali kamu Raya jangan dulu meninggalkan tempat ini" ucap pak Bagas sambil menunjuk kearah Raya.
Semua orang beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruangan itu sambil menyalami jagat.
Dan setelah semua orang pergi tinggalkan mereka bertiga di ruangan ini.
Kemudian Raya berdiri dari kursinya kemudian berjalan kearah jagat kemudian dia berlutut dan bersimpuh di depan jagat.
"Maaf.... maafkan saya tuan muda karena sudah mengusir anda dan mencela anda di hadapan semua orang, saya mohon jangan memecat saya" Raya memohon sambil meneteskan air matanya.
Sebenarnya dia orang yang sangat di benci oleh anak buahnya karena bersikap sombong dan arogan dia selalu mengancam anak buahnya dengan ancaman pecat dan potong gaji sehingga tidak ada yang berani berurusan dengannya.
Kesombongan dan arogansi dia sekarang terbayar sudah karena sudah berani mengusir dan menghina pemilik hotel tempat dia bekerja.
Jagat pun bersiap lunak kepada Raya "sudah bangun lah jangan begini apa kamu tidak malu dilihat pak Bagas"
Raya masih berlutut dan bersimpuh "saya tidak akan berdiri kalau tuan muda tidak memaafkan saya"
Pak Bagas disana malah memarahi Raya "Raya sebenarnya aku sudah mendengar banyak laporan karena kesombongan mu dan sekarang kamu berani mengusir pemilik hotel tempat kamu bekerja apa kamu sudah bosan bekerja di sini"
Raya kembali memohon "mohon maafkan saya pak Bagas, tuan muda saya mohon jangan pecat saya. Ibu saya sedang sakit di rumah, adik saya butuh biaya untuk melanjutkan sekolah.
Kalau saya di pecat dan dan tidak bekerja lagi disini saya tidak bisa membiayai berobat ibu saya yang sakit dan adik saya bisa putus sekolah" Raya memohon dan memberikan alasan supaya dia tidak di pecat.
Pak Bagas tetap memarahi Raya "Alah itu cuma akal-akalan kamu saja supaya mencari iba kepada kami berdua"
Jagat memengan bahu dari raya dan sedikit mengangkatnya "berdirilah terlebih dahulu dan duduklah"
"Ta... tapi tuan muda..." Ucap raya sambil kekeh berlutut.
Kenapa Jagat meminta raya berdiri dan duduk karena ketika dia berlutut dan bersimpuh sesekali tangan raya memegang lutut jagat yang membuat si Doris berdiri karena terangsang.
Raya memang wanita sedikit gemuk tapi gemuknya itu kalau orang Sunda bilang Bahenol atau Bohay.
"Baiklah aku maafkan kamu dan tidak akan memecat kamu" jagat sambil mengangkat bahu raya dan dia pun berdiri kemudian duduk di kursi dekat jagat.
"Terima kasih Tuan muda saya akan sedia melakukan apapun untuk tuan muda demi membalas kemurahan hati tuan muda" ucap Raya.
Pak Bagas menunjuk kearah Raya "heh kalau aku dengar kamu berbuat sombong dan mengancam karyawan serta mengusir calon pengunjung awas kamu aku tidak segan untuk memecat kamu dan sekarang pergi kamu dari sini"
Raya di usir dari sana oleh pak Bagas, dan dia pun berdiri kemudian membungkukkan badannya. "Terima kasih tuan muda terima kasih pak Bagas karena anda berdua tidak memecat saya"
Raya pun keluar dari ruangan rapat sambil menyeka air matanya yang mengalir deras, rasa penyesalan pun bergejolak di hatinya beruntung dia tidak di pecat dan masih bisa bekerja di hotel yang megah ini.
Dia pun bertekad untuk merubah prilakunya dan tidak akan bersikap sombong dan arogan lagi.
Di ruang rapat pak Bagas bertanya kepada jagat "Tuan muda mengapa anda tidak memecat saja orang itu yang telah berani mengusir dan menghina anda"
Jagat melambaikan tangannya "aku tidak seperti tokoh di serial novel yang pemeran utama pura pura miskin dan memecat semua karyawan yang menghinanya.
Kalau menuruti hawa nafsu bisa saja aku langsung memecatnya dan semua beres tetapi di Balik itu kita juga harus berpikir, mungkin dia tulang punggung keluarga.
Dan kalau dia dipecat dari pekerjaannya berapa orang yang akan mati atau keleparan karena ulah kita." Jagat berbicara bijak di depan pak Bagas.
"Tapi kan tadi dia hanya beralasan ibunya sakit dan adiknya melanjutkan sekolah" sanggah pak Bagas
"Itu hanya hal kecil mau dia beralasan atau berbohong hanya dia yang tahu jangan sampai ada orang yang menyimpan dendam kepada kita karena dipecat dari pekerjaannya" balas jagat.
Kemudian jagat bertanya kepada pak Bagas "apa ada hal lain lagi yang akan pak Bagas sampai kan sama saya"
Pak Bagas mengangguk "iya tuan muda tetapi alangkah baiknya kita bicara di kantor saya saja" pak Bagas mengajak pindah untuk mengobrol di kantornya.
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 601 Episodes
Comments
Dar Rest
satu kata buat mc nya "naif"
2024-06-23
0
Himawan Wawan
lanjutkan
2024-05-02
0
LANANG MBELING
Doris? kepanjangannya apa ya???
2023-01-22
1