Bab 7 Club Malam
Raya mengingat ucapan jagat tadi yang di katakan "Apa kamu ingin menemani aku tidur"
Raya sambil berjalan di lorong hotel dia pun senyum senyum sendiri seperti orang gila dan bergumam di dalam hatinya "Apa Mas Arya menyukai ku, sehingga mengajak ku tidur dengannya"
Raya pun menggelengkan kepalanya "Ach itu tidak mungkin, mana mungkin mas Arya tertarik pada ku, seperti anak orang kaya lain yang hanya ingi menghangatkan tubuh nya saja dan setelah itu dibuat"
Kemudian Raya menepuk jidatnya sendiri "kalau mas Arya tertarik kepada ku, aku rela menghabiskan malam ini dengannya walau pun itu hanya cinta satu malam, aku rela karena dia sangat tampan"
Raya pun berpikir pikir lagi "tidak...tidak....aku bukan seorang cewek murahan seperti itu, aku masih punya harga diri dan mana mungkin orang kaya pemilik hotel ini bisa tertarik dan jatuh cinta kepada ku.
Aku tidak cantik dan badan ku bongsor begini, kebanyakan tuan muda seperti mas Arya menyukai wanita cantik yang seksi dan langsing, aku tidak boleh memikirkan yang tidak tidak.
Yang penting hari ini aku, sudah terselamatkan karena aku sudah menghina mas Arya sebagai pemilik hotel ini dan bahkan aku tidak di pecat.
Pokoknya aku harus berubah dan berusaha memperbaiki sifat ku ini dan melayani mas Arya dengan sebaik mungkin"
Raya pun menyeringai lagi "tapi kalau mas Arya ingin melakukan itu dengan ku, aku pun tidak akan menolaknya, itung-itung itu adalah permintaan maaf ku karena telah menghina dan mengusirnya dari hotel milik sendiri"
Raya kembali ke tempat resepsionis karena sebentar lagi waktu dia jam pulang dan berkata kepada karyawan lain yang over shift bahwa di kamar hotel no 110 ada tuan muda pemilik hotel ini.
Dan karyawan itu pun kaget tetapi Raya sudah menjelaskan detail nya dan menyuruh mereka melayaninya dengan baik.
*
Di kamar hotel no 110 Jagat pun melihat lihat sekeliling dinding kamar hotel dan tidak ada yang terasa aneh.
Tetapi jagat sedikit merasakan aura kegelapan yang keluar dari lukisan yang ada di dinding tembok kamar hotel.
"Apa di setiap kamar hotel ini sengaja di pasang lukisan" gumam jagat.
Jagat melihat lukisan itu, lukisan yang ada di dalamnya ialah lukisan wanita cantik memakai gaun seperti jaman kerajaan dulu kala.
Gaun berwarna hijau dan wanita itu memakai mahkota dan di pinggir pinggir nya ada kembang melati yang menghiasi rambutnya.
Rambut tersebut terurai panjang seperti tertebak angin pantai sehingga nampak seperti ombak yang indah.
Di belakang wanita itu terlukis gunung gunung dan ada bangunan kecil berbentuk candi dan ada 2 harimau yang menjaga candi itu.
"Wanita yang cantik dan lukisan yang unik" gumam jagat.
Nampak lukisan itu seperti hidup dan tersenyum kepada jagat, tetapi jagat menggelengkan kepalanya dan menganggap itu hanya ilusinya saja
Kemudian setelah puas memandangi lukisan itu jagat mengambil handuk yang sudah tersedia di sana kemudian dia masuk ke kamar mandi.
Setelah membersihkan diri jagat keluar dengan berbalut handuk sebatas pinggang dan membawa pakaian yang tadi dia pakai.
Jagat memakai kembali celana panjang dan hanya mengganti bajunya yang tadi dia beli di pinggir jalan sebelum menuju ke hotel.
Jagat membeli pakaian tersebut di pinggir jalan pakai murah seharga 100 ribu rupiah dan dapat 3 buah baju.
Jagat tidak mementingkan merk, yang penting dia bisa memakai pakaian dan tidak bertelanjang.
Setelah itu dia memainkan smartphone nya untuk menunggu waktu karena dia berniat untuk pergi ke club malam yang ada di hotel ini.
Tidak terasa sudah jam 8 malam dan jagat pun keluar dari kamar hotelnya, kemudian naik lift kelantai 6 karena di lantai 6 lah club malam itu ada sedangkan di lantai 7 adalah restoran mewah dan lantai teratas yaitu lantai 8 adalah kamar VVIP yang harga sewa permalam nya sekitar 10 juta rupiah.
Hotel ARSSAD ini adalah hotel terbesar dan termewah di kota ini, tetapi karena adanya beberapa kasus yang terjadi di kamar no 110 maka pengunjung hotel ini menjadi sedikit sepi.
Tetapi club malam dan pasilitas lainnya tetap ramai dan tidak berpengaruh terhadap kasus kamar hotel no 110.
Jagat pun sudah sampai di lantai 6 dan memang sangat ramai meskipun masih jam 8 malam dan puncak keramaian biasanya di jam 10 sampai jam 1 dini hari.
Di lantai ini juga ada beberapa tempat hiburan yaitu ada juga bioskop, tempat karoke dan kamar hotel VIP.
Jagat pun memasuki pintu masuk kedalam club tersebut, dan pintu masuk itu di jaga oleh 2 orang penjaga keamanan.
Melihat jagat yang memakai T-shirt yang murah ada niatan salah satu penjaga keamanan ingin mencegah jagat untuk masuk kedalam club tersebut.
Tetapi tiba-tiba ada pria berambut Kampak mendekatinya dan langsung membungkukan badannya.
"Selamat datang Tuan muda, di Club malam ini, apa ada ingin langsung menuju ruang VIP" ucap pria Kampak itu.
Jagat tersenyum dan melambaikan tangannnya "tidak usah, saya kesini hanya melihat lihat saja, silahkan anda kembali bekerja seperti biasa" ucap jagat.
"Baik tuan muda, kalau butuh sesuatu langsung hubungi saya saja" ucap pria Kampak itu.
Jagat berjalan mendekati pria Kampak tersebut dan menepuk pundak nya "baik lah, selamat bekerja dan saya akan senang senang dulu"
Jagat berjalan memasuki pintu masuk dan berjalan ke keramaian club menjauhi pria Kampak tersebut.
Kemudian pria Kampak itu di hampiri oleh anak buahnya "pak Hadi siapa sebenarnya orang tadi kenapa pak Hadi sebagai kepala ke amanan Hotel Arssad sangat hormat kepada pemuda tadi"
Penjaga keamanan satunya lagi ikut berbicara "iya pak Hadi siapa pemuda tadi, dia berpakaian biasa dan murah tapi kenapa pak Hadi sampai membungkukkan badan"
Pria Kampak yang di sebut pak Hadi itu kepala keamanan yang waktu rapat sudah memperkenalkan diri kepada jagat dan pak Hadi itu pun memberitahukan kepada anak buahnya.
"Dia adalah tuan muda Arya Pemilik Hotel Arssad ini, dan nama hotel Arssad ini adalah nama dari inisial dia yaitu Arya Sandi Sandjaya, jadi kalau kalian bertemu dengan dia bersikap lah hormat dan jaga dia supaya tidak terkena masalah di sini " ucap Hadi sambil memperingatkan anak buahnya.
Kemudian Hadi merogoh saku celananya dan mengeluarkan smartphone dan kemudian menghubungi seseorang.
"Halo ada apa jadi kamu telpon aku" jawab seseorang di balik telpon.
"Pak Alex, tuan muda ada di sini, siapa tahu pak Alex mau menemui dia dan menjamunya" ucap Hadi.
Orang yang bernama Alex itu bersemangat dan kemudian dia langsung menutup telponnya, kemudian dia langsung keluar dari dalam kantornya dan mencari jagat.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 601 Episodes
Comments
Endro Budi Raharjo
lebih membumi drpd yg sy baca di judul laen...
2023-09-11
2
Hiu Kali
teruuus semangaat thor up yg banyaak...
2022-07-04
4