Ucapan Irene benar-benar membuat geram ke dua orang tersebut, mereka fikir Bisa-bisa nya Irene menjawab pertanyaan mereka seperti itu.
"Kau..."
Perempuan muda itu fikir dia menghadapi lagi karakter Irene sang pemberontak, dia berharap dia menghadapi Irene yang lemah dan penakut di perjumpaan kali ini, tapi siapa sangka dia kembali menghadapi Irene dengan kepribadian mengerikan kembali.
"Kau jadi sombong saat ini huh? padahal baru sadar dalam beberapa hari"
Perempuan tersebut bicara sambil menatap Irene dengan penuh kebencian, tatapan nya yang penuh permusuhan sejak tadi sedikit pun tidak berubah.
Dia ingin sekali lebih mendominasi, berharap bisa menekan Irene dan membuat perempuan tersebut bertekuk lutut dibawah kaki nya.
Dia tahu Mavericks belum benar-benar jatuh cinta pada Irene, laki-laki tersebut hanya sedang bersenang-senang saja.
Mendengar ucapan perempuan itu Irene sama sekali tidak menghiraukan nya, ketimbang menjawabnya dia malah berjalan tepat dihadapan perempuan itu kemudian membuang pandangannya.
"Nama?"
Dan bisa-bisa nya Irene bertanya dengan begitu santai pada sang pelayan yang mengikutinya sejak tadi.
Wanita berusia sekitar 35 tahunan itu cukup khawatir jika sesuatu yang buruk terjadi pada sang nona muda nya.
"Calista, Miss"
Wanita itu menjawab pelan.
"Yakkk tidak bisakah kamu bertanya langsung pada ku?"
Yang di sebut nama nya Calista jelas terlihat marah, dia fikir bagaimana bisa Perempuan tersebut semakin menginjak kepala nya.
"Buatkan tamu istimewa ini minuman paaaaliiiiing spesial"
Kata paling spesial sengaja ditekan, Perempuan tersebut mengedipkan sebelah bola matanya pada sang pelayan.
Seolah-olah tahu kode sang nona muda, perempuan itu mengangguk kan cepat kepalanya.
Dia buru-buru membuka barisan lemari kitchen set, mencari minuman yang harus dia buat.
Melihat Irene memerintahkan sang pelayan seketika dua orang tersebut mengembang kan senyuman nya.
"Itu bagus, setidaknya cukup menghormati orang yang datang"
Ucap Calista cepat dan puas.
Begitu Irene duduk di atas kursi makan, kedua orang itu ikut duduk di hadapannya.
Irene sama sekali tidak peduli pada dua orang itu, dia menganggap kedua orang itu tidak ada sama sekali dihadapan nya, dia malas bicara apalagi berdebat, bagi nya mengisi perut menjelang tidur malam cukup baik untuk kesehatan.
Yeah meskipun dia tahu apa saja resiko makan malam dimana Menurut penelitian yang diterbitkan di Penn Medicine (2017), makan tengah malam potensial meningkatkan berat badan, kadar gula darah, dan kolesterol. Ketiganya bisa jadi pemicu penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.
Ah lupakan saja.
Irene buru-buru mengambil piring makan, meletakkan beberapa menu ke atas piring nya dan mulai melahap makanan di hadapannya tersebut secara perlahan.
"Kau tahu? makanan berat seperti itu tidak baik untuk kesehatan, kau bisa gendut karena nya dan Mavericks bisa-bisa mengabaikan kamu"
Wanita dengan dandanan sedikit suram itu bicara sambil melirik kearah Irene, dia menatap perempuan dihadapan nya itu dengan sedikit Mengejek, dia fikir kenapa cara makan perempuan tersebut terlihat sangat tidak berkelas.
Dia berharap Irene merasa tertekan dan melepaskan makan malam nya.
Irene sejenak menghentikan kunyahan dari mulut nya.
"Itu bukan masalah"
Mendengar jawaban Irene membuat wanita itu mendengus tidak percaya, dia baru saja akan menjawab kembali Ucapan Irene tapi sang bibi pelayan rupanya datang.
perempuan itu baru saja menyelesaikan pekerjaan nya, dia menyuguhkan dua gelas minuman dihadapan mereka, dan Irene benar-benar mengabaikan mereka.
Irene menaikkan ujung bibirnya ketika bola mata nya menatap dua gelas berisi teh hangat tersebut, dia menyeringai tipis lantas melirik kearah dua orang itu secara bergantian.
Kemudian Irene membuang pandangannya, dia kembali berusaha untuk melahap sisa makan malam nya.
Calista dan wanita itu secara perlahan meraih gelas minuman tersebut, mereka menampilkan cara yang begitu elegan untuk menyesap teh hangat yang ada di hadapan mereka.
Dan dalam hitungan detik mereka mulai menyesap minuman tersebut tapi di detik berikutnya kejadian tidak terduga terjadi.
Byurrrrr
Dua semburan secara bersamaan nyaris melesat menghantam Irene, tapi percayalah Irene punya jurus jitu untuk menghindar dari dua kadal 🦎 dihadapan nya.
Irene seketika menutup wajahnya dengan nampan yang digunakan sang pelayan untuk membawa minuman tadi, dia mencoba menahan tawanya untuk beberapa waktu.
"Yakkkkkk"
"Aakhhhhhh"
Dua teriakan tersebut seketika melengking memecah keheningan malam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
🌼ᴍᴇᴀᴍᴏʀ_ᴍʏʀᴀɴᴅʜᴀ🇲🇾
Mau main2 sma Alea. 😂
2022-10-18
0
atidapurhejo
nah karakter yg gni yg bkn nagih baca, syukaaaaa
2022-10-08
1
fristi wampi
aku suka aku Suka ka♥️♥️
2022-08-17
2