Apartemen Mavericks
Jelang jam makan malam
Irene menaikkan ujung alisnya ketika dia melihat beberapa orang mulai berdatangan ke tempat mereka, dia tetap tidak kunjung mengenali orang-orang tersebut tapi harus pura-pura suka dengan kedatangan mereka.
Beberapa hari ini Kapala nya menjadi sedikit pusing karena hidup nya yang dimulai setelah kesadaran atas tidur panjang nya selama ½ tahun ini jadi terusik karena kata 'Suami'.
Bajingan itu terus mengganggu hidup ku.
Irene terus mengeluh dalam hati.
Mavericks benar-benar laki-laki brengsek yang sangat menyebalkan dan membuat dia terkadang kehilangan kendali atas kesabaran nya sendiri.
Laki-laki itu selalu bergerak dengan sesuka hati nya, bahkan di otak nya hanya ada soal menghabiskan waktu dan tidur bersama.
"Brengsek, apakah meniduri ku menjadi makanan sehari-hari yang tidak bisa kamu tinggal kan?"
Dia terus mengumpat kesal tiap kali mereka menyelesaikan sesi panas bersama.
dan Jawaban paling menyebalkan harus dia terima dari laki-laki tersebut.
"Sampai dokter Arch berkata kamu hamil dan kita mendapatkan penerus Grim Reaper, aku baru mengurangi kegiatan kita"
"Mavericks kau... aku belum ingin menggendong sebuah belanga besar di perut ku"
Bayangkan bagaimana dongkol nya Irene mendengar jawaban laki-laki tersebut, satu-satunya yang bisa dia lakukan melempari Laki-laki tersebut dengan barang apapun yang ada dihadapan nya.
Dan malam ini setelah laki-laki tersebut membuat dia bertekuk lutut di atas ranjang, dibuat tidak berdaya seperti Biasanya, tahu-tahu Mavericks menghilang entah kemana.
Dan dikala dia bertanya dimana suaminya, bisa-bisa nya seorang perempuan dan ibu-ibu dengan penampilan menyeramkan datang ke apartemen mereka.
Sejenak Irene menaikkan ujung alisnya saat dia melihat wanita berusia 45 tahunan dan Perempuan usia nya entah berapa tahun di atas nya datang dengan wajah yang cukup tidak bersahabat.
Yang Perempuan dengan penampilan glamor nya dan yang tua...
Ckckkckc Sangat suram, persis seperti hantu valak yang cukup ditakuti kalangan anak muda.
Irene menoleh kearah sang pelayan rumah yang dipercaya Mavericks untuk dirinya.
"Siapa?"
Dia bertanya sambil memicingkan sebelah matanya.
"Perempuan yang pernah menggoda tuan muda, gadis pilihan bibi tua keluarga Grim Reaper"
Tidak perlu penjelasan panjang kali lebar kali tinggi, Irene cukup pandai untuk menyimpulkan siapa mereka.
Yang satu mantan calon ibu mertua, yang satu mantan calon istri.
Hanya mantan.
Apa mau mereka datang kesini?!.
Pilihan bibi tua?!.
Dia nyaris lupa, dibalik seseorang yang suka dan menerima kita, bukan kah di keluarga mertua akan ada yang tidak suka juga kepada kita?!.
Bibi tua Mavericks tidak menyambut nya dengan baik dihari pertama dia sadar dari koma nya.
Dan dua orang itu pilihan sang bibi tua untuk suaminya?!.
Jangan bermimpi untuk bisa mengusik hari-hari tenang nya.
Kepalanya sudah sakit karena Mavericks, apa dia harus merasa sakit kepala juga karena tiga badut lainnya?!.
Alih-alih takut atau ingin melarikan diri, Irene lebih memilih terus melangkahkan kakinya turun kebawah menuju ke arah ruang makan.
"Ah... rupanya ada nona muda yang sudah lama koma?"
Perempuan yang usia nya entah berapa tahun di atas nya itu bicara sambil melirik kearah Irene, dia mendengus melihat wajah Irene.
Suara nya penuh penekanan, tatapan nya menampilkan permusuhan yang mendalam dan cukup tidak terkendali, bahkan warna bola mata nya terlihat kelam segelap warna malam.
Dimasa lalu bagaimana hubungan dia dan perempuan itu dia tidak tahu,tapi bisa dia tebak hubungan mereka tidak baik-baik saja.
"Apa kau akan mengeluarkan dua kepribadian lagi menghadapi kami? aku fikir dia tidak benar-benar amnesia, hanya mencoba menarik perhatian Mavericks dengan cara berpura-pura"
Perempuan muda itu bicara sambil melipat kedua tangannya.
Yah dimasa lalu dia cukup sulit menentukan karakter Irene, ketika gadis itu di kediaman Mavericks dia akan menjadi begitu pemberontak, liar dan tidak kenal takut.
Tapi saat kembali ke keluarga de Albemarle dia menjadi Irene yang penakut, lemah dan tidak berdaya.
1 bulan mengenal gadis tersebut nyaris membuat dia gila, tapi berita besar berikut nya membuat dia bahagia, Irene bukan seorang gadis perawan.
Dia berharap Mavericks menggila karena berita tersebut dan membenci Irene.
Namun sayang nya saat malam penjemputan terjadi, kabarnya ada dua berita berhembus, ada yang bilang Irene bunuh diri dan ada yang berkata Irene mengalami kecelakaan di jalanan pinggir kota Prancis menuju ke satu daerah yang dia tidak tahu dimana.
Mendengar pertanyaan Perempuan dihadapan nya membuat Irene mengerutkan keningnya, tapi Alih-alih peduli dengan ocehan Perempuan itu dia malah berkata.
"Kau mau apa datang kekediaman nyonya muda Mavericks?"
Perempuan itu jelas menganga mendengar Irene bertanya kepada dirinya dengan nada yang begitu datar dan tidak suka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
🌼ᴍᴇᴀᴍᴏʀ_ᴍʏʀᴀɴᴅʜᴀ🇲🇾
Belanga dia bilang ahhahahaahahahahahahahahah
2022-10-18
0
Cattleya
mau apa kan ya thor...
😄😄😄
2022-08-31
1
Budiwati
mantapppp
2022-07-14
0