Dia merasa telah tertidur cukup lama bahkan sangat lama sekali, dimana ketika terlelap dia seolah-olah berada di sebuah sangkar kaca dan sulit sekali untuk keluar dari sana meskipun dia telah sekuat tenaga ingin melarikan diri dan keluarga di sana.
Berkali-kali dia mencoba bertarung untuk keluar dari sangkar kaca yang mengelilingi diri nya, hingga pada akhirnya membuat tubuh nya menjadi sangat Lelah dan dia mulai ingin menyerah.
Tapi Ketika dia mulai menyerah dengan keadaan siapa sangka tiba-tiba sabar kaca tersebut terbuka dengan sendirinya dan memaksa dirinya untuk segera bangun sekarang juga dari tidur panjang nya.
Tangan kecil dan halus itu bergerak secara berlahan,bola matanya bergerak-gerak untuk beberapa saat, terdengar samar-samar teriakan beberapa orang, kemudian terdengar suara beberapa orang yang mengelilingi dirinya,dia yakin tidak hanya ada satu atau dua orang saja di dekat nya tapi mungkin lebih dari Lima orang yang ada disana.
Sesaat terasa ada yang menyentuh kaki,tangan juga dada atas nya, bahkan sesuatu terasa melewati urat-urat nadinya,perih sangat perih sekali, kemudian tiba-tiba dia merasa tidak bisa bernafas dengan baik.
Dia fikir dia belum mau mati, seakan-akan dia masih punya banyak urusan yang belum dia selesaikan di dunia ini.
Dia memaksa menarik panjang nafasnya dan seperti nya ada sesuatu yang mengejutkan jantung nya berkali-kali.
Sejenak dia tersenyum sejenak.
Bukankah ada banyak orang yang berupaya membantu nya untuk bernafas dengan baik dan banyak saat ini?.
Maka sekali lagi dia mencoba menarik nafasnya dengan baik dan benar sambil berharap agar dia segera terbangun dari mimpi panjangnya.
"Hahhhh"
Tarikan panjang nafas nya memenuhi ruangan mendominasi berwarna putih tersebut.
Seketika setelah dia mencoba menarik panjang nafasnya bersamaan dengan itu matanya ikut terbuka.
"Dok...."
"Nona..."
"Nyonya muda??"
"Tuan lihatlah"
"Ya Tuhan ku, berapa bulan, ya Tuhan berapa bulan kami menunggu"
"Panggil tuan sekarang juga"
Dia belum mengumpulkan semua kesadaran nya,suara berisik yang ada disekitar nya membuat sakit kepalanya.
Dia fikir mencoba mengumpulkan kesadaran nya lebih Dulu baru akan memperhatikan orang-orang disekitarnya.
Sejurus kemudian Terdengar beberapa langkah tergesa-gesa dari arah kanan nya, beberapa orang tampak menyeruak masuk.
"Irene,kau sudah bangun sayang?"
Seorang perempuan bicara cepat, mendekati dirinya kemudian meraih tanganknya dengan cepat lantas menatap dalam wajah gadis yang dia panggil Irene itu.
Sejenak gadis itu menatap orang yang memanggil nya,dia mencoba memperhatikannya untuk waktu yang sangat lama.
Seorang perempuan yang usianya mungkin sekitar 45 tahunan tampak asing baginya, dia terus menatap sosok orang itu, pandangan nya nanar dan begitu kosong serta penuh kebingungan.
"Aku fikir dia tidak akan mau menyadarkan dirinya dari tidur panjangnya selama ini"
Terdengar suara bariton namun terkesan dingin dan seksi dari bibir seorang laki-laki dari arah balik pintu,dapat dilihat semua orang menoleh kenudian menundukkan kepala mereka kepada laki-laki itu.
Gadis itu ikut menoleh, tatapannya menerawang kearah depan dan dia fikir bukankah laki-laki ini begitu rupawan,tapi nada bicaranya barusan sangat tidak beretika dan terdengar sangat angkuh serta dingin sekali.
"Kau ini bagaimana bicara begitu setelah sekian lama, Irene tidak disadarkan diri dalam kurun waktu yang sangat panjang"
Terdengar lagi suara bariton seorang laki-laki dari arah balik pintu, seorang laki-laki tua berumur lebih dari 55 tahunan menyeruak masuk ke dalam ruangan.
"Bagaimana perasaan mu,nak?"
Pria itu mendekati dirinya kemudian menyentuh pelan kepalanya.
"Kau melewati masa sulit sangat lama,nak."
Ucapnya lagi kemudian mencium hangat kening gadis yang masih dalam kondisi berbaring itu,entah kenapa seketika hati gadis itu menjadi tersentuh.
"Katakan pada Ayah,apa ada yang tidak nyaman Irene?,"
Dia mencoba kembali bertanya pada gadis itu.
Seolah masih bingung dengan apa yang terjadi,gadis itu mencoba melihat ke sekeliling nya beberapa waktu,dia benar-benar merasa asing dengan semua orang yang ada didalam ruangan ini,mungkin ini gila tapi sedetik kemudian dia bertanya.
"Siapa kalian?,"
Dia mengerutkan keningnya.
"Siapa anda? Ayah?."
Tanya nya lagi.
Seketika semua orang membelalakkan mata, menatap bingung gadis itu dalam jutaan tanda tanya.
Ya siapa orang-orang ini?aku bahkan tidak mengenal satu orang pun si antara mereka semua bahkan laki-laki berwajah angkuh serta sombong di depan pintu itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Wani Ihwani
bingung aku cerita tentang iren terus alea terus tautau ke iren 🤦🤦🤦
2024-06-12
0
Rice Btamban
tetap semangat
2022-12-06
1
Asmainiati Pelis
bingung,apa roh nya alea masuk ketubuh iren ya
2022-08-29
2