"ma bisa kasih alamat rumah barunya, adel mau ambil barang dikost san adel dulu ma" ucap adel senang
"saya akan antar kamu ambil barang. kalau tidak nanti kamu mencari alasan untuk tak mengikuti suamimu!" sarkas mama rafa
"tapi del!" cegah pak zaki yang enggan merelakan anaknya untuk dibawa dengan cara yang tidak dia inginkan
"sudah yah, adel memang seharusnya ikut dengan suaminya" ucap bu mira
"adel pergi dulu yah, bu" adel menyalami orang tuanya dan mengikuti langkah angkuh mama rafa dengan gayanya yang anggun namun wajahnya datar dan tegas
"pak antarkan kami ke?" mama rafa menoleh kearah adel
"jalan merdeka pak" ucap adel yang mengerti dengan kode mertuanya
dalam hati adel sangat bahagia ia akan kembali bersama dengan suami yang dicarinya selama hampir dua minggu ini.
adel membayangkan bagaimana malam pertamanya nanti satu ranjang dengan rafa. membuat wajahnya memerah dan panas dengan khayalannya
"apa yang kamu pikirkan!" tanya mama rafa
"engga ma, adel ngga apa apa" jawab adel malu ketahuan membayangkan hal yang iya iya
"pak belok kiri lalu kost san sebelah kanan!" adel memberi tahukan arah karena sudah dekat dengan tempatnya tinggal selam ini
"saya tunggu disini, jangan lama lama saya tidak punya banyak waktu" ucap mama rafa lagi lagi membuat adel menghela nafas namun dirinya harus sabar
sepetinya akan ada ibu tiri jilid dua untuk adel.
"iya ma" adel masuk kedalam kosnnya mengemas barang yang tak banyak dan segera berpamitan pada pemilik kostsan itu
adel kembali ke mobil dalam waktu tak lebih dari tiga puluh menit
"kita pulang pak!" perintah mama rafa pada sang supir
setelah adel masuk kedalam mobil
"baik bu!" ucap supir dan melajukan mobilnya menuju kediaman bosnya
*
menempuh perjalanan yang tak jauh hanya membutuhkan waktu dua puluh menit dari tempat tinggal adelia.
keduanya turun diparkiran rumah mama rafa
"kak rafa ada dirumah ma?" adel mengikuti langkah mertuanya tanpa disuruh dan menanyakan suaminya yang tak sabar ingin ia temui
"dia bukan pengangguran!" jawab singkat mama rafa
adelia terdiam mendengarkan ucapa ucapan mama rafa yang membuat hatinya terpelintir
namun sebelumnya adel sudah sering menghadapi ibu tirinya. tak masalaj jika ini harus terjadi lagi asalkan rafa tetap mencintainya dan mendukungnya
"bik minah. antar adelia ke kamar rafa" ucap mama rafa kemudian meninggalkan adelia yang melamun akibat kata kata mertuanya
"tapi nyonya. den rafa...." bik minah tak berani melanjutkan ucapannya
mama rafa berbalik mendengar ucapan pembantunya yang tidak dilanjutkan
dengan cepat mama rafa mendatangi kamar anaknya. membuka pintu kamar yang tidak dikunci
brakkk
suara gebrakan pintu yang dibanting oleh mama rafa. matanya melotot melihat kelakuan anaknya yang tak pantas untuk dilihat
"Rafaaaa!!!!!" teriak mama rafa
bik minah dan adelia menaiki tangga dan ingin melihat apa yang terjadi pada rafa
jegerrrr
bagaikan disambar petir adelia terduduk lemas dilantai melihat dengan mata kepalanya sendiri. suami yang dinantikannya untuk bertemu
tapi pertemuan ini bukanlah yang diinginkan adelia saat ini.
tubuh yang berbalut selimut dua orang diatas tempat tidur. yang pasti siapa pun yang akan melihatnya pasti tidak akan berfikir jernih lagi
melihat menantunya terjatuh mama rafa membantu adelia untuk bangun.
"bik bawa ke kamar sebelah" perintah mama rafa
sementara dirinya masuk kekamar anaknya dan menutup pintu kamar dengan keras
"siapa yang mengizinkanmu melakukan perbuatan terkutuk dirumahku!" teriak mama rafa yang dapat didengar oleh ruangan lain
"ma maafkan rafa. rafa bis jelaskan semua, kenapa ada adel disini juga ma" rafa berlutut dikaki ibunya sedang wanitanya terdiam dibalik ranjang sambil mengenakan kembali pakaiannya yang berserakan
"ma dengarkan dulu!" mama rafa menedang anaknya hingga tersungkur
matanya kini telah melihat masa lalu yang seakan kembali terulang
dimana suaminya kepergok sedang bermersaan dengan asistenya dikantor
"mama yang salah!" mama rafa keluar kamar anaknya dengan menangis
bahkan hingga dewasa rafa tak pernah melihat mamanya yang setegar batu karang itu mengeluarkan air matanya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Erlinda
suami an******Ng kau Rafa lelaki kayak gitu yg kau harap Adel..?..benar benar wanita super giblok
2023-08-11
2
Bzaa
mertuanya baru nyaho tuh kelakuan anak kesayangan nya...
2022-12-19
1
Junika Siahaan
dasar laki buaya 🤦😔😔
sedih deh si Adel😭,pasti syok 🤨😤😤
2022-10-01
1