besok adalah acara pernikahan adelia dan rafa. keduanya dilarang untuk bertemu dan berkomunikasi selama dua hari sebelum menikah
malam ini akan menjadi malam terakhirnya menyandang status gadis bagi adelia. rasa senang gugup dan juga sedikit takut bercampur menajadi satu rasa saat ini
matanya tak dapat terpejam membayangkan bagaimana hidupnya kelak bersama kekasih tercintanya
"malam sayang" sebuah pesan dari rafa untuk adel
karena tak sanggup menahan rindu adel pun membalas pesan rafa
"malam kak, kak rafa sedang apa?" balas adel
"sedang merindukanmu!" balas rafa lagi dengan cepat
"ayo tidur agar kita segera bertemu besok dan menyatu untuk selamanya" isi pesan dari rafa yang terakhir dan orangnya menghilang begitu saja
mungkin sudah terlelap pikir adel
adelpun membaringkan tubuhnya tak sabar menunggu esok hari. dimana hari bahagianya akan datang untuk seumur hidup sekali
****
pagi hari adel bangun sekitar jam lima sudah ramai orang yang ikut membantu persiapan akad nikah yang dilakukan sekitar jam sembilan pagi
tak ada tenda mewah dan juga pesta. akadnya hanya dihadiri oleh tetangga dan para kerabat dekat saja
"kak itu mua nya sudah datang" disti mengantar perias pengantin yang akan membantu adel make up
"silahkan masuk kak" ajak adel yang baru selesai mandi
semua perisiapan sudah diatur oleh ibu mertuanya bu gina. keluarga adel hanya mempersiapkan tempat dan persyaratan pernikahan saja
selesai dengan maku up nya adel keluar kamar karena pengantin laki laki juga sudah tiba ditempat
adel terlihat cantik dan imut usianya yang masih dibilang muda memantapkan hatinya untuk membina rumah tangga yang tak tahu akan seperti apa kelak
yang ada dalam benaknya hanya bagaimana keluar dari rumahnya dan juga dapat bersama orang yang dia cintai
acaranya pun berlangsung hikmat dengan satu tarikan nafas rafa menghalalkan adel untuk menjadi istri yang akan mendampingi hidupnya sampai tua nanti
para saksi mengatakan "sah" tanda bahwa keduanya telah resmi menjadi pasangan sah dimata agama dan negara
"selamat ya!" ucap bu gina yang kini menjadi mertuannya.
"terima kasih ma" adel membalas jabatan tangan mertuanya dan mencium tanganya
surat surat pun sudah selesai ditanda tangani. setelah acara makan para tamu membubarkan diri
"selamat ya nak" pak zaki memeluk anknya untuk terakhir kalinya
berat rasanya melepas anak buah cintanya dari istri tercintanya. namun ini juga pilihan yang terbaik untuk adelia
"semoga kamu selalu bahagia nak" lanjut pak zaki
ibu mira dan disti juga memberikan selamat secara bergantian
saat ini yang paling senang adalah bu mira. ketidaksukaanya pada adel membuatnya terus mengatakan hal buruk agar suaminya membenci anaknya sendiri
"sekarang bereskan baju dan barangmu, kita pindah kerumah mama" ucap rafa pada adel
adel pun mengangguk menuruti perintah orang yang kini jadi suami dan imamnya
bu gina sudah lebih dulu puoang entah apa yang membuatnya berlaku kurang ramah terhadap orang tua adel. namun bu gina tak menolak adel menjadi menantunya
"ayah kak rafa kemana?" adel selesai berkemas dengan barangnya
"tadi didepan nak, ayah pikir menyusulmu ke kamar!" pak zaki melihat area sekitar tak ada menantunya terlihat
suara ponsel adel berbunyi menandakan pesan masuk
"sayang maaf kakak pergi dulu ada keperluan, kamu dirumah ayah dulu sampai kakak jemput ya" pesan dari rafa untuk istrinya
merasa lega dengan pesan sang suami. adel masuk kembali kekamar memasukan barangnya dan setelahnya membantu membereskan rumah
tak banyaknyang dikerjakan karena makanannya dipesan dibox sehingga tak perlu repot membersihkan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Bzaa
jangan jangan... Rafa ...
2022-12-19
2
Wirda Wati
jangan jangan Rafa anak mama
2022-09-15
1
Eli Masmuda
ad apa dengan Rafa....
2022-08-29
1