didalam kamar bu mira mengamuk mendengar suaminya datang kekuburan mantan istrinya
"bu ayah kan hanya mengantar adel tidak ada maksud apapun!" ucap pak zaki setelah istrinya berhenti bicara
"ayah tidak usah mencari alasan. memang ayah ngga pernah cinta kan sama ibu ayah selalu menyayangi adel beda dengan disti" bu mira tak terima
"tidak bu. keduanya anak ayah tentu saja ayah sayang dan cinta sama ibu. ibu adel adalah masa lalu. sudahlah sebentar lagi adel sudah tak disini jadi jangan buat dia sedih diakhir dia tinggal disini bu" ucap pak zaki
"ayah ngga bohong kan, ayah beneran sayang sama ibu sama disti?" tanya bu mira memelankan suaranya
pak zaki menggangguk dan memeluk istrinya. kesalahan terbesar pak zaki adalah menikahi adik istrinya yang awalnya menyayangi adel namun itu hanya topeng belaka
namun pak zaki tak mau menyesalinya nyatanya juga lahir buah hati keduanya yaitu adik adelia
"ayo yah kita makan siang, ibu sudah masak kesukaan ayah" bu mira hanya bisa lembut pada dista dan juga suaminya
adel yang sudah tak berselera makan lebih dulu pergi ke toko. kini hanya ada pak zaki bu mira dan juga disti yang makan siang
"kamu sudah memikirkan mau kuliah dimana nak?" tanya pak zaki pada disti
"sudah ayah, disti mau kuliah dikampus kakak yang dulu saja tidak jauh dari rumah" jawab disti
"ayah terserah padamu saja yang penting belajar dengan rajin" pesan pak zaki
"iya ayah" jawab disti lagi
setelah selesai makan siang pak zaki berangkat ke toko. sedang bu mira dan disti pergi jalan ke mall
pak zaki mampir ketokonya yang dikelola oleh adel. melihat banyak pelanggan dan anaknya sudah tiba pak zaki yang hanya mengawasi dari kejauhan merasa tenang
setelah puas melihat adelia pak zaki menuju toko pusatnya yang dia kelola sendiri.
tokonya pun tak kalah ramai karena sedang musim penghujan banyak orang yang mencari bibit tanaman dan juga bunga untuk bercocok tanam
sebagian waktu pak zaki dihabiskan ditokonya. kadang rasa sedih menyelimuti hatinya kalai meliaht adel hanya diam saat ibunya marah atau melampiaskan semua masalah pada adel
jika pak zaki membela makan adel akan semakin tersakiti dengan ucapan ibu tirinya
"selamat siang pak" seorang pembeli datang
"siang bu ada yang bisa saya bantu?" jawab pak zaki
"saya mau cari bunga yang digantung ada pak?" tanya wanita paruh baya yang sanggat anggun dengan penampilan dan tutur bahasanya
"banyak bu disebelah sana mari saya tunjukan" pak zaki mengntarkan pembelinya untuk melihat beberapa jenis bunga yang diinginkan
"ini bu banyak macamnya silahkan dipilih sesuai dengan kesukaan ibu" pak zaki menjelaskan beberapa jenis bunga dan cara merawatnya
membuat para pembeli yang datang ketokonya selalu.merasa nyaman dan juga senang
"kalau begitu saya mau lima pot ya pak yang jenis ini" tunjuk wanita cantik tadi
"baik bu, akan saya antarkan kemobil" pak zaki mulai mengambil beberapa pot bunga pilihan pembelinya
"terima kasih banyak pak" ucap wanita tadi setelah membayar semua bunga yang dibelinya
waktu sudah sore pak zaki pulang kerumahnya beberapa saat setelah menutup tokonya.
tiba dirumah adel sudah berada dirumah sedang membantu ibunya memasak untuk makan malam
"adel lanjutkan masaknya. ibu mau bicara sama ayah" ucap bu mira
"iya bu!" adel menjawab singkat
adik adel tak pernah diizinkan untuk membantu pekerjaan rumah. hanya bu mira tiga puluh persen dan sisanya adalah pekerjaan yang adel lakukan
tak pernah mengeluh dan merasa terbebani adel.selalu menurut saja
anggap saja ucapan terima kasih adel karena sudah dirawat oleh ibu tirinya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Bzaa
semangat otor 😘
2022-12-19
2
Makkiyah
kesel deh sama butirnya..pngen gw bejek" aja tuh si butir
2022-09-05
1
Rodiah Rodiah
lanjut...thor
2022-09-03
0