adel berbaur dengan keluarga citra yang cukup ramah jika dibandingkan dengan keluarganya sendiri.
"kata citra sudah menikah nak? kok ngga diajak suaminya!" tanya bu sinta mama dari sahabatnya
"sedang sibuk bekerja mah, lain kali adel kenalkan" ucap adel berbohong
adel memang dianggap sebagai anak juga bagi orang tua citra, citra adalah anak tunggal dan keluarganya merupakan orang berada
disinilah adel menemukan sosok orang tua dan kasih sayang
"mamah sama papah ngga diundang del pas nikah?" ucap pak tyo ayah dari citra
'jangankah papah, citra aja ngga dikabarin!" ucap citra pura pura marah pada adel
adel menjelaskan jika acaranya sangat sederhana dan hanya dihadiri keluarga inti saja. adel menutupi kesedihanya karena tak mau menjadi beban untuk orang lain terlebih sahabatnya saat ini akan menikah
******
kaliamat ijab kabul yang diucapkan lantang dengan satu tarikan nafas oleh dani yang kini sah menjadi suami citra. semua tamu dan saudara bersorak gembira dengan rasa haru
adel pun tak luput dari sekian banyaknya orang yang meneteskan air mata bahagia.
setelah bersalaman dengan kedua orang tua dari kedua belah pihak kini adel menghampiri dan mengucapkan selamat bagi sahabatnya yang sudah menyandang status istri saat ini
"selamat ya sayang, semoga kalian cepat dapat keturunan dan juga selalu bahagia sampai maut memisahkan" adel memeluk citra dan menjabat tangan dani
"kita foto dulu" ajak citra pada adel
setelah berfoto adel berpamitan untuk pulang takut kemalaman dijalan. adel juga berpamitan pada orang tua citra yang sedang berbincang dengan tamunya
sebelum pulang adel menyempatkan berfoto dengan dekorasi bunga dibelakangnya
adel yang nampak cantik dan anggun menjadi pusat perhatian para tamu yang datang selain pada pengantinya sendiri.
****
hampir tengah malam adel tiba dikontrakan petakan yang mampu dia sewa itupun baru satu bulan ia bayarkan, karena uangnya hanya cukup untuk itu dan makan sampai dia mendapatkan pekerjaan
baginya ini lebih baik dan nyaman dari pada harus tinggal di toko yang sesak dan juga gelap
adel beristirahat dan sedang tak mau memikirkan maslah pada dirinya atau mungkin sudah mulai terbiasa.
kini yang terpenting baginya untuk tetap dapat melanjutkan hidupnya dan bagaimana mendapatkan pekerjaan yang layak
*****
hari ini adel sudah bersiap untuk wawancara disebuah perusahaan yang cukup
besar . asalkan dapat pekerjaan dan gaji yang cukup untuk menghidupinya maka dia akan bersyukur
beberapa orang telah masuk dan melakukan tes interview bagi calon pegawai, kini giliran adel yang masuk
"selamat pagi pak" sapa adel masuk kedalam ruangan interview
"pagi, silahkan duduk" ucap penguji tes
ada beberapa orang yang ada dalam ruangan tersebut dari berbagai bidang. adel yang sebelumnya tidak pernah mengikuti seleksi apapun untuk pekerjaan cukup gugup dan gemetar
beberapa pertanyaan yang umum ditanyakan pada saat tes seleksi kepegawaian. ada satu hal yang membuat adel tak lulus dalam tahap selanjutnya yaitu karena adel sudah menikah
untuk posisi yang didaftar tidak menerima calon pegawai yang sudah menikah. dengan berat hati adel lagi lagi harus menerima pil kekecawaan. adel dinyatakan tidak lulus seleksi pertama
dengan wajah kusut dan lemas adel kembali kekamar kostnya.
"selamat malam" pesan dari nomer yang tidak dikenal. adel tak mau menanggapi mungkin orang salah kirim pikirnya
karena lelah adel memutuskan untuk tidur dikasur yang paling nyaman untuknya saat ini
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Bzaa
Adel semangat... semua akan indah pd waktunya
2022-12-19
2
Iin NurHayati
semangat adel,,smga cpt dapat kerjaan,jgn berharap sm suami yng tdk pnya hati
2022-10-06
1
Srimurni Murni
ayo Del kamu kuat dan pintar jangan mengharapkan suamimu lagi
2022-09-05
0