****
"halo ayah!" ucap adel menekan tombol hijau pada ponsel setelah suara dering ponselnya berbunyi
"nak kamu dimana?" tanya pak zaki
"adel dirumah yah, ada apa?" tanya adelia penasaran
" kamu bohong sama ayah! ini mertua kamu datang kerumah!" ucap pak zaki
deg! jantung adelia berdetak sangat kencang. ucapan ayahnya membuat hatinya tak tenang pikirannya entah melayang kemana
" adel segera kesana yah!" adel menyahut tas lalu keluar kamar kos buru buru
bahkan adel belum sempat minum saat makannya baru setengah dihabiskan
karena panik dan takut terjadi kekacauan adelian berlari hendak menghampiri tukang ojek yang ada diseberang jalan
"pak! pak ojek" tangan adel melambaikam tak lama kemudian adel diantarkan pulang kerumah orang tuanya
tak butuh waktu lama adelia tiba dirumah orang tuanya. melihat sebuah mobil yang cukup mewqh terparkir dihalaman rumah yang sederhana
"ayah, ibu!" adelia masuk kedalam rumah melihat mertuanya sedang duduk menunggu sambil bermain ponselnya
"mama!" saat adel mau menyalami tangan mertuanya justru mendapatkan tamparan keras pada pipi mulusnya
"kemana saja kamu hah! mau bikin malu keluarga saya!" ucap mama rafa
" maksud mama apa, adel ngga ngerti!" ucap adel mengusap pipinya yang panas akibat ulah tangan mertuaya
ayah dan ibunya hanya jadi penonton saat anaknya menjadi sasaran kemarahan besan
pak zaki sangat sedih dalam hatinya. sekalipun tak pernah dia menyentuh pipi anak anaknya dengan kasar. hatinya teriris lain hal dengan bu mira yang tak peduli apa yang terjadi pada adel
"kamu sudah jadi istri anak saya. tapi malah kelayapan kemana mana. kamu pikir saya tidak tahu kamu datang ke toko saya! " mama rafa bettolak pinggang didepan adel seakan amarahnya meledak entah apa yang terjadi
" adel kesana cari kak rafa ma, kak rafa menghilang sejak hari pertama kami menikah!" adel meneteskan air mata mengingat kejadian yang dialaminya beberapa waktu lalu
sudah hampir satu bulan keduanya menikah tapi adel masih belum bertemu suaminya
"jangan mengarang cerita kamu ya, rafa sedang sibuk bekerja buat kamu tapi apa yang kamu lakukan!" ucap mama rafa lagi tak mau kalah
"jadi selama ini kamu dimana nak?" kali ini pak zaki ikut berbicara
adel terdiam rasa bersalahnya telah membohongi ayahnya. dan juga rasa sedihnya kini bersatu membuat hatinya semakin hancur saja
"adel tinggal ditoko yah, karena kak rafa belum juga mengubungu adel dan juga dirumah ini adel sudah tak ada tempat" ucap adel
" adel juga mencari kak rafa kerumah yang dulu adel pernag berkunjung. tapi rumahnya kosong" adel terus menceritakan yang dialaminya
ayah zaki memeluk anaknya rasa bersalahnya tak bisa menjaga anaknya sampai mengalmi nasib yang buruk. dirinya lah yang paling bersalah memaksa rafa untuk segera menikahi putrinya
niatnya agar adel bersama orang yang mencintainya dan terlepas dari ibu tirinya sekaligus tantenya yang kejam
namun kenyataannya berbanding terbalik
"rafa bilang kamu tak mau diajak tinggal dengan saya. karena rumah rafa yang lama sudah kami jual dan pindah. sekarang kamu harus ikut saya. rafa bisa memaafkanmu atau tidak itu urusan nanti!" ucap mama rafa
"jangan!" ucap pak zaki tegas
"kalau memang rafa mencintai anak saya dan menganggapnya istrinya. biarkan rafa yang jemput kesini atau tidak sama sekali" lanjut pak zaki
"tapi yah, adel kan istri kak rafa" adel menjadi galau
untuk pertama kalinya pak zaki membela adel dihadapan ibu tirinya
"jadi bapak mau anak bapak dijemput bak putri raja. sadar pak anda bukan siapa siapa!" sarkas mama rafa
"saya memang bukan siapa siapa. tapi putri saya berhak mendapatkan cinta dan juga kehormatan sebagai seorang menantu dan juga istri bukan begini cara memeperlakukannya!" ucap pak zaki tak terima
"lalu apakah anda selama ini memperlakukan dia dengan baik" mama rafa menunjuk muka adel
"sudah cukup! jangan bertengkar lagi. ma adel ikut mama sekarang dan ayah tolong mengerti adel sekarang adalah istri kak rafa" adel berharap ini keputusan yang tepat
sakit hati yang lalu akan ia lupakan dan membuka lembaran baru bersama rafa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Bzaa
duhhh sedih dan kezel jdi satu...
2022-12-19
3
Itha Fitra
wah,ibu mertua lebih galak dr ibu tiri.racun aja sklian
2022-09-09
1
Puji Lestari
Si rafa yg egois....jadi laki2 kok gk jantan 🙄🙄🙄
2022-09-03
0