"raf lo gila ya?" ucap teman rafa bernama tedi
"bukan urusan lo!" rafa yang saat ini berada di club malam bersama teman dan rekan kantornya
"kasihan adelia raf sebaiknya lo pulang" ajak tedi lagi
"gue udah bilang bukan urusan lo, kalau lo mau sana temani adel" ucap rafa yang mendapatkan pukulan dari tedi
tedi pergi begitu saja meningggalkan rafa yang sedang bersenang senang, entah apa yang ada dipikiran rafa saat ini. dihari pernikahannya biasanya seseorang paling menunggu yang dinamakan malam pertama tapi lain hal dengan rafa
tak mau ambil pusing toh yang diinginkah ayahnya adel anaknya dinikahi jadi rafa sudah melakukan keinginan ayahnya. sisanya itu urusan adel dan rafa
masih belum puas dengan kesenanganya rafa yang terbiasa bergonta ganti pasangan dibelakang adelia kini membawa dua orang wanita sekaligus untuk menemaninya ke hotel
ibunya yang hanya mencukupi kebutuhan uangya saja tanpa tahu apa yang diperbuat oleh anaknya. perhatianpun tak didapatkan rafa dari ibu dan ayahnya setelah berpisah
karena rasa cintanya pada adel dia tak mau membuat adelia rusak, hingga dia melampiaskan pada wanita yang bisa didapat kan dengan uangnya tanpa adelia ketahui
*****
pagi hari adel bangun dengan kepalanya yang terasa pusing akibat tidur larut malam dan juga tangisannya
tapi hidup harus tetap dijalani setelah rapih adel membuka tokonya dan bersiap dengan menata bibit bunga untuknya berjualan
"loh nak kamu sudah kerja hari ini?" pak zaki yang baru datang kaget melihat anaknya sudah berada ditoko
"iya ayah kak rafa belum dapat cuti jadi adel juga ikut kerja saja biar ngga bosan" adel terpaksa berbohong agar ayahnya tak bersedih dirinya tak akan sanggup melihatnya
"ya sudah jangan terlalu lelah ya, layani suamimu dengan baik dan jangan membantah perkataanya" pesan pak zaki sebelum meninggalkan anaknya
adel mengangguk dan tersenyum meski kaku karena hatinya saat ini sedang tak baik baik saja hingga dapat menemukan suaminya
toko cukup ramai membuat adelia melupakan sejenak masalahnya, setelah tutup toko rencananya adel akan kembali kerumah lama rafa mungkin ada informasi yang bisa dia dapatkan
hari ini adel menutup tokonya lebih awal, dia bersiap akan mencari suaminnya dengan semangat adel meyakinkan dirinya jika dapat bertemu dengan suaminya
"kemana harus aku harus memulainya" adel berbicara pada dirinya sendiri
hanya mengikuti kata hati adel terus berjalan menyusuri daerah sekitar rumah rafa yang dulu. mungkin saja ada informasi atau dapat bertemu rafa
adel ingat salah satu toko kue ibunya ada didekat rumah lamanya. adel bergegas memberhentikan taxi
sambil mengingat ingat nama toko kue milik mertuanya dan tibalah adel ditempat yang dituju
adel masuk kedalam toko dan bertanya pada pegawai disana
"maaf mba bu ginanya ada disini?" adel bertanya penuh harap
"maaf mba siapanya bu gina? " tanya pegawainya
"saya men... saya anak teman beliau mba"adel berbohong
"maaf mba, bu gina sedang tidak kesini beliau sedang liburan keluar negeri" ucap pegawainya lagi
"ahhh begitu, bisajah saya minta nomer ponsel beliau?" tanya adel
"maaf kami hanya berhubungan dengan asistenya. tidak memiliki nomer ponselnya"
"baik mba terima kasih" ucap adel lemas
"mungkin kak rafa bersama ibunya mengurus bisnis. sabar adel lain hari kita kesini lagi" gumam adel
meski belum mendapat kabar adel lega bisa menemukan informasi. dia akan kembali lagi dan tetap mencari suaminya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Erlinda
ternyata Rafa banci kaleng juga dasar pecundang
2023-08-11
2
Bzaa
duhhh Rafa kl gak Mao nikahin jgn bgtu atuh
2022-12-19
1
Puji Lestari
Pernikahan macam apa kyak gitu...coba gk usah nikah klo gk suka sama adel...pernikahan itu suci tpi buat mainan...kasihan bgt 😭😭😭
2022-09-03
3