🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Semua salah kak Sean!
Itulah kalimat yang terus berputar di otak Ara, ia sampai tak fokus saat guru menerangkan banyak pelajaran untuknya. Bayangan Gala yang acuh dengan ekspresi datar terus saya ada di pelupuk matanya yang kini seakan berkaca kaca.
Ara kesal dengan sikap Gala beberapa hari ini, tak lagi marah, tak lagi banyak bertanya, tak lagi mau mengantar atau menjemput dan yang lebih parah Gala seakan tak lagi melihat kearahnya.
Ia yang sudah TerGala-Gala seakan rapuh tanpa genggaman pria itu. Acuhnya Gala seolah olah membawa separuh hati Ara terutama harapannya.
Jika saja sang ibu tak selalu mengingatkannya atas status dan kasta, mereka mungkin sudah berhubungan bertahun-tahun lamanya mengingat Gala yang sudah lama mengutarakan isi hatinya dan meminta Ara menjadi pendamping sejak setahun lalu saat Gala benar-benar serius akan perasaannya. Tapi, Ara yang tahu diri hanya bisa tersenyum dan mencoba mengalihkan pembicaraan mereka meski jauh di dalam hatinya ia sangat ingin mengatakan Iya...
"Ra, mau pulang gak lo?" tanya Merlin, ia yang sudah bangun dari duduk sampai menggoyang bahu sahabatnya.
Lamunan Ara buyar seketika, gadis itu mengangguk lalu ikut bangun juga dari duduknya. Keduanya keluar dari kelas menuju parkiran dimana jemputan mereka pasti sudah menunggu. Ara yang selalu menjadi pusat perhatian tak lagi merasa risih saat para mata laki laki begitu intens menatapnya.
"Duluan ya, Ra. Gak usah ngelamun terus ayam supir gue aja mati loh kebanyakan ngelamun" ledek Merlin yang sadar betul jika Ara nampak berbeda.
"Sialan lo!" cetus Ara hampir saja memukul Merlin jika gadis itu tak lari menjauh.
Ara yang sudah di jemput juga akhirnya menghampiri mobil mewah yang sudah biasa di pakainya jika Gala tak bisa datang ke sekolah. Ara masuk dan mengucapkan salam pada pak supir yang kini duduk di sebelahnya. Tak seperti biasa, Ara sama sekali tak bersuara, mulutnya terkunci rapat dengan hati galau tingkat dewa.
.
.
.
Tok.. tok.. tok..
Ibu yang sudah kembali ke kampung langsung menemui putrinya dikamar. Dua hari satu malam cukup lama bagi wanita yang sudah berjuang melahirkan Ara ke dunia.
Cek lek.
Pintu terbuka sedikit, Ara langsung memeluk Ibu yang kini berdiri di depannya. Ia ingin menumpahkan tangis tapi ia takut di tanya alasannya.
"Semua baik, kan, Ara?" tanya Ibu setelah mengurai pelukan.
"Tentu, Ara gak nakal kok" sahutnya sambil mengajak ibu masuk.
Keduanya banyak berbincang, Ara memeluk kembali ibunya dengan sangat manja sampai tak terasa waktu makan malam.
"Turun yuk, Umi dan Abimu pasti sudah menunggu"
"Iya, Bu"
Keduanya berjalan berdampingan menuju meja makan di lantai bawah, tapi langkah Ara terhenti saat melihat Sean ada disana sedang bercanda dengan Gala.
"Kak Sean ngapain?" tanya Ara pada pria beralis tebal tersebut.
"Mau ngapeli pacar dong, jalan yuk kita makan di luar" ajak Sean sambil terkekeh. Ia seakan tak kuat melihat ekspresi geram Gala dan mualnya Ara.
"Ih, apaan sih!"
"Kenapa? wajar dong kalau kakak ajak kamu keluar, kita nikmati malam ini bersama dengan bulan dan bintang" Sean berkata sambil tertawa. Tak ada ke seriusan dalam nada bicaranya seperti biasa.
"Ara kalau mau pergi sama Sean, Abi izinkan kok" ucap Bumi yang tiba-tiba memberi lampu hijau. Ara yang kaget sampai mengusap dadanya tak percaya.
"Nah.. kan! makasih ya Om" seru Sean semakin senang, ia senang bukan karna di izinkan keluar dengan Ara tapi ia senang karna bisa menikmati raut kesal Gala yang tertahan.
"Tapi, Bi..."
"Pegilah, Abi percaya sama kalian"
Ara mendekat kearah Gala, ia yang tadi masih berdiri langsung menarik kursi di sebelah Gala.
"Kak Sean ngajak Ara pergi malem malem, Abi juga malah izinin, kak Gala gak mau protes?" tanya Ara.
.
.
.
Enggak, kan Ara mau pacaran. Nih sekalian pakai card unlimitednya kakak buat Ara jajan sama Sean.
Jiah.... malah di modalin..
SEAN menang banyak oey 🤣🤣🤣
Cucunya Gajah yang membuat ku terGala-Gala.. tapi mon maap ye bang..
Belalai Appa tetap yang menggoda 🤣🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 135 Episodes
Comments
Ragil Saputri
waaah kesempatan Sean morotin isi kartu ajaib gala🤣🤣🤣
2023-07-02
1
Susan Handayani
wah enak tuh s Sean bisa jalan ma s Ara d modalin pula 👍👍👍
2022-11-29
0
Reisa Adi Widya
maaf nih thor.. walau q bc ini tapi hatiku ttp ke tutut ooey
2022-10-10
0