🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Assalamu'alaikum...
Sapaan salam mengalihkan semua pandangan kearah suara yang tentunya sangat mereka hafal siapa lagi kalau bukan Sean, Pria yang tingginya sama dengan Gala itu berjalan mendekat kearah meja makan dimana kelauarga Rahardian sedang menikmati sarapan pagi.
"Ara yang jemput udah dateng, tapi makannya belum habis" kata khayangan sambil menyambut sahabat putranya.
"Bukan belum habis, ini sih belum di makan" timpal Bumi sambil melirik kearah piring makan Asmara.
Ara yang merengut kesal tak memperdulikan kedatangan Sean yang kemarin di ajaknya berpacaran. Dengan dada naik turun menahan jengkel kedua matanya terus menatap Gala yang terus mengunyah nasi goreng buatin Uminya.
"Udah siang, Ra. Ayo" ajak Sean yang duduk tepat di depan Gala setelah ia menolak halus tawaran sarapan dari Khayangan.
"Iya, Ara juga KENYANG!" cetus Ara dengan menaikan nada bicaranya sampai Gala harus mengusap telinga namun setelah itu ia kembali menghabiskan sarapannya.
"Ara kenyang, kak"
"Ya udah kalau kenyang ya tinggal, pergi sekolah sana nanti telat. Tuh pacarnya udah nungguin" sahut Gala.
Ara bangun dengan kedua mata berkaca kaca, seumur hidupnya ia tak pernah di acuhkan seperti ini oleh pria yang tak terhitung berapa kali ia tolak cintanya.
Ara berpamitan pada Bumi dan Khayangan, mencium punggung tangan pasangan orang tua angkatnya secara bergantian dengan takzim.
"Hati-hati di jalan ya, belajar yang benar" pesan Uminya seperti biasa.
"Ara berangkat, Kak" kini pamitnya tertuju untuk Gala yang sudah menggeser piring kotornya.
"Iya" hanya satu kata yang di ucapkan Gala.
"Ara pergi sama Kak Sean" ucapnya lagi meyakinkan.
"Iya, Ara.... kak Gala udah tau"
Ara pergi meninggalkan ruang makan dengan perasaan kecewa, Gala seperti orang lain baginya hari ini. Pria posesif itu nampak santai dan tersenyum kearahnya yang melangkah berat menuju pintu utama.
"Kak... " Ara membalikkan lagi tubuhnya sambil memanggil Gala.
"Apa lagi, Ra?"
"Ara berangkat sekolahnya sama kak Sean ya, kak Sean pacar Ara loh" suara gadis cantiknya itu sedikit parau karana ia menggigit bibir bawahnya.
"Iya, Hati-hati dijalan ya Ara, dadaaaah" jawab Gala sembari melambaikan tangan.
Melihat respon Gala yang di luar dugaan tentu membuat hati Ara semakin kacau, air matanya tumpah dan berlari ke arah tangga.
"KAK GALA JAHAT, GAK CEMBURU LAGI SAMA ARA!"
Semua orang kini bergantian melihat kearah Galaksy, pria itu tersenyum kecil karna pasti akan di berondong banyak pertanyaan oleh orangtuanya terutama Umi yang terlihat langsung panik saat melihat gadis kecilnya menangis kembali ke kamar.
"Ara kenapa?" tanya Bumi dan Khayangan berbarengan.
"Wah, parah lo!" sambung Sean yang kembali duduk di meja makan.
Gala yang bingung harus menjawab apa hanya bisa mengusap tengkuknya. Jika saja tak ada Abi dan Uminya sudah pasti ia akan berdebat dengan Sean.
"Kalian kenapa sih? jangan macem-macem sama Ara ya" tegas Umi mulai sedikit marah pada dua pria tampan yang kini saling melempar pandangan.
.
.
Braaakk...
Ara yang kesal kembali masuk kedalam kamarnya, tak ada lagi niat untuk sekolah. Ia menangis dengan wajah di tutupi boneka kepala kucing ajaib hadiah dari Gala saat ulang tahunnya yang ke sepuluh.
Ini adalah tangis paling sedih seumur hidupnya karna biasanya Gala selalu menahan cairan bening yang akan keluar dari matanya.
Kak Gala udah gak cemburu lagi sama Ara, apa kak Gala udah gak cinta Ara, atau......?
.
.
Kak Gala sekarang suka terong bakar!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 135 Episodes
Comments
Ragil Saputri
ditembak gk mau giliran dicuekin skrng ngambek 😭😭😭😭
2023-07-02
1
flowers city
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2023-05-24
1
flowers city
🤣😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2023-05-24
1