"Sungguh ... bahkan jika rasanya seperti sashimi, kita tidak boleh memakannya, kan?"
Duduk berdua sambil mengunyah daging, keduanya saling menahan.
Melihat Jay yang ngiler karena kelaparan, sudut bibir Ark berkedut. Dia merasa bahwa dirinya sudah cukup kebal dan tidak tahu malu, tetapi siapa sangka, sahabatnya itu lebih tidak tahu malu dibandingkan dengan dirinya.
"Jika kamu tidak suka, lebih baik kamu tidak memakannya."
"Tidak mungkin!"
"Omong-omong ... selain daging ini, tampaknya ada hal lain yang bisa dimakan."
"Hah? Sungguh?"
"En."
"Lalu, kenapa kamu tidak mengambilnya."
"Kebanyakan buah-buahan pasti bisa dimakan. Kamu boleh mencarinya sendiri."
"Hah?!"
Mendengar bagaimana Ark mengatakan itu, Jay langsung melihat taman di atap. Melihat sekeliling, dia menyadari bahwa memang ada beberapa tumbuhan yang berbuah.
"Anggur!" ucap Jay dengan penuh semangat.
"Ingat! Buah-buahan pasti sangat sulit didapat, jadi jangan disia-siakan. Hanya ambil uang telah matang! Setidaknya, itu akan memenuhi kebutuhan nutrisi kita dalam beberapa hari."
"Ini ..."
Mendengar itu, Jay akhirnya paham alasan kenapa Ark memilih tempat ini. Sumber air bersih dan pohon anggur! Membayangkan itu, Jay merasa kalau otak temannya memang cerdas.
Sementara daging zombie, Jay percaya kalau semua itu memang kebetulan.
Sementara Jay memetik anggur matang, Ark berkeliling taman. Sampai di sebuah sudut, pemuda itu tampak bersemangat.
'Ketemu!'
Melihat beberapa helai rumput dengan tinggi kira-kira lima belas centimeter dengan lebar tiga sampai empat centimeter, Ark tersenyum. Ekspresi seriusnya tampak mengendur, pemuda itu tampak lega.
Dadi kejauhan, Jay yang melihat itu menggelengkan kepalanya. Dia merasa keadaan mental sahabatnya terguncang karena mengalami banyak tekanan, bahkan juga merawatnya di dunia kacau ini.
Pemuda itu bahkan tersenyum ketika melihat beberapa rumput di depannya! Terlalu aneh!
Jika Ark tahu apa yang sahabatnya pikirkan, pemuda itu pasti sudah memukulinya karena begitu tidak tahu malu. Membicarakan dirinya di belakang!
"Silverstar Grass ..."
Ark bergumam pelan dengan suara yang hanya bisa dia dengar.
Di dunia nyata, banyak bagian tumbuhan yang bermanfaat bagi manusia. Ginseng yang dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit sampai memberi umur panjang, jahe yang baik bagi lambung, daun jambu yang bisa menyembuhkan diare, sampai berbagai buah dan sayur yang baik untuk tubuh manusia.
Di masa apocalypse, bukan hanya muncul zombie yang berbahaya, tetapi juga beberapa makhluk lain. Namun, tidak hanya itu, ada juga beberapa hal yang bermanfaat bagi manusia. Kebanyakan dari mereka adalah tanaman yang muncul secara aneh atau mutasi khusus.
Contohnya Silverstar Grass, sekilas tampak seperti rumput biasa. Daun bagian atas hijau tua dan cukup panjang. Namun ketika dibalik, di bagian bawah akan memiliki warga abu-abu. Jika terkena cahaya, lapisan bawah itu akan berkilauan seperti bintang. Dari sanalah nama Silverstar Grass diambil.
Silverstar Grass sendiri adalah herbal khusus yang sangat berguna di tahap awal. Dengan mengonsumsi berbagai herbal yang diracik menjadi ramuan, tubuh manusia akan diperkuat.
Manusia akan menembus batasan demi batasan dan menjadi kuat, menjadi manusia super.
Manusia yang sebelumnya mencoba terlalu banyak berpikir kembali ke cara lama untuk bertahan hidup di alam liar, berburu dan memakan makhluk lain untuk bertahan hidup. Menjadi kuat untuk bertahan dalam lingkungan yang kejam.
Tentu saja, cara itu adalah cara paling dasar untuk memperkuat manusia. Meski cukup efektif, melakukan hal tersebut masih belum cukup bagi manusia untuk bertahan di dunia yang kejam ini. Khususnya pada tahap berikutnya.
Selain cara utama dengan mengonsumsi herbal dan memakan daging zombie, ada dua cara lain untuk mengembangkan kemampuan manusia agar mereka bisa bersaing melawan makhluk-makhluk lain untuk terus bertahan hidup.
'Silverstar Grass, bahan potion sederhana yang sangat membantu pada tahap awal. Untuk membuat potion, hanya membutuhkan satu lembar daun Silverstar Grass dan tiga daging zombie biasa.
Setelah mengonsumsi sepuluh porsi, kekuatan akan meningkat setidaknya dua kali lipat. Menembus batasan pertama!'
Batasan manusia seharusnya sama, tetapi tidak berlaku di dunia apocalypse ini.
Jika dianggap sebagai game, statistik pada setiap manusia di dunia ini berbeda-beda. Mengonsumsi potion terlalu awal sebenarnya kurang baik karena mereka hanya bisa mendapatkan hasil dua kali lipat dari kondisi fisik saat ini.
Contoh, seorang atlet memiliki kekutan 3, kecepatan 5, ketangguhan 2, dan lainnya. Setelah konsumsi potion dan menembus batas pertama, dia akan mendapatkan nilai kekuatan 6, kecepatan 10, ketangguhan 4, dan lainnya.
Jika itu orang biasanya dengan statistik kekuatan 1, kecepatan 1, ketangguhan 1, dan sebagainya. Bahkan jika mereka menembus batas, mereka tidak bisa menyaingi orang-orang yang memiliki start lebih baik dari mereka.
Oleh karena itu, sejak awal, dunia ini tidak adil. Hanya orang kuat yang bisa bertahan. Bahkan sampai akhir, Ark hanya melihat beberapa orang yang bisa berjalan jauh sama dengan dirinya sementara yang lainnya tumbang.
Oleh karena itu, beberapa orang menemukan cara lain untuk bertahan. Bukan hanya mengandalkan sesuatu yang tradisional seperti memakan dan meminum ramuan lalu terus bertarung.
Bahkan, jika memiliki bahan ramuan tak terbatas, manusia tidak bisa langsung menelan semuanya. Contohnya Silverstar Grass yang termasuk herbal dalam tahap awal. Maksimal konsumsi per hari adalah dua porsi, jika berlebihan, bahkan seorang jenius akan mati karena overdosis.
Padahal, di dunia apocalypse ... waktu tidak menunggu siapapun.
Semakin lama kamu meningkatkan kekuatan, semakin terancam pula kehidupanmu.
Daging zombie bisa dimakan kira-kira mulai tersebar satu bulan setelah apocalypse. Efek daging zombie untuk meningkatkan fisik terungkap kira-kira di bulan kedua.
Sedangkan herbal mulai muncul di bulan ketiga. Bahkan, potion yang aman baru muncul di bulan ke-6! Itupun bisa terjadi karena keajaiban. Lebih tepatnya ...
Usaha dan pengorbanan manusia yang tak ada habisnya!
Untuk dua cara lain ... itu baru muncul setelah hampir satu tahun dunia apocalypse berjalan!
Memiliki pemahaman tentang hal tersebut, berarti Ark memonopoli informasi paling penting di awal. Itu membuatnya memiliki kemungkinan bertahan lebih tinggi dari siapapun di dunia ini.
Juga, Ark sendiri bukan tipe orang yang memiliki sikap patriotisme. Dia bahkan cukup egois. Pemuda itu tidak ingin menyebarkan informasi tersebut karena takut akan keselamatannya sendiri.
Bahkan jika dirinya adalah orang yang egois, Ark bukan orang yang akan menginjak-injak orang lain. Menjatuhkan sesama manusia untuk kepentingannya sendiri. Apa yang dia inginkan adalah ...
Bertahan!
Tentu saja, Ark memiliki rencana tersendiri agar banyak manusia bisa bertahan daripada dalam kehidupan sebelumnya. Namun, dia menunggu waktu yang tepat. Waktu dimana dirinya telah sepenuhnya siap!
"Untuk saat ini ..."
Ark menghitung jumlah daun Silverstar Grass. Melihat bahwa ada 23 daun yang bisa digunakan dan 5 daun yang masih terlalu muda, pemuda itu menghela napas panjang.
"Ini cukup!"
Saat itu, ingatan tentang adiknya yang menghilang, rekan-rekannya yang mati, dan manusia-manusia bodoh yang malah mencoba menjatuhkan satu sama lain membuat tangannya mengepal erat.
'Kali ini ... kali ini semuanya akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya!'
***
Sore harinya.
Di atas atap, Ark membuat api dan merebus dua gelas air. Dia menggunakan pantulan cahaya matahari ke cermin untuk membakar beberapa sampah yang mudah terbakar.
Pemuda itu pertama-tama menumbuk enam bola daging lalu memasukkannya. Setelah menjadi seperti bubur, dia memasukkan dua lembar daun Silverstar Grass. Setelah matang, dia mendinginkannya.
Pada tahap akhir, Ark menggunakan kain bersih yang telah dicuci dengan air sebagai saringan. Dia memeras air ke dalam dua gelas. Akhirnya ...
Dua ramuan sederhana selesai!
Jay melihat dua cairan yang agak kental seperti susu, tetapi bewarna hijau. Melihat gelembung-gelembung di atasnya, ekspresi pria itu tampak mengerikan.
"Apakah kita benar-benar harus meminum ini, Ark? Itu tampak seperti racun. Apakah kamu yakin kita tidak akan mati keracunan?"
Melihat gelembung-gelembung yang meletup di atas cairan hijau, Jay mundur satu langkah. Punggungnya basah karena keringat dingin.
Memalingkan wajahnya, Jay merasakan tatapan Ark yang diarahkan kepada dirinya. Sadar tidak bisa melarikan diri, pria itu hanya bisa menyeka air mata sambil mengeluh dalam hati.
'Tidak apa-apa jika mati secara heroik ketika melawan zombie. Sedangkan jika aku sampai mati konyol karena meminum cairan aneh ...
Bahkan jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak akan memaafkanmu, Ark!'
>> Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 512 Episodes
Comments
Luthfi Afifzaidan
up
2025-01-16
0
Alaric Atharbatha
6
2024-07-21
0
Piiic
jay 😂😭
2024-07-03
1