Bab.18

Nampak Luke berjalan bersebelahan dengan Tiara dan saat berjalan Luke mengirim pesan ke Ange untuk menunggunya terlebih dahulu di tempat biasa karna dia ada sedikit urusan.

Lalu ketika sudah mengirim pesan ke pacarnya itu Luke mulai berbicara pada Tiara yang nampak gelisah.

“Kamu sebenarnya kenapa sih mau gabung OSIS.?

“Ehh...kenapa baru sekarang nanya nya?.”

“Ya gpp...aku heran aja...kalau emang gak sanggup ngerjain tugasnya kenapa maksain gitu, lagian kamu kan anak orang kaya jadi gak terlalu perlulah rekomendasi dari sekolah...iya kan?.”

“Hem... kamu setengah benar.”

“Lah..jadi alasan utamanya apa?.” Nampak Luke mulai dibuat penasaran.

Lalu Tiara mulai melihat sekeliling sebelum mendekatkan wajahnya ke arah telinga Luke dan berbisik padanya.

“Sebenarnya aku cuman pengen deket aja sma kak Fuka.”

Mendengar jawaban Tiara, Luke hanya bisa kaget dan sedikit gak percaya. Tentu saja Luke kaget karna Tiara sendiri adalah seorang wanita tapi kenapa dia bisa bilang ingin dekat dengan ketua OSIS yang juga merupakan seorang wanita sama seperti dirinya.

Makin memikirkan jawaban Tiara, Luke makin mikir ke hal yang aneh aneh.

“Ehh....serius nih cewek naksir ketua OSIS, jadi jeruk makan jeruk dong.” Luke mulai berfikir keras di kepalanya.

Sampai akhirnya mereka tiba di sebuah bangunan yang berdiri sendiri dan terpisah dari gedung sekolah. Di sana jelas nampak tulisan Gedung OSIS SIS. Tapi sebelum masuk nampak Luke bertemu dengan anggota OSIS yang lain.

“Woi Tiara...masih berani dateng ya.” Nampak dua orang pria tinggi mendatangi Luke dan Tiara.

“Apasih...aku gak ada urusan sama cecunguk seperti kalian.” Nampak Tiara menjawab dengan angkuh dan itu membuat dua orang pria tadi sedikit kesal.

“Heh...dasar beban, sana minggir gue mau masuk."nampak kedua orang itu masuk terlebih dahulu ke dalam ruangan.

Luke sendiri tau kalau dua orang tadi adalah anggota OSIS karna Luke sendiri saat kelas satu pernah di tawari bergabung OSIS tapi sebelum menerimanya, sebuah musibah menimpa keluarganya dan itu membuat dirinya mengurungkan niatnya untuk bergabung dengan OSIS.

“Yaudah Luke, yok masuk.”

Kemudian masuklah Tiara dan di ikuti oleh Luke. Lalu saat sampai di dalam Luke sedikit kaget karna tempat itu sendiri sangat luas dan ada banyak ruangan lainnya.

Lalu semakin mereka masuk kedalam semakin terlihat kemewahan ruangan OSIS SIS. Bahkan di sana ada kantin pribadi khusus anggota OSIS.

“Wih... aku baru tau kalau ada kantin di dalam sini.”

“Heh...jadi kamu baru tau?.. kantin ini sendiri sengaja di sediakan oleh ketua OSIS untuk para anggota sebagai bentuk rasa terima kasihnya karna telah berhasil membuat keadaan sekolah jadi lebih baik."

“Kamu taukan insiden itu?..."

“Ohh... yang soal pelecehan itu ya.”

“Iya bener, karna gak suka sama kelakauan anak pemilik sekolah ini kak Fuka sampe ngelaporin dia ke polisi dan hasilnya si biang kerok itu di penjara...ya walaupun cuman tiga hari tapi jadilah biar bikin dia sadar kalau sekolah ini bukan cuman punya bapaknya aja tapi juga ada donatur lainnya di sini.”

Setelah masuk dan jalan bersama. Akhirnya mereka sampi di ruangan pribadi ketua OSIS. Di atas pintu tertulis jelas kalau itu adalah ruangan pribadi ketua OSIS. Lalu Tiara mengetuk pintu dan memanggil sebuah nama.

“Kak Fuka...Tiara dah bawa orangnya.”

Setelah mendengar suara Tiara nampak suara seorang wanita dari dalam ruangan berbicara.

“Masuk aja pintunya gak di kunci.”

Akhirnya Luke dan Tiara masuk ke sana dan saat masuk luke di buat tercengang karna di ruangan itu ada banyak komputer dan mesin aneh yang gak jelas kegunaanya.

“Nih kak saya dah bawa orangnya..”

“Yaudah duduk.”

Luke yang sadar mendengar omongan Tiara merasa di tipu karna nampak Tiara sengaja membawaa Luke menemui ketua OSIS.

Akhirnya mereka berdua duduk di ikuti oleh ketua OSIS yang lagi mengecek sebuah mesin dan berjalan duduk di kursi ketua OSIS.

Untuk kedua kalinya Luke melihat ketua OSIS dari dekat dan itu membuatnya teringat kembali dengan postur tubuh tinggi dan seksi yang akan membuat setiap cowok merasa minder jika berdiri di sampingnya.

“Sebelum kita mulai pembicaraanya perkenalkan saya adalah OSIS SIS ke 21 Fuka Darko”

Mendengar perkenalan Fuka, Luke langsung memperkenalkan dirinya juga.

“Salam kenal juga kak Fuka saya Luke Lawrance teman sekelas Tiara.”

“Yaudah karna saya belom makan siang saya langsung to the poin aja ya.”

“Kenapa kamu bantuin Tiara buat ngerjain tugas dia.?” Nampak Fuka langsung bertanya pada Luke. Tapi Luke terlihat tenang dan menjawab dengan santai.

“Jadi gini kak, saya emang bantuin Tiara. Tapi saya melakukan itu juga tanpa paksaan kok dan terus terang aja Tiara juga udah baik sama saya jadi saya cuman pure mau nolongin dia dan kalau perbuatan saya salah saya minta maaf ya kak.”

Mendengar Luke yang langsung bicara sambil membelanya. Tiara hanya bisa menatapnya dengan sedikit senyum tapi ketika Fuka melihatnya ia hanya bisa menundukkan kepalanya.

“Haduh...saya sengaja ngasih pekerjaaan itu ke dia biar nih anak bisa berubah dan serius dalam belajar dan keanggotaanya di OSIS tapi karna kebaikan kamu semua itu jadi percuma.”

Nampak Fuka sedikit mengeluh karna rencanaanya untuk merubah Tiara justru membuatnya makin tak mandiri.

“Iya kak Fuka maap, Tiara janji gak bakalan minta tolong orang lagi buat ngerjain laporan OSIS.”

Sambil melihat jam di tangan kirinya Fuka melihat kembali ke arah Luke dan tersenyum padanya.

“Kamu dulu pernah nolak buat gabung OSIS kan?.”

“Iya bener kak, kenapa emang?.”

“Gpp cuman saya heran aja dari banyak murid di sini yang mau gabung tapi kamu justru menolaknya dan ketika aku tau sebabnya saat itu aku putusin buat menghormati keputusanmu.”

“Tapi sekarang kalau saya ajak lagi kamu gabung OSIS mau gak?.”

Mendengaar tawaran Fuka, Luke sedikit kaget. Bukannya gak mau cuman Luke sekarang sudah makin sibuk dan dengan adanya sistem ia sudah tak terlalu membutuhkaan rekomendasi masuk ke perguruan tinggi. Tapi secara tiba tiba suara sistem terdengar di kepala luke.

[Ting]

[Menerima misi spesial]

[Ting]

[Menerima misi spesial]

Karna penasaran Luke langsung membuka tabel hologram dan nampak di sana ia bisa melihat dengan jelas misi spesial yang di berikan oleh sistem.

{bergabung dengan OSIS dan menjalin hubungan baik dengan Fuka}

{Hadiah 5000CP dan 10 Gold}

{Waktu – selama berada di ruangan ini}

Ketika melihat misi dan hadiah yang di berikan sistem. Luke langsung menyadari kalau sistem sengaja memicu misi spesial di saat saat luke akan membuata keputusan yang penting. Dan misi yang di berikan sistem seperti mengarahkanya ke suatu tujuan yang Luke sendiri belum tau apa itu. Tapi itu semua masih perasaan luke saja.

“Jadi bagaimana, apa saat ini kau mau bergabung?.”

Mendengar tawaran Fuka, dan melihat misi yang di berikan sistem, Luke tanpa ragu langsung menerimanya.

“Baiklah kak Fuka, saya terima tawaran kakak.”

Lalau Fuka berdiri dan mengarahkan tanganya ke arah Luke. Melihat itu Luke juga berdiri dan Mereka pun bersalaman, nampak tinggi Luke yang 175CM itu hampir menyamai tinggi sang ketua OSIS.

“Selamat bergabung dengan OSIS Luke, saya sangat menantikan kinerjamu.”

Akhirnya Luke resmi bergabung dengan OSIS dan nampak Fuka mengatakan kalau sudah ada waktu, maka ia akan mengadakan pesta penyambutan anggota baru di Villa mewah miliknya.

Terpopuler

Comments

Apud Tahu

Apud Tahu

maklum masih anak"sistemnya.

2025-02-03

0

Loco loco Umanailo

Loco loco Umanailo

punya sistem jg ngk guna..
lemah amat,mc sama Thor sama"naif

2024-10-12

0

Rizky Fadillah

Rizky Fadillah

naif terlalu dimanfaatkan dan pengecut bodoh konyol

2024-07-08

4

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 87 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!