Bab.8

Sesampainya di kantin nampak sudah banyak murid berada di sana. Beberapa ada yang sudah memesan makanan dan sebagian masih mengantri.

Walaupun terdapat dua stand penjualan tetap saja para murid harus mengantri untuk bisa makan siang.

“Buset tumben antrian hari nih panjang banget?.” Kata Aryo.

“Yaudahlah yok ngantri?.”

“Gini aja nyet, biar aku yang amanin tempat. Nah trus lu yang antri... gimana mau gak?.”

“Yaudah lu pesen apa?.”

“Kayak biasa nasi goreng seafood sama minumnya fanta susu.”

“Oke, amanin tempat sana keburu di ambil orang ntar.”

Kemudian Aryo pergi mengamankan tempat duduk sedangkan Luke mengantri memesan makanan. Nampak di stand kantin pertama di penuhi oleh murid sedangkan di stand dua nampak kosong dan hanya ada beberapa orang di sana.

“Cih, tumben tuh anak makan di kantin.”

“Hooh, kalo dia dah makan di sini pasti kaya gini terus.”

“Huss, jangan gede gede suara lu, ntar denger dia abis lu pada.” Kata salah satu murid yang mengantri.

Luke yang mendengar obrolan murid lainnya mencoba melirik ke stand dua dan di sana ia melihat Satria dan gengnya makan di sana dan nampak hanya ada beberapa murid kelas atas yang di perbolehkan olehnya untuk makan di sana.

Dari kejauhan Luke menatap Satria dan gengnya tertawa keras di sana kemudian Luke mulai teringat kejadian kemarin dan itu membuatnya sedikit emosi. Sampai akhirnya giliran Luke memesanpun tiba.

“Antrian selanjutnya...”

“Saya pesan nasi goreng seafood dan soto bude, terus minumannya fanta susu sama teh es ya bude.”

“Oke bentar ya.” Lalu tak lama pesanan Luke pun sampai, sehabis membayar pesanannya Luke langsung berjalan pelan sambil membawa pesanannya.

Lalu dari pojok stand kantin satu Aryo mengangkat tangannya dan Luke yang melihat itu langsung berjalan menghampirinya.

“Nih pesenan lu.”

“Hehehe makasih.”

Kemudian mereka berduapun mulai makan sambil mengobrol.

“Nyet siapa cewek lu kenalin dong.”

“Nanti ku kenalin kalo waktunya dah tepat.”

“ Yaudah inisialnya aja, mana tau aja kan dia ada temen lain trus bisa di kenalin ke gue hehehe.”

“Gak... nanti aja, dia juga gak suka kayanya klo orang lain sampe tau.”

“Heh...yaudah.”

Saat Luke dan Aryo menyantap makanan mereka, secara kebetulan salah satu anggota geng Satria melihat ke arah mereka.

“Lah itu bukannya si gembel?. Kok bisa ada di sini dia?.”

“Huhh, mana sebelah mana?.”

“Tuh di pojokan....”

“ Bener cok, itu si gembel bukannya dia dah kita hajar habis habisan kemaren, kok kayaknya dia sehat sehat aja ya. Malah bisa ketawa sambil ngobrol lagi.”

Saat mendengar obrolan temannya, Satria seketika itu juga melihat ke arah Luke dan benar saja Satria dapat melihat jelas wajah Luke dari dalam kantin stand dua.

“ Kampret tuh anak, masih punya nyali dia ke sekolah.”

Lalu Satria yang melihat luke langsung berjalan menghampirinya di ikuti oleh beberapa anggota geng. Nampak Satria dan teman temannya berjalan sambil mendorong beberapa siswa yang memenuhi tempat itu.

“Minggir kalo gak mau mati.”

“Minggir minggir, huss..huss... “

Sampai akhirnya satria dan empat temannya sampai di meja makan Luke dan Aryo.

Saat melihat Satria, Aryo langsung panik bahkan sampai cekugan.

“Uhuukk...uhuuk...kak Satria ada perlu apa sama kami?.” Nampak aryo mulai berdiri dan bertanya pada kakak kelasnya itu.

“Lu diem...”

“Woi gembel kenapa lu masih berani dateng ke sini ha?. Gak kapok lu sama pelajaran kemaren... apa mau pelajaran tambahan lu?.”

Lalu Luke yang melihat Satria berbicara padanya langsung mengambil es teh yang sudah ia pesan dan meminumnya sebelum menjawab pertanyaan seniornya itu.

“Maaf kak tapi di sekolah kakak gak bisa bikin masalah.”

Mendengar jawaban Luke, darah satria langsung mendidih.

“Dah berani jawab lu sekarang ya bel, sini lu ikut gue.”

Nampak satria mengajak luke untuk pergi dari kantin. Tapi luke hanya diam saja di sana dan hanya menatap kakak kelasnya itu.

“Aku gak ada urusan sama kak satria jadi aku gak mau ikut.”

Mendengar jawaban yang di berikan Luke, Satria makin marah dan ia langsung memukul meja tempat Luke sedang duduk. Kuatnya suara pukulan Satria membuat seluruh murid yang ada di sana terdiam dan melihat ke arah mereka.

“BRENGSEK...DAH BERANI LO SEKARANG YA...”

“ GUE GAK TAU APA YANG TERJADI SAMA LO SEMALEM, JANGAN LO PIKIR KARNA INI DI SEKOLAH GUE GAK BISA NGAPA NGAPAIN LO.”

Lalu secara tiba tiba suara sistem muncul di kepala Luke...

[Ting]

[Menerima misi spesial]

[Ting]

[Menerima misi spesial]

Luke yang mendengar suara sistem di saat seperti itu langsung membuka tabel hologram.

“Inventroy”

Lalu dengan gerakan kecil jarinya di bawah meja Luke menggeser layar hologram dan melihat bagian misi.

Di sana ia dapat melihat dengan jelas sebuah misi spesial telah muncul.

{Menahan diri melawan provokasi Satria dan tak melakukan apapun sampai batas waktu habis}

{Hadiah 1000CP dan 5 poin status}

{Durasi 10 menit}

Saat melihat tabel hologram luke hanya bisa kaget dan menyadari sesuatu. Ia menyadari kalau sistem sengaja membuat misi yang akan menguntungkan bagi dirinya dan menguji batasan diri Luke itu sendiri.

“Kenapa lu diem aja huh...ketakutan sampe gak bisa jawab lo?.”

“Hahahaha...kayaknya belum puas nih anak kita hajar kemaren bos.”

“Cuman kok aneh ya?... bukannya kemaren dia dah bonyok tapi kok sekarang dia kelihatan baik baik aja terus luka di pipinya waktu itu juga hilang.”

“Hem.... fix pake ilmu hitam nih gembel...pantes aja bisa melet cewek cantik.” Kata salah satu teman Satria.

“Sepertinya ada yang lu sembunyiin ya bel...ayok ikut gue.”

Tapi lagi lagi luke hanya diam di sana tanpa bergerak sedikitpun. Dan kelakukannya itu membuat Satria dan teman temanya makin marah.

“Oke...dah hebat lu sekarang ya.” Nampak satria menepuk tangannya sambil menatap Luke.

Saat semua siswa dan siswi di sana hanya melihat pertengkaran itu terdengar teriakan suara dari seorang wanita dari kejauhan.

Terpopuler

Comments

Jemmy Mangkey

Jemmy Mangkey

🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪

2024-05-18

3

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

... Ada yang ngajak brantem

2023-01-23

0

Harman LokeST

Harman LokeST

Luke jadi bahan bullyyan kakak kelasnya

2022-12-30

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 87 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!