"Baguslah jika demikian, dan apakah di kota kita ini memiliki cukup banyak tenaga ahli bangunan karena aku ingin jika tembok kota mawar kita ini sampai menutup seluruh Gunung di belakang kita" ucap Qia Qia dengan ramah sambil kembali meminum teh herbal di gelas gioknya.
"Dewi kota mawar hanya memiliki seribu orang tenaga ahli bangunan dan kebetulan saya bisa membantu demikian juga dengan para prajurit wanita karena memang saya bukan hanya mengajarkan mereka cara berperang namun juga cara membangun kediaman dan yang lainnya, akan tetapi jika kita membangun ulang kota seluas itu maka akan sangat banyak biaya yang dikeluarkan dan keuangan kota kita juga masih kosong" ucap Jenderal Wi Yu dengan sangat sopan namun juga hormat.
"Soal biaya kita akan membangunnya perlahan sehingga tidak menarik perhatian dari ibukota kerajaan maupun kekaisaran, perlahan lebarkan tembok kota, jangan ada tembok kota yang sampai di robohkan, lalu mengenai pajak kota sampaikan jika biaya masuk kota mulai saat ini jadi hanya dua keping koin emas saja, dan pajak untuk para pelaku usaha hanya sepuluh persen saja" ucap Qia Qia dengan ramah menjelaskan keinginannya.
"Dewi para penduduk kota akan sangat senang mendengar penurunan pajak ini namun bukankah kita akan membangun kenapa malah pajak dan biaya masuk kota di turunkan" ucap Jenderal Wi Yu dengan penuh rasa penasaran tentang penjelasan Qia Qia sebelumnya.
"Jenderal, dengan di murahkannya biaya masuk kota maka akan semakin banyak penduduk luar yang masuk ke dalam kota mawar dan dengan diturunkannya pajak para pelaku usaha maka harga jual barang mereka juga akan semakin turun sehingga menarik minat beli dari orang orang yang datang ke kota mawar, bukan kah itu sama saja dengan kita memakmurkan mereka semua dan menambah penghasilan semua orang, kita juga akan memastikan bahwa penggunaan uang yang di dapatkan menjadi semaksimal mungkin jadi kita bisa memberikan gaji lebih untuk semua prajurit mu, apakah bisa dimengerti maksud dan tujuan ku" ucap Qia Qia dengan sangat santai.
"Dewi saya mengerti maksud anda, dengan begini secara tidak langsung maka akan menurunkan biaya hidup para penduduk kota kita dan sekali lagi saya sangat yakin hal ini akan di sambut baik oleh para penduduk kota" ucap Jenderal Wi Yu dengan nada orang yang sangat berbahagia.
"Segera kau umumkan penurunan pajak dan segera siapkan satu orang yang bisa kau percaya untuk mengurus keuangan kota, saya juga minta segera kau berikan padaku perincian biaya pembangunan tembok kota yang baru" ucap Qia Qia kembali.
"Baik Dewi, hamba pamit dan akan segera menyelesaikan semuanya" ucap Jenderal Wi Yu sambil berdiri dan memberikan penghormatan.
"Terima kasih dan pergilah" jawab Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Jenderal Wi Yu dan Jenderal Wi Yu pun langsung meninggalkan kediaman dari Qia Qia.
"Selamat Pagi Dewi Qia, mohon maaf jika kami baru kembali ke sini" ucap Wi Ni yang tidak lama kemudian datang setelah beberapa saat kepergian Jenderal Wi Yu dan dia datang bersama lima orang bawahan Qia Qia lainnya.
"Kalian masuklah dan rapikan dulu kamar kalian sedangkan Wi Ni duduklah dulu sebentar ada yang ingin aku bicarakan dengan mu" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka semua.
"Baik Dewi Qia kami juga akan sekalian memasak untuk anda apakah ada makanan khusus yang anda inginkan" ucap salah satu wanita bawahan Qia Qia itu dengan sangat sopan dan juga hormat.
"Masaklah apa yang kalian inginkan aku yakin semua masakan kalian enak untukku" ucap Qia Qia lagi sambil tersenyum hangat dan melihat Wi Ni duduk di depannya.
"Baik Dewi Qia" ucap wanita bawahannya tersebut sambil menundukkan kepalanya memberikan penghormatan kepada Qia Qia dan kelima bawahannya itu langsung meninggalkan Qia Qia dan juga Wi Ni.
……
"Wi Yu kembalilah kesini dahulu" ucap Qia Qia melalui telepati.
"Baik Dewi Qia, saya akan kembali ke kediaman anda " jawab Wi Yu melalui telepati juga.
…..
"Dewi terima kasih atas bantuan anda saya saat ini sudah di tingkat abadi tahap awal dan sepertinya untuk mencapai tahap akhir masih membutuhkan waktu agak lama" ucap Wi Ni dengan hormat.
"Pondasi kultivasi mu sebelumnya sudah sangat kokoh itulah sebabnya kau bisa cepat naik tingkat jadi jangan terburu buru untuk naik ke tingkat selanjutnya" jawab Qia Qia dengan ramah.
"Baik Dewi Qia saya akan selalu mengingat pesan Dewi, lalu apakah ada yang bisa saya kerjakan untuk Dewi" ucap Wi Ni kembali dengan sangat hormat.
"Aku membutuhkan satu orang sebagai wakilku sekaligus untuk mengurus keuangan kota ini jadi apakah kau bisa mau menjadi orang itu, aku lihat pribadi mu sudah sangat cocok" ucap Qia Qia kembali bersamaan dengan datangnya Wi Yu kembali ke kediamannya.
"Hormat kepada Dewi Qia" ucap Wi Yu yang baru sampai di depan Qia Qia dengan sangat sopan dan juga hormat.
"Duduklah" ucap Qia Qia dengan ramah.
Jenderal Wi Yu pun kemudian duduk di samping kanan Wi Ni.
"Dewi Qia, saya siap menjalankan tugas apapun dari Dewi" ucap Wi Ni dengan penuh hormat.
"Wi Yu, tadi aku memintamu untuk mencari orang untuk menjadi wakilku dan juga untuk mengurus keuangan kota ini namun aku sudah mendapatkan pilihan ku, sekarang tolong kumpulkan semua penduduk kota mawar di lapangan kota saja, aku akan menyampaikan beberapa perubahan di kota kita ini" ucap Qia Qia dengan ramah ke Wi Yu.
"Baik Dewi saya akan segera melaksanakan perintah anda dan adik selamat kau sudah di tingkat pencipta abadi, kultivasi mu sudah mendahului ku" ucap Jenderal Wi Yu sambil berdiri dan tersenyum hangat ke Qia Qia dan Wi Ni lalu kembali meninggalkan kediaman Qia Qia.
"Wi Ni, sebelumnya aku sudah memutuskan untuk merubah biaya masuk kota hanya senilai dua keping koin emas dan aku juga akan menurunkan pajak kota menjadi sepuluh persen untuk para pelaku usaha di kota mawar ini, apa pendapatmu?" Ucap Qia Qia dengan ramah.
"Dewi Qia, saya sangat setuju dengan keputusan anda ini, karena ini akan sangat membantu para penduduk kota untuk bisa hidup dengan lebih baik lagi" jawab Wi Ni dengan hormat dan terlihat sangat berbahagia.
"Selain ini aku juga akan melebarkan kota mawar, dan Gunung besar itu akan menjadi bagian kota mawar, akan di bangun tembok kota yang baru yang akan menutup seluruh areal Gunung jadi akan banyak lahan kosong di dalam kota mawar ini, semua bangunan baru akan menjadi milik kita dan para penduduk kota juga boleh membangun namun hanya untuk mereka yang belum memiliki kediaman ataupun belum memiliki tempat usaha, tugas pertama mu nanti adalah merapikan pembukuan keuangan kota dan mencatat semua semua kebutuhan yang di perlukan untuk membayar gaji semua yang bekerja kepada kita, naikkan gaji mereka dan karena para prajurit bawahan kakak mu Wi Yu sudah mendapatkan gaji dari kekaisaran maka berikan mereka bonus saja" ucap Qia Qia menjelaskan semua keinginan nya kepada Wi Ni.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Caproede1204
👍👍👍👍💪💪💪
2022-06-28
0