"Baik Dewi, saya akan memastikan semuanya mendapatkannya, terima kasih lalu saat ini kita ada dimana" ucap bawahannya itu dengan ramah.
"Kita masih di dunia kristal galaksi surgawi dan aku akan melanjutkan perjalanan ke dunia bulan setelah ini jadi kalian semua harus bersiap siap karena jika sampai aku memerlukan bantuan maka aku akan mengeluarkan kalian semua" ucap Qia Qia dengan ramah dan tersenyum hangat ke bawahannya itu.
"Baik Dewi saya akan menyampaikan pesan anda ke yang lainnya, mereka masih berlatih soalnya dan kebetulan saya saja yang bertugas berjaga disini" ucap bawahannya itu dengan hormat.
"Baiklah, aku pergi dulu ya" ucap Qia Qia sambil tersenyum dan berteleportasi kembali ke kediamannya di puncak gunung naga.
"Sudah beres waktu nya mengunjungi dunia bulan" ucap Qia Qia sambil berteleportasi ke dunia bulan sesuai dengan apa yang dia ketahui melalui ingatan masa lalu Long Sing yang diperlihatkan melalui bola kristal kenangan.
Qia Qia muncul di sebuah hutan yang sangat luas dan memiliki banyak sekali pohon yang sangat tinggi dan besar.
"Kenapa aku muncul di tengah hutan dan apakah ini benar benar dunia bulan" ucap Qia Qia sambil melihat sekelilingnya dan belum mengetahui di mana dia berada saat ini.
Qia Qia kemudian berjalan menelusuri jalanan kecil yang menuju ke bagian bawah hutan itu dengan sangat hati hati karena dia belum mengetahui kondisi sekitarnya.
"Benar benar berpetualang jika seperti ini, namun aku tidak bisa terbang disini karena aku tidak mengetahui situasi saat ini" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil terus berjalan berusaha keluar dari dalam hutan itu.
Dua jam sudah Qia Qia berjalan dan kini dia sudah keluar dari dalam hutan itu.
"Akhirnya aku keluar juga dari hutan ini dan kemana aku harus melangkah" ucap Qia Qia sambil melihat ke kanan dan kirinya dengan kebingungan karena jalan besar yang dia temukan itu seolah olah tidak pernah ada yang melintasinya.
Jalan besar yang tempat Qia Qia berada saat ini semuanya di penuhi oleh rerumputan yang sudah tinggi bahkan banyak juga ilalang yang tumbuh di sana.
"Baiklah ke arah sini saja" ucap Qia Qia sambil memutuskan untuk berjalan ke arah kanannya.
Lima Jam berlalu dan terasa sangat melelahkan untuk Qia Qia namun dia sedikit senang karena dia menemukan sebuah kota yang cukup besar.
"Akhirnya aku menemukan sebuah kota, baiklah coba aku masuki kota ini agar aku bisa mencari penginapan disini" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil melangkah menuju ke arah pintu gerbang kota yang masih satu kilometer dari tempatnya berada.
"Ternyata jalanan yang ku lalui memang sudah di gunakan dan semua penduduk melalui jalan yang ini" ucap Qia Qia sambil melihat jalanan besar yang cukup ramai tiga ratus meter sebelum pintu masuk kota itu.
Qia Qia memperhatikan sekelilingnya dan melihat jika kita itu merupakan kota benteng karena memiliki tembok dan Pintu gebang masuk yang sangat kokoh bahkan terbuat dari batuan batuan meteor yang sangat keras.
"Nona bisa perlihatkan medali anda" ucap seorang prajurit wanita yang berjaga di pintu gerbang masuk kota dan semua prajurit disana semuanya adalah wanita.
"Maafkan aku tapi aku kehilangan medali ku, apakah aku masih bisa masuk kota karena aku sudah ingin mencari penginapan agar aku bisa mandi" ucap Qia Qia dengan ramah sambil melihat sekelilingnya.
"Nona anda harus membayar lima keping koin emas jika anda tidak memiliki medali anda" ucap prajurit wanita itu dengan ramah dan tersenyum hangat ke Qia Qia.
"Baiklah jika demikian meskipun ini baru pertama kalinya aku membayar untuk masuk kota" ucap Qia Qia sambil memberikan lima Keping Koin Emas ke prajurit wanita itu.
"Nona silahkan masuk dan anda lurus saja, satu kilometer dari sini ada penginapan mewah sebelah kiri anda" ucap prajurit wanita itu dengan ramah sambil menunjuk ke arah dalam kota itu.
"Baik terima kasih informasinya" ucap Qia Qia sambil melangkah memasuki bagian dalam kota.
"Benar benar kota yang kuat, disini tingkat pencipta semesta tahap akhir hanya menjadi prajurit penjaga pintu gerbang saja" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil terus melangkah menuju penginapan.
"Kota ini benar benar memiliki pertahanan yang kuat namun kenapa lebih banyak wanita yang memiliki kultivasi tingkat pencipta sedangkan pria pria disini hanya tingkat dao saja" ucap Qia Qia dalam hatinya lagi sambil terus berjalan dan memeriksa semua orang yang berpapasan dengannya.
"Sepertinya ini penginapan yang dimaksud oleh prajurit penjaga pintu gerbang kota" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melangkah memasuki sebuah penginapan dan langsung menuju meja penerima tamu.
"Nona selamat datang di penginapan Rembulan apakah anda hendak menginap disini" ucap wanita penerima tamu itu dengan sangat sopan.
"Benar dan apakah aku bisa menyewa kamar terbaik anda yang memiliki kamar mandi air panas" ucap Qia Qia dengan ramah dan tersenyum hangat ke wanita penerima tamu itu.
"Kamar terbaik kami saat ini masih kosong, dan hanya kamar terbaik saja yang memiliki fasilitas kamar mandi air panas, untuk biaya yang harus anda bayarkan senilai dua ratus lima puluh Keping Koin Emas" ucap wanita muda penerima tamu tersebut.
"Baik, ini biayanya" ucap Qia Qia sambil mengeluarkan dua ratus lima puluh keping koin emas dan meletakkannya di atas meja.
"Baik terima kasih, mari saya antarkan anda ke kamar anda" ucap wanita muda penerima tamu itu dengan ramah sambil meminta temannya untuk menggantikannya.
Qia Qia pun kemudian mengikuti wanita muda tersebut menaiki anak tangga menuju ke lantai dua tempat kamar yang disewanya berada.
"Nona sepertinya anda baru pertama kali datang kesini, apakah anda datang untuk mengikuti kompetisi beladiri atau mengikuti pelelangan yang akan dilaksanakan satu minggu lagi" ucap wanita muda penerima tamu itu membuka obrolan dengan Qia Qia.
"Saya tidak tertarik dengan turnamen beladiri, saya kesini karena kemalaman saja dan saya jadi tidak tahu cara kembali ke ibukota" ucap Qia Qia dengan ramah sambil berpura pura kebingungan dan menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.
"Nona, anda dari ibukota kerajaan atau ibukota kekaisaran bulan?" Tanya wanita muda itu sambil terus melangkah menaiki anak tangga.
"Saya dari ibukota kekaisaran bulan, sebelumnya saya berjalan jalan saja dengan menunggangi kuda saya eh malah saya kesasar dan kuda saya melarikan diri" ucap Qia Qia sambil tertawa ringan.
"Nona ini kamar anda, ibukota kekaisaran bulan lumayan jauh dari kota kami, memerlukan waktu sampai beberapa minggu untuk sampai disana jika anda menggunakan kuda, tapi kedatangan anda kesini sangat tepat karena kota kami ini memiliki gerbang dimensi yang bisa anda gunakan untuk ke ibukota meskipun anda akan diminta membayar mulai dua ratus sampai lima ratus keping koin emas" ucap wanita muda itu sambil membuka pintu kamar yang disewa oleh Qia Qia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Dewi
Untungnya Qia Qia memiliki koin yang cukup
2022-10-21
1