Masalah Pajak kota mawar

"Saya akan selalu mengingat pesan penguasa, dan akan selalu berhati hati, namun sepertinya saya masih memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa mengetahui semuanya tentang dunia bulan ini" ucap Qia Qia melalui cincin komunikasi.

"Tidak apa apa, kau memiliki banyak waktu untuk itu, karena biar bagaimana pun juga semuanya tergantung pada mu, dunia bulan tidak bisa kita serang semau kita seperti dunia dunia di seratus galaksi, karena disana musuh bukanlah ras iblis darah melainkan keturunan dari keluarga Hao Ling sendiri" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi kembali.

"Baik Penguasa, terima kasih atas kepercayaan yang telah anda berikan kepada saya" ucap Qia Qia kembali sambil kembali keluar dari dalam kamarnya dan dia kini menuju keluar dari dalam kediamannya itu.

Qia Qia berjalan menuju ke belakang kediamannya lebih tepatnya dia menuju ke kediaman para bawahannya.

"Dewi apakah ada yang bisa saya bantu untuk anda" ucap seorang wanita muda dengan ramah yang merupakan salah seorang bawahan Qia Qia.

"Saya mau minta tolong salah satu dari kalian untuk berbelanja bahan makanan untuk kita semua" ucap Qia Qia dengan ramah sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi seribu keping koin emas ke wanita muda bawahannya itu.

"Baik Dewi, sebenarnya saya juga hendak menemui Dewi untuk menanyakan apa makanan kesukaan Dewi" ucap wanita muda itu sambil menerima cincin dimensi yang diberikan oleh Qia Qia kedalam cincin dimensinya sendiri.

"Saya hanya menyukai daging rusa serta daging sapi serta daging ayam saja jika untuk sayuran saya sangat menyukai semuanya jadi ingatlah jangan memasak selain ketiga jenis daging tadi ya" ucap Qia Qia dengan ramah dan tersenyum hangat ke bawahannya itu.

"Baik Dewi, saya akan mengingatnya dan semoga nanti Dewi bisa menyukai hidangan saya" Jawab wanita muda itu.

"Kemana yang lain?" Tanya Qia Qia sambil melihat sekelilingnya.

"Dewi mereka masih ada di dalam, sedangkan Bibi Wi Ni sedang berkultivasi sesuai arahan dari Dewi, lalu apakah Dewi membutuhkan kami" ucap wanita muda itu dengan ramah.

"Tidak, namun jika Wi Ni sudah selesai agar tinggal di kediaman ku saja bersama empat orang lainnya jika perlu maka kau saja yang disana, masih banyak kamar kosong disana dan biar kediaman utama juga lebih hangat suasananya" ucap Qia Qia dengan ramah dan tersenyum hangat.

"Baik Dewi, nanti saya akan tinggal di kediaman utama dan mengajak empat orang lainnya juga bersama dengan Bibi Wi Ni" ucap wanita muda itu kembali.

"Baiklah jika demikian, lanjutkanlah dan jangan lupa masak untuk semuanya dan kita malam nanti akan makan bersama di kediaman utama" ucap Qia Qia kembali.

"Baik Dewi, saya pamit terlebih dahulu untuk membeli semua kebutuhan pangan kita" ucap wanita muda itu sambil melangkah meninggalkan Qia Qia.

"Aku belum mengetahui ruang kerja ku dan juga belum mengetahui siapa saia yang menjaga kediaman ku ini" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil melangkah menuju bangunan paling depan yang merupakan bangunan tempat dia bekerja nantinya sebagai pemimpin kota mawar.

"Bangunan ini benar benar sangat tidak terawat sama sekali, jelas sekali jika selama ini tuan kota yang lama tidak memikirkan kondisi kediaman ini" ucap Qia Qia sambil menggelengkan kepalanya melihat kondisi bangunan besar yang akan merupakan tempat kerjanya sekaligus untuk menerima semua tamunya nanti.

Qia Qia terus melangkah memasuki bangunan besar itu dan langsung menuju ke ruang aula utama namun kembali dia melihat jika bangunan itu sudah memiliki banyak sekali kerusakan.

"Sepertinya aku harus memperbaiki semua bangunan ini, sungguh memalukan jika kota semegah ini memiliki pusat pemerintahan yang sangat kumuh" ucap Qia Qia sambil kembali menutup pintu ruang aula dan tidak jadi memasukinya.

Qia Qia kemudian berjalan menemui para prajurit yang berjaga di pintu gerbang kediamannya.

"Hormat kepada Dewi Qia" ucap komandan prajurit yang merupakan seorang wanita berusia empat puluhan.

"Komandan ada berapa orang yang berjaga disini" ucap Qia Qia dengan ramah sambil duduk di kursi yang ada di depannya diikuti oleh komandan prajurit itu yang juga duduk kembali di kursinya.

"Dewi Qia, sesuai arahan dari Jenderal Wi Yu disini ada seratus orang yang bergantian berjaga setiap dua jam sekali, setiap dua jam akan ada sepuluh orang yang jaga di gerbang ini sedangkan sisanya akan bersiaga di bangunan belakang dekat dengan kediaman untuk para bawahan anda" Ucap komandan prajurit itu dengan hormat.

"Sampaikan pesanku, siapapun tamu yang datang baik pengemis atau bangsawan jangan ada satupun yang ditolak masuk, selalu terima mereka dengan baik jangan ada perbedaan apapun, jika aku sedang tidak ada maka terima mereka dan tanyakan apa keperluan mereka lalu catat dengan baik apa keperluan mereka itu, sementara bangunan kerjaku tidak akan aku fungsikan namun akan aku renovasi terlebih dahulu setelah Jenderal Wi Yu datang kembali kesini jadi sementara itu bawa tamu ku ke teras kediaman ku saja" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke komandan prajurit itu.

"Baik Dewi Qia, saya akan menyampaikan pesan anda kepada semua prajurit saya" ucap komandan prajurit itu dengan hormat.

"Apakah anda juga penduduk asli kota mawar" ucap Qia Qia penuh rasa ingin tahu.

"Benar Dewi Qia, saya memang penduduk asli kota mawar" jawab komandan prajurit dengan sangat sopan dan juga hormat.

"Bagaimana ekonomi penduduk kota ini secara garis besar" ucap Qia Qia dengan rasa ingin tahu yang besar.

"Dewi banyak penduduk bahkan susah untuk makan karena pajak kota ini terlalu besar untuk para penduduk" ucap komandan prajurit dengan hormat.

"Apakah ada rumah pengobatan gratis untuk penduduk kota?" Ucap Qia Qia kembali.

"Tidak ada dewi, karena di kota ini sebelumnya semuanya harus membayar pajak, bahkan untuk berobat saja harus membayar pajak kepada tuan kota yang sebelumnya" jawab komandan prajurit dengan hormat.

"Satu hal lagi yang ingin aku ketahui dari mu, apakah banyak pengemis dan gelandangan di kota kita ini" ucap Qia Qia kembali.

"Tidak ada Dewi, karena jika ketahuan oleh tuan kota yang lama mereka akan mendapatkan hukum cambuk sepuluh kali dan di usir dari kota dalam kondisi terluka" ucap komandan prajurit itu kembali menjawabnya dengan hormat.

"Baiklah jika demikian kita akan merubahnya di masa depan, jawab jujur kepadaku, berapa yang di butuhkan setiap bulannya agar bisa hidup dengan nyaman" ucap Qia Qia kembali.

"Dewi Qia, kebutuhan minimum untuk hidup di kota ini sebesar sepuluh Keping Koin emas karena harga harga barang di kota mawar ini lebih mahal akibat pajak yang harus di bayarkan, semua pelaku usaha harus membayar pajak senilai dua puluh persen jadi mereka membebankan kepada para pembeli yang datang ke tempat usaha mereka selama ini, padahal pajak di kota lain hanya lima belas persen saja" jawab komandan prajurit itu dengan hormat dan tampak kejujuran di matanya.

Terpopuler

Comments

Caproede1204

Caproede1204

👍👍👍

2022-06-28

0

Caproede1204

Caproede1204

masih di dalam jalur....

2022-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Perjalanan Qia Qia
2 Melihat Ingatan Long Sing
3 Kota Naga Part 1
4 Kota Naga part 2
5 Penginapan Rembulan part 1
6 Penginapan Rembulan part 2
7 Anak Sombong part 1
8 Anak Sombong part 2
9 Mendapatkan Dukungan
10 Jenderal Wi Yu
11 Jenderal Wi Yu part 2
12 Menjadi Pemimpin Kota Mawar
13 Wi Ni
14 Masalah Pajak kota mawar
15 Ruangan Rahasia kota mawar
16 Peninggalan Hao Lili
17 Mengangkat Jenderal Wi Yu
18 Perubahan kota mawar part 1
19 Menemui Hao Ling part 1
20 Menemui Hao Ling part 2
21 Perubahan kota mawar part 2
22 Perubahan kota mawar part 3
23 Membuat Jubah Pasukan mawar
24 kedatangan mata mata
25 Kediaman Puncak Bukit Mawar
26 Kediaman Puncak bukit mawar 2
27 Hao Kong ahli artefak kota mawar
28 Hao Kong part 2
29 Info Kepulauan bintang
30 Puncak Gunung Kota Mawar
31 Kapal Kekaisaran bulan 1
32 Pusat Artefak Kapal perang kekaisaran bulan
33 Menyegel Kepulauan bintang
34 Menemukan Goa tersembunyi
35 Wi Yu menemui kaisar bulan
36 Dunia Kecil di dalam Gunung kota mawar
37 Membersihkan Dunia kecil iblis darah
38 Dunia Kecil baru
39 Wi Ni mencicipi apel emas
40 Desa penghasil herbal
41 Desa Tambang
42 Desa Tambang 2
43 Desa ketiga
44 Meninggalkan desa ketiga
45 Menemukan markas kedua
46 Taman Belakang
47 Artefak cincin ilusi
48 Gulungan peta dunia bulan
49 Sekte mawar resmi berdiri
50 Menemukan Desa Kuno
51 Hao Fi
52 Hao Fi 2
53 Berlatih Kembali
54 Persiapan mengambil alih dunia bulan 1
55 Persiapan mengambil alih dunia bulan 2
56 Persiapan mengambil alih dunia bulan 3
57 Persiapan mengambil alih dunia bulan 4
58 Persiapan mengambil alih dunia bulan 5
59 Persiapan mengambil alih dunia bulan 6
60 Pengambil Alihan Dunia Bulan
61 Terlalu Hancur
62 Menemukan Warisan Lintas Zaman
63 Hao Lang
64 Dunia Lotus
65 Istana Melayang
66 Penobatan Hao Ling 1
67 Penobatan Hao Ling 2
68 Jia Yu
69 Tiba di dunia Peri
70 Kota Kayu
71 Rumah Lelang Kayu Hitam
72 Kun Lian
73 Kun Yi
74 info Istana Kuno Li Mei
75 Array Bendera
76 Bukit Mawar
77 Kun Lo dan Kun Ma
78 Jia Ni
79 Terbukanya pintu dunia pedang
80 Dunia Pedang Kuno
81 81 Desa Kanibal
82 Sebuah Pulau
83 Pohon Kuno
84 Ruangan Penuh ular
85 Menemukan Pedang di kolam Lava
86 Pedang Lava Neraka
87 Wanita Berpakaian Merah
88 Ciri Kaum Kanibal
89 Mengurangi Lawan Kun Yi
90 Mengurangi Lawan Kun Yi 2
91 Kelemahan Kun Yi
92 Rencana Untuk Kun Yi
93 Menemukan lokasi penduduk asli
94 Keberhasilan Kun Yi
95 Mengarahkan Kun Yi
96 Penguasa Dunia Pedang Kuno
97 Penguasa Dunia Pedang Kuno 2
98 Memindahkan Dunia Pedang Kuno
99 Memasuki Sebuah Dunia Kecil
100 Raja Kun Ma
101 Li Wanyi
102 Kelemahan Artefak Ilusi
103 Permohonan maaf Kun Yi
104 Memaafkan Kun Yi
105 Medali Bangsawan kota kayu
106 Membersihkan Benua Pertama
107 Kun Gu
108 Li Yanji
109 Mengirim Pasukan Kun Gu kembali 1
110 Menginap di Ibukota
111 Pasukan Berbaju hitam
112 Membantu Pasukan Berbaju Hitam
113 Li Jong
114 Mengurung Lima Patriark
115 Masih ada yang berjiwa baik
116 Penghapusan sekte aliran hitam
117 Kembali ke Bukit Mawar
118 Persiapan Penobatan Dewi Li Mei
119 Persiapan Penobatan Dewi Li Mei 2
120 Penobatan Dewi Li Mei 1
121 Penobatan Dewi Li Mei 2
122 Dunia Lava 1
123 Dunia Lava 2
124 Dunia Lava 3
125 Dunia Lava 4
126 Dunia Lava 5
127 Dunia Lava 6
128 Dunia Lava 7
129 Dunia Lava 8
130 Dunia Lava 9
131 Dunia Lava 10
132 Dunia Lava 11
133 Berpetualang 1
134 Berpetualang 2
135 Berpetualang 3
136 Berpetualang 4
137 Berpetualang 5
138 Berpetualang 6
139 Berpetualang 7
140 Berpetualang 8
141 Berpetualang 9
142 Berpetualang 10
143 Berpetualang 11
144 Berpetualang 12
145 Berpetualang 13
146 Berpetualang 14
147 Berpetualang 15
148 Berpetualang 16
149 Berpetualang 17
150 Berpetualang 18
151 Berpetualang 19
152 Berpetualang 20
153 Berpetualang 21
154 Berpetualang 22
155 Berpetualang 23
156 Berpetualang 24
157 Berpetualang 25
158 Berpetualang 26
159 Berpetualang 27
160 Akhir petualangan .Tamat.
Episodes

Updated 160 Episodes

1
Awal Perjalanan Qia Qia
2
Melihat Ingatan Long Sing
3
Kota Naga Part 1
4
Kota Naga part 2
5
Penginapan Rembulan part 1
6
Penginapan Rembulan part 2
7
Anak Sombong part 1
8
Anak Sombong part 2
9
Mendapatkan Dukungan
10
Jenderal Wi Yu
11
Jenderal Wi Yu part 2
12
Menjadi Pemimpin Kota Mawar
13
Wi Ni
14
Masalah Pajak kota mawar
15
Ruangan Rahasia kota mawar
16
Peninggalan Hao Lili
17
Mengangkat Jenderal Wi Yu
18
Perubahan kota mawar part 1
19
Menemui Hao Ling part 1
20
Menemui Hao Ling part 2
21
Perubahan kota mawar part 2
22
Perubahan kota mawar part 3
23
Membuat Jubah Pasukan mawar
24
kedatangan mata mata
25
Kediaman Puncak Bukit Mawar
26
Kediaman Puncak bukit mawar 2
27
Hao Kong ahli artefak kota mawar
28
Hao Kong part 2
29
Info Kepulauan bintang
30
Puncak Gunung Kota Mawar
31
Kapal Kekaisaran bulan 1
32
Pusat Artefak Kapal perang kekaisaran bulan
33
Menyegel Kepulauan bintang
34
Menemukan Goa tersembunyi
35
Wi Yu menemui kaisar bulan
36
Dunia Kecil di dalam Gunung kota mawar
37
Membersihkan Dunia kecil iblis darah
38
Dunia Kecil baru
39
Wi Ni mencicipi apel emas
40
Desa penghasil herbal
41
Desa Tambang
42
Desa Tambang 2
43
Desa ketiga
44
Meninggalkan desa ketiga
45
Menemukan markas kedua
46
Taman Belakang
47
Artefak cincin ilusi
48
Gulungan peta dunia bulan
49
Sekte mawar resmi berdiri
50
Menemukan Desa Kuno
51
Hao Fi
52
Hao Fi 2
53
Berlatih Kembali
54
Persiapan mengambil alih dunia bulan 1
55
Persiapan mengambil alih dunia bulan 2
56
Persiapan mengambil alih dunia bulan 3
57
Persiapan mengambil alih dunia bulan 4
58
Persiapan mengambil alih dunia bulan 5
59
Persiapan mengambil alih dunia bulan 6
60
Pengambil Alihan Dunia Bulan
61
Terlalu Hancur
62
Menemukan Warisan Lintas Zaman
63
Hao Lang
64
Dunia Lotus
65
Istana Melayang
66
Penobatan Hao Ling 1
67
Penobatan Hao Ling 2
68
Jia Yu
69
Tiba di dunia Peri
70
Kota Kayu
71
Rumah Lelang Kayu Hitam
72
Kun Lian
73
Kun Yi
74
info Istana Kuno Li Mei
75
Array Bendera
76
Bukit Mawar
77
Kun Lo dan Kun Ma
78
Jia Ni
79
Terbukanya pintu dunia pedang
80
Dunia Pedang Kuno
81
81 Desa Kanibal
82
Sebuah Pulau
83
Pohon Kuno
84
Ruangan Penuh ular
85
Menemukan Pedang di kolam Lava
86
Pedang Lava Neraka
87
Wanita Berpakaian Merah
88
Ciri Kaum Kanibal
89
Mengurangi Lawan Kun Yi
90
Mengurangi Lawan Kun Yi 2
91
Kelemahan Kun Yi
92
Rencana Untuk Kun Yi
93
Menemukan lokasi penduduk asli
94
Keberhasilan Kun Yi
95
Mengarahkan Kun Yi
96
Penguasa Dunia Pedang Kuno
97
Penguasa Dunia Pedang Kuno 2
98
Memindahkan Dunia Pedang Kuno
99
Memasuki Sebuah Dunia Kecil
100
Raja Kun Ma
101
Li Wanyi
102
Kelemahan Artefak Ilusi
103
Permohonan maaf Kun Yi
104
Memaafkan Kun Yi
105
Medali Bangsawan kota kayu
106
Membersihkan Benua Pertama
107
Kun Gu
108
Li Yanji
109
Mengirim Pasukan Kun Gu kembali 1
110
Menginap di Ibukota
111
Pasukan Berbaju hitam
112
Membantu Pasukan Berbaju Hitam
113
Li Jong
114
Mengurung Lima Patriark
115
Masih ada yang berjiwa baik
116
Penghapusan sekte aliran hitam
117
Kembali ke Bukit Mawar
118
Persiapan Penobatan Dewi Li Mei
119
Persiapan Penobatan Dewi Li Mei 2
120
Penobatan Dewi Li Mei 1
121
Penobatan Dewi Li Mei 2
122
Dunia Lava 1
123
Dunia Lava 2
124
Dunia Lava 3
125
Dunia Lava 4
126
Dunia Lava 5
127
Dunia Lava 6
128
Dunia Lava 7
129
Dunia Lava 8
130
Dunia Lava 9
131
Dunia Lava 10
132
Dunia Lava 11
133
Berpetualang 1
134
Berpetualang 2
135
Berpetualang 3
136
Berpetualang 4
137
Berpetualang 5
138
Berpetualang 6
139
Berpetualang 7
140
Berpetualang 8
141
Berpetualang 9
142
Berpetualang 10
143
Berpetualang 11
144
Berpetualang 12
145
Berpetualang 13
146
Berpetualang 14
147
Berpetualang 15
148
Berpetualang 16
149
Berpetualang 17
150
Berpetualang 18
151
Berpetualang 19
152
Berpetualang 20
153
Berpetualang 21
154
Berpetualang 22
155
Berpetualang 23
156
Berpetualang 24
157
Berpetualang 25
158
Berpetualang 26
159
Berpetualang 27
160
Akhir petualangan .Tamat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!