PART 20

Pengurus panti menceritakan, bagaimana putri Big One bisa sampai di situ. Ternyata Big One, menitipkan putrinya untuk menghindari para anak buah bang Mingun yang terus menagih hutang. Saat istrinya sudah meninggal, dia tidak bisa menjaga putrinya, karena harus mencari biaya untuk operasi. Setelah putrinya dinyatakan sembuh dari kanker, dia membawanya pergi. Pengurus panti asuhan memberikan alamat yang baru pada Shine.

“Terimakasih atas informasinya, ini ada sedikit bantuan dari komunitas kami untuk anak-anak yang lain, tolong diterima, dan sekalian kami ijin pamit untuk pulang, karena masih ada urusan yang lain”, ucap Shine.

“Terimakasih banyak atas bantuannya, semoga Tuhan yang membalas kebaikan kalian”, kata pengurus panti asuhan.

Pencarian terus dilanjutkan oleh Shine dan pak Fran mereka menuju alamat yang diberikan oleh pengurus panti asuhan.

“Pak Fran, di alamat ini tertulis asrama sekolah yayasan Starlight, apakah bapak tahu alamatnya ?”, tanya Shine di parkiran.

“Itukan sekolah asrama yang didirikan oleh nyonya Hara, nona Shine, saya tahu alamatnya, mari saya antar”, jawab pak Fran.

Yayasan yang didirikan oma Hara, itu adalah sekolah berbasis asrama, untuk anak-anak yang kurang mampu. Namun kualitas sekolahnya tetap dijaga, tidak sembarangan anak boleh bersekolah di sana. Mereka menuju ke sana.

“Permisi pak, boleh saya bertemu dengan kepala asrama ?”, tanya Shine pada security.

“Maaf, ibu sudah membuat janji sebelumnya ?”, jawab security.

“Belum, apakah tidak bisa langsung menemui beliau ?”, tanya Shine lagi.

“Maaf ibu, prosedur di sini memang seperti itu, pengamanan di jaga ketat, tidak sembarangan orang boleh masuk, silahkan anda kembali besok, saat telah membuat janji”, security mengusir Shine.

Shine dan pak Fran, menerima pengusiran oleh sang security, dan memilih mengalah.

“Pak Fran ini kan yayasan yang didirikan oma Hara, kita minta bantuan saja padanya ?, sebentar ya aku telepon dulu !”, Shine menghubungi oma Hara meminta bantuan.

Setelah Shine menghubungi oma Hara, dia segera datang menyusul Shine di asrama. Saat oma Hara datang, security juga menghadangnya dan membuat kekacauan kecil, karena itu kepala asrama dan kepala sekolah, terjun langsung menyambut kedatangan oma Hara sebagai ketua yayasan.

“Nyonya Asmaharani, selamat datang, kenapa anda tidak memberitahu saya dulu, pasti m security baru ini bisa menyambut anda ?”, tanya kepala sekolah.

“Tidak apa-apa saya maklumi karena dia security baru, kinerjanya bagus, saya suka”, oma Hara memuji kinerja bagus untuk security.

“Silahkan masuk nyonya”, kepala sekolah dan kepala asrama menyambut oma Hara.

“Saya tiba-tiba kesini diminta olehnya”, oma Hara menunjuk Shine.

“Saya Shine rekan kerja nyonya Asmaharani, maaf sebelumnya merepotkan karena belum janji sebelumnya !”, ucap Shine.

“Jika anda tadi langung menyebut rekan kerja nyonya Asmaharani, pasti kita welcome, tidak usah membuat janji terlebih dahulu”, keterangan kepala sekolah.

“Om…ups, nyonya, saya akan mewakili anda berbicara, kami kemari ingin mencari seorang anak perempuan, anak dari orang ini”, Shine memberikan selembar foto pada kepala sekolah dan kepala asrama.

“Apakah boleh saya tahu nama orang ini, karena saya tidak bisa menghafal semua wali siswa di sini ?, nanti saya carikan datanya”, tanya kepala sekolah.

“Namanya Jaka, biasa dipanggil Jeck, dulunya anak ini pernah sakit kanker hati”, jawab Shine.

Kepala asrama dan kepala sekolah mencari data cukup lama, karena Shine hanya tahu nama Big One, dan istrinya, dia lupa menanyakan pada pengurus panti asuhan.

“Berdasarkan informasi anda, ada beberapa anak yang ayahnya bernama Jaka, coba anda cari yang sesuai dengan data yang anda cari !”, minta kepala sekolah.

Dari beberapa data yang diberikan kepala sekolah, ada 4 yang nama ayah siswa bernama Jaka, 2 diantaranya, siswa itu adalah laki-laki, sedangkan 2 lagi siswa perempuan. Dari 2 anak itu, Shine bingung membedakan, karena dia tidak tahu secara lengkap data anak Big One. Shine meminta untuk bertemu langsung dengan anak-anak yang ada di data.

Dari kedua anak perempuan itu satu terlihat tidak bersemangat, dan yang satu terlihat sehat dan ceria.

“Nak, kamu kenapa ?, kok tidak bersemangat ? apakah kamu sakit ?”, tanya Shine pada anak yang pertama.

“Tidak, semalam saya tidak bisa tidur karena ada ujian siang ini”, jawab anak perempuan yang pertama.

“Kalo kamu, siapa namamu anak manis ?”, tanya Shine pada anak perempuan yang kedua.

“Nama saya Angela”, jawab anak perempuan yang kedua.

“Wah nama kita hampir sama, nama saya Angelo, Shine Angelo !”, ucap Shine.

“Dari kalian berdua, siapa ayahnya yang ini, ayo tunjuk tangan, nanti saya kasih coklat, ada yang mau coklat ?”, Shine menunjukkan foto Big One.

Anak perempuan kedua yang menunjuk tangan, kini dia sudah terlihat sehat dan ceria, memang wajahnya terlihat mirip dengan Big One. Shine mengajaknya berfoto selfie sebagai bukti nantinya.

“Kalian berdua akan mendapatkan coklat dari saya, tidak usah saling iri ya, sekarang kembali sekolah, yang rajin sekolahnya, ingat ya belajar itu penting !”, kata Shine menyemangati mereka berdua.

*****

Kembali ke Shine yang membawa bendera perdamaian untuk Big Team. Shine berjalan menuju villa sangat percaya diri. Tanpa diketahui pak Londo maupun Laning. Shine berteriak dengan bantuan pengeras suara memanggil Big Team.

“Panggilan ditujukan Untuk Big Team, khususnya kamu Big One, keluar sekarang juga !”, Shine berteriak keras.

Suara Shine sampai terdengar pak Londo dan Laning yang ada dirumah.

“Pak itu seperti suara Star ?”, Laning bertanya pada bapaknya.

“Iya…benar, ayo kita lihat !”, ajak pak Londo.

Mereka terburu-buru keluar rumah untuk mendekati sumber suara. Benar saja Shine datang lagi, setelah 2 pekan menghilang dari villa tanpa mengabari pak Londo maupun Laning.

Big Team yang mendengar kegaduhan, langsung keluar untuk memeriksa.

“Ternyata kamu tikus kecil, masih berani kamu kesini setelah beberapa kali aku usir ?”, tanya Big One.

Shine mengacuhkan perkataan Big One, dia malah menyapapa Sand.

“Tuan muda Sand yang terhormat, saya kembali lagi, apakah hari ini anda sehat ?”, Shine berteriak menggunakan pengeras suara.

Sand yang mendengar Shine berteriak memanggil namanya, melihat keluar dari jendela, dia merasakan sedikit kegembiraan, karena yang hilang telah kembali lagi.

Big Team yang geram, langsung ingin mengusir Shine dari villa. Tapi dihentikan oleh Shine.

“Eits, tunggu dulu, sebelum kalian mengusir saya lagi, saya ada sesuatu untuk kalian, kalian baca sebentar, setelah itu saya akan pergi sendiri dengan suka rela”

Big One menanggapi permintaan Shine, karena tidak usah repot-repot untuk mengusirnya. Setelah membaca kartu As yang diberikan Shine, mereka ingin bernegosiasi.

“Apakah saya boleh bicara dengan kalian ?”, tanya Shine.

“Baik, kita bicara di dekat danau saja, agar tuan muda tidak mendengarnya !”, minta Big One.

Saat mereka semua berjalan menuju danau, Laning dan pak Londo menghampiri Shine.

“Star, kamu sudah kembali, saya kira kamu tidak akan kembali lagi, sudah 2 pekan kamu tidak pernah mengabari kami ?”, tanya Laning pada Shine.

“Maafkan aku ya Laning, membuat kalian khawatir, aku telah menemukan kelemahan mereka selama 2 pekan kepergianku, sekarang aku akan bernegosiasi dengan mereka !”, jawab Shine.

“Kita bicara disini saja”, ucap Big One.

Terpopuler

Comments

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

siap siap kompromi ya😁😁😁😁

2022-03-12

1

Artini

Artini

semangat ka

2022-02-13

1

El_Tien

El_Tien

makasih udah mau saling dukung

2022-02-08

1

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 PART 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 PART 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 Visual
91 PART 90
92 PART 91
93 PART 92
94 PART 93
95 PART 94
96 PART 95
97 PART 96
98 PART 97
99 PART 98
100 PART 99
101 PART 100
102 PART 101
103 PART 102
104 PART 103
105 PART 104
106 PART 105
107 PART 106
Episodes

Updated 107 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
PART 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
PART 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
Visual
91
PART 90
92
PART 91
93
PART 92
94
PART 93
95
PART 94
96
PART 95
97
PART 96
98
PART 97
99
PART 98
100
PART 99
101
PART 100
102
PART 101
103
PART 102
104
PART 103
105
PART 104
106
PART 105
107
PART 106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!