PART 12

Sand duduk di kursi kerjanya, menghadap ke jendela, hanya terlihat kepala berambut hitam mengkilap. Shine berdiri di belakang Sand, menunggu Sand berbalik memandangnya.

“Eherm, permisi tuan muda saya disini ingin membicarakan sesuatu dengan anda, bolehkah saya minta anda mendengarkan pembicaraan saya ?”

“Hem” hanya suara itu yang terdengar oleh Shine.

Shine berusaha menyampaikan dengan suara laki-laki, takut menyinggung Sand.

“Saya akan pergi dari sini jika anda mau menyetujui permintaan saya” Sand tidak merespon.

“Baik, saya akan berbicara sekarang, saya minta anda meninggalkan rumah ini” kata Shine.

“Apa maksud kamu, mengusir saya dari sini ?”, Sand langsung berdiri dan membalikkan badan.

Saat melihat Sand di hadapannya, yang dia kira selama ini seorang anak remaja labil, terlihat sangat dewasa, badannya tegap berotot,

memakai kemeja putih pas body, rambut hitam tertata rapi, dengan wajah cerah, terlihat sangat tampan, tanpa sedikitpun memperlihatkan wajah depresi. Mengalihkan tujuan utamanya. Shine sadar Shine.

“Heeemmm, saya tidak mengusir anda dari sini, saya hanya mengajak anda pergi dari rumah ini” ucap Shine.

Karena penampilan Shine yang berubah seperti laki-laki, Sand sedikit mentolerirnya, dan mau diajak bicara oleh Shine.

“Anda hanya membutuhkan suasana baru, itu adalah solusi dari saya, apakah anda bersedia ?, saya akan pergi dari sini sekarang juga jika anda menyetujuinya” tanya Shine.

“Hanya itu kan permintaanmu ?” tanya Sand balik.

“Tapi dengan syarat, saya yang akan menyediakan tempat untuk anda, bagaimana ?” minta Shine.

“Baik, saya akan menyetujui permintaanmu, sekarang penuhi janjimu” kata Sand.

“Saya akan pergi dari sekarang juga” ucap Shine.

Shine turun kebawah untuk mengemas barang- barangnya, pamitan ke oma Hara, dan meminta alamat tempat tinggal Sand yang baru, dan pergi dari rumah itu, saat itu juga.

Sand tidak merasakan adanya kejanggalan dari kepergian Shine dari rumahnya, malah dia merasa senang bisa keluar dari rumah oma Hara dan tinggal sendirian tanpa diganggu oleh siapapun.

*****

Sebelum Shine meninggalkan rumah, dia sudah merencanakan sesuatu dengan oma Hara. Rencana itu dia jelaskan ke oma Hara secara rinci.

Pertama-tama Shine meminta oma Hara agar Sand bisa meninggalkan rumahnya.

Yang kedua, Shine meminta oma Hara untuk menyiapkan tempat tinggal baru untuk Sand kalau bisa tempatnya agak jauh, dari suasana

perkotaan.

Yang ketiga, Shine meminta ijin oma Hara agar menyetujui rencananya, untuk ikut Sand tinggal di tempat yang baru.

Oma Hara menyetujui semua rencana Shine, dan Shine sudah memindahkan barang- barangnya ke tempat yang baru tanpa sepengetahuan Sand.

Saat Shine meninggalkan rumah, dia menuju tempat baru sebelum Sand. Di sana Shine bersiap menunggu kedatangan Sand.

Sand yang selalu ingin pergi dari rumah omanya, sangat bersemangat untuk meninggalkan rumah. Bersama Big Team dia pergi ke alamat yang diberikan oleh Shine sebelum pergi.

Shine sudah memperkirakan kedatangan Sand dan bodyguardnya. Dia menunggu di dalam rumah mempersiapkan kejutan untuk Sand saat datang nanti.

Tempat itu villa mewah keluaga oma Hara yang jarang di tempati sejak orang tua Sand meninggal. Walaupun jarang ditempati, tapi masih ada yang merawatnya sampai sekarang.

Shine mendengar ada suara mobil yang mendekat, pasti itu mobil Sand dan Big Team. Dia bersiap-siap menyambut Sand di balik pintu.

Saat Big One hendak membuka pintu, pintu itu dibuka oleh Shine terlebih dahulu.

“Surprise, selamat datang tuan muda, saya yang akan melayani anda mulai sekarang di rumah ini” sambil tersenyum, Shine memakai setelan jas lengkap seperti pelayan laki-laki.

Sand yang ada di belakang badan Big One yang besar sangat terkejut,

“Kamu, kenapa kamu ada di sini pergi sekarang” ucap Sand sangat marah.

“Tuan muda saya berjanji meninggalkan rumah itu dan sudah saya tepati, tapi saya tidak bilang kalau saya akan meninggalkan rumah ini kan ?” kata Shine menggoda Sand yang sangat marah.

“Big team, cepat bawa pergi dia dari sini” kata Sand memberi perintah.

“Baik tuan muda” Big Team menjawab secara bersamaan.

Big Team mencoba menangkap Shine, kejar kejaran seperti kucing dan tikus, sampai Big Team kewalahan, dan akhirnya mereka menyerah untuk menangkap Shine.

“Tuan muda kami sudah tidak sanggup, villa ini sangat besar kami tidak bisa menemukan dan menangkap tikus kecil itu” kata Big Team dengan nafas terengah-engah dan keringat mengalir di dahi.

“Dasar tidak becus, tangkap dia sampai dapat, saya tidak mau tahu” ucap Sand pergi ke lantai atas untuk beristirahat.

Shine yang tidak bisa ditemukan dirumah itu, ternyata bersembunyi di kamar Sand.

Karena lama tidak tempati, kamar itu sedikit kotor, Sand membersihkan tempat tidur, membuka penutup kain,

“Kamu ?” Sand kaget hingga terjatuh ke belakang.

Sand melihat Shine yang muncul dari bawah tempat tidur dengan muka terlihat seram, karena kamarnya sedikit gelap hanya diterangi sinar bulan.

“Hahahahaha………” Shine tertawa terpingkal-pingkal melihat Sand

yang terjatuh karena kaget melihatnya.

“Big Onee…………….!” Sand berteriak memanggil Big Team.

“Sssssttttttt……….., dia tidak akan mendengar teriakanmu tuan muda” Shine menempelkan telunjuknya di bibir Sand.

“Apa yang kamu lakukan !” Sand menghempas jari Shine dari bibirnya.

“Tuan muda, hanya kita berdua sekarang di kamar ini, saya juga sudah merubah penampilan saya, jadi tidak usah marah denganku,,,OKE !” kata Shine.

“Sana, menjauh dariku” Sand berekspresi jijik.

“Oke…oke…oke” Shine berdiri, membersihkan pakaiannya dan mengulurkan tangan untuk membantu Sand berdiri.

“Yaudah kalo gak mau” pertolongan Shine ditolak Sand.

“Dasar perempuan licik, krucuk...krucuk..." gerutu Sand, perutnya bunyi karena lapar.

“Anda lapar ya tuan muda, mau makan ?, saya ambilkan ya…..” Shine menawarkan makan, masih dengan tawa mengejek Sand.

“Big One…………….!” Sand masih berteriak mencoba memanggil bodyguardnya.

“Sudahlah tuan muda, pasti mereka sibuk mencari saya kan ?, disini tidak ada pelayan seperti dirumah oma anda, jika anda lapar saya sudah siapkan makanan untuk anda di bawah, silahkan anda turun” Shine pergi meninggalkan Sand ke lantai bawah.

Saat keluar dari kamar, Shine berjalan mengendap-endap karena takut tertangkap oleh Big Team.

Terpopuler

Comments

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

🤣🤣🤣🤣🤣 lucu bagian ini😂😂😂😂😂

🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️

2022-03-05

1

Aris Pujiono

Aris Pujiono

next kak

2022-02-10

1

Artini

Artini

semangat ka

2022-02-07

1

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 PART 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 PART 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 Visual
91 PART 90
92 PART 91
93 PART 92
94 PART 93
95 PART 94
96 PART 95
97 PART 96
98 PART 97
99 PART 98
100 PART 99
101 PART 100
102 PART 101
103 PART 102
104 PART 103
105 PART 104
106 PART 105
107 PART 106
Episodes

Updated 107 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
PART 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
PART 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
Visual
91
PART 90
92
PART 91
93
PART 92
94
PART 93
95
PART 94
96
PART 95
97
PART 96
98
PART 97
99
PART 98
100
PART 99
101
PART 100
102
PART 101
103
PART 102
104
PART 103
105
PART 104
106
PART 105
107
PART 106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!