PART 17

Mereka bertiga sampai dirumah. Kejadian yang dialami Shine tadi dilaporkan pada oma Hara.

“Halo oma Hara, saya memerlukan bantuan dari anda, apakah saya bisa bertemu dengan oma ?”, tanya Shine lewat HP.

“Besok temui saya di kantor jam 10 pagi”, ucap oma Hara, buru-buru menutup telepon karena sedang sibuk.

Shine yang sudah terlanjur diusir oleh Big One, harus menemukan alternatif lain, agar tetap bisa bersama tuan muda Sand. Pergelangan tangan yang memar karena tarikan kuat Big One, sampai tidak terasa lagi.

“Star, tangan kamu aku obati ya !”, pinta Laning pada Shine.

Shine tidak merespon perkataan Laning dan terus memikirkan cara untuk menyingkirkan para bodyguard Sand. Jika, mereka masih tetap menghalangi Shine untuk bisa terus bersama Sand, semakin kecil peluang bisa menyembuhkan Sand.

“Aaaaaaaarrggghhhhh…!”, tiba-tiba Shine berteriak.

“Star, kamu kenapa ?”, Laning yang kaget karena teriakan Shine.

“Eh, Laning, kamu disini rupanya, maaf pikiranku sedang kacau”, jawab Shine.

*****

Keesokan paginya Shine bersiap untuk bertemu dengan oma Hara. Dia menitipkan tuan Muda Sand pada pak Londo dan Laning. Jika terjadi sesuatu, Shine berharap untuk langsung menghubunginya.

Shine mengendarai taxi yang sudah dipesannya.

“Pak tolong ke amalat ini !”, Shine memberikan kartu nama oma Hara kepada supir taxi.

Perjalanan untuk sampai di kantor oma Hara membutuhkan sekitar 1,5 jam.

Di kantor oma Hara, Shine ke resepsionist untuk bertanya dimana ruangan oma Hara.

“Permisi mbak, dimana ruangan nyonya Asmaharani ?”, tanya Shine ke pegawai respsionist.

“Apakah ibu sudah buat janji dengan beliau ?”, tanya balik pegawai pada Shine.

“Sudah, bilang aja Shine sudah menunggu di resepsionist”, jawab Shine yang sudah tidak sabar menunggu oma Hara.

“Maaf ibu, beliau sedang ada klien penting, sekarang belum bisa diganggu, silahkan ditunggu dulu”, kata resepsionis.

“Kalau ruangannya di lantai berapa, saya akan tunggu di sana saja”, ucap Shine.

“Di lantai 20”, kata resepsionis lagi.

Shine yang tidak sabaran, dia langsung pergi ke lantai 20 naik lift. Sedangkan oma Hara yang tahu Shine sudah datang, dia meninggalkan kliennya yang penting demi bertemu dengan Shine.

Shine yang naik ke lantai atas, sedangkan oma Hara yang turun kebawah, mereka menjadi tidak saling bertemu.

“Dimana Shine, yang kamu bilang tadi ?”, oma Hara bertanya pada pegawai resepsionist.

“Dia naik ke atas”, jawab pegawai itu.

Oma Hara menyusul Shine ke ruangannya, sedangkan Shine yang tahu oma Hara ke bawah, dia juga ikut mengejar.

“Mbak, kamu lihat nyonya Asmaharani gak ?”, tanya Shine yang terburu-buru.

“Tadi beliau mencari ibu ke atas lagi”, jawab resepsionis.

Dalam hati pegawai “kenapa gak telepon aja, malah kucing-kucingan gitu !”, sambil menggelengkan kepala.

Oma Hara yang sudah sepuh, sudah tidak berniat mengejar Shine lagi, dia memilih untuk menunggu di ruangannya.

“Nyonya Asmharani ada di dalam ?”, tanya Shine kepada sekretaris oma Hara.

“Nona sudah ditunggu nyonya di dalam”, jawab skretaris.

Mereka berdua akhirnya bertemu. Dan tertawa bersama. Menyesalkan aksi kucing-kucingan yang mereka lakukan.

“Duduk dulu Shine, kamu pasti lelah, kejar-kejaran kayak tadi ?”, kata Oma Hara.

Shine menceritakan keadaan Sand yang kemarin sempat demam. Kemudian dia menceritakan keperluannya menemui oma Hara sesegera mungkin.

“Oma, saya kesini mau minta bantuan oma”, kata Shine memintanya bantuan.

“Apa Shine yang bisa saya bantu ?”, jawab oma Hara dengan tangan terbuka.

“Tuan muda Sand selalu dijaga oleh para bodyguardnya, saya kesulitan menghadapi mereka, apakah oma bisa memberhentikan mereka untuk menjaga Sand ?”, tanya Shine.

“Mereka diperkerjakan oleh Sand tanpa sepengetahuan saya, jadi untuk memberhentikan mereka saya rasa, saya tidak bisa, hanya Sand yang berhak untuk itu”, jawab Oma Hara.

“Terus bagaimana ya oma, agar saya bisa menjauhkan mereka dari Sand ?, saya hanya memerlukan waktu satu bulaaan saja”, minta Shine penuh harap.

“Bagaimana kalau omongin baik-baik dengan mereka berikan uang sebenyak ini, siapa sih yang tidak mau uang”, oma Hara memperlihatkan cek berisi 9 digit angka.

Shine mencoba saran dari oma Hara, dia kembali ke villa untuk melakukan negosiasi kepada Big Team.

Sesampainya di villa, dia langsung membuat keributan dengan berteriak di depan villa agar salah satu dari Big Team keluar untuk mengusirnya.

“Hey tikus kecil, berani sekali ya kamu datang lagi ?”, tanya Big Three.

“Mana bosmu, suruh dia kesini, saya mau ngomong sama dia”, Shine menantang.

Tidak hanya Big One yang menemui Shine, tapi semua anggota Big Team.

“Ada apa tikus kecil, masih berani kamu kesini ?”, tanya Big One.

Shine memberikan cek yang diberikan oma Hara.

“Apa ini maksudnya ?”, tanya Big One.

“Saya ingin berdamai dengan kalian, saya hanya ingin terus bersama tuan muda Sand, bolehlaaaahhh ?”, Shine memohon pada Big Team.

Big One merobek cek yang diberikan Shine, lagi dan lagi Shine diusir oleh Big One sampai ke jalan besar.

“Jangan seret aku, aku bisa jalan sendiri, lepaskan !”, ronta Shine.

Cara yang dilakukan Shine ternyata tidak berhasil. Big Team sangat setia terhadap tuan muda Sand. Mereka hanya menuruti semua perkataan tuan muda Sand, tidak ada siapapun yang bisa mengatur-ngatur mereka.

Shine memberitahukan kepada oma Hara bahwa rencananya gagal. Dia masih belum bisa menyingkirkan Big Team dari Sand. Sampai Shine berpikir, apasih yang membuat mereka sangat setia dan patuh pada Sand.

Pastinya, mereka sama-sama dibayar untuk diperkerjakan, apakah uang yang Shine berikan kurang ?, itu asumsi yang pertama. Asumsi yang kedua, apakah mereka memiliki hutang budi yang tidak bisa mereka balas dengan apapun. Dan yang ketiga, memang mereka sudah diguna-guna Sand agar patuh.

Dari beberapa asumsi yang terpikirkan Shine, hanya dua diantara asumsi yang benar-benar masuk akal.

Besar kemungkinan asumsi yang kedua, adalah alasan mereka sangat setia terhadap tuan muda Sand. Karena itu Shine mencari informasi lebih dalam tentang background dari Big Team.

Bagaimana masa lalunya, seperti apa mereka semua, hingga kerabat terdekatnya juga harus diselidiki.

Shine menemui oma Hara lagi, agar bisa membantunya, mencarikan latar belakang dari semua anggota Big Team. Semakin banyak informasi akan lebih bagus.

Dalam masa pencarian, Shine tidak pernah berkunjung ke villa lagi. Shine diminta oma Hara untuk sementara tinggal di rumahnya, karena berkaitan dengan kesembuhan cucunya, apapun akan dilakukan oma Hara.

Sand merasa kedamaian datang dalam hidupnya, karena untuk sementara tidak diganggu oleh tikus kecil lagi.

Setelah kepergian Shine dari villa, Sand merasakan segar saat bangun dari tidurnya di pagi hari. Tidak ada lagi alasan yang bisa membuatnya marah.

Satu, dua hari, dia merasakan ketenangan. Hari berganti lagi, dia mulai merasakan ada sesuatu yang hilang. Hari telah benganti menjadi pekan, dia merasakan kekosongan, tidak ada lagi sesesorang yang selalu mengganggunya. Sand merasakan kesepian, setelah 2 pekan, kepergian Shine dari villa.

Selama 2 pekan itu, Shine sudah mendapatkan semua latar belakang dari anggota Big Team, dan dia siap kembali ke villa, menyelesaikan tujuan utamanya.

Terpopuler

Comments

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

ayoooo shineee, kamuuu bisaaaa💪💪💪💪

2022-03-09

1

A'is Royhan Rasyid

A'is Royhan Rasyid

hari ni ku pencetkan jariku ke favorit

2022-02-26

1

Aris Pujiono

Aris Pujiono

i like kak

2022-02-13

1

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 PART 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 PART 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 Visual
91 PART 90
92 PART 91
93 PART 92
94 PART 93
95 PART 94
96 PART 95
97 PART 96
98 PART 97
99 PART 98
100 PART 99
101 PART 100
102 PART 101
103 PART 102
104 PART 103
105 PART 104
106 PART 105
107 PART 106
Episodes

Updated 107 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
PART 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
PART 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
Visual
91
PART 90
92
PART 91
93
PART 92
94
PART 93
95
PART 94
96
PART 95
97
PART 96
98
PART 97
99
PART 98
100
PART 99
101
PART 100
102
PART 101
103
PART 102
104
PART 103
105
PART 104
106
PART 105
107
PART 106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!