Mereka bertiga sampai dirumah. Kejadian yang dialami Shine tadi dilaporkan pada oma Hara.
“Halo oma Hara, saya memerlukan bantuan dari anda, apakah saya bisa bertemu dengan oma ?”, tanya Shine lewat HP.
“Besok temui saya di kantor jam 10 pagi”, ucap oma Hara, buru-buru menutup telepon karena sedang sibuk.
Shine yang sudah terlanjur diusir oleh Big One, harus menemukan alternatif lain, agar tetap bisa bersama tuan muda Sand. Pergelangan tangan yang memar karena tarikan kuat Big One, sampai tidak terasa lagi.
“Star, tangan kamu aku obati ya !”, pinta Laning pada Shine.
Shine tidak merespon perkataan Laning dan terus memikirkan cara untuk menyingkirkan para bodyguard Sand. Jika, mereka masih tetap menghalangi Shine untuk bisa terus bersama Sand, semakin kecil peluang bisa menyembuhkan Sand.
“Aaaaaaaarrggghhhhh…!”, tiba-tiba Shine berteriak.
“Star, kamu kenapa ?”, Laning yang kaget karena teriakan Shine.
“Eh, Laning, kamu disini rupanya, maaf pikiranku sedang kacau”, jawab Shine.
*****
Keesokan paginya Shine bersiap untuk bertemu dengan oma Hara. Dia menitipkan tuan Muda Sand pada pak Londo dan Laning. Jika terjadi sesuatu, Shine berharap untuk langsung menghubunginya.
Shine mengendarai taxi yang sudah dipesannya.
“Pak tolong ke amalat ini !”, Shine memberikan kartu nama oma Hara kepada supir taxi.
Perjalanan untuk sampai di kantor oma Hara membutuhkan sekitar 1,5 jam.
Di kantor oma Hara, Shine ke resepsionist untuk bertanya dimana ruangan oma Hara.
“Permisi mbak, dimana ruangan nyonya Asmaharani ?”, tanya Shine ke pegawai respsionist.
“Apakah ibu sudah buat janji dengan beliau ?”, tanya balik pegawai pada Shine.
“Sudah, bilang aja Shine sudah menunggu di resepsionist”, jawab Shine yang sudah tidak sabar menunggu oma Hara.
“Maaf ibu, beliau sedang ada klien penting, sekarang belum bisa diganggu, silahkan ditunggu dulu”, kata resepsionis.
“Kalau ruangannya di lantai berapa, saya akan tunggu di sana saja”, ucap Shine.
“Di lantai 20”, kata resepsionis lagi.
Shine yang tidak sabaran, dia langsung pergi ke lantai 20 naik lift. Sedangkan oma Hara yang tahu Shine sudah datang, dia meninggalkan kliennya yang penting demi bertemu dengan Shine.
Shine yang naik ke lantai atas, sedangkan oma Hara yang turun kebawah, mereka menjadi tidak saling bertemu.
“Dimana Shine, yang kamu bilang tadi ?”, oma Hara bertanya pada pegawai resepsionist.
“Dia naik ke atas”, jawab pegawai itu.
Oma Hara menyusul Shine ke ruangannya, sedangkan Shine yang tahu oma Hara ke bawah, dia juga ikut mengejar.
“Mbak, kamu lihat nyonya Asmaharani gak ?”, tanya Shine yang terburu-buru.
“Tadi beliau mencari ibu ke atas lagi”, jawab resepsionis.
Dalam hati pegawai “kenapa gak telepon aja, malah kucing-kucingan gitu !”, sambil menggelengkan kepala.
Oma Hara yang sudah sepuh, sudah tidak berniat mengejar Shine lagi, dia memilih untuk menunggu di ruangannya.
“Nyonya Asmharani ada di dalam ?”, tanya Shine kepada sekretaris oma Hara.
“Nona sudah ditunggu nyonya di dalam”, jawab skretaris.
Mereka berdua akhirnya bertemu. Dan tertawa bersama. Menyesalkan aksi kucing-kucingan yang mereka lakukan.
“Duduk dulu Shine, kamu pasti lelah, kejar-kejaran kayak tadi ?”, kata Oma Hara.
Shine menceritakan keadaan Sand yang kemarin sempat demam. Kemudian dia menceritakan keperluannya menemui oma Hara sesegera mungkin.
“Oma, saya kesini mau minta bantuan oma”, kata Shine memintanya bantuan.
“Apa Shine yang bisa saya bantu ?”, jawab oma Hara dengan tangan terbuka.
“Tuan muda Sand selalu dijaga oleh para bodyguardnya, saya kesulitan menghadapi mereka, apakah oma bisa memberhentikan mereka untuk menjaga Sand ?”, tanya Shine.
“Mereka diperkerjakan oleh Sand tanpa sepengetahuan saya, jadi untuk memberhentikan mereka saya rasa, saya tidak bisa, hanya Sand yang berhak untuk itu”, jawab Oma Hara.
“Terus bagaimana ya oma, agar saya bisa menjauhkan mereka dari Sand ?, saya hanya memerlukan waktu satu bulaaan saja”, minta Shine penuh harap.
“Bagaimana kalau omongin baik-baik dengan mereka berikan uang sebenyak ini, siapa sih yang tidak mau uang”, oma Hara memperlihatkan cek berisi 9 digit angka.
Shine mencoba saran dari oma Hara, dia kembali ke villa untuk melakukan negosiasi kepada Big Team.
Sesampainya di villa, dia langsung membuat keributan dengan berteriak di depan villa agar salah satu dari Big Team keluar untuk mengusirnya.
“Hey tikus kecil, berani sekali ya kamu datang lagi ?”, tanya Big Three.
“Mana bosmu, suruh dia kesini, saya mau ngomong sama dia”, Shine menantang.
Tidak hanya Big One yang menemui Shine, tapi semua anggota Big Team.
“Ada apa tikus kecil, masih berani kamu kesini ?”, tanya Big One.
Shine memberikan cek yang diberikan oma Hara.
“Apa ini maksudnya ?”, tanya Big One.
“Saya ingin berdamai dengan kalian, saya hanya ingin terus bersama tuan muda Sand, bolehlaaaahhh ?”, Shine memohon pada Big Team.
Big One merobek cek yang diberikan Shine, lagi dan lagi Shine diusir oleh Big One sampai ke jalan besar.
“Jangan seret aku, aku bisa jalan sendiri, lepaskan !”, ronta Shine.
Cara yang dilakukan Shine ternyata tidak berhasil. Big Team sangat setia terhadap tuan muda Sand. Mereka hanya menuruti semua perkataan tuan muda Sand, tidak ada siapapun yang bisa mengatur-ngatur mereka.
Shine memberitahukan kepada oma Hara bahwa rencananya gagal. Dia masih belum bisa menyingkirkan Big Team dari Sand. Sampai Shine berpikir, apasih yang membuat mereka sangat setia dan patuh pada Sand.
Pastinya, mereka sama-sama dibayar untuk diperkerjakan, apakah uang yang Shine berikan kurang ?, itu asumsi yang pertama. Asumsi yang kedua, apakah mereka memiliki hutang budi yang tidak bisa mereka balas dengan apapun. Dan yang ketiga, memang mereka sudah diguna-guna Sand agar patuh.
Dari beberapa asumsi yang terpikirkan Shine, hanya dua diantara asumsi yang benar-benar masuk akal.
Besar kemungkinan asumsi yang kedua, adalah alasan mereka sangat setia terhadap tuan muda Sand. Karena itu Shine mencari informasi lebih dalam tentang background dari Big Team.
Bagaimana masa lalunya, seperti apa mereka semua, hingga kerabat terdekatnya juga harus diselidiki.
Shine menemui oma Hara lagi, agar bisa membantunya, mencarikan latar belakang dari semua anggota Big Team. Semakin banyak informasi akan lebih bagus.
Dalam masa pencarian, Shine tidak pernah berkunjung ke villa lagi. Shine diminta oma Hara untuk sementara tinggal di rumahnya, karena berkaitan dengan kesembuhan cucunya, apapun akan dilakukan oma Hara.
Sand merasa kedamaian datang dalam hidupnya, karena untuk sementara tidak diganggu oleh tikus kecil lagi.
Setelah kepergian Shine dari villa, Sand merasakan segar saat bangun dari tidurnya di pagi hari. Tidak ada lagi alasan yang bisa membuatnya marah.
Satu, dua hari, dia merasakan ketenangan. Hari berganti lagi, dia mulai merasakan ada sesuatu yang hilang. Hari telah benganti menjadi pekan, dia merasakan kekosongan, tidak ada lagi sesesorang yang selalu mengganggunya. Sand merasakan kesepian, setelah 2 pekan, kepergian Shine dari villa.
Selama 2 pekan itu, Shine sudah mendapatkan semua latar belakang dari anggota Big Team, dan dia siap kembali ke villa, menyelesaikan tujuan utamanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments
💮Aroe🌸
ayoooo shineee, kamuuu bisaaaa💪💪💪💪
2022-03-09
1
A'is Royhan Rasyid
hari ni ku pencetkan jariku ke favorit
2022-02-26
1
Aris Pujiono
i like kak
2022-02-13
1