PART 15

Sand yang sangat marah di datangi oleh Big One

“Tuan muda ini saya, Big One” ucap Big One khawatir.

Tidak ada jawaban dari Sand

“Tuan muda, tuan muda, saya buka pintunya ya, tuan muda, kenapa tidak ada jawabannya ?” Big One semakin cemas.

Ternyata Sand berbaring lemah di tempat tidurnya, sehingga tidak merespon Big One.

“Tuan muda saya masuk ya !” kata Big One.

Melihat tuan muda Sand yang tidak berdaya di tempat tidur.

“Tuan muda, anda kenapa ?” tanya Big One.

“Big, saya capek mau istirahat” kata Sand terlihat pucat.

Karena kejadian dengan Shine membuat Sand kehilangan energi dan tubuhnya menjadi demam.

“Tuan muda anda demam, saya akan panggilkan dokter, sebentar !" ucap Big One.

Big One yang ketakutan, memerintahkan Big Team menjaga tuan muda selagi dia pergi mencari dokter.

“Big Team, jaga tuan muda, saya akan segera kembali” kata Big One.

“Siap Bos !” ucap Big Team.

Big One pergi kerumah pak Londo, karena hanya pak Londo yang tahu daerah villa itu.

Mengetuk pintu, “tok…tok…tok”

Laning yang membukakan pintu, “siapa yaaa ?”

Saat melihat Big One berdiri di depan rumahnya, Laning langsung panik menutup pintu kembali dan menguncinya.

“Star, star, star !” Laning berteriak whispering.

“Ada apa Laning, kamu kok panik gitu ?” tanya Shine.

“Star, ada orang besar yang nyeremin itu, yang di villa, yang pake kacamata hitam” jawab Laning.

“Kenapa dia bisa kesini ? mereka berlima ?” Shine ikut panik karena takut akan keberadaanya yang bersembunyi.

“Kamu coba temui dia Laning, aku akan sembunyi” Shine panik bila ketahuan.

“Star aku takut, mana bapak belum pulang” kata Laning ketakutan.

“Aduh masak aku yang harus menemui sih, gimana kalo nanti aku di seret pergi dari sini ?” ucap Shine.

Saat Shine dan Laning panik dan berdiskusi yang tidak penting

“Hei anda yang di dalam buka pintunya, saya l mau bertemu dengan pak Londo ?” suaranya Big One yang keras menakuti Laning.

“Aduh Star gimana ini, suaranya semakin keras, aku takut" Laning makin takut.

“Hei, buka pintunya, dar….dar…dar” Big One mencoba mendobrak pintu.

“Aduh star gimana ini” ucap Laning semakin panik.

“Laning kamu aja yang buka, kamu dulu kan yang buka tadi” Shine melempar kesalahan.

Mereka berdua saling melempar perintah membuka pintu, tidak tahu ada hal mendesak bagi Big One.

“Jika tidak buka pintu sekarang saya aka dobrak, satu….dua…..tii” Big One emosi karena tidak dibukakan pintu.

Terpaksa Shine yang membuka pintu.

“Iya , iya saya menyerahkan diri, oke aku akan pergi dari sini dan tidak menemui tuan muda lagi, puaskan anda” ucap Shine pasrah.

“Saya tidak berniat menemui anda, saya ingin menemui pak Londo !” ucap Big One.

“Ups, salah ya ternyata, pak Londo masih di pasar” kata Shine.

“Ada apa sebenarnya, mencari bapak saya ?” tanya Laning, yang bersembunyi di belakang Shine.

“Tuan muda demam, badannya sangat panas, saya mencari seorang dokter, pak Londo pasti tahu dokter di sekitar sini” kata Big One.

Kebetulan pak Londo pulang dari pasar.

“Ada apa tuan kerumah saya ?, apa ada masalah di villa ?” tanya pak Londo.

“Bapak tahu dokter disekitar sini ?” tanya Big One.

“Siapa yang sakit tuan ?” tanya pak Londo balik.

“Tuan muda pak" sahut Laning.

“kalau dokter, adanya di puskesmas dan kalo udah sore gini, biasanya sudah tutup tuan” ucap pak Londo.

Shine merasa bersalah karena kemarahan tuan muda Sand disebabkan olehnya.

“Sebenarnya, saya bukan dokter medis, tapi jika hanya demam boleh saya lihat tuan muda Sand ?” celetuk Shine yang ragu-ragu.

“Untuk tuan muda, kali ini saya perbolehkan, tetap dengan pengawasan saya !” ancam Big One.

“Saya ajak pak Londo dan Laning juga ya tuan Big ?” tanya Shine.

Tanpa berlama-lama lagi mereka menuju Villa.

Sand yang masih berbaring di ranjang, tanpa bergerak, tubuhnya lemah. Dijaga oleh Big Team.

“Bos anda sudah kembali” tanya Big Two.

“Bagaimana tuan muda ?, apakah meminta sesuatu pada kalian ?” tanya Big One

“Tidak ada sama sekali, setiap menit saya lihat, masih di ranjang tidak beranjak kemana-mana” jawab Big Two.

“Boleh kan saya lihat ?” Shine melihat Big One.

Shine memeriksa tuan muda Sand, diikuti Big One dibelakangnya.

“Kenapa kamu kembali kesini ?, Big usir dia !” bentak Sand.

“Tuan muda anda sedang sakit, mohon diperbolehkan diperiksa oleh tikus ini !” Big One berbicara kesal dengan gigi menempel rapat.

“Tidak, semuanya keluar, aku ingin sendirian !, keluuuuaaaaarr !!!” Sand berteriak memaksa, kepalanya terasa berat.

“kalo kamu gak mau diperiksa yaudah, aku pergi !” Shine berharap dihentikan Sand.

“Tuan muda saya mohon, anda dalam keadaa tidak baik, walaupun terpaksa, ijinkan tikus ini memeriksa anda “ Big One berlutut di dekat ranjang Sand.

“Big bangunlah, aku akan memenuhi permintaanmu” kata Sand tidak tega.

Walaupun sebel dengan Shine, Big tetap melakukan yang terbaik untuk tuannya. Setelah Sand mau diperiksa Shine. Dia mengusap semua yag sudah disentuh Shine. Shine memberikan obat penurun demam yang dibawa Laning, dan menyuruh tuan muda Sand istirahat.

“Silahkan semuanya keluar, saya yang akan menjaga tuan muda” kata Shine.

“Saya akan tetap disamping tuan muda” minta Big One.

Big One duduk disamping ranjang tuan muda, sedangkan Shine di balkon kamar tuan muda Sand, karena sudah malam, Big One juga tertidur di kursi. Secara berkala Shine memeriksa suhu badan Sand.

“Oke suhu badannya sudah turun” Shine mengecek dengan telapak tangan.

Sambil memandangi wajah tuan muda Sand yang tertidur, Shine berbisik lembut.

“Tuan muda sebenarnya kamu sangat tampan, tetapi semuanya hilang saat kamu sedang marah, sayang banget. Kamu tau gak tuan muda, saya juga merasakan sakit yang anda alami, dada saya terasa sesak saat anda marah tadi, saya tidak tahu kenapa, apakah anda tahu penyebabnya apa ?”

Perkataan lembut Shine tadi tidak sengaja terdengar oleh Sand, dia berpikir, kenapa dia juga merasakan apa yang ia rasakan. Dan kembali tidur.

Saat Sand terbangun merasakan badannya sudah membaik, dia melihat Shine yang tertidur di samping ranjangnya. Kepala Shine di ranjang, badan dan kakinya di lantai. Secara tiba-tiba terbesit pikiran apakah aku tidak perlu marah kepadamu lagi ?. Lamunan itu terpecah saat Shine bangun.

“Guan muda anda sudah bangun ?” tanya Shine keadaan nyawa belum terkumpul.

“Kamu pergi dari sini, sekarang juga !” Sand marah lagi kepada Shine.

Saking kagetnya Shine langsung berdiri, dan Big One pun bangun dari tidurnya, spontan mengangkat Shine keluar kamar tuan muda Sand.

“Siap tuan muda !” mengangkat tubuh Shine posisi kacamata miring dan ada bekas air liur di pipi.

“Eh..eh..eh, aku di bawa kemana ini, hei turunkan aku, turunkan !” Shine meronta.

Shine diturunkan di depan pintu villa, lagi-lagi disitu.

“Dasar Big botak, gak punya otak, eh salah, gak punya rambut, hahahahah” Shine menendang pintu yang ditutup Big One sambil tertawa.

Karena sudah pagi, dan Shine diusir dari kamar tuan muda Sand, dia memutuskan untuk…. membuat sarapan.

“Laning……, pak Londo, bukain pintu, saya diluar, saya mau masuk…..!” kata Shine meminta dibukakan pintu.

“Star kenapa kamu diluar, bukannya kamu di kamar tuan muda ?” tanya Laning.

“Big botak yang ngusir aku, kamu udah buat sarapan untuk tuan muda ?” tanya Shine berjalan beriringan dengan Laning masuk ke villa menuju dapur.

“Ini lagi buat Star” kata Laning.

“Untuk tuan muda, saya saja yang buatkan ya, kamu buatkan untuk Big Team, kayaknya untuk mereka kurangi porsinya deh, biar agak lemes gak kuat kayak gitu”bcandaan Shine.

“Kamu jahat banget Star, gimana kalau dikasih obat tidur sekalian, biar mereka tidur seharian, hahahaha” Laning membalas candaan Shine.

Mereka tertawa bersama, bercanda menghilangkan kekesalan pada Big One.

“Ih kamu mah yang lebih jahat Laning” ucap Shine.

Dari candaan itu Shine mendapatkan ide bagus, cara untuk melemahkan penjagaan Big Team terhadap Sand.

Terpopuler

Comments

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

dasar tidak tau berterimakasih, udah di sembuhin malah ngusir😑


🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️

2022-03-05

1

bunda f2

bunda f2

boom like buatmu Thor semangat

2022-02-24

1

Aris Pujiono

Aris Pujiono

semangat kak

2022-02-12

0

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 PART 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 PART 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 Visual
91 PART 90
92 PART 91
93 PART 92
94 PART 93
95 PART 94
96 PART 95
97 PART 96
98 PART 97
99 PART 98
100 PART 99
101 PART 100
102 PART 101
103 PART 102
104 PART 103
105 PART 104
106 PART 105
107 PART 106
Episodes

Updated 107 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
PART 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
PART 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
Visual
91
PART 90
92
PART 91
93
PART 92
94
PART 93
95
PART 94
96
PART 95
97
PART 96
98
PART 97
99
PART 98
100
PART 99
101
PART 100
102
PART 101
103
PART 102
104
PART 103
105
PART 104
106
PART 105
107
PART 106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!