Episode 19

Happy reading...

"selamat pagi paman" sapa nya dengan malu - malu pada morgan sebelum menyapa yang lain, siapa lagi kalo bukan monic

'ternyata masih ada muka ya dia berani muncul di depan keluarga scott setelah kemarin membuat drama' batin alice sambil menatap tidak suka ke arah monic

"pagi monic, seperti nya tubuh mu pulih dengan cepat ya" ucap selly dengan nada sindiran sambil tersenyum ke arah monic

"kata dokter luka ku tidak terlalu serius, maka nya aku pulih dengan cepat" jawab monic dengan wajah yang memerah karena menahan malu

"lain kali jangan membuat keributan hanya karena luka sekecil itu" ucap selly masih dengan senyuman nya

status keluarga monic memang lah lebih tinggi dari keluarga selly tapi sekarang selly adalah menantu di keluarga scott, ia tidak harus terus menjilat monic yang bahkan belum menjadi menantu di keluarga scott apalagi setelah kejadian yang memalukan monic

sedangkan monic merasa sangat kesal di dalam hati karena harus di ingat kan oleh selly tentang kejadian semalam.

"anna, maafkan ibu ku karena sudah menuduh mu semalam. ibu ku hanya merasa khawatir saja oleh karena itu ia bersikap berlebihan pada mu" ucap monic dengan ekspresi di buat semakin bersalah

alice hanya diam tanpa mengucap kan sepatah kata pun, ia terlalu malas untuk berurusan dengan wanita bermuka dua itu.

"lupakan saja, monic adalah wanita yang baik dan tau bagaimana mengakui kesalahan. Tidak seperti seseorang” ucap Margaret dengan menatap sinis kearah alice

‘lebih tepat nya sih wanita siluman ular’ batin alice sambil membalas ‘ibu mertua’ nya dengan senyuman datar bukan nya diri nya tidak berani melawan tapi karena ia saat ini sedang malas untuk berurusan dengan ‘mereka’ lagi pula perut nya sudah sangat lapar.

“sudah lah, ayo mulai sarapan nya” ucap morgan ketika seorang pengasuh datang ke ruang makan dengan membawa seorang anak kecil berusia lima tahun

“monic, kamu duduk di sini saja” ucap Margaret membuat monic duduk di samping putra kedua nya itu sebelum diri nya mendudukan diri di samping sang suami.

“ah! Anna maaf kan aku sudah mengambil tempat duduk mu” ucap monic dengan ekspresi bersalah menatap kearah alice yang duduk di depan nya itu

“kau mau duduk di mana pun terserah, aku tidak peduli itu! Bisakah kau jangan menguji kesabaran ku? dan menunda sarapan semua orang? Jika kau sudah duduk ya sudah. Kau berkata seolah aku akan mengusir mu” balas alice dengan kesal karena monic terus saja mencari masalah dengan nya.

Monic tersedak air liur nya sendiri ketika mendengar ucapan pedas dari alice, wanita itu merasa jengkel dan wajah nya memerah karena menahan malu. Ia pun menatap kearah Alexander dengan ekspresi menyedih kan seperti orang yang habis teraniaya tetapi laki – laki itu tidak menatap balik kearah nya melainkan menatap lurus kearah alice.

“jangan hiraukan dia, monic. anggap saja ini rumah sendiri” ucap Margaret dengan hangat sambil menaruh nasi di atas piring monic

Monic sudah sering makan bersama dengan keluarga scott makanya tidak ada orang yang keberatan.

Semua orang pun mulai menikmati sarapan mereka dalam diam, hanya ada suara dentingan piring dan sendok yang saling beradu mengisi keheningan di meja makan itu.

Pandangan alice teralihkan pada sosok anak kecil yang duduk di sebelah Alexander sambil berhadapan dengan kedua orang tua nya itu sedangkan pengasuh nya hanya berdiri di belakang nya tidak membantu anak kecil itu makan.

Anak kecil itu terlihat sekali sedang kesusahan memotong daging yang berada di piring nya itu tapi ia tidak merengek seperti anak kecil pada umum nya, dalam hati nya alice merasa iba melihat nya sedang kesusahan tampak sekali anak kecil itu sudah di ajari untuk mandiri sejak usia dini padahal umur nya masih lima tahun.

“harry! Di mana etika mu” ucap selly menegur sang putra dengan suara pelan saat sendok di tangan anak itu memukul piring hingga menimbulkan suara kencang di meja makan.

"jangan terlalu keras pada anak - anak" ucap leon sambil mengambil piring sang putra dan membantu memotong daging tersebut hingga kecil agar anak nya bisa memakan nya

"hentikan! biar kan dia melakukan nya sendiri, jangan memanjakan nya" ucap selly menghentikan suami nya

"dia hanya anak kecil" ucap leon

alice menggelengkan kepala nya saat mendengar pertengkaran kecil sepasang suami istri itu di sebelah nya sedangkan yang lain hanya melirik sekilas dan melanjut kan makan nya kembali tampak seperti sudah terbiasa dengan pertengkaran ini.

alice menatap anak kecil yang sedang menunduk kan kepala nya itu sambil memainkan sendok nya, di sudut hati nya ia merasa iba melihat anak kecil itu. dari dulu ia memang sangat suka dengan anak - anak bahkan ia punya impian jika sudah menikah nanti ia ingin memiliki banyak anak.

"hei! siapa nama mu?" tanya alice

"harry" jawab anak kecil itu yang bernama harry dengan malu - malu

alice terkekeh karena merasa gemas dengan anak kecil itu

"ayo makan ini biar kamu cepat tumbuh besar" ucap alice sambil meletak kan sepiring nasi, telur goreng dan sayuran di depan harry.

harry mengangguk dengan antusias dan mulai makan dengan lahap

"kau harus makan sayuran jika ingin tambah tinggi" tegur alice dengan lembut saat melihat harry mengeluarkan sayur dari piring nya

harry mengangguk dengan patuh dan mulai memakan sayuran tersebut meskipun itu tidak enak tapi karena bibi nya yang memberikan nya maka dengan senang hati ia memakan nya.

orang tua nya sendiri tidak pernah memperlakukan nya seperti ini. ayah nya selalu saja memanjakan nya dengan menuruti semua keinginan nya sementara ibu nya memperlakukan nya dengan disiplin dan juga keras.

harry sangat menyukai bibi nya yang ini. pipi anak usia lima tahun itu mendadak memerah saat melihat bibi nya mengawasi nya dengan senyum ramah di wajah nya.

sedangkan alexander menghentikan kegiatan makan nya ia terpukau saat melihat senyuman istri nya yang tulus itu, setelah sadar dari koma laki - laki itu tidak pernah lagi melihat senyuman tulus dari sang istri.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Nyonya Gunawan

Nyonya Gunawan

Mantap thor..

2022-08-23

0

Nadia Safira

Nadia Safira

lanjut tohrr

2022-01-09

1

𝚌𝚑𝚎𝚗

𝚌𝚑𝚎𝚗

lanjut thor,smangatttt

2022-01-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!