Happy reading...
Setelah berbincang - bincang cukup lama dengan kakek thomas akhir nya alice pun keluar dari kamar tersebut dan turun ke lantai bawah karena kakek thomas menyuruh nya untuk makan malam bersama anggota keluarga nya yang lain
Meskipun alice tidak menyukai anggota keluarga yang lain nya, mau tidak mau ia harus mengikuti acara makan malam tersebut untuk menegaskan posisi 'anna' sebagai istri dari alexander dan tidak akan membiarkan wanita mana pun termasuk monic mengambil posisi 'anna' tersebut
alice pun menoleh saat mendengar suara orang yang sedang mengobrol. ia melihat ke lantai bawah yang berpagar pembatas itu, di sana terdapat banyak orang yang sedang mengobrol tepat nya terlihat seperti dua keluarga yang sedang berkumpul.
alice tidak memperdulikan siapa mereka, ia hanya melanjutkan langkah nya untuk menuruni satu demi satu anak tangga itu.
"ah! kebetulan aku baru saja hendak memanggil mu" ucap monic saat berpapasan dengan alice
alice mengerutkan alis nya ketika melihat wajah munafik monic yang sok baik pada nya. tanpa mengeluar kan sepatah kata pun alice melewati wanita itu begitu saja bahkan ia tidak menyadari senyum licik di bibir monic.
ketika alice melewati nya tiba - tiba saja tubuh monic terhuyung akan jatuh dari tangga jika saja diri nya tidak cepat menahan tangan wanita itu.
"hei! apa kau tidak bisa berjalan dengan benar?" tanya alice yang heran saat melihat monic hendak jatuh dari tangga tanpa sebab
mata monic terbelalak ketika tubuh nya menggantung di atas tangga tidak jatuh seperti rencana nya yang hendak memfitnah anna di depan seluruh keluarga.
kilatan marah tergambar jelas di mata nya monic karena rencana nya itu gagal, alice yang sadar itu pun langsung tersenyum mengejek ke arah wanita itu tapi tetap tidak melepas kan tangan nya.
"apa yang kau lakukan?" teriak seorang wanita dengan marah, alice pun meneloh ke arah wanita itu. terlihat di sana semua orang di ruang tamu itu melihat ke arah nya.
"apa yang kau lakukan pada putri ku? cepat lepaskan!" teriak nya lagi dengan nyaring
'baiklah nyonya sesuai perintah mu, aku akan mengabulkan keinginan mu dan juga putri mu' batin alice sambil tersenyum smirk
"ups!" ucap alice sebelum melepas kan tangan nya
"kyaa..." jerit monic ketika alice melepaskan tangan nya sesuai dengan perintah dari wanita paruh baya itu, tubuh monic pun terguling - guling di atas tangga dan menghantam lantai dengan keras.
semua orang terkejut melihat monic yang jatuh dari tangga itu.
"monic!" teriak margaret
"putriku!" di ikuti teriakan ibu monic yang bernama kate dengan histeris dan langsung menghampiri putri nya itu.
"apa kau baik - baik saja sayang? dimana yang sakit?" tanya kate dengan sedih sambil memeluk sang putri sedangkan monic hanya terisak dalam pelukan ibu nya
"dasar kau wanita kejam! tega - tega nya kau mendorong putri ku dari tangga" ucap kate marah sambil terus memeluk monic
terlalu dramatis!
"maaf nyonya, apakah aku harus menahan nya agar tidak jatuh?" tanya alice dengan nada menyindir sambil salah satu alis terangkat
"tapi pada akhir nya putri ku jatuh dari tangga, pasti kau sengaja kan?" ucap kate
"apakah anda sudah pikun nyonya? anda lah yang sudah menyuruh ku untuk melepaskan nya, maka nya dia jatuh" balas alice yang tidak mau kalah sambil menyilangkan kedua tangan nya di dada
semua orang di ruangan itu terdiam sambil menatap wanita yang berdiri di tangga itu dengan heran, mereka tidak bodoh untuk mempercayai bahwa anna lah yang sengaja mendorong monic sampai jatuh dari tangga.
tapi yang membuat mereka tercengang sekaligus tidak mengira adalah jawaban yang di berikan oleh anna kepada nyonya lawles yang mampu membalas tuduhan wanita paruh baya itu dengan kasar.
malu dan juga marah di rasakan oleh kate karena di sebut pikun oleh wanita yang ia anggap sebagai orang rendahan itu.
"ibu seperti nya kaki ku patah" ucap monic untuk mengalihkan perhatian semua orang sambil menyembunyikan wajah nys dalam pelukan sang ibu karena menahan rasa malu
jika orang jatuh dari tangga, pasti akan patah tulang kan? seharus nya sih iya!
"lihat! sekarang putri ku patah tulang dan kau tidak merasa bersalah sama sekali?" ucap kate dengan penuh drama seolah putri nya sedang mengalami kecelakaan yang sangat tragis
"hahahahah...." alice tidak bisa menahan tawa nya ketika melihat akting dari kedua ibu dan anak itu
"ini tidak lucu! kenapa kau tertawa?" ucap margaret memarahi menantu nya itu
alice pun menghentikan tawa nya dan beralih menatap semua orang di ruangan tersebut, semua orang hanya menonton tidak ada yang membela nya bahkan alexander si pria brengsek itu hanya menonton sambil melipat tangan nya.
lalu alice menatap kembali kearah kedua ibu dan anak itu yang masih saja berakting.
"nyonya, apa putri mu terlahir memiliki tulang yang rapuh? masa hanya terjatuh dari dua undakan tangga saja langsung patah tulang!" ucap alice dengan santai
skakmat!
semua orang yang menyaksikan hal itu baru saja menyadari bahwa alice sedang berdiri di atas dua undakan tangga saja.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Nyonya Gunawan
Bcany ngebut nich thor..
Kasian anna yg slalu di perlakukan buruk..alice wktunya kmu membalas sakit hatinya ana..
2022-08-23
0
rara aprilia
aku nungguin alice menampakkan prinadi dia sebagai mafia yg jago beladiri👍🏻👍🏻,crazy up dong thor😅😅
2022-01-02
2
Lintang Bahar
lanjut
2022-01-01
1