Happy reading...
Alice dengan marah langsung memukul alexander menggunakan bantal yang berada di belakang nya itu sehingga membuat Alexander kaget karena serangan tiba – tiba yang di berikan oleh alice.
“hei –“ ucap Alexander yang mencoba ingin mengatakan sesuatu namun tidak di biar kan oleh alice
“dasar mesum! aku akan melamporkan mu karena tindakan pelecahan” ucap alice marah sambil terus – menerus memukul Alexander menggunakan bantal dengan membabi buta
‘pelecehan? Apa yang dia maksud? Dia kan istri ku sendiri!’ batin Alexander bingung akan ucapan dari wanita yang ia kira sebagai istri nya itu
Untung nya, kamar rawat itu adalah VVIP kedap suara sehingga suara keras alice tidak terdengar sampai keluar.
“hentikan!” ucap Alexander yang berhasil menahan kedua tangan alice agar berhenti memukul nya dan menatap nya dengan tajam
“hei! Apa kau lupa? Kau itu adalah istri ku!” sambung Alexander mencoba mengingatkan apa status alice yang ia anggap sebagai anna itu
‘berani sekali si mesum ini mencuri ciuman pertama ku, huh! Sungguh menjijikan’ batin Alice sambil menatap laki – laki di depan nya itu dengan tatapan memelototi nya seolah ingin menelan nya hidup – hidup.
Alexander tertegun melihat penampilan wanita di depan nya itu, rambut hitam kecoklatan nya yang acak – acakan, baju pasien yang di kenakan wanita itu berantakan hingga menampilkan bahu putih mulus nya dan sepasang mata biru jernih milik wanita itu yang menatap tajam kearah nya. entah kenapa itu sangat lah menggoda jiwa lelaki nya.
Wanita di depan nya saat ini sungguh menggairah kan dengan tampilan ganas nya, bahkan di dalam lubuk hati nya yang paling dalam ada terbesit keinginan untuk menjinak kan kucing liar ini.
Ketika sadar dengan pemikiran nya Alexander pun segera menggelengkan kepala nya dan berdehem untuk kembali ke sikap wibawa nya dengan menatap datar kearah alice.
Alice mendengus mengejek dengan sikap laki – laki di depan nya ini yang mencoba kembali bersikap wibawa namun sayang nya alice sudah terlanjur mencap nya sebagai ‘pria brengsek yang mesum!’
alexander baru menyadari jika ada keanehan dari perubahan sikap wanita yang ia anggap sebagai anna itu. Anna yang ia kenal selalu bersikap lembut, patuh dan juga mudah tersenyum ketika menatap diri nya sedangkan anna yang di depan nya ini sangat lah berbanding terbalik dari sikap sebelum ia mengalami kecelakaan.
Sejak ia bangun dari koma nya Alexander tidak pernah lagi melihat wanita itu tersenyum kepada nya, wanita itu selalu saja menatap nya dengan wajah kesal, mengejek dan tatapan permusuhan seolah ia bukan lah anna istri nya melainkan orang lain.
Tidak mungkin kalo wanita ini bukan lah anna? sedangkan identitas nya saja sudah di temukan di tempat kecelakaan jadi itu menunjukkan wanita ini memang adalah istri nya, anna. Batin Alexander.
Alexander tidak sempat menyelidiki lebih jauh tentang kecelakaan yang terjadi pada sang istri karena ia terlalu di sibuk kan dengan pekerjaan nya dan saat ini yang paling penting adalah mempertahan kan pernikahan nya.
karena sang kakek sangat marah hingga jatuh sakit dan mengancam alexander kalo sampai ia mencerai kan anna.
“aku akan memberi mu waktu satu tahun untuk menunda perceraian. Begitu kontrak berakhir aku akan memberikan tunjangan seperti yang kau mau” ucap Alexander sambil memberikan sebuah map yang di letak kan di atas paha wanita itu
“kau akan memberiku tunjangan itu setelah satu tahun? lalu bagaimana dengan kehidupan ku sehari – hari menjadi istri mu?” tanya alice dengan alis terangkat, ia hanya melirik sekilas tanpa berniat membuka dokumen yang berada di atas paha nya itu,
“tentu saja kau tetap akan menjalani hidup mu seperti biasa. Aku akan memberi mu uang untuk memenuhi segala kebutuhan financial mu” jawab Alexander dengan datar, setahu nya anna adalah orang yang hemat dan tidak pernah menghabur kan uang nya untuk berfoya – foya yang tidak penting. Tapi seperti nya dugaan Alexander salah kalo anna yang asli pasti akan begitu namun wanita di depan nya itu kan bukan anna?
‘baiklah aku akan menerima tawaran ini dan dengan senang hati aku akan menghabiskan uang mu sampai kau kesulitan untuk membayar tagihan nya, anggap saja itu adalah bayaran karena telah mencuri ciuman pertama ku’ batin alice sambil tersenyum jahat
"baiklah! karena kau sudah mengatakan nya jadi tambah kan itu di dalam kontrak " ucap alice sambil memberikan map tadi kepada alexander
"kenapa harus repot - repot menulis kan nya di surat kontrak?" tanya alexander sambil mengerutkan alis nya
"siapa yang tau orang sepelit kau akan menepati ucapan nya?" ucap alice dengan mencibir
'kekayaan ku tidak akan pernah bisa habis hingga tujuh turunan jika kau hidup boros sekalipun' batin alexander dengan kesal
karena malas berdebat alexander pun langsung menambah kan nya di surat kontrak.
"puas!" ucap alexander sambil melempar kan surat itu kepada alice untuk segera di tanda tangani nya
sebelum menandatangani nya alice membaca terlebih dulu surat itu dan ia tidak menemukan sesuatu yang dapat merugikan nya
"sangat puas!" ucap alice sambil memberikan surat yang telah ia tanda tangani itu
"cepat bersiap! aku akan mengantar mu pulang" ucap alexander
...........
mobil BMW bewarna hitam itu melaju dengan kecepatan sedang di jalanan yang ramai, hanya ada keheningan di dalam mobil tersebut.
alice duduk di bangku belakang tepat nya bersebelahan dengan alexander, ia hanya menatap ke arah luar jendela dengan tatapan kosong tanpa ingin berniat membuka obrolan karena ia sangat malas berinteraksi dengan orang - orang yang berada di dalam mobil itu apalagi ada kehadiran wanita lain yang juga berada di dalam mobil yang sama dengan nya dan duduk di bangku depan sebelah kemudi.
alexander tidak juga memperdulikan sikap acuh dari wanita yang duduk di sebelah nya itu laki - laki itu hanya sibuk dengan membaca dokumen nya saja. sebenar nya hari ini ia sangat lah sibuk tetapi karena kondisi sang kakek ia terpaksa meluangkan waktu nya untuk menjemput istri nya itu dan membawa nya untuk menjenguk sang kakek di rumah keluarga besar scott.
satu - satu nya orang yang memperhatikan suasana di dalam mobil itu adalah monic, wanita berambut sebahu itu sangat senang di dalam hati nya saat melihat hubungan kedua orang tersebut masih begitu dingin.
awal nya ia merasa sangat khawatir dengan keputusan alexander yang tidak jadi mencerai kan anna dan akan memberikan kesempatan pada wanita itu untuk memperbaiki hubungan mereka tapi jika melihat sikap di antara kedua nya seperti nya hubungan mereka tidak akan membaik.
monic berencana ingin menyebarkan api untuk membuat hubungan mereka semakin retak.
"anna, karena alex telah memberikan mu kesempatan untuk mempertahan kan hubungan kalian. kau harus menjaga sikap mu nanti ketika di depan keluarga besar scott dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan mu" ucap monic lembut ketika ia menghadap ke belakang
alice mengalihkan pandangan nya dan menatap wajah wanita anggun itu yang tadi menegur nya dengan nada lembut.
meskipun wanita itu berkata dengan bijak tapi secara tidak langsung ia mengungkit soal 'perselingkuhan' anna yang terjadi beberapa bulan lalu itu, jelas sekali niat nya untuk membuat alexander semakin tidak menyukai anna. hati nya sungguh licik tapi tentu nya tidak selicik seorang alice wiston!
dapat alice lihat dari ekor mata nya jika alexander mengerutkan alis nya namun tidak mengatakan sesuatu dan terus saja melanjut kan pekerjaan nya.
"siapa kau?" tanya alice sambil menatap monic dengan angkuh dan tangan yang bersedekap di
dada
"hah?" ucap monic yang bingung dengan pertanyaan anna
seketika ia langsung mengingat jika anna sekarang sedang amnesia
"namaku monic lawles, aku teman masa kecil alexander sekaligus tetangga keluarga scott dan sekarang aku juga bekerja sebagai sekretaris alexander" ucap monic memperkenal kan diri nya sambil tersenyum murah hati dan mengulurkan tangan nya
alice mengangkat alis nya saat mendengar ucapan monic yang seolah ingin menunjukkan hubungan kedekatan nya dengan alexander pada 'istri' nya.
"aku bertanya siapa kau yang berani menegur ku!" ucap alice menepis tangan wanita di depan nya itu
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Deo Dean
mantap Alice,,jangan kasih celah untuk ulat bulu
2023-04-12
0
♎istrinya jimin❣
lanjut thor semangat update nya,klo bisa doble up ya😂😂😂
2021-12-28
12