Episode 18

Happy reading...

"apa yang sedang kau lakukan?" ucap seseorang dengan suara berat yang berhasil menghentikan tangan pelayan itu

yaps! seseorang itu adalah alexander

"tuan...!" ucap pelayan itu dengan ekspresi memelas seperti orang yang sudah di aniaya

"nyo - nyonya..." sambung pelayan itu yang tersedak isak tangis nya sambil menunduk kan kepala menatap kaki nya yang berdarah

alice memutar bola mata nya dengan malas sambil mendengus saat melihat perubahan sikap pelayan itu, baru saja wajah nya di penuhi dengan amarah sampai hendak memukul nya dan sekarang ia malah berekspresi seperti korban di depan alexander.

"alex, anna menjatuhkan cangkir di kaki pelayan itu" adu selly, ini adalah kesempatan bagi nya untuk menyalahkan anna di depan alexander agar hubungan pasangan suami istri itu tidak harmonis

"apakah itu benar?" tanya alexander menatap ke arah alice

"aku tidak akan melakukan nya jika pelayan itu tidak menyiram tangan ku dengan teh panas" jawab alice dengan ketus tanpa menatap ke arah pria itu sambil mengelus tangan nya yang terkena teh panas

selama diri nya sudah membalas balik perbuatan orang yang telah lancang membuat nya marah maka terserah lah mau alexander lebih membela pelayan itu ketimbang dirinya atau sebalik nya, ia sudah tidak peduli akan hal itu.

ia bukan lah anna yang mudah di tindas atau di rendahkan tapi ia adalah alice yang dengan senang hati membalas mereka jika berani mencari masalah dengan nya.

"tu - tuan, saya tidak sengaja tapi nyonya anna tidak mau memaafkan saya" ucap pelayan itu dengan sedih karena menurut nya alexander akan bersikap acuh pada anna seperti biasa.

wajah alexander berubah menjadi suram saat melihat punggung tangan alice yang memerah. ia tau pelayan di kediaman scott tidak mungkin ceroboh dan sangat terampil melayani anggota keluarga scott.

rahang alexander mengeras ketika ia mengingat ucapan sang kakak, sikap nya yang tidak memperdulikan anna membuat istri nya di remehkan oleh orang - orang bahkan seorang pelayan berani menindas nya.

meskipun ia tidak menyukai anna bukan berarti orang lain bisa menindas dan meremehkan nya termasuk seorang pelayan.

"kau sangat ceroboh! seperti nya kediaman scott tidak membutuhkan pelayan yang ceroboh seperti mu" ucap alexander tegas sampai membuat wajah pelayan itu memucat

"nyonya ini salah saya, tolong jangan pecat saya" ucap pelayan itu yang langsung berlutut di depan alice dengan mengesamping kan luka di kaki nya.

dugaan nya salah! alexander tidak menyalahkan istri nya dan malah memecat nya tanpa ragu - ragu. ia tau tidak ada guna nya jika memohon pada alexander maka nya ia memohon pada anna karena ia tau wanita itu adalah orang yang berhati lembut dan juga naif memang anna adalah orang yang seperti itu tapi lagi - lagi dugaan nya salah karena wanita di depan nya itu bukan lah anna melainkan alice yang nemiliki sifat berbanding terbalik dari anna.

alice menatap dingin kearah pelayan itu, ia memandang nya dengan acuh sambil duduk di kursi nya dengan kedua tangan bersedekap di dada mengabaikan permohonan pelayan itu

para pelayan yang berada di ruang makan itu hanya bisa bergeming tidak ada yang berani membela rekan mereka karena itu memang lah kesalahan nya berani menyinggung 'nyonya anna' tidak peduli betapa di remehkan nya anna, ia tetaplah istri dari alexander scott

"nyonya! saya bersalah, jangan pecat saya nyonya." ucap pelayan itu sambil terus memohon kepada alice dengan wajah yang semakin memucat namun alice tidak bergeming ia hanya menatap pelayan itu dengan dingin.

"ini hanya kesalahan kecil, anna. jangan di besar - besarkan" ucap selly mengambil alih, ia tidak ingin jika anna menjadi besar kepala nanti nya karena alexander membela nya.

namun alexander membalas menatap selly dengan dingin agar ia diam, tubuh selly langsung berubah menjadi kaku setelah mendapat tatapan dingin dari adik ipar nya itu

"apa yang kau tunggu lagi!, cepat enyah dari sini!" ucap alexander dingin

pelayan itu pun berdiri dengan susah payah sambil melirik ke arah alice dengan tatapan penuh kebencian sebelum berjalan meninggal kan ruang makan dengan tertatih - tatih

alice pun mengalihkan pandangan nya dan tatapan nya tidak sengaja bertemu dengan mata alexander namun alice segera membuang muka.

alexander merasa tidak senang dengan sikap acuh istri nya itu. raut wajah anna terlihat lebih baik setelah laki - laki itu meninggal kan kamar mereka semalam, sangat berbeda dengan alexander yang memiliki lingkaran gelap di bawah kelopak mata nya itu yang menandakan ia tidak tidur nyenyak tadi malam.

laki - laki itu mendengus kesal sambil duduk di depan istri nya tidak seperti biasa nya ia yang duduk di samping istri nya.

satu per satu pun anggota keluarga scott memasuki ruang makan yang di awali oleh leon yang datang sambil memperbaiki dasi nya. sebelum duduk ia melirik ke arah alexander dan alice, biasa nya pasangan suami istri itu selalu duduk bersebelahan batin leon.

sudut bibir nya terangkat dengan geli ketika melihat kedua pasangan itu duduk berhadapan tanpa mengelurkan sepatah kata pun dengan ekspresi dingin di wajah masing - masing, baru kali ini ia melihat seorang alexander di diamkan oleh istri nya sungguh pemandangan yang langka. batin leon

tidak lama kemudian morgan pun datang sama seperti leon, ia juga menatap pasangan suami istri itu yang sedang duduk saling berhadapan.

'apa mereka berdua sedang bertengkar?' tanya morgan dalam hati menatap kedua nya dengan ekspresi heran tapi ia tidak menanyakan itu menurut nya itu adalah urusan rumah tangga putra nya jadi ia tidak mau ikut campur.

ia memilih untuk duduk di kursi di ujung meja yang khusus untuk kepala keluarga, morgan sambil membaca koran untuk menunggu semua anggota keluarga berkumpul yaitu tinggal istri dan cucu nya saja yang belum datang. leon dan selly sedang asik berbincang lebih tepat nya berdebat dengan suara kecil di sebelah alice.

sedangkan alice merasa risih dengan tatapan alexander yang terus saja menatap nya. tidak lama kemudian akhir nya margaret datang dengan membawa seorang wanita yang sangat di benci oleh alice

"selamat pagi paman" sapa nya dengan malu - malu

**Bersambung...

mohon maaf ya guys author telat up nya 🙏** :)

Terpopuler

Comments

𝚌𝚑𝚎𝚗

𝚌𝚑𝚎𝚗

semangatt thorr😊

2022-01-07

1

knjl

knjl

Next kak semangat ya

2022-01-07

1

Eva Patiung

Eva Patiung

crazy up dong kak.semangat

2022-01-06

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!