Happy reading...
"pu - putri ku sejak kecil memang terlahir lemah, bagaimana tubuh nya bisa tahan jatuh? tidak seperti kau yang terlahir liar dan juga kasar" ucap kate dengan tergagap sambil menunjuk alice dan tidak lupa juga untuk menghina asal usul anna
alice tidak suka jika ada orang yang berani meninggikan suara di depan nya apalagi sampai menunjuk jari kearah nya bahkan orang tua nya saja tidak pernah seperti itu kepada nya. ia pun langsung menatap ke arah wanita paruh baya itu dengan dingin dan juga tajam.
'jika saja aku tidak sedang dalam menyamar maka tangan nya yang ia gunakan untuk menujuk ku tadi pasti sudah ku patahkan di saat itu juga' batin alice berusaha menahan amarah nya
"seperti nya anda harus membelikan putri mu itu kursi roda agar bisa ia pakai setiap hari dan juga untuk menyelamatkan orang lain dari rasa tanggung jawab karena tidak sengaja menyenggol anak mu sampai ia bisa patah tulang" ejek alice yang secara tidak langsung menyebut monic sama dengan cacat
sekarang monic benar - benar sangat malu ia bahkan tidak berani mengangkat wajah nya di depan keluarga alexander dan terus menyembunyikan nya di pelukan sang ibu. jika ia harus berpura - pura sakit lagi berarti ia mengakui ejekan dari anna itu.
"ka - kamu dasar iblis!" ucap kate dengan wajah yang sudah memucat karena menahan amarah, ia pun mengalihkan pandangan nya menatap sang suami untuk meminta bantuan
terlihat jelas kekesalan di raut wajah pria paruh baya itu yang bernama jakson lawles karena anna sangat agresif melawan istri nya sekaligus juga malu karena drama yang di mainkan oleh anak dan istri nya.
pria paruh baya itu pun mengalihkan pandangan nya menatap morgan, ayah dari alexander sekaligus kepala keluarga di kediaman scott untuk segera menegur menantu nya. setau nya anna adalah menantu yang tidak di anggap di keluarga scott.
tapi justru alih - alih menegur, morgan malah menatap jakson dengan dingin. ia tidak peduli dengan pandangan orang lain mengenai asal usul menantu nya itu, yang jelas saat ini status anna adalah menantu di keluarga scott tidak seharus nya mereka berani menunjuk jari kearah menantu nya! itu sama saja dengan meremehkan keluarga scott.
melihat sikap morgan yang tidak mau berkompromi itu membuat jakson hanya bisa menelan harga diri nya. bagaimana pun juga keluarga scott adalah orang yang sangat berpengaruh, ia tidak ingin mengambil resiko karena menyinggung keluarga scott hal itu akan berdampak buruk pada perusahaan nya.
"seperti nya monic benar - benar terluka. maafkan kami karena tidak bisa ikut dalam makan malam bersama" ucap jakson dengan sopan pada morgan
"suamiku...." gumam kate sambil menatap suami nya, ia tau sepenting apa acara makan malam ini untuk menjalin kerja sama bisnis
"apa lagi yang kau tunggu? cepat bantu adik mu!" perintah jakson kepada sang putra yang kebutulan juga ikut bersama mereka.
kevin pun mengangguk. ia pun segera menghampiri sang ibu dan adik perempuan nya tapi sebelum itu ia menatap ke arah alice yang masih berdiri di tangga itu, ia pun tersenyum kepada alice sebelum ia membantu adik nya berdiri.
alexander menatap kevin dengan tatapan tidak suka saat ia menangkap tatapan laki - laki itu pada 'istri' nya tampak berbeda.
prok! prok! prok!
semua orang yang berada di ruangan itu pun langsung mengalihkan pandangan nya pada orang yang bertepuk tangan saat keluarga lawles sudah pergi
leon, kakak laki - laki alexander. tampak sangat senang menikmati pertunjuk kan di depan nya itu.
"adik ipar! kau sungguh sangat luar biasa" ucap leon sambil mengacungkan kedua jempol nya pada alice
"terimakasih atas pujian nya, kakak ipar!" ucap alice dengan dingin. kata - kata kasar terus terlontar di dalam hati nya ketika melihat anggota keluarga di rumah ini apalagi saat mata nya tidak sengaja bertemu dengan milik alexander, alice segera mengalihkan pandangan nya. saat ia di pojok oleh induk wanita ular itu tidak ada satu pun orang di keluarga ini termasuk alexander yang membantu nya.
"anna, kemari. ayo kita makan malam bersama" ucap morgan ramah pada sang menantu
alice tidak akan memusuhi nya karena bagaimana pun juga ia membutuhkan pijakan di keluarga ini yang tak lain adalah sang kepala keluarga yaitu morgan scott. laki - laki kedua yang sangat berpengaruh di keluarga ini selain kakek thomas.
"baik... paman." ucap alice sedikit ragu - ragu karena ia bingung harus memanggil nya apa.
morgan menghela nafas nya sebelum berkata: "panggil aku ayah, aku adalah ayah mertua mu"
alice mengangguk seperti menantu yang patuh dan berjalan mendekati mereka dengan senyum manis yang terkesan natural tapi sebenarnya palsu.
saat melihat alice berjalan mendekat, margaret pun mendengus tidak suka.
"aku jadi tidak berselera untuk makan karena ada wanita yang tidak tau malu sudah merusak suasana" ucap margaret dengan tatapan merendahkan.
"ibu! mereka lah yang membuat suasana ini menjadi rusak dengan drama - drama yang mereka tampilkan itu, mengapa kau malah jadi menyalahkan ku? " ucap alice yang tidak terima di salahkan oleh 'ibu mertua' nya itu dengan nada yang dibuat seolah terdengar sangat menyedihkan.
leon mengangakan mulut nya. benarkan wanita yang terlihat sangat menyedihkan ini adalah wanita yang sama saat melawan nyonya lawles dengan sangat agresif itu? ataukah ia memiliki kepribadian ganda?.
"bagaiman pun juga kau tidak seharus nya menyinggung keluarga lawles. meskipun keluarga lawles tidak memiliki pengaruh sebesar keluarga scott, kita tidak boleh menyinggung mereka karena tindakan mu tadi membuat hubungan dua keluarga menjadi buruk" ucap selly menegur dengan nada sinis, selly adalah istri dari leon.
"seperti nya menantu di keluarga ini sangat bisa di intimidasi dengan mudah ya?" balas alice dengan polos
selly yang mendengar ucapan alice pun langsung terdiam, ia sudah kehilangan kata - kata. menantu di rumah ini bukan hanya anna sendiri tetapi ia juga.
"benar apa yang di katakan oleh anna, kita seharus nya tidak boleh membiarkan orang lain bisa mengintimidasi anggota keluarga scott" ucap morgan sambil menatap tajam kearah sang istri
"sebagai anggota keluarga scott, tidak seharus nya kau membela orang lain yang menghina menantu mu" sambung morgan dengan tegas pada sang istri
margaret mendengus kesal karena di tegur oleh suaminya demi membela menantu yang tidak ia sukai itu.
alexander yang sedari tadi diam terus saja menatap wanita yang berstatus sebagai istri nya itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
seperti nya hilang ingatan membuat sifat anna menjadi berubah sepenuh nya.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Neng Nong
up lagi
2022-01-02
2
Sarmila Iskandar
Alice kerennnnnn
2022-01-02
2
WD
lanjut Thor...aku suka pemeran utama nya tangguh apalagi licik dan cerdas😁
2022-01-02
1