Bab 16

Semua orang terdiam dengan pernyataan mendominasi Jin Lien, Qin Ze juga baru kali ini melihat sisi lain sepupu kecilnya. Sepupu yang dia kira lemah, tapi diam-diam merupakan ahli racun.

Jika itu bukan ahli atau seorang amatir, mereka tidak mungkin tidak menyadari gerakan Jin Lien. Namun, ketika Jin Lien bergerak, tidak ada yang menyadarinya sama sekali.

“Sejak kapan kau belajar racun?”

Dari pertanyaan Qin Ze, semua rekannya akhirnya menyadari jika Qin Ze sama sekali tidak mengetahui jika adik perempuannya merupakan seorang ahli racun.

“Aku mempelajarinya sejak lama. Da Ge, Anda tentu tahu kondisiku, dan dengan belajar racun, aku bisa melindungi diriku.”

Ya, dia tahu jika sepupu kecil itu tidak mampu berkultivasi sejak kecil, tapi mempelajari racun secara diam-diam juga berbahaya. Namun, dia tidak ingin menginterogasi sepupu kecil itu dan hanya mengangguk.

“Tapi racun tidak bisa digunakan dalam kompetisi.”

“Aku tahu.”

Sebab itulah Jin Lien tidak menunjukkan pada kakeknya jika dia tahu racun.

Dia kemudian menatap Qin Ze dengan serius dan kelompok Qin Ze.

“Tidak satu pun di keluarga Qin yang mengetahui jika aku mempelajari racun, hanya Da Ge yang tahu untuk saat ini. Jadi, tolong rahasiakan.”

Mereka semua mengangguk, mereka tentu akan menjaga rahasia Jin Lien. Bukan hanya karena Jin Lien merupakan kerabat Qin Ze, tapi ahli racun sangat jarang dan selalu dicari. Bahkan ahli racun lebih jarang dari alkemis, bisa dikatakan kedudukan ahli racun di benua Tian Long sangat mulia dan juga sangat rendah. Yang artinya ahli racun merupakan pedang bermata 2.

Mungkin banyak ahli racun, tapi mereka tidak terlihat seperti alkemis, ahli racun yang mampu memilih untuk menyembunyikan diri daripada memamerkan diri. Hanya mereka yang merupakan ahli racun jahat yang memilih untuk memamerkan diri, justru karena hal ini ahli racun selalu dipandang rendah.

“Kami tidak akan mengatakan apa pun.”

Mereka terus berbicara, Jin Lien kembali mengeluarkan beberapa kardus jus jeruk dan dibagikan pada setiap orang.

Melihat hutan kabut di kejauhan, kabut itu perlahan mulai menipis, dan Jin Lien menatap Qin Ze.

“Da Ge, tidak perlu bersamaku, aku datang ke sini untuk berlatih, jika aku bersamamu, tentu kau akan terus melindungiku, dan aku tidak mau itu.”

“Tapi ...”

“Tidak apa-apa, jika aku tidak bisa melewati hal ini, lalu wajah macam apa yang aku miliki untuk kediaman jenderal Qin.”

Melihat keseriusan dan tekad di mata sepupu kecil itu, Qin Ze mau tak mau menyetujui keinginan Jin Lien.

Dia sendiri tahu seperti apa sepupu kecilnya ini, jika dia telah memutuskan, siapa saja tidak bisa menghalanginya termasuk sang kakek.

“Baik, tapi berjanjilah kita akan bertemu di kediaman sebelum kompetisi dimulai.”

“Uhm.”

Jin Lien hanya bisa berjanji, jika dia tidak mengiyakan, dia dapat memastikan jika sepupu besar tidak akan mengizinkannya untuk pergi seorang diri.

“Berhati-hatilah.”

“Aku tahu.”

Mengatakan hal tersebut, Jin Lien berbalik dan membawa Da Hei bersamanya memasuki hutan kabut tanpa melihat ke belakang.

Qin Ze menatap punggung kurus, tapi tegap milik sepupu kecilnya, entah mengapa dia merasa jika sepupunya telah dewasa dan di pundak kecil itu, seolah menanggung beban yang cukup besar.

Ketika punggung kecil Jin Lien tidak lagi kelihatan, Qin Ze juga akhirnya sadar jika sepupu kecilnya dapat menggunakan cincin ruang.

Cincin ruang?

Memikirkan hal tersebut, dia tersenyum tipis. Pantas saja kakek mengizinkan sepupu kecil yang merupakan cucu kesayangannya pergi untuk berlatih di hutan yang begitu berbahaya seorang diri, hanya ditemani oleh Da Hei. Ternyata sepupu kecil itu telah mampu berkultivasi.

Dia tidak khawatir lagi, tapi dia penasaran di ranah apa kultivasi sepupu kecil itu.

Ketika dia berpikir, dia mendengar suara rekannya.

“Ayo kita juga masuk!”

Segera dia setuju dan kelompok mereka juga memasuki hutan kabut, tapi arah yang mereka tuju berbeda dengan arah yang Jin Lien pilih.

Jin Lien yang telah memasuki hutan kabut bersama Da Hei menghela napas lega, dia khawatir jika Qin Dashao mengikuti rutenya, tapi ternyata arah yang diambil kelompok itu berbeda dari arah yang dia pilih.

Memasuki hutan kabut, meski ada kabut tipis, Jin Lien tidak merasa ketakutan sama sekali, tapi dia tetap meningkatkan kewaspadaannya.

Di hutan yang begitu berbahaya, dia tidak boleh begitu santai, terlebih kultivasinya sendiri masih sangat rendah.

Ranah merah tingkat 9, jika ada yang mengetahui tingkat kultivasi Jin Lien yang begitu rendah, dan memilih untuk memasuki hutan kabut, beberapa orang hanya akan menertawakan Jin Lien, dan mengatakan jika Jin Lien adalah gadis bodoh.

Namun, hanya dia yang tahu jika dia memiliki dimensi lotus yang dapat memudahkannya untuk bersembunyi jika ada bahaya yang tidak bisa dia hadapi.

Jin Lien tentu bukan gadis bodoh, dia memiliki dimensi lotus dan Da Hei bersamanya, terlebih ada 2 binatang kontrak lainnya. Jika dia dalam bahaya, dia tidak percaya jika Da Hei dan 2 lainnya tidak turun tangan untuk membantunya.

Berjalan ke depan bersama Da Hei memasuki hutan kabut, Jin Lien mengernyit dan segera menambah kewaspadaannya.

Sejak tadi dia merasa jika hutan kabut ini sangat sepi, dan semakin sepi itu, berarti ada yang salah.

Mengamati sekeliling, dia merasa ada yang telah memperhatikan dirinya. Hal tersebut tidak hanya ada 1, tapi ada banyak. Jin Lien mengernyit, dan berpikir.

Beberapa saat kemudian, sekelompok serigala petir keluar dengan meneteskan liur.

Melihat serigala petir, Jin Lien segera waspada, dan dengan naluri yang entah mengapa, dia segera menjaga jarak dari serigala petir seraya mengeluarkan panah dari dalam dimensi lotus.

Ketika melihat panah di tangannya, Jin Lien mengernyit, dia bingung mengapa dia mengeluarkan panah?

Melihat sekelompok serigala petir yang telah mengelilinginya, Jin Lien mengganti panah di tangannya dengan pedang.

Dia mulai memegang pedang dan memasang kuda-kuda, berjaga-jaga jika beberapa serigala langsung menyerang.

Begitu serigala bergerak, Jin Lien juga bergerak dengan lincah dan langsung menebas salah satu serigala, tapi sayangnya serangan itu tidak membuat serigala itu menyerah dan malah berubah menjadi sangat beringas.

Jin Lien mengernyit, dia tidak menyangka jika serigala petir akan sekuat ini. Namun, Jin Lien tidak takut, dia lebih tertantang dengan lawan yang kuat, meski dia tahu jika dia akan terluka nantinya.

Melihat serigala semakin ganas, Jin Lien mengeratkan pegangannya pada gagang pedang miliknya. Begitu para serigala mulai menyerang, Jin Lien juga menyerang sambil bertahan. Pertarungannya dengan sekelompok serigala bisa dibilang berat sebelah, karena selain kekuatan, jumlah serigala lebih banyak, sedangkan Jin Lien hanya seorang diri.

Terpopuler

Comments

Lyssa Ly Alex

Lyssa Ly Alex

𝒂𝒌𝒖 𝒃𝒂𝒄𝒂 𝒖𝒍𝒂𝒏𝒈... 𝒌𝒆𝒓𝒏𝒂 𝒔𝒖𝒅𝒂𝒉 𝒍𝒖𝒑𝒂...

2024-02-29

1

Fitri Winaza

Fitri Winaza

aku udah lupa ceritanya ini krna lama bnget baru up nya

2023-12-09

0

Naru Loey (Yun Xi)

Naru Loey (Yun Xi)

sebenarnya nama nya Qin Dashao apa Qin Ze sih??? aku bingung loh 🤔🤔

2023-11-28

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.
2 Bab. 2
3 Bab. 3
4 Bab. 4
5 Bab. 5
6 Bab. 6
7 Bab. 7
8 Bab. 8
9 Bab. 9
10 Bab. 10
11 Bab. 11
12 Bab. 12
13 Bab. 13
14 Pengumuman
15 Bab. 14
16 Bab. 15
17 Bab 16
18 Bab 17.
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 Bab 26
28 Bab 27
29 Bab 28
30 Bab 29
31 Bab 30
32 Bab 31
33 Bab 32
34 Bab 33
35 Bab 34
36 Bab 35
37 Bab 36
38 Bab 37
39 Bab 38
40 Bab 39
41 Bab 40
42 Bab 41
43 Bab 42
44 Bab 43
45 Bab 44
46 Bab 45
47 Bab 46
48 Bab 47
49 Bab 48
50 Bab 49
51 Bab 50
52 Bab 51
53 Bab 52
54 Bab 53
55 Bab 54
56 Bab 55
57 Bab 56
58 Bab 57
59 Bab 58
60 Bab 59
61 Bab 60
62 Bab 61 (Revisi)
63 Bab 62 (Revisi)
64 Bab 63
65 Bab 64
66 Bab 65
67 Bab 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87
89 Bab 88
90 Bab 89
91 Bab 90
92 Bab 91
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Bab 1.
2
Bab. 2
3
Bab. 3
4
Bab. 4
5
Bab. 5
6
Bab. 6
7
Bab. 7
8
Bab. 8
9
Bab. 9
10
Bab. 10
11
Bab. 11
12
Bab. 12
13
Bab. 13
14
Pengumuman
15
Bab. 14
16
Bab. 15
17
Bab 16
18
Bab 17.
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
Bab 26
28
Bab 27
29
Bab 28
30
Bab 29
31
Bab 30
32
Bab 31
33
Bab 32
34
Bab 33
35
Bab 34
36
Bab 35
37
Bab 36
38
Bab 37
39
Bab 38
40
Bab 39
41
Bab 40
42
Bab 41
43
Bab 42
44
Bab 43
45
Bab 44
46
Bab 45
47
Bab 46
48
Bab 47
49
Bab 48
50
Bab 49
51
Bab 50
52
Bab 51
53
Bab 52
54
Bab 53
55
Bab 54
56
Bab 55
57
Bab 56
58
Bab 57
59
Bab 58
60
Bab 59
61
Bab 60
62
Bab 61 (Revisi)
63
Bab 62 (Revisi)
64
Bab 63
65
Bab 64
66
Bab 65
67
Bab 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87
89
Bab 88
90
Bab 89
91
Bab 90
92
Bab 91
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!