Bab. 3

Setelah Jin Lien memasang kembali jepit rambut teratai, tingkat kultivasinya tidak lagi bisa dirasakan.

"Duduk!"

Melihat kakeknya serius, Jin Lien langsung tanpa sadar menjadi tegak dan duduk sesuai perintah.

Aura jenderal tua dari Qin Yuan tidak lagi disembunyikan, karena aura ini, darah prajurit Jin Lien mendidih.

Melihat cucu perempuannya seperti ini, dia memiliki rasa bangga di hatinya. Sebagai seorang jenderal perang yang telah berperang dan membela kerajaan, tentu dia tidak ingin melihat generasi muda di keluarganya menjadi sampah. Dengan cucu perempuan bertingkah seperti ini, dia seolah melihat dirinya sendiri yang akan siap berperang.

Mengambil sesuatu dari laci, dia menaruhnya di depan Jin Lien.

"Ini adalah benda yang ditinggalkan oleh ibumu ketika dia membawamu kembali. Saat itu, dia mengatakan kau harus tumbuh menjadi orang biasa, tapi jika suatu hari dirimu tiba-tiba dapat berkultivasi, aku akan menyerahkan kotak ini padamu."

Jin Lien menatap kotak di atas meja. Kotak itu adalah kotak hitam yang bahannya tidak diketahui.

"Jadi ibuku telah meninggal?"

Suara Jin Lien sedikit bergetar, ada rasa sakit di dadanya yang dia pikir adalah perasaan pemilik aslinya.

"Kakek tidak tahu ini, setelah menitipkan dirimu padaku, ibu mu langsung menghilang begitu saja dari tempatnya, dia juga mengatakan agar menginformasikan pada orang luar bahwa dirimu adalah kerabat jauh kami."

Jin Lien tahu, mungkin tindakan ibunya seperti ini tidak bisa dikatakan baik, tapi karena dia ingin melindungi putrinya, dia bahkan membiarkan putrinya tumbuh menjadi orang biasa.

Jadi dia bisa menebak secara langsung, kejadian ini pasti ada hubungannya dengan ayahnya yang sama sekali tidak diketahui identitasnya.

Mungkin saat itu mereka dalam keadaan bahaya, atau musuh kedua orangtuanya sangat kuat.

Jin Lien merenung dan mengambil kotak itu. Jika dia ingin mengetahui segalanya, dia harus menjadi lebih kuat.

"Kalau begitu kakek, aku akan kembali ke halamanku."

"Pergi."

Jin Lien berbalik dan pria tua itu menghela napas berat. Dia tahu suasana hati cucu perempuan itu tidak baik.

***

Kembali ke halamannya, itu hanya halaman sederhana, tapi tidak terlalu buruk. Ada kamar, ruang belajar, ruang tamu, dapur. Namun, dia tidak memiliki pelayan sama sekali.

Walaupun tidak ada pelayan, tapi bahan seperti biji-bijian, sayuran hijau dan daging akan selalu tersedia.

Sejujurnya Jin Lien merasa lapar, jadi ketika dia kembali, hal pertama yang dia lakukan adalah tenggelam di dapur.

Ketika dia ingin memasak, dia melihat bumbu di dapur sangat suram, dia terkejut.

Tidak ada garam dan penyedap rasa sama sekali, gula juga tidak ada.

Gula tentu dia tidak aneh, karena ada madu sebagai gantinya. Adapun tentang bahan penghasil rasa asin, dia merasa ingin gila. Karena bahan ini tidak lain adalah lemon, jahe dan beberapa bahan lainnya, tapi bahan ini tidak lengkap.

Dia ingin menangis tanpa air mata.

"Master, Anda tidak perlu sedih. Apa yang Anda perlukan semua tersedia di dalam dimensi lotus."

Jin Lien tertegun, mengapa dia melupakan jika dia memiliki dimensi lotus. Di kehidupan sebelumnya selain menimbun emas dan beberapa hal yang perlu, dia juga menimbun bumbu, dan menanam rempah-rempah di dalam dimensi lotus.

"Bagus."

Melihat bahan dasar yang ada di dapur, Jin Lien mulai bekerja. Dia mengeluarkan beras dari dimensi lotus dan mulai memasaknya.

Menumis beberapa sayuran hijau yang disediakan di dapurnya. Melihat ikan besar yang masih segar, dia memikirkan untuk memanggang.

Dia mengambil ikan dan membersihkan ikan terlebih dahulu, setelah bersih dia menaburkan garam yang dia ambil dari dimensi lotus dan mengolesi setiap sisi ikan, Jin Lien juga menambahkan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis dan mendiamkannya sejenak.

Bawang merah, bawang putih, lengkuas dan menambahkan sedikit garam lalu mulai menghaluskan semua bahan.

Setelah semua halus, dia mulai menumis bahan ini dan menambahkan sedikit asam dan air secukupnya. Menunggu sampai mendidih dia menambahkan santan dan kecap dan memasaknya menjadi satu menunggu hingga santan menyusut, Jin Lien juga tidak lupa menambahkan penyedap rasa.

Setelah melihat bumbu matang, dia memukul serai hingga agak pecah dan menggunakan serai sebagai kuas untuk mengolesi bumbu pada ikan.

Setelah ikan dilumuri oleh bumbu, dia mulai memanaskan alat pemanggang. Setelah itu dia mulai memanggang ikan dan membolak-balik beberapa kali sambil terus mengolesi bumbu hingga ikan matang.

Wangi masakan yang dia buat tentu saja tercium oleh beberapa pelayan yang lewat, tapi tidak ada yang berani mendekat.

Jin Lien memandang hasil karyanya dengan puas. Memisahkan 1 ekor ikan bakar untuk kakek, dan dia mulai makan dengan bahagia.

Setelah dia selesai, dia mengirim ikan bakar yang dia siapkan khusus untuk Qin Yuan, dan kembali ke halamannya sendiri.

Kembali ke kamar, melintas langsung memasuki dimensi lotus. Jin Lien berjalan ke vila, dia mengambil kotak hitam dan mengamati dari bahan apa kotak itu terbuat, tapi dia tidak menemukan solusinya, mungkin karena dia bukan pemurni.

Membuka kotak dan melihat isinya. Di dalam kotak ada token giok hitam dengan lapisan emas dipingirnya , dan berbentuk bintang berujung 7 srte ada karakter Tianshan di tengah-tengahnya.

Jin Lien menebak jika token ini milik salah satu orang tuanya.

Ada juga cincin ruang di dalam kotak itu, Jin Lien mengambilnya dan memasukan kesadarannya ke dalam cincin. Dia melihat banyak batu spiritual dari segala tingkatan, banyak botol pil, senjata, kristal core binatang spritual dan berbagai jenis herbal, serta emas dan perak.

Jin Lien berpikir, orangtuanya meninggalkan cukup untuk dirinya, dia curiga dari semua hal, yang paling penting adalah token bintang berujung 7 ini.

Menyimpannya dengan baik, lalu dia memakai cincin penyimpanan. Tujuannya yang menyembunyikan dimensi lotus miliknya.

Setelah melihat-lihat, dia menyimpan token dengan aman di laci meja di kamar vila, dan keluar dari dimensi lotus, tapi sebelum itu dia bertanya.

"Lotus kecil, apakah ada teknik pedang yang cocok untukku saat ini?"

"Ya master, aku memilikinya di sini."

Lotus kecil dengan gesit membawa gulungan yang merupakan teknik pedang. Teknik ini ada di tingkat perak dan itu lumayan menarik.

"Teknik pedang ilusi 9 bunga?"

"Ya, sesuai namanya, Anda hanya perlu mempelajarinya saat ini."

Jin Lien mengangguk dan keluar dari dimensi lotus, duduk di kasurnya dengan kaki bersilang sambil menatap gulungan yang merupakan teknik pedang.

Teknik pedang ilusi 9 bunga memiliki 9 gaya yang harus dikuasai. Yang pertama adalah tarian duri mawar, sesuai namanya, gaya pertama jika dikuasai dengan benar, itu akan mengeluarkan sulur berduri dengan dengan ribuan kelopak mawar yang akan membungkus tubuh musuh.

........

Terpopuler

Comments

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

lnjuuuut thor seemmaaannggaaaaattt....

2024-03-26

0

Medina Safitri Rahmawati

Medina Safitri Rahmawati

dah lama aku tunggu kelanjutan AGA 2, terimakasih udah update part baru😘😘😘😘😘 semangat terus buat authornya 👍👍🤜🤛💪💪

2023-01-24

1

Santi Santi

Santi Santi

👍👍👍👍

2022-08-28

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.
2 Bab. 2
3 Bab. 3
4 Bab. 4
5 Bab. 5
6 Bab. 6
7 Bab. 7
8 Bab. 8
9 Bab. 9
10 Bab. 10
11 Bab. 11
12 Bab. 12
13 Bab. 13
14 Pengumuman
15 Bab. 14
16 Bab. 15
17 Bab 16
18 Bab 17.
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 Bab 26
28 Bab 27
29 Bab 28
30 Bab 29
31 Bab 30
32 Bab 31
33 Bab 32
34 Bab 33
35 Bab 34
36 Bab 35
37 Bab 36
38 Bab 37
39 Bab 38
40 Bab 39
41 Bab 40
42 Bab 41
43 Bab 42
44 Bab 43
45 Bab 44
46 Bab 45
47 Bab 46
48 Bab 47
49 Bab 48
50 Bab 49
51 Bab 50
52 Bab 51
53 Bab 52
54 Bab 53
55 Bab 54
56 Bab 55
57 Bab 56
58 Bab 57
59 Bab 58
60 Bab 59
61 Bab 60
62 Bab 61 (Revisi)
63 Bab 62 (Revisi)
64 Bab 63
65 Bab 64
66 Bab 65
67 Bab 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87
89 Bab 88
90 Bab 89
91 Bab 90
92 Bab 91
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Bab 1.
2
Bab. 2
3
Bab. 3
4
Bab. 4
5
Bab. 5
6
Bab. 6
7
Bab. 7
8
Bab. 8
9
Bab. 9
10
Bab. 10
11
Bab. 11
12
Bab. 12
13
Bab. 13
14
Pengumuman
15
Bab. 14
16
Bab. 15
17
Bab 16
18
Bab 17.
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
Bab 26
28
Bab 27
29
Bab 28
30
Bab 29
31
Bab 30
32
Bab 31
33
Bab 32
34
Bab 33
35
Bab 34
36
Bab 35
37
Bab 36
38
Bab 37
39
Bab 38
40
Bab 39
41
Bab 40
42
Bab 41
43
Bab 42
44
Bab 43
45
Bab 44
46
Bab 45
47
Bab 46
48
Bab 47
49
Bab 48
50
Bab 49
51
Bab 50
52
Bab 51
53
Bab 52
54
Bab 53
55
Bab 54
56
Bab 55
57
Bab 56
58
Bab 57
59
Bab 58
60
Bab 59
61
Bab 60
62
Bab 61 (Revisi)
63
Bab 62 (Revisi)
64
Bab 63
65
Bab 64
66
Bab 65
67
Bab 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87
89
Bab 88
90
Bab 89
91
Bab 90
92
Bab 91
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!