Jin Lien yang saat ini berada di luar hutan Warcraft memandang jauh ke dalam hutan dengan tatapan dalam. Kedatangan orang-orang ini, dia curiga itu tidak ada hubungannya dengan harta surga dan bumi yang akan muncul.
Dia menatap Da Hei yang saat ini terdiam dan mata itu suram.
"Apakah mereka mencarimu?"
"Auraku bocor ketika kita melakukan kontrak."
Jin Lien terdiam, dan menepuk kepala Da Hei dengan ringan.
"Belum terlambat untuk membalas dendam, jadi ayo memperkuat diri!"
"Ya."
Keduanya menjauh dari hutan Warcraft, dan tidak pernah menoleh ke belakang. Tidak peduli siapa orang itu, saat ini dia dan Da Hei terlebih dulu harus menjadi lebih kuat.
Hanya dengan kekuatan, dia dapat berdiri dengan stabil di dunia yang menghormati kekuatan ini.
Setelah kepergian Jin Lien dan Da Hei, 2 sosok pria muncul di luar hutan Warcraft dari robekan ruang.
2 sosok itu tampan, tapi tempramen mereka sangat berlawanan. Seorang yang berpakaian hitam tampak suram dan dingin, mata elang itu dipenuhi pesona dan kejahatan yang akan menjebak siapa saja yang menatap. Dia berkedip beberapa kali dan kembali menghilang dari tempat dia berdiri.
Saat ini, hanya ada pria berpakaian putih dengan senyum lembut di bibirnya, aura yang dia pancarkan dipenuhi kesucian seolah dia adalah peri yang jauh dari noda dunia.
Mata hitam yang dipenuhi kedamaian itu menatap jauh ke dalam hutan Warcraft dengan main-main, tapi jika dilihat lebih dekat, mata hitam yang penuh kedamaian itu, menyembunyikan kedinginan yang kejam, dan sangat sulit di deteksi.
Senyum lembut itu perlahan berubah menjadi seringai mengejek dan aura suci yang dia pancarkan berubah menjadi acuh tak acuh.
"Orang-orang serakah, hal yang tidak bisa dimiliki, berani menyentuh? Hanya akan ada kemalangan yang menunggu."
Begitu kalimat itu jatuh, dia juga menghilang seolah dia tidak pernah ada di sana.
***
Jin Lien yang merasa jika itu sudah sangat jauh dari hutan Warcraft, akhirnya meminta Da Hei berhenti.
Beberapa saat kemudian, dia membawa Da Hei ke dalam dimensi lotus.
Membiarkan Da Hei bersantai, dia memasuki ruang latihan dan mulai berkultivasi. Setelah seminggu bertarung dengan Warcraft, dia merasa jika dia akan menerobos.
Meski dia memiliki banyak pil, dia tidak pernah meminum pil untuk memperkuat kultivasinya, karena dia tahu, kultivasi menggunakan pil, tidak sekuat kultivasi yang dilakukan tanpa pil.
Tidak peduli seberapa tinggi bangunan, jika pondasinya tidak kuat, itu pasti akan runtuh hanya dengan sedikit goncangan.
***
"Lord!"
Pria itu berlutut dengan satu lutut, dia sama sekali tidak menatap pria yang disebut lord olehnya.
"Bagaimana?"
Suara itu masih dingin dan jauh, penuh dengan kesepian yang tak terelakkan.
Pria yang berlutut, meski dia tidak tahu siapa wanita yang dicari oleh lord itu, tapi tuannya meminta untuk menyelidiki, dia tetap harus melakukan.
"Ada gerakan di alam bawah, di sana ada 2 tempat yang menjual makanan misterius yang belum pernah terlihat, dan pemilik toko itu adalah Xia Chu Mei."
Di Hong Zhuang masih tidak memiliki ekspresi, dan hanya menatap dingin pada bawahan itu.
"Apakah kau membawa makanan itu? Dan apakah kau telah melukis wajah pemilik toko itu?"
Pria itu dengan hormat menyerahkan kotak Cendana dan memberikannya pada Di Hong Zhuang
Meraih kotak itu, Di Hong Zhuang membukanya. Dia dalam kotak ada jenis makanan yang tidak asing baginya, melihat burger itu, dia merasa memiliki harapan. Dengan suasana hati yang baik, dia membuka gulungan yang juga berada di dalam kotak.
Melihat wajah gadis yang terukir dengan indah di gulungan itu, Di Hong Zhuang mengernyit.
Tidak peduli betapa berubahnya penampilan istrinya, Di Hong Zhuang bisa mengenalinya hanya dengan sekilas, tapi jelas wanita di dalam lukisan bukanlah Lien kecil. Hal ini masih membuatnya kecewa dan langsung membakar lukisan itu.
"Dia bukan istriku, jadi tidak perlu mencari. Raja ini yang akan mencarinya sendiri."
Dengan itu, dia merobek ruang dan pergi. Karena burger muncul di alam bawah, kemungkinan ada petunjuk tentang Jin Lien.
Di Hong Zhuang tidak ingin menyerah, istrinya harus bersamanya. Tidak peduli jika mereka harus berpisah sementara karena kematian.
Ketika dia muncul di alam bawah, dia terkejut menatap hutan gelap, dan seorang pria muda lainnya yang memakai pakaian putih.
Wajah itu tampan dan lembut, auranya penuh dengan kesucian yang sangat berlawanan dengan dirinya sendiri. Namun, mereka hanya saling menatap sejenak dan dia kemudian pergi lebih dulu meninggalkan pria muda itu.
***
Jin Lien membuka matanya dan tersenyum puas, setelah bertarung dengan Warcraft yang memiliki kultivasi lebih tinggi darinya, dia akhirnya menerobos 2 tingkat sekaligus.
Dia tidak terburu-buru, masih ada 3 minggu lagi sebelum kompetisi, jadi dia bisa optimis untuk bisa melampaui kultivasi Fu Yao itu.
Perlu diketahui, waktu di dimensi lotus miliknya bisa disesuaikan oleh Lotus kecil. Entah itu mau dipercepat atau diperlambat, tidak ada masalah sama sekali.
Mungkin bagi orang luar, Jin Lien hanya berkultivasi semalaman dan menerobos 2 tingkat sekaligus, tapi hanya dia dan lotus kecil dan beberapa orang tertentu yang tahu berapa lama waktu spesifik yang dibutuhkan Jin Lien kali ini untuk menerobos 2 tingkat sekaligus.
Ketika dia keluar dari dimensi lotus, dia telah menyelesaikan sarapan dan segala hal. Dia juga memasukan beberapa persediaan yang hampir habis ke dalam cincin ruang.
Itu juga karena Dia Hei mengatakan jika Jin Lien ingin sempurna menyembunyikan dimensi lotus dari orang luar, dia harus menggunakan cincin ruang itu. Adapun alasan lain, itu karena fluktuasi spiritual dari dimensi lotus dan cincin ruang sangat berbeda ketika Jin Lien mengeluarkan barang dari dimensi lotus.
Berkat Da Hei, Jin Lien juga menyadari kesalahannya dan langsung memasukan beberapa persediaan ke dalam cincin ruang. Beruntung cincin ruang memiliki fungsi menjaga kesegaran, sehingga barang yang disimpan tidak akan rusak.
Hutan kabut tidak ada di area kerajaan tingkat 3, tapi itu ada di perbatasan kerajaan Xuanwu dan kerajaan Lan. Jarak itu terlalu jauh dari tempat mereka berada saat ini.
"Da Hei, apakah kau bisa mencapai hutan kabut dalam waktu singkat?"
"Tentu."
"Kalau begitu, ayo pergi!"
Namun, ketika keduanya ingin pergi, Xi Qing muncul tanpa peringatan di depan keduanya.
"Master, saat ini Da Hei belum bisa melakukan perjalanan jauh seperti itu menggunakan kekuatannya, karena dia akan kembali membocorkan auranya."
Jin Lien bertanya-tanya tentang dari mana munculnya Wyvern es di depannya, tapi dia merasakan jika ada hubungan kontrak antara dia dan Wyvern di depannya.
.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
onalia Sukatendel
thor kapan dilanjutkan kembali ceritanya, yg season pertama sdh selesai ini sdh 4 purnama tak lewati ko ko blom uptade
2022-06-28
1
Hindun Hernani Dewi
next
2022-05-25
0
⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛
gg sabar lien inget semuanya,,, kalo lien inget apa kultivasi nya ikut meningkat atau makin bertambah thor?? hehe
2022-04-11
4