Bab. 6

Tidak lama kemudian, Jin Lien mendengar suara dari tenda di mana dia menempatkan sepupu dan dua orang lainnya, tapi dia tidak peduli dan masih bersandar nyaman di perut Da Hei.

Malam itu, bulan sangat bulat bersinar menerangi tempat Jin Lien berada saat ini.

***

Qin Haoyu awalnya mengambil tugas yang diberikan akademi pada kelompoknya. Tugas ini sebenarnya tidak rumit, hanya mengambil buah merah di hutan air, tapi setelah sehari perjalanan, mereka entah bagaimana disergap oleh orang berpakaian hitam dengan tak bisa dijelaskan.

Mereka telah bertahan untuk waktu yang lama, tapi karena kehabisan qi spiritual dan kelelahan fisik, dia tidak yakin jika mereka bisa selamat.

Namun, ketika dia akan pingsan, dia melihat bayangan hitam membunuh sekelompok pria berpakaian hitam begitu saja, dan tidak lama kemudian, dia melihat sosok yang sangat dia kenal.

Dia ingin berbicara, tapi dia tidak bisa menahannya lagi hingga akhirnya dia pingsan.

Begitu dia bangun, dia melihat luka di tubuhnya telah pulih banyak, dan kelelahan fisik juga telah teratasi. Melihat 2 rekannya masih belum bangun, Qin Haoyu berdiri dan keluar dari tenda. Tidak jauh dari tenda, dia bisa melihat Da Hei yang memberikan perutnya pada Jin Lien untuk bersandar.

Kuda hitam itu sama sekali tidak ingin didekati oleh orang lain selain Jin Lien, tapi beberapa saat kemudian dia mengernyit karena Jin Lien tidak seharusnya ada di tempat ini. Bukan karena dia tidak menyukai Jin Lien, tapi dia khawatir Jin Lien akan terluka, terlebih Jin Lien tidak mampu berkultivasi sama sekali.

Berjalan mendekati Jin Lien, Qin Haoyu berbicara

"Meimei!"

Jin Lien berbalik dan tersenyum pada Qin Haoyu.

"Er ge, kau sudah bangun? Bagaimana keadaanmu?"

"Sudah mendingan, hanya luka kulit. Ngomong-ngomong mengapa kau ada di sini?"

Jin Lien menghela napas lega, dan terkekeh ringan.

"Aku keluar untuk berlatih, dan kakek juga sudah mengizinkanku."

Qin Haoyu melototi Jin Lien, dan merasa panik melihat gadis kecil itu berada di luar sendiri.

"Gadis bodoh, apakah kau tidak tahu betapa bahayanya di luar."

"Aku tahu, aku juga sudah bisa berkultivasi sekarang. Justru karena ini, aku keluar untuk berlatih, aku juga ingin membalas dendam pada Fu Yao yang berani memukulku hingga aku tak sadar selama 2 hari semalam."

Wajah Qin Haoyu menjadi gelap. Meski dia sangat jarang berinteraksi dengan sepupu perempuan ini, bukan berarti dia tidak peduli. Dari 3 tuan muda keluarga Qin, Qin Haoyu yang paling menyayangi dan bahkan memanjakan sepupu perempuannya. Terkadang dia mengirimkan sesuatu pada sepupu perempuannya melalui sang kakek.

"Dia sangat berani."

Karena terlalu marah, Qin Haoyu bahkan tidak menyadari jika Jin Lien mengatakan jika dia sekarang mampu berkultivasi.

"Ya, dia sangat berani, maka dari itu, aku tidak bisa tinggal diam."

Jin Lien seolah menambahkan minyak pada api, dan kemarahan Qin Haoyu juga semakin meningkat.

"Karena dia berani membuatmu tak sadar selama 2 hari, meski aku tidak akan membalasnya langsung pada Fu Yao itu, tapi aku akan membalas pada saudaranya."

Jin Lien tercengang dan dia diam-diam tersenyum.

Benar, orang-orang di keluarga Qin bukan tidak peduli pada pemilik aslinya, hanya saja ada alasan tertentu membuat mereka jarang berinteraksi.

"Hmmp."

Hanya gumaman tak jelas yang keluar dari bibir Jin Lien, hingga suara perut Qin Haoyu terdengar di telinga Jin Lien.

Qin Haoyu sendiri memerah karena malu, dan Jin Lien terkekeh ringan. Dia mengeluarkan domba panggang yang tadi dia panggang dari dimensi lotus.

"Er ge, makan dulu."

Qin Haoyu tercengang dan menatap Jin Lien penuh tanya. Dia kemudian melihat cincin ruang di jari telunjuk Jin Lien.

"Kau ..."

Baru saat itu dia sadar dengan beberapa kata yang diucapkan Jin Lien, dia kemudian tersenyum cerah.

"Itu bagus jika kau bisa berkultivasi sekarang."

Tas penyimpanan dan cincin ruang hanya bisa digunakan oleh mereka yang mampu berkultivasi, tapi tidak banyak yang menggunakan benda seperti cincin ruang, dan yang paling umum adalah tas penyimpanan.

Melihat daging panggang di depannya, Qin Haoyu mau tak mau menelan ludahnya. Dia tidak tahu daging apa ini, tapi dari aromanya itu sudah sangat menggoda.

Dengan aroma menggugah seperti itu, bahkan 4 orang yang masih tak sadarkan diri di dalam tenda juga terbangun dengan keadaan linglung.

Qin Haoyu mengambil potongan paha lainnya dan mulai memakannya. Qi spiritual yang terkandung dalam daging cukup baik dan rasa unik yang belum pernah dia rasakan di restoran mewah manapun membuat Qin Haoyu tidak bisa berhenti untuk mengunyah setiap gigitan dengan hati-hati.

Ketika dia sedang makan, dia melihat jika 4 temannya juga telah bangun, dan tanpa basa-basi langsung mengajak mereka makan.

Dalam pelarian, mereka tidak sempat mengisi perut mereka, mereka bahkan tidak sempat menelan pil bigu ketika dalam pelarian. Mereka hanya berpikir bagaimana cara untuk menyelamatkan diri dari orang-orang berpakaian hitam secepat mungkin.

Melihat mereka makan, Jin Lien tersenyum tipis dan berkata pada mereka.

"Kalian makan, aku akan kembali ke tendaku untuk beristirahat."

"Pergi."

Qin Haoyu setuju, dan terus makan. Jin Lien yang kembali ke tenda mengeluarkan kantong tidur dan menyemprotkan wewangian anti serangga dan langsung tertidur.

Di luar, setelah beberapa orang menghabiskan domba panggang yang ditinggalkan oleh Jin Lien, mereka mengelus perut dengan puas.

"Sumpah, baru kali ini aku memakan daging panggang yang begitu enak."

Suara manis seorang gadis terdengar sangat puas, dan seolah masih menginginkan kelezatan yang baru saja dia makan. Gadis itu tidak lain adalah Xiao Tang, usianya hampir sama dengan Jin Lien, hanya saja dia lebih tua 4 bulan dari Jin Lien.

"Ya, ini adalah makanan terenak yang pernah aku makan." Seorang pemuda juga menimpali, jika dilihat lebih teliti, dia masih memiliki kesamaan beberapa poin dengan gadis bernama Xiao Tang. Tentu saja itu sama, karena keduanya adalah saudara dan saudari kembar, dan pemuda itu bernama Xiao Ming.

"Tapi ngomong-ngomong A Yu, siapa gadis tadi?"

Nah, akhirnya ada yang menyadari keberadaan Jin Lien, bertanya dengan ragu. Gadis ini terlihat cantik dengan wajah yang menggoda seperti rubah. Terlihat licik, tapi lugas dan itu tidak membuat beberapa orang merasa jijik, tapi merasa jika sikap itu sangat cocok dengan kepribadiannya.

"Nah, dia adalah adik Perempuanku, kita beruntung bertemu dengannya saat ini sehingga kita terselamatkan."

Dari nada suara Qin Haoyu, itu jelas-jelas nada memanjakan yang sangat jarang, dan mereka terkejut ketika mengetahui jika Qin Haoyu memiliki adik perempuan. Itu wajar, karena Qin Haoyu tidak pernah menceritakan tentang sepupu itu pada teman-temannya di akademi. Bukan karena dia malu, hanya saja dia tidak ingin ada orang yang tidak relevan mengejek sepupunya.

.........

Terpopuler

Comments

Yulhy Mnzz

Yulhy Mnzz

thor up nya jan lama2 ya🙃

2022-02-13

2

Fransiska Husun

Fransiska Husun

waaaaa🤩🤩🤩🤩🤩😍 up up lagiiiii semangat thor 💪♥️

2022-02-13

0

Elvina Savitri

Elvina Savitri

lanjut Thor, tetap semangat up nya

2022-02-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.
2 Bab. 2
3 Bab. 3
4 Bab. 4
5 Bab. 5
6 Bab. 6
7 Bab. 7
8 Bab. 8
9 Bab. 9
10 Bab. 10
11 Bab. 11
12 Bab. 12
13 Bab. 13
14 Pengumuman
15 Bab. 14
16 Bab. 15
17 Bab 16
18 Bab 17.
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 Bab 26
28 Bab 27
29 Bab 28
30 Bab 29
31 Bab 30
32 Bab 31
33 Bab 32
34 Bab 33
35 Bab 34
36 Bab 35
37 Bab 36
38 Bab 37
39 Bab 38
40 Bab 39
41 Bab 40
42 Bab 41
43 Bab 42
44 Bab 43
45 Bab 44
46 Bab 45
47 Bab 46
48 Bab 47
49 Bab 48
50 Bab 49
51 Bab 50
52 Bab 51
53 Bab 52
54 Bab 53
55 Bab 54
56 Bab 55
57 Bab 56
58 Bab 57
59 Bab 58
60 Bab 59
61 Bab 60
62 Bab 61 (Revisi)
63 Bab 62 (Revisi)
64 Bab 63
65 Bab 64
66 Bab 65
67 Bab 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87
89 Bab 88
90 Bab 89
91 Bab 90
92 Bab 91
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Bab 1.
2
Bab. 2
3
Bab. 3
4
Bab. 4
5
Bab. 5
6
Bab. 6
7
Bab. 7
8
Bab. 8
9
Bab. 9
10
Bab. 10
11
Bab. 11
12
Bab. 12
13
Bab. 13
14
Pengumuman
15
Bab. 14
16
Bab. 15
17
Bab 16
18
Bab 17.
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
Bab 26
28
Bab 27
29
Bab 28
30
Bab 29
31
Bab 30
32
Bab 31
33
Bab 32
34
Bab 33
35
Bab 34
36
Bab 35
37
Bab 36
38
Bab 37
39
Bab 38
40
Bab 39
41
Bab 40
42
Bab 41
43
Bab 42
44
Bab 43
45
Bab 44
46
Bab 45
47
Bab 46
48
Bab 47
49
Bab 48
50
Bab 49
51
Bab 50
52
Bab 51
53
Bab 52
54
Bab 53
55
Bab 54
56
Bab 55
57
Bab 56
58
Bab 57
59
Bab 58
60
Bab 59
61
Bab 60
62
Bab 61 (Revisi)
63
Bab 62 (Revisi)
64
Bab 63
65
Bab 64
66
Bab 65
67
Bab 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87
89
Bab 88
90
Bab 89
91
Bab 90
92
Bab 91
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!