Tegir yang mendengar teriakan tersebut sangat terkejut, ia berkata penuh keraguan "Paman Loin bekerja sama dengan manusia? Sebenarnya apa yang mereka pikirkan?".
Sebelum Tegir bisa melakukan apapun lagi, suara seorang pria yang sangat berhati-hati terdengar "Rolir, suaramu terlalu besar! Bagaimana jika orang lain mendengar pembicaraan kita ini?".
"Loin, jangan mencoba untuk mengalihkan pembicaraan! Cepat jawab pertanyaan ku, apakah kalian benar-benar memutuskan untuk menjadi pengikut para manusia itu?", kata seseorang yang bernama Rolir, Elos tahu bahwa kemungkinan besar Rolir ini adalah ayah dari Tegir.
Tidak ada lagi suara dari rumah itu selama beberapa saat hingga Loin menghela nafas "Rolir, aku tidak akan menyembunyikan apapun darimu, kami manusia singa memang sudah memutuskan untuk menjadi pengikut para manusia itu! Meskipun bagi kalian tindakan kami ini salah, tapi aku tidak merasa bersalah sebab kita tidak memiliki pilihan lain. Apabila terus tinggal di tanah tandus, hanya masalah waktu sebelum para manusia hewan mati sepenuhnya akibat kekurangan makanan ataupun minuman".
"Bekerja sama dengan manusia berbeda, kita tidak akan kekurangan makanan lagi! Mungkin mereka akan menjadikan kita prajurit di barisan depan untuk melawan iblis, tapi setidaknya anak serta istri kita bisa hidup tanpa kekurangan makanan lagi. Selama anak-anak kita masih hidup, ras manusia hewan tidak akan mati. Rolir, bawa seluruh penduduk manusia harimau milikmu dan ikutlah bersama kami, semua manusia hewan kita akan meninggalkan tanah tandus ini bersama-sama. Selama kita, 2 ras manusia hewan terkuat setuju maka ras manusia hewan yang lain tidak akan berani menolak".
Elos sedikit mengangkat kepalanya, ia yakin bahwa kemungkinan besar Rolir akan menerima ajakan ini. Bagaimanapun hidup terus menerus di tanah tandus akan membuat mereka mati akibat kelaparan, lebih baik mengikuti manusia sebagai prajurit agar keluarga mereka bisa terus hidup tanpa kekurangan makanan lagi.
Tapi Elos tidak pernah berpikir bahwa Rolir akan memberikan jawaban yang berbeda "Loin, apakah kau mengkhianati semua kerja keras leluhur kita selama ini? Padahal sedikit lagi, selama kita menunggu sebentar lagi maka ramalan itu akan menjadi kenyataan! Kenapa kau mengkhianati kerja keras leluhur mu selama ini?".
"Mengkhianati leluhur?", suara mengejek Loin terdengar "Rolir, buka matamu dan hadapi kenyataannya! Semua ramalan itu palsu, leluhur kita sudah menunggu di tanah tandus ini selama ratusan tahun, menunggu seperti orang bodoh! Tapi apa yang terjadi pada akhirnya? Orang yang ada di ramalan itu tidak pernah datang, kita harus menunggu berapa lama lagi sebelum orang di ramalan datang? Apakah saat semua ras manusia hewan kita mati? Rolir, ramalan itu sama sekali tidak benar, semua itu hanyalah kebodohan para leluhur kita yang mempercayai ramalan palsu".
"Aku tidak keberatan untuk mengkhianati leluhur kita, selama ras manusia hewan masih bisa terus hidup maka aku tidak akan ragu! Daripada mengikuti leluhur kita yang membuat seluruh ras manusia hewan mati, aku lebih memilih mengikuti manusia dan meninggalkan tanah tandus. Rolir, berikan keputusanmu? Apabila kau menolak, kita akan menjadi musuh! Aku tidak akan ragu, ini adalah persyaratan yang diberikan Kerajaan Ray, semua manusia hewan yang menolak harus mati!".
Rolir berkata penuh ketegasan "Loin, ramalan itu benar, ia pasti akan datang untuk membantu ras manusia hewan kita! Oleh karena itu, tugas kita adalah untuk menunggu dirinya datang. Bahkan leluhur kita sudah melakukan ini sejak ratusan tahun yang lalu, aku tidak akan mengkhianati kerja keras mereka. Pergilah! Kami manusia harimau sama sekali tidak menyambut pengkhianat seperti kalian".
Suara marah Loin bisa di dengar "Apakah ini keputusanmu? Baiklah, jangan sampai menyesal! Setelah seluruh ras manusia harimau kalian mati, aku akan melihat apakah kau masih bisa percaya diri seperti sekarang! Sampai bertemu lagi, di medan perang hidup dan mati!".
Tidak lama kemudian, pintu di depan mata Elos dan yang lainnya terbuka.
Sosok seorang pria yang sedang marah dan memiliki janggut serta rambut hampir sama dengan singa dapat terlihat muncul dari pintu yang terbuka, pada awalnya ia sedikit terkejut melihat adanya Tegir dan yang lain berdiri di depan pintu.
Setelah mengetahui bahwa itu Tegir, kemarahan di wajahnya menghilang dan digantikan oleh sebuah senyuman "Nak Tegir, apakah kau habis pergi berburu? Kau sudah semakin dewasa sekarang, bahkan terlihat jauh lebih kuat daripada sebelumnya".
"Terima kasih, paman Loin", kata Tegir sedikit membungkuk sopan.
Loin mengangguk dan menepuk pundak Tegir sebelum pergi dari tempat itu, nampaknya ia tidak bisa lagi lebih lama di tempat ini.
"Tegir, apakah kau sudah kembali? Kali ini kau berburu cukup lama, apakah kau menemukan sesuatu--", kata seorang pria yang memiliki teling dan ekor seperti harimau, ia juga mempunyai wajah yang hampir sama dengan Tegir.
Suara pria itu membeku ketika menemukan keberadaan Elos dan yang lainnya, lalu ia menatap Tegir "Sudah berapa kali ayah katakan, jangan membawa orang selain ras manusia harimau kita ke kota ini. Siapa orang-orang ini?".
Tegir segera menjelaskan secepat mungkin "Ayah, ini adalah tuan Elos, orang itu adalah wanitanya dan zombie adalah pengikutnya. Kami memiliki kesalahpahaman sebelumnya di padang pasir, aku juga hampir mati. Tapi tuan Elos datang untuk melindungi hidupku, bukankah ayah selalu mengajarkanku untuk berterima kasih kepada orang yang sudah membantuku lari dari kematian?".
Mendengar penjelasan Tegir, senyum ramah muncul di wajah ayahnya. Ayah Tegir menatap Elos "Ternyata tuan Elos, terima kasih sudah membantu anakku, sebagai seorang ayah maka aku sangat berterima kasih. Namaku adalah Rolir, walikota manusia harimau".
Elos juga tersenyum ramah "Ini masalah kecil, bagaimanapun aku ikut salah pada masalah ini sebab pengikut ku hampir membunuh Tegir".
"Di sebuah pertarungan, tidak aneh untuk saling membunuh sehingga sebuah kebaikan bagi tuan untuk membiarkan Tegir tetap hidup. Biarkan kami berterima kasih, walaupun kami tidak bisa menyiapkan makanan mewah tapi setidaknya beberapa makanan yang cukup baik bisa disiapkan sebagai tanda terima kasih", kata Rolir sambil membawa Elos dan yang lainnya ke rumah.
"Paman Rolir, tidak perlu memanggilku terlalu sopan begitu, kau bisa memanggilku nak Elos. Lagipula umurku tidak jauh berbeda daripada Tegir, meskipun aku adalah tengkorak. Lalu wanita ini adalah istriku, Riona", kata Elos uang memperkenalkan dirinya.
Mendengar hal tersebut, Rolir mengangguk "Nak Elos, kau sangat sopan. Jika Tegir bisa belajar dari kesopanan milikmu maka itu akan lebih baik".
Rolir membiarkan Elos, Riona dan Zombie Warrior duduk di kursi ruang tamu. Tidak ada apapun di ruang tamu rumah ini kecuali sebuah meja yang cukup besar serta kursi di sekitanya, tidak ada tanda-tanda kemewahan dari seorang walikota yang seharusnya ia miliki.
Elos yang sudah duduk mengamati kembali Rolir, ada alasan kenapa Elos memanggilnya sebagai paman sebab Rolir memiliki kekuatan rank 7, 2 tingkat lebih tinggi daripada Elos.
Meskipun Kota Manusia Harimau terletak di tanah tandus, kekuatan Rolir sebagai walikota memang tidak bisa diremehkan.
Ketika semua orang sudah duduk, Rolir berteriak "Samia, Ilina, siapkan makanan terbaik untuk para tamu kita ini!".
Setelah berteriak, Rolir menjelaskan kepada Elis "Samia itu istriku, ia sangat cantik sedangkan Ilima merupakan anak perempuan dan adiknya Tegir. Ia mewarisi kecantikan ibunya serta kekuatan milikku, apabila tuan Elis tertarik maka aku bisa mencoba mengenalkannya".
Aura membunuh dapat dirasakan dari tubuh Riona, Rolir juga bisa merasakan aura membunuh itu sehingga ia berkata secepat mungkin "Salah paham, aku hanya bercanda! Bagaimana mungkin nak Elos bisa tertarik terhadap anakku setelah memiliki wanita secantik nak Riona, hahahahaha".
Rolir membersihkan keringat dingin di wajahnya, ia benar-benar lupa terhadap keberadaan Riona sebelumnya yang membuat dirinya mencoba memperkenalkan anaknya Ilina pada Elos, walaupun Elos masih rank 9 tapi Rolir dapat merasakan bahwa bakat Elos tidak kalah dari dirinya bahkan jauh lebih kuat dari ia muda dulu. Setidaknya ketika dirinya masih seusia Elos, Rolir tidak bisa mengalahkan Zombie Warrior milik Elos.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 297 Episodes
Comments
QueenDevil
Ini agak aneh sih, yang tentang kekuatan, senjata, tingkatkan dll itu kan muncul di layar depan wajah mc, nah layar itu dpt dari mana? apakah system?
2023-12-08
2
Dràgon
apakah tengkorak bisa tersenyum? ngeri rasanya ngebayangin🤣🤣
2022-06-06
1
💀KœdëÑæmë☠️☠️☠️
cara naik rank gimana thor ,masih binggung aku soalnya gak di jelasin cara naik ranknya
2022-03-09
0