Elos dan Riona sudah berjalan cukup jauh dari Kota Hiam, bahkan tanah berumput di sekitar mereka sudah berubah menjadi padang pasir. Sudah 2 hari sejak mereka pergi dari Desa Guli dimana mereka membunuh para penduduk desa sebelumnya, oleh karena itu lokasi mereka sudah cukup jauh di tengah tanah tandus.
Tidak peduli seberapa panas di tanah tandus, Elos yang merupakan tengkorak sama sekali tidak terpengaruh oleh cuaca panas tersebut. Bukan hanya Elos, Zombie Warrior juga tidak merasakan apapun dari panasnya padang pasir ini.
Berbeda dari mayat hidup, pergerakan Riona menjadi lebih lambat akibat dari panas serta kurangnya air di tempat ini.
"Riona, apakah kau tidak apa-apa?", kata Elos yang menyadari bahwa Riona banyak berkeringat dan terlihat lelah.
Pada awalnya Riona masih bisa berjalan di tempat ini tanpa masalah, tapi setelah beberapa hari maka tidak aneh ia menjadi lelah. Apalagi mereka datang kesini tanpa mempersiapkan air, jika bukan karena Riona sudah menjadi malaikat jatuh maka ia pasti sudah mati kehabisan tenaga.
"Tuan, aku tidak apa-apa, bagaimanapun tuan sudah membiarkanku beristirahat setiap malamnya sehingga aku tidak bisa memperlambat perjalanan tuan lagi", kata Riona sambil tersenyum sebaik mungkin yang ia bisa sekarang ini.
Elos dapat melihat bahwa Riona sudah sangat lelah yang membuat ia memutuskan dengan tegas "Kita akan istirahat lebih awal kali ini! Zombie Warrior, kau bisa pergi untuk mencari tahu keadaan sekitar, mungkin ada danau atau apapun yang bisa memberi kita air".
Zombie Warrior mengangguk, tanpa banyak bicara lagi ia bergerak pergi untuk mengikuti perkataan Elos.
"Tuan, aku masih bisa berjalan--", kata Riona yang mencoba membujuk Elos.
Tetapi Elos menggelengkan kepalanya sangat tegas "Tidak, kau sudah sangat lelah! Riona, ingat ini baik-baik! Kau bukan hanya pengikut ku! Walaupun kau selalu memanggilku sebagai tuan, aku selalu mengganggap mu lebih dari itu, kau adalah wanitaku! Aku sudah sangat sakit hati melihat wanitaku terluka, oleh karena itu aku tidak akan membiarkan kau mengalami rasa sakit yang lebih besar lagi. Apalagi jika terus seperti ini maka kau bisa mati akibat kekurangan air, aku tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi!".
Wajah Riona sedikit merona, meskipun ia selalu menyebut Elos sebagai tuan karena ia sudah menjadi prajurit khusus Elos tapi perasaannya tidak pernah berubah. Jadi ia sangat senang atas perkataan Elos barusan, ia menahan senyuman di wajahnya sebaik mungkin sebelum duduk di tanah berpasir untuk beristirahat.
Elos memang tidak kelelahan sebab dirinya adalah tengkorak, tapi Elos tetap duduk untuk menemani Riona.
Mereka duduk di sana selama kurang lebih sejam hingga keringat di wajah Riona sudah banyak berkurang, merasakan bahwa keadaannya sudah mulai membaik maka Riona berkata lagi "Tuan, aku sudah sangat baik sekarang, tidak ada masalah untuk berjalan lagi!".
Elos mengamati Riona dan tahu bahwa kali ini ia tidak berbohong, jadi Elos mengangguk sambil berdiri "Riona, aku nampaknya belum menjawab pengakuan perasaanmu sebelumnya, aku akan menjawabnya sekarang! Jika aku sudah kembali menjadi manusia lagi maka menikahlah denganku!".
Tanpa menunggu jawaban dari Riona, Elos pergi dengan wajahnya yang sedikit merona karena malu.
Riona membeku selama beberapa saat, ia tidak pernah berpikir bahwa Elos akan mengatakan hal itu kepadanya.
Setelah itu sebuah senyuman muncul di wajah Riona, ia mengejar Elos serta berteriak "Elos, aku mencintaimu! Tidak peduli berapa lama aku menunggu, perasaan ini tidak akan berubah!".
Sebagai prajurit khusus Elos maka ia harus memanggilnya tuan, tapi di beberapa kesempatan maka Riona akan memanggil Elos memakai namanya lagi, terutama ketika tidak ada orang lain selain mereka di sekitar.
Riona mengejar Elos secepat mungkin, mereka kembali mengikuti jejak yang ditinggalkan oleh Zombie Warrior.
Sebenarnya alasan utama kenapa mereka menghabiskan banyak waktu di tanah tandus ini sebab mereka tidak tahu arah menuju kota terdekat, jadi mereka hanya bisa sembarangan melangkah hingga menemukan kota ataupun desa untuk beristirahat.
Riona sebelumnya sudah mencoba untuk terbang mencari kota atau danau di sekitar seperti oasis, lagipula kota di padang pasir akan dibangun dekat dengan oasis agar para penduduk tidak mati akibat kekurangan air.
Masalahnya Riona berhasil menemukan oasis yang ternyata adalah fatamorgana, jadi mereka sudah beberapa kali di tipu oleh fatamorgana tersebut.
Ketika Elos dan Riona berjalan semakin jauh mengikuti jejak Zombie Warrior, tiba-tiba mereka mendengar suara pertarungan.
"Graaaaa!", teriakan yang keras ikut terdengar di tengah pertarungan itu, Elos tahu bahwa suara tersebut merupakan teriakan Zombie Warrior. Sebagai tuannya maka Elos pasti bisa mengenali suara para pengikutnya.
"Ayo pergi, lihat apa yang sebenarnya terjadi!", teriak Elos yang berlari menuju ke arah asal suara itu.
Meskipun orang yang ditemui adalah musuh, mereka pasti tetap memiliki sumber daya air sebab untuk tinggal di padang pasir ini maka air sangat dibutuhkan untuk tetap hidup. Oleh karena itu, Elos memutuskan untuk menemui orang-orang yang bertarung melawan Zombie Warrior serta mencari tahu lokasi air mereka.
Saat Elos dan Riona sudah berada di dekat Zombie Warrior, mereka menemukan bahwa ada 5 orang yang mengepung Zombie Warrior.
Orang-orang ini merupakan manusia yang memiliki ekor dan telinga harimau, mereka adalah manusia setengah hewan. Di antara 5 orang ini, mereka semua adalah pria yang memakai baju zirah kulit, mereka sama sekali tidak membawa senjata apapun sebab cakar mereka adalah senjata terbaik.
Elos dapat menilai bahwa 5 orang ini kemungkinan besar seorang prajurit, tapi mereka semua terlalu kurus yang menunjukkan bahwa mereka kurang mendapatkan makanan.
Selain itu, mereka cukup ketakutan terhadap Zombie Warrior yang memiliki tubuh sebesar 3 meter. Untungnya pria yang merupakan pemimpin mereka maju dengan berani untuk melawan Zombie Warrior, para prajurit di belakangnya ikut maju membantu pemimpin mereka.
Elos dan Riona memutuskan untuk sembunyi di antara pasir dulu sambil mengamati apa yang terjadi.
Para manusia harimau ini memang tidak kuat, tapi mereka sangat gesit yang membuat Zombie Warrior kesulitan untuk memukul mereka. Bagaimanapun Zombie Warrior memiliki kekuatan serangan sangat besar sehingga menyebabkan gerakannya menjadi lebih lambat.
Pemimpin manusia harimau melangkah maju menuju Zombie Warrior yang mengangkat tangannya untuk memukul.
"Brak!".
Zombie Warrior memukul ke arah pemimpin manusia harimau yang berjalan mendekat, tetapi pemimpin manusia harimau melompat tepat waktu sehingga ia berhasil menghindari pukulan itu.
Setelah menghindar, ia berlari menuju kaki Zombie Warrior sebelum menebasnya.
"Slash!".
Sebuah luka goresan muncul di kaki Zombie Warrior akibat cakar tersebut, tapi luka itu sama sekali tidak fatal. Bahkan Zombie Warrior tidak merasa kesakitan sedikitpun, ia berbalik untuk memukul pemimpin manusia harimau ini.
4 prajurit yang lain bergerak maju dan mencoba menebas Zombie Warrior juga, Zombie Warrior sama sekali tidak memperdulikan serangan kecil tanpa memberinya rasa sakit apapun, lagipula sebagai zombie maka ia hampir tidak bisa merasakan sakit lagi. Ia masih mengutamakan untuk memukul pemimpin musuh, pemimpin manusia harimau berusaha menghindar lagi tapi ia tahu bahwa sudah terlambat. Jika terus seperti ini, tinju Zombie Warrior pasti akan mengenai dirinya. Selama tinju ini memukulnya maka tulangnya akan hancur.
Saat tinju itu sudah hampir mengenainya, bahkan pemimpin manusia harimau musuh sudah menutup matanya sebab ia bahwa dirinya tidak bisa menghindar, sebuah teriakan terdengar "Zombie Warrior, cukup sampai di situ!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 297 Episodes
Comments
call me oni chan
cihuyyy
2024-06-30
0
QueenDevil
Tengkorak merona? hmmm apakah tulang pipinya merah?
2023-12-08
2
Manusia dengan ekor dan telinga harimau? FURRY?!?!?! FURRY INDONESIA SOLID SOLID SOLID
2022-12-24
0