"Slash!".
Elos menebas 2 orang di depannya, walaupun tebasan Elos seharusnya tidak berakibat fatal tapi 2 orang itu jatuh ke tanah dengan tubuh yang berubah menjadi hitam seakan-akan mereka keracunan.
"Apa yang terjadi? Padahal tebasan anak itu sama sekali tidak melukai organ fatal mereka?", kata kepala desa yang tidak bisa mengerti alasan Elos berhasil membunuh 2 orang itu.
Seseorang di antara pasukan kepala desa berkata penuh keraguan "Kepala desa, mungkin pedang di tangannya memiliki racun yang mematikan!".
"Racun?", kata kepala desa itu tidak percaya sebab ia tidak bisa melihat tanda-tanda racun dari pedang Elos.
Semua orang di sekitar bingung, tapi Elos sedikit tersenyum karena ia tahu bahwa ini adalah kemampuan Ruler of Death. Selama serangan ini mengenai musuh, meskipun serangannya tidak fatal sekalipun maka akan berubah menjadi fatal atau bahkan langsung membunuh musuh. Kecuali rank musuh lebih besar daripada Elos, tidak mungkin untuk bertahan hidup setelah terkena sedikit tebasan pedangnya.
"Jangan panik! Tidak peduli racun apa yang anak ini pakai, selama kita bekerja sama maka kita bisa membunuhnya! Kali ini aku akan turun tangan sendiri", teriak kepala desa yang bergegas ke arah Elos.
Ia mengangkat tinjunya untuk memukul wajah Elos, tapi Elos tidak panik sedikitpun. Ia mengangkat pedangnya yang masih ditutupi oleh kemampuan Ruler of Death untuk menebas perut kepala desa, di mata Elos maka gerakan kepala desa ini terlalu sembarangan serta memiliki banyak celah.
"Tang!".
Ketika Elos berpikir bahwa kepala desa akan mati, pedang di tangan Elos sama sekali tidak bisa melukai kepala desa sebab kulit kepala desa berubah menjadi batu. Hal ini menyebabkan pedang di tangan Elos tidak bisa memberikan luka sedikitpun pada kulit batu itu, tanpa adanya luka maka Ruler of Death tidak bisa aktif.
"Kena kau!", teriak kepala desa yang memukul perut Elos.
"Brak!".
Elos mundur sebanyak 3 langkah, kepala desa memiliki wajah yang aneh sekarang sebab saat ia memukul perut Elos maka ia merasa seperti memukul besi. Kepala desa mulai berpikir bahwa Elos adalah orang yang rajin latihan sehingga pertahanan otot perutnya sangat kuat, padahal sebenarnya semua itu adalah kemampuan The Strongest Bone.
Elos yang dipukul mundur sama sekali tidak marah, bahkan ia tersenyum senang. Pertarungan kali ini memberi Elos banyak pelajaran yaitu mereka sekarang sudah berada di dunia lain yang berarti akan ada banyak orang-orang dengan kemampuan unik yang tidak ia ketahui, oleh karena itu Elos harus bertindak lebih hati-hati sebelum mengetahui kemampuan musuh. Kemampuan kulit batu milik kepala desa adalah bukti terbaik, Elos yang tidak mengetahui kemampuan kepala desa sebelumnya hampir mengalami kerugian besar, apabila Elos bukan tengkorak maka ia mungkin sudah memuntahkan seteguk darah.
"Elos!", teriak Riona yang akan membantu.
Elos mengangkat tangannya untuk menghentikan Riona "Ini adalah pertarungan ku, tidak perlu untuk mengganggu. Kau bisa melawan orang yang lain, pertarungan kali ini benar-benar bisa memberikan ku pelajaran yang baik tentang cara bertarung".
Bagaimanapun Elos dulunya adalah seorang murid, walaupun ia memiliki pekerjaan Pendekar Pedang Kematian dan Kehidupan tapi pengalaman bertarungnya masih sangat sedikit yang membuat ia tidak bisa menunjukkan kemampuan pekerjaan ini sepenuhnya.
"Kau mungkin masih bisa hidup dari menahan sekali pukulan ku, tapi pukulan berikutnya akan lebih berat lagi!", kata kepala desa yang berlari menuju Elos sambil mengangkat tinjunya lagi, ia masih memakai kemampuan kulit batu miliknya.
"Ruler of Death!", kata Elos yang mengangkat pedangnya dengan dingin, kali ini ia memakai seluruh kekuatannya untuk menghancurkan pertahanan batu milik kepala desa.
"Tidak berguna, pertahanan kulit batu milikku sana sekali tidak memiliki celah! Jadi kau bisa mati sekarang!", kata kepala desa yang mengangkat tinjunya dan memukul ke arah kepala Elos, sekarang ia berencana untuk membunuh Elos memakai sekali serangan.
Di saat bersamaan, Elos menarik pedangnya yang menebas tepat di leher kepala desa tersebut. Gerakan Elos ini tidak terlalu cepat, tapi setiap orang yang melihatnya bisa merasakan seberapa menakutkannya kekuatan yang ada di tebasan kali ini. Selain itu Elos menggerakkan kepalanya sedikit ke kanan, jadi tinju kepala desa tidak mengenai kepalanya.
"Krak!".
Suara retakan terdengar, kepala desa menatap ke arah Elos penuh tidak percaya "Menurut Porte, kalian masih pemula yang memiliki bakat sehingga bisa di jual mahal! Bagaimana mungkin aku kalah dari pemula seperti--".
Sebelum ia bisa menyelesaikan perkataannya, kulit batu di leher tempat pedang Elos menebas sebelumnya langsung hancur. Lalu sebuah tebasan pedang kecil muncul di leher kepala desa, luka pada lehernya memang kecil tapi di bawah Ruler of Death maka sangat fatal.
Seluruh kulit batu di tubuh kepala desa hancur, setelah itu tubuhnya ikut jatuh ke tanah dan mati. Tidak berbeda dari 2 orang yang Elos bunuh sebelumnya, seluruh kulit kepala desa berubah menjadi hitam seakan-akan ia sudah diracuni.
"Apa? Kepala desa kalah?", suara tidak percaya memenuhi seluruh hutan tersebut, lagipula bagi orang-orang ini maka kepala desa sangat kuat. Bahkan apabila mereka semua bekerja sama, kemungkinan besar mereka masih akan kalah.
"Lari!", kata seseorang di antara musuh yang memutuskan untuk melarikan diri, ia berbalik tanpa ragu sedikitpun.
Masalahnya orang yang hidup hanya tinggal 5 orang, Riona membunuh sebagian besar dari orang yang mengepung mereka disini. Wajah Elos menjadi sangat dingin "Bunuh mereka semua, jangan biarkan ada yang hidup!".
Elos melangkah maju untuk menebas 5 orang yang masih hidup tersebut, Riona juga bergerak yang membuat tidak ada seorangpun bisa melarikan diri dari tempat ini.
Ketika semua musuh sudah mati, Riona membersihkan darah dari wajahnya sebelum berjalan menuju Elos "Tuan, semua musuh sudah dibersihkan, apalagi yang akan kita lakukan selanjutnya? Terutama pada mayat-mayat ini. Jika kita meninggalkannya disini maka para serigala atau hewan lainnya dari hutan akan memakannya, tapi hal itu pasti akan meninggalkan jejak. Apakah kita harus membersihkan semua barang bukti dulu--".
Elos mengangkat tangannya untuk menghentikan perkataan Riona "Tidak perlu, apabila kepala desa bersama para pasukan yang ada di desa menghilang cukup lama maka Porte pasti akan menyadarinya, bagaimanapun orang yang bekerja sama bersama mereka adalah Porte sang ketua guild. Apabila mereka tidak kembali maka hanya dapat dikatakan bahwa kepala desa gagal, maka orang yang membuat tugas ini gagal adalah kita. Saat ini kita juga tidak bisa kembali ke Kota Hiam, melawan Porte sendirian maka kita masih bisa menang tapi jika Porte membawa seluruh guild maka kita pasti akan kalah. Oleh karena itu, kita akan menyimpan dendam ini dulu sebelum membalasnya di masa depan saat kekuatan kita cukup!".
Riona mengangguk "Aku tidak keberatan terhadap keputusan tuan, lalu kemana tujuan kita berikutnya?".
Elos menunjuk ke suatu arah penuh rasa percaya diri "Tujuan kita berikutnya adalah tanah tandus yang merupakan tempat dimana manusia setengah hewan ada di sana!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 297 Episodes
Comments
John Singgih
berniat balas dendam dan tidak akan kembali ke guild
2021-12-06
0
yayu ratna
thanks
2021-12-05
0
----prince.''of_night
bingung gua, katanya porte punya firasat kalo Meraka berdua itu berbahaya tapi ujung-ujungnya khianati jg jirr
2021-11-19
0