Elos merasa dirinya berada di sebuah ruangan yang sangat gelap, ia duduk di tempat tersebut tanpa tahu apa yang harus dilakukan, bahkan ia tidak tahu tentang siapa dirinya atau apa yang terjadi sekarang.
Di tengah kegelapan tersebut, sebuah cahaya terang tiba-tiba muncul yang langsung menarik perhatian Elos.
Ia tidak tahu apapun tentang dirinya, yang ia tahu hanyalah untuk mengejar cahaya terang tersebut. Selama ia gagal mengejar cahaya itu maka Eros tahu bahwa dirinya akan menyesal.
Ketika ia berjalan semakin dekat dari cahaya itu maka kegelapan di sekitanya juga semakin hilang sampai semua cahaya itu mengepung dirinya, Elos harus menutup mata akibat cahaya yang terlalu terang tersebut.
Perlahan-lahan, semua yang ada di depan Elos berubah, ia tidak lagi melihat cahaya terang dan digantikan dengan sebuah langit yang sangat biru serta beberapa awan putih di sekitarnya.
Elos menatap langit tersebut penuh kebingungan, lalu ia mengingat semua yang terjadi baik itu dewi Sares yang membuang mereka atau Elos yang hampir mati bersama Riona.
Mengingat semua itu, Elos berdiri penuh kepanikan sambil melihat sekitar "Dimana Riona? Apa yang terjadi? Apakah aku masih hidup atau bereinkarnasi di dunia lain lagi?".
Pada awalnya Elos berencana untuk menemukan Riona, tapi dirinya membeku ketika melihat tangan tulang yang ada di depannya.
"Apa?", Elos yang kaget langsung berdiri ketakutan melihat tangan tulang tersebut "Kenapa ada tangan mayat disini?".
Sebagai orang yang berasal dari bumi maka tangan yang tinggal tulang berarti kemungkinan besar tangan itu adalah milik mayat, tapi saat dirinya berdiri maka tangan itu mengikutinya.
Elos melihat kembali tangan itu sedikit kosong "Apakah ini tanganku?".
Elos tiba-tiba merasakan firasat buruk, ia mencoba menggerakkan tangan miliknya yang membuat tangan tulang itu ikut bergerak.
"Ini benar-benar tanganku? Apa yang sebenarnya terjadi?", Elos semakin panik, ia berusaha memegang wajahnya untuk menyadari bahwa kulit di wajahnya ikut hilang, bahkan Elos tidak bisa merasakan adanya rambut di sana.
Elos yang panik melihat sebuah danau tidak jauh dari dirinya, ia berlari menuju danau tersebut untuk melihat wajahnya sendiri.
"Monster!", ini adalah reaksi Elos ketika menemukan wajah tengkorak dari danau tersebut, wajah itu tidak lain adalah dirinya.
Melalui cerminan dari air danau tersebut, Elos bisa melihat sepenuhnya bahwa dirinya sudah menjadi tulang sepenuhnya. Bahkan tidak ada sedikitpun pakaian pada tubuh Elos, selain itu tulangannya berbeda dari tulang manusia lain sebab tulang Elos berwarna emas.
"Apa yang sebenarnya terjadi?", Elos bingung, ia tidak mengerti kenapa dirinya bisa berubah menjadi tengkorak.
Sebagai murid paling cerdas di sekolahnya dulu, Elos memikirkan sebuah kemungkinan.
Elos memutuskan untuk melihat papan statusnya lagi dimana ada tulisan "The Strongest Bone (God)".
Elos memutuskan untuk menyentuh kemampuan itu yang membuat munculnya penjelasan.
[The Strongest Bone (God)
Pemilik dari tulang terkuat di dunia, memiliki daya tahan yang sangat tinggi terhadap serangan fisik, sihir, ataupun berbagai serangan lainnya. Jika berubah menjadi mayat hidup saat memiliki kemampuan ini maka mayat hidup itu tidak akan lemah oleh sihir cahaya, padahal semua mayat hidup yang lain cukup lemah terhadap sihir atau kekuatan cahaya. Tulang ini terlalu kuat sehingga apabila tubuh pengguna hancur, selama tulang ini masih bertahan maka ia bisa terus hidup sebagai skeleton. Tidak hanya itu, tulang pengguna yang memiliki kemampuan ini memiliki regenerasi yang cepat. Oleh karena itu, walaupun tulangnya hancur sekalipun maka bisa dipulihkan secepat mungkin]
Wajah Elos berubah, ia tidak tahu harus merasa beruntung atau sedih memiliki kemampuan ini sebab dirinya sekarang menjadi tengkorak.
Berdasarkan pikiran Elos maka kemungkinan besar kemampuan api Sares membakar seluruh tubuhnya, tapi kemampuan The Strongest Bone membuat api tersebut tidak cukup kuat untuk membakar tulang Elos, bagaimanapun Sares sangat jauh dari sini yang membuat kemampuan apinya melemah.
Di tengah kebingungan, Elos kembali sadar bahwa hal itu tidak cukup penting sekarang. Ia harus menemukan Riona lebih dulu sebelum memikirkan masalah dirinya yang berubah menjadi tengkorak.
Jadi Elos kembali berdiri dan berhenti melihat danau, ia terus menatap sekitar untuk mencari Riona.
Ketika melihat sekitar, Elos akhirnya menemukan Riona di dekat tempat Elos sebelumnya berbaring "Riona!".
Elos berjalan mendekati Riona yang masih berbaring di tanah, untungnya ia masih bisa berbicara meskipun sudah berubah menjadi tengkorak.
Tanpa ragu sedikitpun, Elos duduk di samping Riona untuk memeriksa apakah ia masih bernafas atau tidak. Elos memang berubah menjadi tengkorak tapi ia masih memiliki 5 panca indra seperti manusia, bahkan Elos merasa bahwa panca indra miliknya jauh lebih tajam daripada sebelum menjadi tengkorak.
Saat memastikan kehidupan Riona, wajah Elos berubah menjadi semakin panik sebab tidak ada tanda-tanda kehidupan dari tubuh Riona.
Riona sudah tidak bernafas lagi, selain itu tubuhnya mulai sedikit dingin. Untungnya Elos cukup tepat waktu untuk mematikan api yang membakar Riona, lagipula Riona tidak memiliki kemampuan The Strongest Bone untuk bertahan dari api tersebut.
"Apa yang harus aku lakukan?", kata Elos penuh rasa panik, tidak peduli seberapa banyak Elos belajar di bumi sebelumnya maka ia sama sekali tidak memiliki ide untuk membantu Riona bertahan hidup.
"Tunggu!", Elos memikirkan sesuatu, jika Ruler of Death bisa mematikan api tersebut maka Ruler of Light seharusnya bisa menghidupkan kembali Riona.
Mata tengkorak Elos bersinar, ia mengangkat tangannya "Ruler of Life!".
Cahaya putih berkumpul di tangan tulang Elos, lalu cahaya putih itu terbang menuju tubuh Riona.
Pada awalnya Elos merasa cukup yakin untuk menghidupkan kembali Riona, tapi seiring berjalannya waktu maka keyakinan Elos hancur sebab tubuh Riona masih tidak bergerak sedikitpun.
"Kenapa? Kenapa Ruler of Life tidak bisa menghidupkannya lagi? Bukankah aku adalah orang yang mengatur kehidupan? Apakah rank milikku terlalu kecil sehingga tidak cukup untuk menghidupkan manusia!", teriak Elos penuh kemarahan, rasa marah itu terutama ia tunjukkan kepada dirinya sendiri yang tidak busa menghidupkan kembali Riona.
Elos tidak berhenti untuk mencoba menghidupkan Riona, meskipun tidak ada perubahan apapun yang terjadi.
Jika Elos masih manusia sebelumnya maka ia pasti sudah menangis, tapi tengkorak tidak bisa menjatuhkan air mata yang membuat Elos hanya bisa merasa sedih tanpa menangis.
"Ayo, bekerjalah! Rule of Life!", Elos masih mencoba dengan keras kepala tanpa ada tanda-tanda keberhasilan sedikitpun.
Saat Elos semakin putus asa, ia mencoba mencari kemampuan yang berguna miliknya.
Apabila Ruler of Life atau Ruler of Death tidak bisa membantu, maka Elos harus mencari cara lain. Lagipula ada sebuah kemampuan yang masih belum ia periksa, yaitu kemampuan Summoning.
[Summoning (Tuan Labirin)
Kemampuan ini adalah kemampuan unik untuk orang-orang yang memiliki pekerjaan tuan labirin, dengan kemampuan ini maka mereka bisa membuat pasukan sebanyak mungkin. Tapi setiap membuat pasukan pasti memiliki harga, masing-masing harga berbeda untuk setiap tuan labirin.
Pengguna sekarang adalah mayat hidup dan ia memiliki elemen kematian yang jauh lebih kuat daripada kehidupan, oleh karena itu untuk membuat pasukan maka tuan membutuhkan mayat sebagai gantinya untuk memanggil pasukan baru atau menghidupkan kembali mayat tersebut. Kesetiaan prajurit yang dibuat melalui Summoning tidak perlu diragukan, mereka akan setia kepada orang yang membuatnya.
Walaupun tuan bisa menghidupkan kembali mayat untuk menjadi pasukan, tapi semua ingatan mereka akan hilang dan rank mereka dikurangi 1 sehingga mereka adalah sosok yang tidak lagi sama dari waktu mereka hidup.
Ada juga prajurit khusus, pembuatan prajurit khusus sama seperti prajurit lainnya tapi memiliki batasan sesuai dengan rank. Rank 9 hanya bisa membuat 1 prajurit khusus sedangkan rank 1 bisa membuat 9 prajurit khusus.
Prajurit khusus yang dibuat akan meningkatkan kekuatan mereka dari waktu mereka hidup, sebab prajurit khusus akan mendapatkan kemampuan unik yang dekat dari kemampuan tuannya.
Selain itu, tuan bisa memakai kekuatan mereka atau memanggil prajurit khusus milik tuan untuk membantu bertarung, selama tidak adanya kemampuan penghalang yang menghentikan hal tersebut.
Prajurit khusus juga memiliki kecerdasan yang tidak kalah dari makhluk cerdas lainnya, bahkan mereka bisa menjadi jauh lebih cerdas daripada orang lain.
Sebagian besar tuan labirin hanya bisa memanggil atau membuat prajurit khusus memakai harta, tidak bisa menghidupkan kembali mayat.
Tapi tuan sekarang berbeda, tuan memiliki kemampuan Ruler of Life yang membuat tuan bisa membuat prajurit khusus dari mayat, selama tuan membuat prajurit khusus dari mayat maka ingatan mereka tidak akan hilang dan rank milik mereka tidak akan menurun.
Walaupun begitu, ada persyaratan besar untuk membuat prajurit khusus dari mayat yaitu roh mayat tersebut harus setuju untuk setia kepada tuan di masa depan, tanpa ada kemungkinan pengkhianatan. Apabila mereka menolak maka tuan harus mencari prajurit khusus lain, jika mereka menerimanya maka tidak ada kemungkinan pengkhianatan di masa depan.
Prajurit khusus saat ini : 0/1]
Setelah membaca semua penjelasan itu, Elos mengangkat tangannya ke arah Riona "Summoning".
Cahaya emas mengalir dari tangan tulang Elos dan bergegas menuju Riona, selama Riona setuju maka Elos bisa menghidupkannya kembali sebagai prajurit khusus.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 297 Episodes
Comments
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍
2023-06-03
0
Hades Riyadi
Like and Favorit 😀💪👍👍🙏
2023-06-03
0
ikki
mantap
2022-07-23
0