"Tanah Tandus?", kata Riona sedikit bingung.
Elos mengangguk "Sekarang kita masih belum memiliki tujuan pasti, apalagi aku belum tahu cara membuat labirin milikku sendiri. Oleh karena itu, tanah tandus adalah pilihan paling tepat. Kita sudah tidak bisa kembali lagi ke Kota Hiam, di sana terdapat Porte yang pasti akan menargetkan kita. Sedangkan Kota Ruher yang ada di sisi lain, Porte mungkin sudah melaporkan kepada guild petualang di sana bahwa kita adalah penjahat. Jadi melarikan diri ke sana bukanlah pilihan yang baik".
"Tapi tanah tandus berbeda, mereka dipimpin oleh manusia setengah hewan yang membuat pengaruh Porte pasti tidak cukup kuat di sana. Bagaimanapun manusia dan manusia hewan sama sekali tidak dekat, berdasarkan buku yang aku baca sebelumnya bahwa semua ras memusuhi manusia dan iblis yang sudah membuat mereka harus tinggal di sudut dunia. Jika bukan perlindungan para dewa maka mereka pasti sudah lama berperang melawan manusia ataupun iblis. Hal ini menyebabkan adanya permusuhan antara semua ras lain terhadap ras manusia ataupun iblis".
Riona mengangguk "Dengan cara itu maka guild petualang pasti tidak memiliki pengaruh di tanah tandus, kita bisa bergerak lebih baik di sana. Kalau begitu tidak perlu menunggu lagi, ayo kita pergi, tuan!".
Elos memegang pundak Riona untuk menghentikan dirinya yang sudah akan pergi "Tunggu dulu, mayat-mayat yang ada di sekitar harus dibersihkan. Lagipula tidak baik untuk meninggalkan jejak, Porte pasti akan mengirim beberapa petualang kesini untuk mencari kita".
"Lalu, dimana kita harus membuang senja mayat ini?", tanya Riona yang berencana untuk membuang mayat-mayat itu, lagipula sebagai pengikut Elos maka tidak sopan untuk membiarkan tuannya melakukan tugas untuk membersihkan mayat.
Elos melambaikan tangannya "Tidak perlu, aku memiliki sesuatu yang lebih cocok untuk dilakukan sehingga semua mayat ini bisa bersih tanpa jejak, kita juga tidak akan banyak menghabiskan tenaga. Riona, tumpukan semua mayat ini di suatu tempat yang sama!".
Walaupun Riona bingung terhadap ide Elos, tapi ia masih mengikutinya dan menumpuk semua mayat yang ada di sekitar.
Setelah mayat berkumpul di tempat yang sama, Elos berjalan menuju tumpukan mayat itu dan mengulurkan tangannya di atas tumpukan mayat "Summoning".
Sebelumnya Elos tidak memakai kemampuan ini pada mayat di hutan kematian, bagaimanapun akan aneh membawa banyak monster ke sebuah kota. Tapi sekarang berbeda, Elos tidak mengetahui banyak tentang tanah tandus sehingga semakin banyak orang yang melindunginya maka akan semakin baik.
Tangan Elos ditutupi oleh kegelapan yang sangat hitam, lalu kegelapan tersebut jatuh pada tumpukan mayat yang ada di bawah tangan Elos.
"Sssss!".
Suara mendesis terdengar, ketika tumpukan mayat ini mengenai kegelapan dari tangan Elos maka semuanya langsung meleleh.
Lelehan dari tumpukan mayat itu mulai berkumpul dan membentuk suatu bentuk, Elos sedikit tersenyum sebab ini adalah pengikut paling awal yang ia panggil. Riona tidak dipanggil tapi dihidupkan kembali yang membuat ia tidak dihitung.
Sebuah layar virtual muncul di depan Elos lagi yang hampir sama dari layar status miliknya, tapi tulisan pada layar status sangat berbeda.
[Zombie Warrior (Rank 9)
Pekerjaan : Warrior (Normal)
Kemampuan :
- Zombie Bite (Normal)
- Strength Increase (Normal)]
Bersamaan munculnya layar di depan Elos, sosok pasukan yang Elos panggil juga sudah terbentuk.
Sosok itu memiliki tubuh yang sangat besar dan tinggi lebih dari 3 meter, ada sebuah pedang tajam di tangannya.
Selain itu, zombie ini juga memakai baju besi ringan yang sudah terlihat akan hancur, selain itu ada pelindung kepala besi yang sudah berkarat di atas kepalanya.
"Graaaaa!", Zombie Warrior berteriak sangat keras, lalu berlutut di depan Elos yang menunjukkan bahwa ia akan mengikuti Elos.
"Aku menerima kesetiaan mu, kau bisa berdiri sekarang", kata Elos dengan lembut.
Zombie Warrior itu berdiri, tetapi ia tidak bisa mengatakan apapun. Tidak peduli bagaimana Elos bertanya, ia hanya akan menjawabnya dengan mengangguk atau menggelengkan kepalanya.
"Apakah kau tidak bisa berbicara? Atau kecerdasan milikmu terlalu renda sebab kau adalah mayat hidup rank rendah?", pikir Elos sambil terus menatap Zombie di depannya ini.
Elos berhenti memikirkan hal tersebut, tidak peduli apakah zombie Warrior bisa berbicara atau tidak, apa yang paling penting adalah kekuatannya. Zombie Warrior ini sama sekali tidak terlihat lemah, setidaknya zombie ini bisa menjadi perisai yang melindungi Elos selama mereka berada di tanah tandus.
"Apakah zombie ini bisa mengubah orang lain menjadi zombie juga?", tanya Riona penuh rasa tertarik.
Elos mengangguk sebagai jawaban "Selama orang yang memiliki rank sama atau di bawahnya maka zombie ini bisa mengubahnya menjadi zombie juga melalui gigitan, masalahnya adalah ia tidak bisa mengendalikan zombie yang ia buat sehingga ada kemungkinan bagi zombie yang ia buat melalui gigitan untuk menyerang kita".
Mendengar bahwa makhluk hidup yang diubah menjadi zombie tidak bisa dikendalikan, Riona membuang ide yang ia miliki sebelumnya untuk mengubah seluruh orang di dunia menjadi zombie.
"Tuan, apakah kita akan pergi sekarang?", tanya Riona memastikan lagi.
"Kita akan pergi", kata Elos mengangguk tegas.
Ia menatap sekitar dengan hati-hati, setelah memastikan bahwa tidak ada jejak atau tanda yang tertinggal maka mereka pergi dari sini. Tujuan berikutnya adalah tanah tandus, dengan ini maka kelompok Elos bertambah 1 orang lagi walaupun Zombie Warrior sama sekali tidak bisa berbicara sedikitpun.
...----------------...
"Brak!".
Suara memukul meja yang sangat keras terdengar, Porte menatap petualang yang gemetar ketakutan di depannya penuh rasa marah "Kau bilang bahwa rekan-rekan kita dari Desa Guli sudah dikalahkan? Tidak mungkin! Walaupun kepala desa masih rank 9 tapi ia sudah memiliki banyak pengalaman pertarungan serta latihan, seharusnya 2 anak baru itu tidak bisa mengalahkan mereka".
Petualang itu berkata penuh kepanikan, ia takut Porte akan membunuh dirinya "Ketua guild, ini memang informasi yang saya dapatkan! Kepala desa dan para prajurit di desa tersebut sudah tidak kembali selama 3 hari, mereka seakan-akan menghilang tanpa jejak. Bahkan 2 orang petualang baru itu tidak ditemukan, apa yang harus kita lakukan sekarang?".
Porte adalah orang yang cukup cerdas, apabila ia bodoh maka tidak mungkin baginya bisa bertahan menjadi ketua guild walaupun ini hanyalah kota kecil. Jadi ia masih bisa menahan kemarahannya, Porte berpikir penuh hati-hati.
"Kemungkinan besar 2 anak itu masih hidup, tapi cukup sulit untuk menemukan mereka. Saat ini beritahu guild petualang di Kota Ruher bahwa ada 2 penjahat yang sangat kejam berusaha melarikan diri, selama prajurit di Kota Ruher menemukan mereka maka jangan ragu untuk menangkapnya. Beritahu juga para petualang atau penjaga di Kota Haim agar memperkuat penjagaan di sekitar kota, jangan biarkan 2 anak baru itu melarikan diri, aku yakin mereka bisa di jual sangat mahal. Terutama wanita itu, para bangsawan pasti akan membayar sangat mahal untuk mendapatkannya", kata Porte dengan senyum kejam di wajahnya.
"Baik ketua!", jawab petualang itu dengan tegas, ia sudah melakukan tugas ini berkali-kali bersama Porte sehingga ia tidak merasa aneh tentang tindakan kejam Porte.
Petualang itu berbalik dan pergi dari ruangan ini, hanya ada Porte yang duduk di ruangan itu dengan senyum dingin pada wajahnya "Tidak peduli kemana kalian melarikan diri, pada akhirnya kalian masih akan terjebak di bawah tanganku ini! Tidak ada tempat untuk kalian berusaha melarikan diri, aku pasti akan menemukan kalian!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 297 Episodes
Comments
call me oni chan
gk ngotak
2024-06-30
2
QueenDevil
Ke inget Zombi Racing njirrr hahhahha
2023-12-08
1
Bjir malah kek jadi zombie apocalypse
2022-12-24
1