Malam hari sebelum hari pernikahan. Aku duduk termenung didalam kamar. Lalu mama mengetuk pintu kamarku
dan langsung masuk ke kamarku.
“Sayang, kok belum tidur sih. Kan besok kamu harus bangun pagi. Kamu sedih ya karena harus nikah sama seseorang yang tidak kamu cintai?” Tanya mama.
“Iya ma. Sebenernya kenapa sih ma tiba-tiba kalian memaksa aku buat nikah sama si Raffa. Mama nggak tau kan
gimana sifat aslinya dia?”
“Mama ngerti gimana perasaan kamu tapi mama yakin pasti kamu bisa melewati ini semua. Dan mama juga yakin kalo kamu pasti bahagia menikah dengan si Raffa. Percayalah sama pilihan mama papa pokoknya nak” kata mama.
“Apa Cuma karena mama papa pengen jadi orang kaya sampai tega sama aku?” tanyaku kepada mama.
“Iya. Uda lah kamu nurut aja, hidup kamu pasti terjamin kok nak. Uda sekarang kamu tidur yaah. Kamu ngga
boleh stress. Besok kan malam pertamamu sama si Raffa” kata mama sambil
tersenyum cekikian kepadaku. Lalu mamaku keluar kamar sambil mematikan lampu
kamar tidurku.
**
Keesokan harinya, yaitu hari pernikahan.
Aku sangat berharap pernikahan ini tidak akan pernah terjadi. Aku tidak mencintainya bahkan sangat
membencinya. Tapi ini semua ku lakukan demi kedua orang tuaku. Karena aku tidak
ingin dianggap sebagai anak durhaka. Aku langsung bergegas ke kamar mandi untuk
mandi. Namun saat akan masuk ke kamar mandi mamaku menghentikanku.
“Ra, pakai ini yaa”
“Ini apa ma?” tanyaku
“Ini lulur tradisional cocok banget buat orang yang mau nikah. Wangi harumnya semerbak yang bakal bikin si
Raffa makin cinta dan nempel terus sama kamu. Pakai ini yaa. Setelah mandi,
minum jamu ramuan khusus untuk pengantin. Ada diatas meja makan. Abisin yaa
hahaha” kata mama.
“Haaah? Tapi ma emang harus pakai ini dan harus banget gitu minum jamu itu. Aku kan ngga suka jamu ma.”
“Uda deh nurut aja apa kata orang tua” paksa mama.
Baiklah aku akan memakai lulur ini dan aku akan meminum jamu itu.
**
Perjalanan menuju Hotel tempat pesta pernikahanku.
Diperjalanan aku semakin gugup. Karena
setelah ini aku adalah istri orang dan suamiku sangat kejam bahkan sangat
membenciku. Ya Tuhan jika memang dia adalah jodohku makan biarkanlah aku hidup
damai dan bahagia bersamanya. Namun jika dia bukanlah jodohku maka semoga
pernikahan ini tidak akan pernah terjadi padaku.
Sesampainya di hotel, aku langsung menuju ke kamar hotel, disana sudah ada MUA dan aku segera dirias oleh
mereka.
“Mbak, apakah mempelai pria sudah dirias ya?” tanyaku kepada MUA mya.
“Masih tidur dikamar sebelah mbak, setelah ini akan kami rias.”
Setelah beberapa jam aku dirias, datanglah si Raffa dan dia sudah siap dengan balutan jas yang terlihat mewah,
tampan dan perfect look deh pokoknya.
“Kau sudah siap?” Tanya dia kepadaku.
“Sebentar lagi selesai kok.”
Setelah selesai dirias kami pun menuju ke convention hall untuk menggelar akad nikah dan dilanjutkan dengan
resepsi pernikahan.
“Selamat anda sah menjadi pasangan suami istri.” Kata bapak penghulu kepada kami berdua.
Aku melihat begitu banyak para undangan yang datang dan benar-benar sangat mewah sekali pesta tersebut. Pesta tersebut bertema indoor sekaligus garden party. Sungguh pesta pernikahan ini benar-benar
luar biasa mewah.
“Selamat ya Kaira, akhirnya kamu menikah juga sama si Raffa. Mama bangga sama kamu.” Ucapan selamat mama
kepadaku.
“Kaira, setelah ini kamu harus turuti semua kata-kata suamimu ya. Sayangi suamimu dan layani dengan tulus. Papa
sayang sama kalian, selamat yaah.” Kata papa.
“Kaira dan Raffa selamat ya untuk kalian berdua. Mami bahagia sekali melihat kalian berdua.” Ucapan Bu Siska atau yang saat ini menjadi ibu mertuaku.
“Nyonya Raffa Adinata, waaah selamat yaa buat kalian berdua. Cepet beri papi cucu yaah.” Ucapan Pak Adinata
atau papi mertuaku sambil tertawa cekikikan.
“Oh ya Ra, perkenalkan ini adiknya Raffa, namanya Rasya dan Renatta.” Kata mami.
“Hallo, aku Rasya. Selamat ya untuk kalian berdua.”
“Hi, aku Renatta. Selamat ya kak Kaira akhirnya resmi jadi istri Kak Raffa. Semoga kalian berdua bahagia selalu.”
“Terimakasih Rasya dan Renatta atas ucapan dan doa kalian.”
Begitu banyak undangan yang hadir dalam pesta pernikahan ini. Rasanya badanku sangat lelah, capek, dan laper juga karena dari pagi aku belum makan. Dari semua undangan yang hadir, aku belum melihat temenku sama sekali. Aku penasaran siapa saja temanku yang hadir yaa. Bahkan aku tidak melihat sahabatku Dina.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 402 Episodes
Comments
Darnishdd Nis Hdd
ganteng cantik pengantennnya
2021-01-19
2
Juriah
aduh..thor..visualya😍😍jd berimajinasi trs nih..😁
2021-01-03
0
ARSY ALFAZZA
so sweet
2020-11-04
0