Keesokan harinya
Oh Tuhan badanku benar-benar kesakitan bahkan untuk bangun saja aku tidak sanggup. Lalu aku
melihat ada obat dan salep di meja samping kasurku, terdapat pula tulisan yang isinya
“Ini ada obat untuk mengurangi rasa sakit dan salep untuk menghilangkan memar di tubuh Ibu. Bibi juga sudah siapkan makanan dan suplemen agar tubuh Ibu kembali seperti semula. Cepat sembuh dan
pulih dari Bi Sari”
Aku
merasa lega sekali karena dirumah ini masih ada seseorang yang peduli denganku.
Dia adalah Bi Sari, pembantu yang senior dirumah ini. Katanya dia sudah menjadi
pembantu di keluarga Adinata sejak Raffa masih kecil. Lalu aku segera meminum
obat tersebut dan mengoleskan salep ke bagian tubuhku yang sakit.
Seharian ini aku akan beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuhku yang kesakitan
akibat ulah Raffa semalam.
**
“Saya harus melaporkan kejadian ini kepada mas Rasya. Kasian sekali mbak Kaira kalau harus
diperlakukan seperti ini terus oleh Tuan Raffa.” Kata Bi Sari dalam hati. Lalu Bi Sari segera menelfon Rasya. Namun tidak ada jawaban.
**
Di hotel milik Rasya.
“Maaf pak apakah hp bapak tidak aktif? Karena saya berulang kali menelfon bapak tapi tidak ada jawaban.” Tanya
sekretaris Rasya.
“Hp saya tadi jatuh dijalan. Jadi
saya segera beli hp baru dan otomatis nomor saya juga baru. Ini nomor saya yang
baru tolong dicatat dan disimpan. Oh ya gimana untuk persiapan meeting dengan
pihak manajemen hotel milik bapak Raffa? Apakah sudah siap semua?”
“Semua sudah saya siapkan pak,
hanya tinggal lokasinya saja. Apakah bapak menghendaki meeting disini atau
dihotel milik Pak Raffa?” Tanya sekretaris Rasya.
“Nanti saya tanyakan dulu kepada
beliau ya. Kalau sudah ada jawaban saya akan hubungi kamu.”
“Baik pak terimakasih.”
Hotel milik Rasya masih baru
berdiri, jadi dia akan bekerjasama dengan hotel milik Raffa yang sudah berdiri
selama hampir lima tahun.
**
Hp Kaira bergetar
“Hallo sayang kita bisa ketemu
hari ini nggak? Ada yang mau aku omongkan sama kamu.” Tanya Dika kepada Kaira.
Aduh gawat kalau sampai Dika tau
kondisiku saat ini. Lebih baik aku tidak ketemu dia dulu untuk sementara waktu.
“Maaf sayang, aku lagi sibuk
akhir-akhir ini karena di perusahaan tempatku kerja sedang ada event dan aku
harus mempersiapkannya. Maaf ya.” Jawabku.
“Oh gitu ya, baiklah mungkin lain
kali saja kita bertemu ya. Jaga dirimu baik-baik ya.”
Aku lega dia tidak memaksaku
untuk bertemu dan semoga dia tidak curiga kepadaku.
**
Rasya tiba-tiba datang kerumah
Raffa. Namun Raffa belum juga balik dari perusahaan. Yah bisa kita tebak lah
dia telat pulang karena harus mengunjungi wanita lainnya lagi.
“Hai Bi Sari. Bagaimana kabar
bibi? Oh ya Raffa belom balik ya soalnya mobilnya ngga ada di garasi sih.”
Tanya Rasya kepada Bi Sari.
“Kabar bibi baik kok mas. Iya Mas
Raffa belom datang. Mungkin sebentar lagi dia datang. Oh ya tadi bibi telfon
mas Rasya tapi kok tidak diangkat. Mas Rasya sibuk ya, maaf ya mas.” Kata bi
Sari.
“Oh ya hp ku jatuh
dijalan jadi tadi langsung beli hp baru dan nomerku baru juga. Memangnya bibi
mau ngomong apa kok sepertinya penting sekali.” Tanya Rasya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 402 Episodes
Comments
naura
lanjut
2021-07-07
2
Darnishdd Nis Hdd
lanjut thor
2021-01-19
2
Ariska Putri
kyknya enk alur ceritanya
2020-10-22
0