“Kau
sungguh berani melawanku. Kau tidak tau siapa Aku yaah. Apa Kau
tidak takut jika Aku hancurkan keluargamu dan juga pacarmu itu? Aku bisa saja membuat kedua
ortumu dipecat dari perusahaan dan mereka jatuh miskin. selain itu Aku juga bisa bilang ke pacarmu si tukang ojol miskin jelek dekil
dan kampungan itu kalau Kau sudah menikah dengan orang lain. Aku akan pastikan dia
akan membencimu seumur hidup hahahahah, Aku bisa lakukan semua yang aku inginkan. Jadi sebaiknya Kau
jangan berani macam-macam apalagi mengancamku ya.” Kata Raffa.
“Oh
gitu ya. Silahkan kalau berani. Saya tidak takut lagi dengan Anda lagi saat
ini. Namun sebelum hal itu terjadi Aku ingin tau seberapa banyak wanita yang
Kau miliki dan apakah Kau punya anak dengan mereka?” Tanya Kaira dengan sangat
berani. Meskipun sebenarnya kaki dia gemetaran dan air matanya sudah bercucuran
deras, namun dia sungguh berani demi harga dirinya dan keselamatannya.
“Woow
luar biasa. Ok jika memang Kau ingin tau. Aku memiliki lima wanita simpanan dan
Aku memiliki seorang anak dari satu diantara mereka. Namun Aku sudah menyuruhnya
untuk menggugurkan bayi nya karena aku tidak ingin reputasiku hancur. Puas Kau?
Kau sangatlah jauh dibanding mereka. Mereka bisa memuaskanku hahaha.” Jawab
Raffa.
“Kau
luar biasa biadab sungguh kejam Kau. Terimakasih atas penjelasanmu, silahkan
jika Kau ingin menghancurkan keluargaku atau mengusik pacarku. Tapi memangnya
Kau berani? Lalu apa Kau juga siap kehilangan perusahaan dan kekayaan mu ini?
Dengan bukti rekaman ini sudah sangat cukup untuk aku tunjukkan kepada kedua
orang tuamu.” Ancam Kaira kepada Raffa. Raffa tidak sadar jika semua ucapannya
telah direkam oleh Kaira melalui ponselnya. Hal ini semakin membuat Raffa
semakin marah, lalu Raffa langsung berlari mengejar Kaira dan mengambil ponsel
miliknya.
“Cepat
sini berikan ponselmu. Kurang ajar Kau wanita laknat murahan.” Kata Raffa
sambil merebut ponsel milik Kaira. Namun Raffa gagal merebut ponsel milik Kaira
karena Kaira menendang lutut Raffa dengan sangat kencang, bahkan karena jari
kaki milik Kaira panjang sehingga menggores lutut Raffa hingga berdarah.
“Luka
itu belom seberapa dibanding luka lebam ditubuhku dan luka tamparan di pipiku.
Baiklah Aku tidak akan mengirim rekaman ini kepada Pak Adinata, namun Kau harus
berjanji sesuatu hal kepadaku. Aku akan simpan rekaman ini dengan baik dan aman
jika Kau berjanji kepadaku.” Kata Kaira.
“Apa
maumu? Dasar wanita murahan, harga dirimu saja bisa kubeli dengan uang milikku.
Sebutkan apa saja maumu?” Tanya Raffa. Lalu Kaira mengambil sebuah kertas
kosong lalu menuliskan beberapa peraturan yang isinya :
Kaira
Andini sebagai Pihak 1 dan Raffa Adinata sebagai Pihak 2.
1. pihak 1 berhak melakukan apa saja tanpa ada larangan dan amcaman dari pihak 2.
2. pihak 2 tidak berhak memukuli, mengancam, menyiksa pihak 1.
3. pihak 1 tidak akan melanggar janji jika pihak 2 tidak melakukan hal-hal yang dapat
membahayakan pihak 1. Begitu juga dengan sebaliknya pihak 1 akan menyimpan
dokumen dan rekaman rahasia jika pihak 2 tidak melakukan hal yang bersifat
ancaman, penyiksaan maupun kekerasan kepada pihak 1.
Perjanjian ini dibuat dengan sebenar-benarnya atas dasar persetujuan dari kedua belah pihak.
Sabtu, 4 April 2020.
Lalu Kaira
menendatangani perjanjian tersebut dan menggores jemarinya dengan jarum dan
membubuhkan darahnya diatas kertas tersebut. Begitupula dengan Raffa. Sungguh
seperti adegan di drama jaman joseon ya guys hehehe.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 402 Episodes
Comments
Narfach Atika
ngk ada materai
darah pun sah 😃😃
2021-04-11
2
Betty Natalia Boekit
mantap
2021-02-12
2
Darnishdd Nis Hdd
hebat 👍 kaira
2021-01-19
2