pertemuan pertama

...^HAPPY READING^...

Setelah sampai di Vila mereka, Qiana memanggil Vincent agar membatu Rafael membawa dua orang yang ia bawa tadi, hati-hati Rafael kau harus cepat-cepat mebawa tubuh gadis kecil ini ke kamar kosong yang jauh dengan kamar-kamar penghuni.

Iya memberikan kain dilehernya pada rafael untuk menutupi saluran pernafasan nya agar tidak tertular, dan Vincent membawa tubuh laki-laki itu kekamar sebelah anaknya.

Dia mengumpulkan tim khusus racun dan tim kedokteran dan sains, ia memberikan tugas

"Aku mengumpulkan kalian karena aku memberi tugas untuk kalian, tadi aku membawa dua orang baru ke Vila ini, kau obati mereka, rawatlah mereka untuk ku, dan untuk kalian tim khusus racun bantulah tim sains untuk penelitian untuk mengobati gadis itu, iya menderita penyakit menular yang mematikan".

"Tadi aku sudah membelikan kalian baju Khusus agar tidak tertular penyakit gadis itu, dua jam lagi baju kalian sudah di antar kesini, dan untuk laki-laki itu rawatlah dia sampai sembuh, sepertinya salah satu matanya buta".

"aku akan mendaftarkan di bank donor mata agar cepat dioprasi, aku sudah menyuruh rafael untuk membeli obat-obatan Khusus pereda penyakit untuk sementara waktu sambil menunggu obat yang racikan kita nanti, apapun kebutuhan yang kalian butuhkan, laporkan lah padaku", lalu Qiana pergi kekamarnya untuk mandi, seperti biasa Zia yang yang melayani kebutuhan nonanya.

Setelah mereka dibawah menanyakan siapa orang yang nonanya bawa kepada Rafael, dan Rafael menceritakan kisah pertemuan dengan laki-laki serta putrinya kepada rekan kerjannya, mendengar cerita Rafael mereka semua semakin kagum mereka kepada kebaikan nonaya yang suaka menolong, dan sadis jika menyangkut ke jahatan, seakan semua sudah sesuai dalam porsi tersendiri pada diri nonan? kuya.

...* * * *...

Keesokan harinya Darren menghampri nonanya yang sedang santai di kandang Zeta dan Zora.

"Salam nona saya mau memberi tahu bahwa laki-laki itu telah sadar" sambil melihat hewan kesayangan nonanya yang yang memandangnya tidak suka, mereka mengeram ketika waktu bermain dengan nonanya Terusik.

"Patuh lah, habiskan makanan kalian, sekarang tubuh kalian sudah sebesar ini dalam 1 bulan tinggal denganku, aku akan pergi nanti Zia akan mengajak kalian berlatih, rupanya kalian menyukai Zia".

Sambil mengelus kepala hewan kesayangannya, lalu pergi diikuti Darren dari belakang", nonaya ini sangat luar biasa, hewan sekelas harimau saja takluk padanya, jika iya tidak tau tentang nonanya pasti langsung tergila-gila pada kecantikan nonanya, nonanya seperti bunga beracun yang indah tapi tak bisa disentuh" ungakap dalam hati Darren,

Qiana cuma tersenyum mendengar suara hati Dareen, setelah dia sampai di kamar tempat laki-laki itu, ia masuk menemui laki-laki tersebut.

"Bagai mana keadaan mu??" Tanya Qiana

Laki-laki menoleh kepada seorang wanita cantik yang kemarin menolongnya",

"keadaan saya lebih baik nona, terimakasih telah menolongku, jika tidak ada anda mungkin saya sudah tiada, dan putri saya sendirian didunia ini".

"Tidak apa-apa itu kewajiban ku sebagai sesama manusia, putrimu saat ini ada ditangan anak buah ku, dia sekarang mendapat pengobatan dari anak buah ku, kami akan mengusahakan obat penawar untuk penyakit putrimu tapi itu memerlukan waktu sedikit lama"

"Terimakasih nona sudah menolong putri saya, saya tidak punya uang membayar pengobatan putri saya, karena saat ini saya hanya seorang pengguran, dan mata saya cuma 1 yang bisa di gunakan" tangis putus asa laki-laki itu.

"Setelah 3 bulan kau akan dioprasi cangkok mata, matamu akan kembali, aku tidak membutuhkan uangmu, cukup kau bekerja untuk ku, dan mengabdi kepadaku, dan aku tidak mau ada penghianatan itu saja".

"Jika itu yang anda inginkan dari saya pekerjaan apa pun saya bisa saya kerjakan untuk nona, saya akan kerjakan nona, saya tidak akan pernah menjadi penghianat karena kondisi saat ini akibat penghianatan seseorang". Jawab sedih laki-laki

"Siapa namamu ?? Dan aku ingin kau jadi eksekutif di perusahaanku" ucap lantang Qiana.

"Nama saya Tony Witton, dan putriku Bella witton Nona memang saya berpengalaman dalam bidang itu tapi sepertinya nona belum pernah denagar tentang saya, karena semua perusaan dinegara ini tidak ada yang menerima saya bekerja di tempat nya , karena nama saya sudah di blacklist dari industri perkantoran akibat fitnah asisten saya sendiri dan istri saya pun menceraikan saya". Meratapi nasib.

"Jika kau mau bekrja denganku, aku akan membatu membersihkan namamu di dunia bisnis ", Jawab Qiana.

Tony menangis berlutut di depan nonanya karena dia bagaikan Dewi penolong untuknya dan untuk putrinya.

Setelah 3 bulan kau akan aktif bekerja, untuk saat ini kau pelajari berkas-berkas yang yang Rafael antarkan untuk mu, dan dampingi masa pemulihan putrimu.

...* * * *...

Setelah 3 bulan tim peneliti an yang ditugaskan membawa hasil tapi dan memberikan pada nona untuk dilihat, setelah diteliti sepertinya ada kekurang satu tumbuhan yang ia jumpai di gunung tempat iya hidup kembali, sertinya iya harus kembali kesan dan iya butuh enegi Q yang kental disana meski Q didaerah ini masih ada cuma dihutan energi Q lebih kental, dan semalam Tony sudah di oprasi di rumah sakit.

"Salam nona bangunan perusahaan sudah tahap finishing, sekita 2 Minggu lagi perusahaan sudah bisa ditempati, dan semakin banyak perusahaan yang ingin bekrja sama dengan kita" lapor rafael

"Baiklah 2 Minggu lagi bukalah peresmian gedung perusahaan kita, dan Tony akan ikut terjun ke lapangan denganmu, karyawan yang kalian seleksi juga sudah memenuhi sarat, mulai 2 Minggu ini ber oprasi, sekarang aku akan bepergian ke hutan tempat kau bertemu denganmu mebawa Zia, zayyan dengan Zora dan Zeta". Kata Qiana

Setelah memberi perintah ia langsung turun kebawah, dibawah sudah di tunggu Zayyan dan yang lain, mereka sudah siap menemani nonanya.

Ditengah perjalan rupanya ada perkelahian 2 orang lawan 25 orang, jika dari yang dia lihat sertinya perampokan, karena dua orang yang mereka lawan memakai jas mahal, dan mobil yang mereka mobil mewah yang cuma beberapa orang di dunia miliki.

Karena perkelahian itu perjalannya terhambat, Zayyan dan Zia", sekarang aku menguji kemapuan bertarung kalian saat ini, dan untuk mu Zia aku ingin melihat kemajuanmu karena ini sudah bulan 3 sesuai janji ku aku akan membantu membalaskan dendammu", seketika aura membunuh Zia bangkit jika mengingat dendamnya,"

"aku paling benci hambatan", perintah Qiana.

Karena ada 2 orang yang bergabung membantu dua orang mangsa mereka, penjahat itu bicara "kenapa kalian ikut dalam kesenangan kami?" Katanya penjahat.

Zay menjawab" karena kalian sudah membuat nona kami tidak senang, kalian menganggu perjalanan nona kami". Dan didengar oleh dua orang yang sibuk bertarung, sudah bayak luka-luka pada dua orang itu karena mereka kalah jumlah dan tidak memiliki senjata berbeda dengan lawannya yang penuh persiapan.

Satu jam perkelahian sengit itu, banyak yang tumbang gara-gara anak buahnya, tiba-tiba matanya melihat orang yang dia kenali, iya dia adalah salah seorang penjahat yang dia lepaskan disaat menyelamatkan Zia. Tiba-tiba ia turun langsung menyerang 3 orang sekaligus.

"Rupanya kau tak mendengar perintah ku, tidak membuat kejahatan di depanku", penjahat yang mengenali wajah nya langsung pucat

Dia langusung berteriak "ZETA ZORA" jeritnya lantang lalu menendang 3 orang sekaligus dengan Q iya tumpukan di kaki. 3 orang itu sekaligus tidak sadarkan diri. dan dari dalam mobil nya keluar 2 harimau besar, meski harimau itu masih muda tapi tubuhnya sudah sangat besar akibat perawatan yang diberikan oleh Qiana.

Para perampok itu langsung berlari ketakutan, tapi belum sempat dari kekagetan, tubuh mereka sudah di terjang oleh wanita cantik itu, mereka tidak diberikan jeda kesempatan lari oleh Qiana, sehingga para perampok itu yang mengenali wajah Qiana langsung terjungkal akibat tendangan maut milik Qiana, cara Qiana memasuki Medan tempur amatlah anggun, ia seperti petarung di film kolosal sebab saat ini Qiana menggunakan kekuatan Q nya untuk meringankan tubuh, hingga membuat Zayyan dan Kanzia terpukau dengan kemampuan meringankan tubuh dan kekuatan bertarung pimpinan mereka,

Jika dilihat tubuh nonanya seperti gadis lemah lembut dan anggun jangankan memukul membunuh seekor semut pun tak tega, tatapi tenaga sesungguhnya nona mereka sangat besar, dengan 1 serangan saja langsung menumbangkan seorang penjahat yang besar 5 kali lipat dari tubuh nonanya, Zayyan yang tidak pernah melihat nonanya bertarung sungguh tercengang dan terkagum-kagum melihat nona mereka memainkan samurai dan pistol di tangan nya masing-masing, sungguh keren dimatanya.

Cuma butuh 5 menit setengah jumlah perampok itu sudah tumbang di tangannya dan kedua harimaunya.

Disisi lain 2 orang itu tercengang melihat seorang gadis cantik sedang menghajar perampok yang melawan mereka, kekaguman terpancar dari kedua orang itu, lalu kesadaran salah satu di antara mereka sadar saat wanita itu menepuk pundaknya.

"Plakkk" suara tepukan dipundak salah satu laki-laki yang diam seperti patung.

"Tuan anda tidak apa-apa?, Obati lah luka anda dan segeralah pergi dari sini karena anak buah ku sudah datang untuk membereskan tempat ini sambil memberikan obat yang dia buat pada laki-laki itu", karena ia mau cepat pergi sebelum menyuruh anak buahnya turun ke Medan tempur ia sudah menelpon Rafael untuk datang ke lokasinya saat ini.

...* * * *...

"Palingan wajahmu Mulin sebelum aku mencongkel matamu" kata laki-laki yang diberikan obat oleh Qiana

"Dia istriku Mulin mulai sekarang ia adalah calon istri dari Taksa Darendra ini" aku Taksa.

Sepertinya salah satu laki-laki itu adalah bawahannya, mendengar kata-kata tuannya itu keringat dingin berjatuhan di pelipisnya.

"Sejak kapan tuannya tertarik pada lawan jenis, sepertinya sudah saatnya dia Tuannya akan mengganti status.

"Burung ku bangun mulin" ucap Taksa ambigu

"Akhirnya burungku bangun"

Mulin bingung dengan kata ambigu tuannya.

"Hahahahahaha mama burungku akhirnya Bagun"

Sorak gembira Taksa sampai Tamba sadar bawa pujaan hatinya sudah tidak ada di tempat, penjahat-penjahat itu pun sudah tidak ada.

"Dimana istriku Mulin" teriak Taksa.

"Setelah pertarungan itu, tiba-tiba ada sebuah mobil untuk membawa perampok-perampok tadi tuan" lapor mulin

"Buuukkk buuuk bukkkk" Taksa memukul Mulin", kenapa kau tidak memberi tahuku haaaah aku belum tau namanya" bentak Taksa

"Sejak kapan anda menjadi bodoh tuan" kata itu yang bisa ia ucapkan dalam hati.

"Ayo kita pulang ke mainson" sambil melihat obat yang Qiana berikan padanya tadi.

"aku akan menemukan mu sayang".

^^^~To be continued^^^

Terpopuler

Comments

Ririn Yeoja Y'd Galak

Ririn Yeoja Y'd Galak

geli kali bah

2022-12-18

1

Ririn Yeoja Y'd Galak

Ririn Yeoja Y'd Galak

astagfirullah, kok jadi ngakak.

2022-12-18

0

ria aja

ria aja

next

2022-08-11

0

lihat semua
Episodes
1 kematian dua wanita berbeda generasi
2 kebangkitan kebali
3 Qiana Clarisa Lavina
4 Memory tentang Qiana
5 memory (2) istri tak di anggap
6 meningalkan Hutan
7 gadis kecil & 2 harimau
8 vila di atas bukit
9 surat nenek rima
10 Kanzia cassia
11 bakat tirani Qiana
12 Kelompok orang jenius
13 Awal mula Q.C.L teknologi farmasi dikenal di dunia bisnis
14 pertemuan pertama
15 kembali kehutan
16 Taksa Tyaga Danendra Wu
17 obat berkualitas tinggi
18 tak bisa tidur
19 hilang tanpa jejak
20 pulang
21 pembalasan Kanzia 1
22 pembalasan Kanzia 2
23 pembalasan Kanzia end
24 hukuman karina
25 kampung mati (Revisi)
26 surat undangan
27 pesta pembukaan QCL teknologi &farmasi
28 Bertaruh
29 harga sebuah ciuman Qiana
30 pukulan tanda cinta
31 kegaduhan di Mainson
32 bunga untuk Qiana
33 mengunjungi Qiana
34 Alergi
35 kesempatan dalam kesempitan
36 kegaduhan di pagi hari
37 virus Ebola
38 rencana jahat
39 ditilang
40 tanpa sadar cemburu
41 kantor taksa
42 rencana Jenika
43 salah sangka
44 bertemu kakek
45 ada apa dengan Qiana??
46 ungkapan cinta Taksa
47 koma
48 surat undangan
49 7 reinkarnasi
50 Pesta
51 obat perangsang
52 Menyelamatkan Taksa
53 Aku akan menikahimu
54 Hadiah
55 pengalaman pertama
56 sarapan pagi
57 Gigi palsu
58 Pernikahan rahasia
59 Jery dan terowongan Kasablanka
60 Kontrasepsi
61 Masih dengan kontrasepsi
62 Lupa
63 Kembali ke kampung mati
64 Pembalasan untuk jenika
65 Kegaduhan Taksa di pagi hari
66 Tamu Bulanan
67 Pembalasan Dimulai
68 Pembalasan 2
69 DP
70 Pembalasan Jenita End
71 Yumna
72 Rencana Bulan Madu
73 Salah Faham
74 Skejul Bulan Madu Ala Taksa
75 Adrian Lu
76 Kedatangan Nyonya Lu
77 Bulan Madu Yang Tertunda
78 Permainan
79 tantangan end
80 Tantangan End
81 Mafia the King of Lion
82 Kebakaran Di Sengaja
83 Menuju Titik Terang
84 Sepasang Suami Istri Yang Kejam
85 Pertemuan
86 Pindah ke Kota I
87 Kolaborasi Zia dan Yumna
88 titik terang
89 derita mulin
90 lu entertainer crop
91 pertemuan Qiana dengan Sofia
92 pertemuan Qiana dengan Adrian
93 suasana hati Taksa
94 ungkap cinta Qiana menimbulkan insiden
95 penyambutan
96 maaf iklan dulu
97 Pemilik QCL Teknologi dan Informasi
98 Taksa Vs Adrian
99 Kepulangan ayah dan ibu Taksa.
100 Posesif turun temurun
101 Memasak sarapan pagi
102 Qiana mengamuk
103 Aksi taksa
104 Gangguan jiwa
105 Rencana Jahat Sofia
106 terjadi sesuatu
107 pesan Qiana
108 Tertembak
109 Membuat kegaduhan di markas orang
110 Taksa beraksi
111 Abraham Xander
112 Kado untuk keluarga Lu
113 Kepedihan Hati Taksa
114 penjara & Pengakuan sofia
115 Sadar
116 Titik terang
117 Misi menjemput istri
118 Mengambil milikku yang berharga
119 Taksa VS Abraham
120 menyapa
121 Panggilan Kakak
122 Pertemuan Qiana dengan Taksa
123 Melepas rindu
124 Sarung si Jery
125 Masa pemulihan
126 Bicara empat mata
127 Surat Qiana dan Perpisahan
128 Qiana Terbuka terhadap Taksa
129 Kesempatan dalam kesempitan
130 Prahara Kapal pesiar
131 Belenggu cinta yang sama
132 Aksi pasangan Tersohot
133 Good Bye keluarga Lu
134 Keluarga Qi
135 Pesta Pernikahan Kanzia & Colvis
136 Aksi Qiana
137 pesta berlanjut
138 BOM
139 Curhatan hati.
140 Penyelamatan.
141 Identitas Qiana
142 Berawal dari jebakan (cerita masa lalu)
143 Anak haram keluarga Xu (Kisah masa lalu)
144 Prahara pernikahan Alexander XU dan Lusiana QI (masa lalu)
145 Kalung sabit dan perbuatan bejat Han XU (masa lalu)
146 Menjadi tahanan (Masa lalu)
147 Belenggu cinta yang sama ( ini Promosi bukan up mohon di perhatikan ya )
148 Siuman (Masa lalu)
149 kecelakaan (masa lalu)
150 Hancuran nya keluarga XU.
151 Tang Lang Aku menemukan mu.
152 Visual Spesial tahun baru
153 Mengumumkan kepada Dunia
154 Umpan
155 Wanita paling di takuti
156 Taksa VS Abraham
157 MP Zia Colvis
158 H-1 (Menyeleksi)
159 Tiada ampun untuk penghianat
160 Jepang
161 Lelang (1)
162 Lelang 2
163 Tang Lang aku datang
164 Pesta lajang
165 Pesta berdarah
166 Dendam Terbalaskan
167 Mulin dan Alana
168 Si singkong masuk panci.
169 Masih kecebong sudah Pendendam.
170 Bayi Kecebong
171 Terimakasih sudah terlahir kembali menjadi adikku
172 Ngidam pertama
173 Ngidam kesampaian
174 Konferensi Pers
175 Pemakaman
176 Pernikahan
177 Malam ritual Rafael
178 Ritual Abraham VS Mulin
179 Ritual terakhir
180 Sesuatu tak terduga
181 Pertarungan
182 Melahirkan
183 Penyelamatan.
184 Pembalasan
185 Buka puasa
186 Ada apa dengan Deddy Taksa?
187 Terbongkar.
188 Deddy Taksa Ngidam.
189 Mangga mana lagi.
190 Kesampaian
191 Gadis Toilet
192 Alana dan Mulin
193 Selamat Datang & Membuat Kekacauan.
194 Pilihan
195 Rana ingin Hamil
196 Ranting kehidupan
197 Pagi yang cerah
198 Perjuangan Cinta Colvis
199 Zia dan Colvis
200 ungkapan cinta Zia
201 Masalah kenalpot Abraham.
202 Baru menikah sudah bertemu pelakor.
203 Kelahiran putra Abraham
204 Dokter Dion patah hati.
205 Kebahagiaan yang berlipat ganda.
206 Ending
207 Promosi karya kedua
208 belenggu cinta yang sama eps 2
209 Terjerat Cinta Berondong Kaya, (kelanjutan kehidupan kedua sang putri)
210 Karya baru Autor (Tamu Ranjang Tuan Muda Imponten)
211 Pemberitahuan Karya Baru Autor
Episodes

Updated 211 Episodes

1
kematian dua wanita berbeda generasi
2
kebangkitan kebali
3
Qiana Clarisa Lavina
4
Memory tentang Qiana
5
memory (2) istri tak di anggap
6
meningalkan Hutan
7
gadis kecil & 2 harimau
8
vila di atas bukit
9
surat nenek rima
10
Kanzia cassia
11
bakat tirani Qiana
12
Kelompok orang jenius
13
Awal mula Q.C.L teknologi farmasi dikenal di dunia bisnis
14
pertemuan pertama
15
kembali kehutan
16
Taksa Tyaga Danendra Wu
17
obat berkualitas tinggi
18
tak bisa tidur
19
hilang tanpa jejak
20
pulang
21
pembalasan Kanzia 1
22
pembalasan Kanzia 2
23
pembalasan Kanzia end
24
hukuman karina
25
kampung mati (Revisi)
26
surat undangan
27
pesta pembukaan QCL teknologi &farmasi
28
Bertaruh
29
harga sebuah ciuman Qiana
30
pukulan tanda cinta
31
kegaduhan di Mainson
32
bunga untuk Qiana
33
mengunjungi Qiana
34
Alergi
35
kesempatan dalam kesempitan
36
kegaduhan di pagi hari
37
virus Ebola
38
rencana jahat
39
ditilang
40
tanpa sadar cemburu
41
kantor taksa
42
rencana Jenika
43
salah sangka
44
bertemu kakek
45
ada apa dengan Qiana??
46
ungkapan cinta Taksa
47
koma
48
surat undangan
49
7 reinkarnasi
50
Pesta
51
obat perangsang
52
Menyelamatkan Taksa
53
Aku akan menikahimu
54
Hadiah
55
pengalaman pertama
56
sarapan pagi
57
Gigi palsu
58
Pernikahan rahasia
59
Jery dan terowongan Kasablanka
60
Kontrasepsi
61
Masih dengan kontrasepsi
62
Lupa
63
Kembali ke kampung mati
64
Pembalasan untuk jenika
65
Kegaduhan Taksa di pagi hari
66
Tamu Bulanan
67
Pembalasan Dimulai
68
Pembalasan 2
69
DP
70
Pembalasan Jenita End
71
Yumna
72
Rencana Bulan Madu
73
Salah Faham
74
Skejul Bulan Madu Ala Taksa
75
Adrian Lu
76
Kedatangan Nyonya Lu
77
Bulan Madu Yang Tertunda
78
Permainan
79
tantangan end
80
Tantangan End
81
Mafia the King of Lion
82
Kebakaran Di Sengaja
83
Menuju Titik Terang
84
Sepasang Suami Istri Yang Kejam
85
Pertemuan
86
Pindah ke Kota I
87
Kolaborasi Zia dan Yumna
88
titik terang
89
derita mulin
90
lu entertainer crop
91
pertemuan Qiana dengan Sofia
92
pertemuan Qiana dengan Adrian
93
suasana hati Taksa
94
ungkap cinta Qiana menimbulkan insiden
95
penyambutan
96
maaf iklan dulu
97
Pemilik QCL Teknologi dan Informasi
98
Taksa Vs Adrian
99
Kepulangan ayah dan ibu Taksa.
100
Posesif turun temurun
101
Memasak sarapan pagi
102
Qiana mengamuk
103
Aksi taksa
104
Gangguan jiwa
105
Rencana Jahat Sofia
106
terjadi sesuatu
107
pesan Qiana
108
Tertembak
109
Membuat kegaduhan di markas orang
110
Taksa beraksi
111
Abraham Xander
112
Kado untuk keluarga Lu
113
Kepedihan Hati Taksa
114
penjara & Pengakuan sofia
115
Sadar
116
Titik terang
117
Misi menjemput istri
118
Mengambil milikku yang berharga
119
Taksa VS Abraham
120
menyapa
121
Panggilan Kakak
122
Pertemuan Qiana dengan Taksa
123
Melepas rindu
124
Sarung si Jery
125
Masa pemulihan
126
Bicara empat mata
127
Surat Qiana dan Perpisahan
128
Qiana Terbuka terhadap Taksa
129
Kesempatan dalam kesempitan
130
Prahara Kapal pesiar
131
Belenggu cinta yang sama
132
Aksi pasangan Tersohot
133
Good Bye keluarga Lu
134
Keluarga Qi
135
Pesta Pernikahan Kanzia & Colvis
136
Aksi Qiana
137
pesta berlanjut
138
BOM
139
Curhatan hati.
140
Penyelamatan.
141
Identitas Qiana
142
Berawal dari jebakan (cerita masa lalu)
143
Anak haram keluarga Xu (Kisah masa lalu)
144
Prahara pernikahan Alexander XU dan Lusiana QI (masa lalu)
145
Kalung sabit dan perbuatan bejat Han XU (masa lalu)
146
Menjadi tahanan (Masa lalu)
147
Belenggu cinta yang sama ( ini Promosi bukan up mohon di perhatikan ya )
148
Siuman (Masa lalu)
149
kecelakaan (masa lalu)
150
Hancuran nya keluarga XU.
151
Tang Lang Aku menemukan mu.
152
Visual Spesial tahun baru
153
Mengumumkan kepada Dunia
154
Umpan
155
Wanita paling di takuti
156
Taksa VS Abraham
157
MP Zia Colvis
158
H-1 (Menyeleksi)
159
Tiada ampun untuk penghianat
160
Jepang
161
Lelang (1)
162
Lelang 2
163
Tang Lang aku datang
164
Pesta lajang
165
Pesta berdarah
166
Dendam Terbalaskan
167
Mulin dan Alana
168
Si singkong masuk panci.
169
Masih kecebong sudah Pendendam.
170
Bayi Kecebong
171
Terimakasih sudah terlahir kembali menjadi adikku
172
Ngidam pertama
173
Ngidam kesampaian
174
Konferensi Pers
175
Pemakaman
176
Pernikahan
177
Malam ritual Rafael
178
Ritual Abraham VS Mulin
179
Ritual terakhir
180
Sesuatu tak terduga
181
Pertarungan
182
Melahirkan
183
Penyelamatan.
184
Pembalasan
185
Buka puasa
186
Ada apa dengan Deddy Taksa?
187
Terbongkar.
188
Deddy Taksa Ngidam.
189
Mangga mana lagi.
190
Kesampaian
191
Gadis Toilet
192
Alana dan Mulin
193
Selamat Datang & Membuat Kekacauan.
194
Pilihan
195
Rana ingin Hamil
196
Ranting kehidupan
197
Pagi yang cerah
198
Perjuangan Cinta Colvis
199
Zia dan Colvis
200
ungkapan cinta Zia
201
Masalah kenalpot Abraham.
202
Baru menikah sudah bertemu pelakor.
203
Kelahiran putra Abraham
204
Dokter Dion patah hati.
205
Kebahagiaan yang berlipat ganda.
206
Ending
207
Promosi karya kedua
208
belenggu cinta yang sama eps 2
209
Terjerat Cinta Berondong Kaya, (kelanjutan kehidupan kedua sang putri)
210
Karya baru Autor (Tamu Ranjang Tuan Muda Imponten)
211
Pemberitahuan Karya Baru Autor

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!